NovelToon NovelToon
Masih Tentangmu Di Setiap Detikku

Masih Tentangmu Di Setiap Detikku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

Bagi Liana, mencintai Justin dimulai dari sebuah sore di lobi kampus. Hanya karena melihat Justin bermain basket di bawah hujan, Liana nekat mengejar pria dingin itu hingga mereka bersatu di tengah lapangan basket yang basah.

Namun, janji itu hancur saat Justin memutusnya secara sepihak di hari kelulusan Justin dan menghilang tanpa jejak.

Tiga tahun kemudian.
Liana terkejut saat harus berhadapan dengan CEO baru di kantor tempatnya melamar kerja. Justin kembali, namun ia kini asing, dingin, dan terjebak dalam pusaran perjodohan.

Meski waktu berlalu, Liana menyadari: "There was something about you that I can't forget." Hidupnya tetap terjebak pada melodi yang sama Lagu kesukaannya "About You" milik The 1975. Karena baginya, ini masih tentang Justin di setiap detiknya.

Apakah takdir memberi mereka kesempatan kedua, ataukah hujan kali ini benar-benar menghapus jejak mereka selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26: Kotak Bekal Berwarna Biru

Pagi ini, sinar matahari terasa lebih hangat menyentuh kulit Liana. Tidak ada lagi ketergesaan yang berujung pada keringat dingin. Sesuai janjinya pada diri sendiri—dan tentu saja karena takut pada "ancaman" Justin di UKS kemarin—Liana bangun lebih awal. Ia duduk tenang di meja makan, menghabiskan sepiring nasi uduk buatan Ibunya sampai butir terakhir.

"Nah, gitu dong. Anak gadis Ayah harus kuat, apalagi katanya mau jadi atlet basket," goda Ayahnya sambil menyeruput kopi hitam.

Liana hanya nyengir lebar. "Siap, Yah! Liana berangkat dulu ya, mau nunggu bus."

Ia melangkah menuju halte dengan perasaan yang jauh lebih ringan. Rambutnya diikat kuda yang rapi, menampakkan lehernya yang jenjang. Sambil menunggu bus kota yang biasa lewat pukul tujuh kurang sepuluh, Liana bersenandung kecil. Namun, bukannya suara mesin bus yang berat yang terdengar, melainkan deru mesin motor sport yang sangat ia kenali.

Vroom!

Sebuah motor Ninja hitam berhenti tepat di depan bangku halte. Sang pengendara membuka kaca helm full face-nya, menampakkan sepasang mata tajam yang kini terlihat sedikit lebih bersahabat.

"Liana. Naik," ucap Justin singkat.

Liana tertegun. "Lho, Kak Justin? Kok lewat sini? Bukannya rumah Kakak arahnya beda?"

Justin tidak menjawab pertanyaan itu. Alih-alih menjelaskan bahwa ia sengaja memutar jalan sejauh lima kilometer demi melewati halte ini, ia malah merogoh tas ranselnya dan mengeluarkan sebuah helm cadangan berwarna putih yang tampak masih baru.

"Pake. Jangan banyak tanya kalau nggak mau telat lagi," perintahnya.

Liana menerima helm itu dengan tangan sedikit gemetar. Jantungnya mulai berulah lagi, berdegup kencang seirama dengan deru mesin motor di depannya. Ia naik ke boncengan, tangannya ragu-ragu memegang jaket Justin.

"Pegangan yang bener. Gue nggak mau lo jatuh terus pingsan lagi," ucap Justin sebelum memacu motornya membelah jalanan pagi yang mulai padat.

Sesampainya di parkiran motor kampus, suasana mendadak hening sejenak saat Justin memarkirkan motornya. Beberapa mahasiswa yang sedang berjalan menuju kelas berhenti dan berbisik-bisik. "Eh, itu beneran Justin boncengan sama maba yang kemarin?"

Justin seolah tuli. Ia turun dari motor, melepas helmnya, dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Saat Liana baru saja hendak turun dan mengembalikan helm, Justin kembali merogoh tasnya. Ia mengeluarkan sebuah kotak bekal berwarna biru muda yang terbungkus kantong kain kecil.

"Nih," Justin menyodorkan kotak itu ke depan dada Liana.

Liana menerimanya dengan bingung. "Apa ini, Kak?"

"Bekal. Buat makan siang lo nanti," jawab Justin datar.

Flashback – Satu Jam Sebelumnya

Di dapur kediaman Adhinata yang megah, Bi Ijah dibuat bingung oleh permintaan anak majikannya. Justin, yang biasanya hanya minta dibuatkan kopi hitam di pagi hari, tiba-tiba berdiri di depan meja dapur.

"Bi, tolong buatkan dua kotak bekal. Isinya nasi, sayur bening, sama ayam suwir yang nggak pedas. Satunya lagi terserah Bibi mau isi apa," ucap Justin.

Bi Ijah mengerjapkan mata. "Dua, Den? Den Justin laper banget pagi ini?"

