NovelToon NovelToon
Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:545
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Charlotte tidak pernah meminta dilahirkan kembali sebagai mekanik kelas teri di zona perang paling mematikan. Namun, sebuah antarmuka Sistem yang dingin dan sarkastik muncul di pelupuk matanya, mengubah setiap tetes keringat dan darah menjadi poin statistik yang berharga.
​Masalahnya, sistem ini tidak didesain untuk menjadi pahlawan. Sistem Charlotte bekerja seperti algoritma pemangsa yang mengoptimalkan penderitaan demi keuntungan pribadi. Baginya, para "Pahlawan" terpilih hanyalah sumber daya pengalaman yang bisa diperas, dan kiamat yang mengancam dunia hanyalah sebuah fluktuasi data yang perlu dikelola.
​Dengan kunci inggris berlumuran oli dan logika mesin yang tanpa ampun, Charlotte mulai memanipulasi takdir. Jika dunia harus hancur, setidaknya ia harus memastikan bahwa dialah yang memegang kendali atas rongsokannya. Siapa sangka, menjadi dalang di balik layar ternyata jauh lebih menguntungkan daripada menyelamatkan dunia yang sudah rusak ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26: BADAI YANG AKAN DATANG

Kesunyian di dalam ruang kendali utama yang baru saja dikuasai Charlotte terasa jauh lebih berat daripada kebisingan mesin yang bekerja. Sejak ia menerima gelar Administrator dan menyita seluruh aset teknis Sektor 1, udara di sekitarnya seolah-olah bergetar oleh tegangan statis dari ribuan data yang mengalir masuk ke saraf mekaniknya. Charlotte duduk di kursi kebesarannya, sebuah takhta logam yang kini terhubung langsung ke inti server markas. Matanya yang ditutupi monokel Eye of the Raven terus memproses barisan kode yang melintas cepat, mencari pola di balik kekacauan informasi yang menyebar di seluruh faksi.

Di luar dinding baja bengkelnya, Sektor 1 sedang berduka atas kematian Jenderal Aris, namun di dalam sini, Charlotte sedang mencium aroma sesuatu yang jauh lebih besar dan lebih busuk daripada sekadar skandal korupsi internal. Ia menggeser jemari mekaniknya di atas konsol hologram, membuka jalur komunikasi satelit yang biasanya hanya bisa diakses oleh pejabat setingkat Panglima Tertinggi.

Sistem, kumpulkan semua transmisi nirkabel dari zona perbatasan dalam dua puluh empat jam terakhir. Aku butuh data mentah, bukan laporan yang sudah disaring oleh intelijen Kaelen, perintah Charlotte dengan nada yang dingin.

[Proses Penarikan Data Dimulai. Memindai Frekuensi Terenkripsi di Sektor 4, 7, dan 9.]

[Deteksi Anomali: Peningkatan Aktivitas Logistik Faksi Musuh Sebesar 300 Persen.]

[Rumor Terdeteksi melalui Jalur Gelap: Mobilisasi Pasukan Skala Besar Sedang Direncanakan.]

Charlotte menyipitkan matanya. Ia melihat titik-titik merah di peta holografik mulai berkedip dengan frekuensi yang mengkhawatirkan. Rumor tentang perang skala besar bukan lagi sekadar bualan para pemabuk di bar-bar rongsokan Sektor 13. Ini adalah badai yang sedang mengumpulkan kekuatannya di cakrawala. Faksi-faksi pahlawan yang selama ini saling sikut dalam konflik kecil mulai menarik diri, menyisakan kekosongan yang biasanya diisi oleh persiapan untuk penghancuran total.

"Perang," bisik Charlotte. Suaranya bergema di ruangan yang luas itu, terdengar seperti gesekan logam yang tajam. "Dunia ini tidak pernah puas dengan darah, dan sekarang mereka sedang menyiapkan perjamuan besar."

Ia tidak merasakan ketakutan. Sebaliknya, detak jantung mekaniknya justru stabil, menunjukkan perhitungan yang presisi. Baginya, perang adalah variabel ekonomi yang paling murni. Dalam pertempuran, kebutuhan manusia bukan lagi makanan atau tempat tinggal, melainkan kelangsungan hidup. Dan kelangsungan hidup di zaman ini dibeli melalui moncong senjata dan ketebalan pelat zirah.

Charlotte mulai melakukan analisis pasar senjata secara mendalam. Ia membuka gudang data persenjataan global yang tersimpan dalam sistem Administrator miliknya. Ia membandingkan efisiensi senapan plasma standar, ketahanan perisai energi, hingga konsumsi bahan bakar pada unit-unit eksoskeleton yang saat ini digunakan oleh berbagai faksi pahlawan.

Sistem, berikan proyeksi kebutuhan pasar jika perang pecah dalam tiga bulan ke depan. Fokuskan pada tingkat kegagalan peralatan saat ini, perintah Charlotte.

[Analisis Pasar Persenjataan Aktif.]

[Data Menunjukkan: 65 Persen Persenjataan Ksatria Radiant Mengalami Penurunan Performa Akibat Kurangnya Suku Cadang Orisinal.]

[Kesenjangan Pasar: Terdapat Kebutuhan Mendesak untuk Perlindungan yang Lebih Ringan namun Memiliki Daya Tahan Tinggi.]

[Proyeksi Keuntungan: Tidak Terbatas jika Monopoli Berhasil Diterapkan.]

Charlotte mengamati grafik yang merangkak naik di hadapannya. Ia melihat betapa rapuhnya rantai pasokan persenjataan para pahlawan itu. Selama ini, mereka terlalu bergantung pada birokrasi yang lambat dan teknisi yang tidak kompeten seperti Silas atau tim Aris yang korup. Ketika badai perang itu benar-benar mendarat, mereka akan menyadari bahwa zirah emas mereka hanyalah kaleng bekas yang menunggu untuk diremukkan.

Ia berdiri, berjalan menuju jendela kaca besar yang memperlihatkan lantai pabrik di bawahnya. Robot-robot perakit bergerak dengan gerakan yang kaku, mengikuti instruksi lama yang sudah ketinggalan zaman. Charlotte merasa muak melihatnya. Pabrik ini memiliki potensi besar, namun produk yang dihasilkannya masihlah sampah di matanya.

"Mereka membutuhkan sesuatu yang baru," gumam Charlotte. "Sesuatu yang membuat mereka merasa aman, padahal sebenarnya mereka sedang menyerahkan nyawa mereka ke dalam genggamanku."

Pikirannya melayang pada rumor yang ia dengar tentang jenis monster baru yang muncul di garis depan—makhluk-makhluk yang mampu menembus pelindung energi standar dengan satu serangan. Jika rumor itu benar, maka permintaan akan peralatan pertahanan akan meledak melebihi kapasitas produksi faksi mana pun. Charlotte harus berada di garis depan pasar itu. Bukan sebagai pemasok militer biasa, tetapi sebagai satu-satunya pemberi solusi.

Ia kembali ke konsolnya, kali ini membuka catatan rahasia tentang eksperimen material yang pernah dilakukan di Sektor 13, tempat asalnya yang penuh rongsokan. Ia teringat akan sebuah paduan logam yang sangat langka, yang mampu menyerap energi dan mendistribusikannya kembali. Jika ia bisa memproduksi material itu secara massal dengan bantuan fasilitas yang ia miliki sekarang, ia akan memegang kunci dunia.

"Analisis ketersediaan mineral dasar di gudang logistik sekarang. Berapa banyak stok baja hitam dan kristal kuarsa yang tersisa?" tanya Charlotte.

[Stok Tersedia: Cukup untuk Memulai Produksi Prototipe Skala Kecil.]

[Peringatan: Penggunaan Material Ini Akan Menarik Perhatian Dewan Tinggi karena Biayanya yang Sangat Mahal.]

Charlotte tersenyum sinis. "Biarkan mereka memperhatikan biaya. Mereka akan segera menyadari bahwa biaya kematian jauh lebih mahal daripada biaya sepotong zirah. Aku akan membuat mereka membayar dengan setiap keping kredit yang mereka miliki, dan saat mereka kehabisan uang, mereka akan membayar dengan kesetiaan."

Udara di dalam ruangan itu semakin terasa dingin seiring dengan rencana Charlotte yang semakin matang. Ia bisa merasakan kegelisahan yang menyebar di seluruh markas melalui sensor-sensor yang ia pasang. Para prajurit mulai membicarakan tentang penempatan kembali ke garis depan, para komandan mulai berebut jatah logistik, dan Jenderal Kaelen sendiri sedang terjepit di antara tekanan politik dewan dan ancaman invasi eksternal.

Badai ini akan menyapu orang-orang lemah, namun Charlotte akan menjadi orang yang membangun kapal bagi mereka—kapal yang memiliki lubang rahasia yang bisa ia buka kapan saja.