Justin berdehem, sedikit membuang muka. "Bukan. Satunya buat... temen. Dia punya penyakit lambung, jadi makanannya harus dijaga."

Bi Ijah tersenyum penuh arti yang sangat lebar, membuat Justin semakin salah tingkah. "Oh, buat 'temen' spesial ya, Den? Siap, segera Bibi siapkan!"

Kembali ke Parkiran Kampus

Liana menatap kotak bekal itu, lalu menatap Justin. "Terus... Kakak makan apa nanti siang kalau bekalnya dikasih ke saya?"

Justin mengeluarkan kotak bekal serupa dari tasnya, namun berwarna hitam. "Gue bawa bekal juga. Itu emang sengaja gue suruh orang rumah buat, khusus buat lo. Makanan kantin terlalu berminyak dan pedas, nggak sehat buat lambung lo yang baru sembuh."

Liana merasa matanya sedikit memanas. Perhatian kecil ini terasa jauh lebih berharga daripada kata-kata manis mana pun. "Makasih banyak, Kak Justin. Maaf jadi merepotkan orang rumah Kakak..."

"Nggak repot. Ayo masuk, kelas lo bentar lagi mulai," ajak Justin sambil mulai berjalan mendahului Liana.

Sementara itu, di dalam ruang Sekretariat UKM Basket yang pengap namun penuh dengan poster prestasi, Raka sedang tertawa terpingkal-pingkal sampai air matanya keluar. Ia memegang ponselnya, membaca barisan komentar di akun Menfess kampus yang isinya foto Justin dan Liana di parkiran motor pagi ini.

"KAPAL KITA BERLAYAR! Justin si Gunung Es ternyata bisa bawa bekal juga!" tulis salah satu komentar.

"Gila, gila! Justin beneran udah 'meleleh' total!" seru Raka sambil memukul meja.

Di seberangnya, Kaila duduk sambil menyesap teh botolnya, menatap Raka dengan tatapan bosan. "Lo baru sadar sekarang, Rak? Gue mah udah tau dari pas dia tiba-tiba minta anggaran suplemen ditambah padahal biasanya dia paling pelit."

Raka berhenti tertawa, ia menatap Kaila dengan serius. "Tapi Kai, lo nggak takut apa Justin dikata-katain milih kasih sama maba? Lo kan kapten tim putri, harusnya lo lebih objektif."

Kaila tertawa kecil, suara tawanya terdengar penuh rahasia. "Gue objektif kok. Tapi kalau soal urusan hati sepupu gue sendiri, ya gue dukunglah."

Raka tersedak ludahnya sendiri. "Hah? Apa? Sepupu?!"

Kaila mengangguk santai. "Iya. Justin itu sepupu gue. Nyokap dia kakaknya bokap gue. Kita emang sengaja nggak umbar di kampus biar orang nggak mikir gue masuk tim inti karena orang dalem."

Mata Raka hampir melompat keluar. "Pantesan lo berani banget bentak-bentak dia pas rapat! Pantesan dia nggak pernah beneran marah kalau lo debat! Wah, parah sih lo berdua, gue dibohongin selama dua tahun!"

"Hehe, sori, Rak. Tapi beneran, ini pertama kalinya gue liat Justin sepeduli ini sama cewek. Bahkan sama Alena yang ngejar dia dari SMA aja dia dinginnya kayak freezer kutub utara," ujar Kaila dengan nada serius. "Liana itu beda. Dia punya aura yang bikin orang mau jagain dia, termasuk si kaku Justin."

Raka kembali menatap layar ponselnya, lalu tersenyum tipis. "Kayaknya turnamen dua minggu lagi bakal menarik nih. Bukan cuma soal basket, tapi soal gimana si Kapten jagain maba kesayangannya di bawah tekanan."

"Kita liat aja nanti, Rak," sahut Kaila sambil tersenyum penuh arti. "Badai sesungguhnya bukan dari gosip, tapi dari gimana mereka berdua bertahan saat tekanan turnamen mulai datang."

1
nesha
🤭🤭
Yoyoh Rokayah
lanjut thor
Kostum Unik
Justin Timberlake jealous /Slight/
Kostum Unik
Justin Timberlake.. Jgn cemburu kan kamu yg minta putus. Apapun alasannya ttp kalian sudah putus. Biarkan Liana memulai hidup baru. Dan buat Liana move on jgn naif jgn baper
Azalea Qziela
mulai muncul saingan justin😄
Reni Anjarwani
cemburu justin
Elprasco
😍💪
Widya Ekaputri
semangatttt!!!😍
SarSari_
iyaa...aku pun juga sama penasarannya sama liana🫣 halo kakak ..aku mampir di novelnya kakak ..mampir juga ya di novel aku. mkasih....🤗
Celine
Keren Author, lanjut thor
MayAyunda
keren👍👍
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Azalea Qziela
bagus KK,, ditunggu crazy up nya👍
Azalea Qziela
semangat kak😍💪
Veline: Terimakasih udah Mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!