Ia mulai merancang kerangka kerja untuk merek dagang baru. Ia tidak ingin produknya diasosiasikan dengan nama militer Radiant yang kini tercemar oleh skandal korupsi Aris. Ia butuh identitas baru yang bersih, elegan, namun mematikan dalam fungsinya. Sebuah identitas yang memberikan harapan palsu bagi para pahlawan yang ketakutan.

[Rumor Perang Terkonfirmasi: Intelijen Menangkap Sinyal Mobilisasi Faksi Kegelapan dari Sektor Utara.]

[Estimasi Waktu Kontak: 60 Hari.]

[Rekomendasi Sistem: Segera Mulai Pengembangan Produk Pertahanan Baru.]

Charlotte mengangguk pelan. Enam puluh hari. Itu adalah waktu yang singkat bagi orang biasa, namun bagi seseorang yang memiliki akses Administrator dan robot-robot perakit yang tidak mengenal lelah, itu adalah waktu yang cukup untuk mengubah jalannya sejarah.

Ia menatap layar yang kini hanya menampilkan kegelapan luar angkasa dengan titik-titik koordinat pasukan musuh. Di dalam benaknya, ia tidak melihat musuh yang harus dikalahkan atau kawan yang harus dibela. Ia hanya melihat pelanggan yang harus dikendalikan. Seluruh dunia sedang bersiap untuk saling menghancurkan, dan Charlotte akan menjadi orang yang menyediakan alat penghancurnya, sekaligus perisai yang akan gagal di saat yang ia tentukan.

"Sistem, tutup semua jalur komunikasi publik. Mulai hari ini, bengkel ini masuk ke dalam mode isolasi produksi. Tidak ada yang boleh masuk atau keluar tanpa otentikasi biometrikku. Kita akan mulai mengerjakan sesuatu yang akan membuat mereka berlutut," perintah Charlotte.

[Instruksi Diterima. Isolasi Bengkel Aktif.]

[Pintu Baja Utama Terkunci.]

[Memulai Analisis Kebutuhan Faksi Pahlawan secara Spesifik.]

Charlotte menyandarkan punggungnya di kursi, memejamkan matanya sejenak. Ia bisa merasakan getaran dari mesin-mesin di bawahnya yang mulai berhenti dari rutinitas lama mereka. Kesunyian ini adalah awal dari badai yang akan ia ciptakan. Ia akan membiarkan rumor perang itu menyebar, membiarkan ketakutan meresap ke dalam tulang sumsum setiap orang di Sektor 1. Semakin mereka takut, semakin besar peluang yang ia miliki.

Rumor perang bukan lagi ancaman bagi Charlotte. Itu adalah undangan untuk menjadi tuhan yang baru di atas reruntuhan yang akan datang. Ia akan menganalisis setiap kelemahan senjata mereka, setiap celah dalam pertahanan mereka, dan ia akan menawarkan obat yang sebenarnya adalah racun yang bekerja lambat.

[Sistem: Analisis Kebutuhan Selesai. Kebutuhan Utama: Perisai Portabel yang Mampu Menahan Serangan Plasma Berat.]

Charlotte membuka matanya, kilatan ungu di monokelnya tampak lebih terang di tengah kegelapan ruangan. "Bagus. Mari kita berikan mereka apa yang mereka inginkan. Mari kita berikan mereka harapan yang bermerek."

Di tengah kesunyian malam itu, Administrator bengkel Sektor 1 mulai menenun rencana untuk produk pertamanya. Badai sudah dekat, dan Charlotte tidak hanya akan bertahan di dalamnya, ia akan menjadi pusat dari badai itu sendiri, memanipulasi setiap hembusan angin dan setiap sambaran petir untuk keuntungannya sendiri. Perang skala besar akan segera datang, dan di tangan Charlotte, perang hanyalah sebuah transaksi bisnis yang sangat menguntungkan.

Status: Analisis Pasar dan Rumor Perang Selesai.

Poin Administrator: Digunakan untuk Riset Tahap Awal.

Tujuan Berikutnya: Mengidentifikasi Kebutuhan Spesifik dan Menciptakan Merek "Aegis".

Layar monitor di depan Charlotte perlahan meredup, menyisakan bayangan dirinya yang terpantul pada permukaan kaca yang gelap. Ia tampak seperti siluet yang sedang mengatur takdir dunia dari balik bayangan. Badai akan datang, dan ia sudah siap dengan payung yang terbuat dari baja dan pengkhianatan.

1
Langit Biru (Ig: cholil.gtg)
dekstra typo kah thor
Langit Biru (Ig: cholil.gtg)
The Matrix
Dzuan 017
keren bang 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!