NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah Dengan Tuan Muda Lumpuh

Dipaksa Menikah Dengan Tuan Muda Lumpuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / CEO / Orang Disabilitas
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Besok kamu harus menikah dengan putra dari keluarga He! Pokoknya Papa tidak mau tahu, setuju atau tidak kamu tetap harus menikah dengannya." Zhu Guan

"Tidak! Lian tidak mau Pa. Sampai kapanpun Lian tidak mau menikah dengan lelaki lumpuh itu. Lebih baik Yiyue saja yang Papa nikahkan dengan lelaki itu, jangan aku Pa!" Zhu Lian

"Kenapa harus aku? Bukankah kakak yang harus menikah, tapi kenapa semua orang menumbalkanku untuk menggantikannya?" Zhu Yiyue

Seorang pengusaha yang sedang terlilit hutang, tak ada opsi lain selain menuruti keinginan keluarga He yang merupakan keluarga konglomerat. Dengan teganya dia menumbalkan salah satu putrinya sebagai penebus hutangnya. Tanpa memikirkan perasaan putrinya, dia justru mendorong putrinya ke sebuah jurang keputusasaan.

Mampukah Yiyue menerima takdirnya sebagai alat penebus hutang? Menikah dengan seorang lelaki yang tak dia kenal, terlebih lelaki itu adalah Tuan Muda lumpuh yang terkenal sangat dingin seperti kulkas tujuh pintu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DMDTML 26

Saat ini limosin mewah milik Qiaoyan telah melaju membelah jalanan ibu kota. Tampak seorang lelaki dengan wajah datarnya hanya menatap kosong keluar jendela. Lelaki itu masih terdiam dengan segala macam pikiran yang bergelayut manja di kepalanya. Seketika ucapan Dokter Shen terngiang di kepalanya, bak seperti kaset rusak yang terus berputar.

"Tingkat kesembuhan Tuan Qiaoyan kecil, karena dia telat untuk melakukan penanganan pertama ketika mengalami kecelakaan."

"Kemungkinan sembuh untuk kaki Tuan Qiaoyan sepertinya hanya 10% saja.".

"Hanya dengan amputasi dan menggunakan kaki palsu, membuat Tuan Qiaoyan bisa kembali berjalan. Itu pun masih belum pasti, apakah Tuan mampu berjalan dengan kaki palsunya."

Setiap kata yang meluncur dari bibir Dokter Shen bagaikan belati yang menyayat hati Qiaoyan. Sakit, perih dan terasa menusuk menembus jantung begitu menyesakkan dada.

Sungguh Qiaoyan tak habis pikir dengan takdir yang begitu kejam padanya. Disaat dirinya ingin sembuh, tapi fakta seolah menamparnya dengan sebuah kenyataan dimana dirinya yang tak mungkin bisa berjalan seumur hidup. Mengingat tingkat kesembuhannya begitu kecil, hanya 10% saja karena terlambat melakukan penanganan pertama saat mengalami kecelakaan.

Reflek kedua tangan Qiaoyan mengepal kuat, tampak buku-buku jarinya memutih seolah menahan amarah yang ada dalam benaknya.

Rahang tegas, alis tebal, bibir tipis bervolume itu begitu menarik perhatian Yiyue di dalam sana. Terlebih raut wajah Qiaoyan yang membuat Yiyue ragu untuk membuka suara. Gadis cantik itu tak hentinya terus memandangi suami kulkasnya yang sedari tadi diam membisu. Tak ada sepatah kata pun yang terlontar dari bibir tipis suaminya. Hingga beberapa saat kemudian ....

"Tuan ...," lirih Yiyue yang hendak menyentuh tangan Qiaoyan. Namun siapa sangka jika suaminya secepat kilat menepis tangan mungil Yiyue.

Tentu saja hal itu cukup mengejutkan Yiyue, tapi tak membuat Yiyue menyerah begitu saja. Dia yakin jika dirinya mampu mencairkan gunung es di sampingnya itu.

Sedangkan Fan Zhi hanya mengintip melalui jendela kaca limosin.

"Katakan ... apa yang kau harapkan dariku? Kau tahu bukan, kalau aku ini lelaki lumpuh yang tidak akan pernah bisa sembuh. Aku juga tidak bisa memberimu kebahagiaan, layaknya seorang suami pada istrinya. Bukankah kau dengar sendiri ucapan Dokter tadi. Selamanya, aku akan tetap lumpuh dan tidak bisa berjalan seperti orang normal pada umumnya. Jadi, tidak usah kau buang-buang waktu mu dengan mencarikan pengobatan apapun untukku. Lebih baik kau pergi saja, aku akan menyuruh Fan Zhi untuk mentransfer uang ke rekening mu," tukas Qiaoyan tanpa menatap wajah istrinya.

Yiyue menghela napas panjang. "Aku tidak mengharapkan apapun darimu Tuan. Hanya satu harapanku yaitu melihat suamiku sembuh dan bisa kembali berjalan seperti dulu," sahut Yiyue dengan tegas tanpa ada rasa ragu di benaknya.

Mendengar itu, Qiaoyan tertawa meledek seolah lelaki itu tak percaya dengan ucapan Yiyue barusan. "Tidak mengharapkan apapun? Kau yakin Nona?" Qiaoyan menoleh, menyorot tajam istrinya.

"Ingat, kau jangan munafik! Jika kau tidak mengharapkan apapun dariku, lalu untuk apa kau mengharapkanku sembuh, hah? Kenapa kau sampai repot-repot untuk meminta Dokter itu melakukan terapi akupunktur padaku? Apa kau malu memiliki suami lumpuh sepertiku? Ooh ... atau jangan-jangan benar kata Qiaoran jika kau hanya mengincar hartaku saja, benar begitu bukan?" tuduh Qiaoyan menatap istrinya dengan sinis.

Sungguh Yiyue ingin tertawa melihat sikap dan tingkah laku suaminya itu. Kali ini, Yiyue cukup mengerti dengan bahasa tubuh suaminya itu yang tiba-tiba sinis dan berujung murka padanya. Yiyue yakin jika ada sesuatu yang telah menggores hati suaminya.

Yiyue sendiri sama sekali tidak merasa tersinggung, justru gadis cantik itu terlihat tenang karena cukup mengerti bagaimana sifat suami kulkasnya itu.

"Kau salah Tuan. Jika aku hanya menginginkan hartamu, lalu untuk apa juga aku berusaha ingin kau sembuh. Heh' mudah saja bagiku meracunimu dengan sianida. Lalu setelah itu hartamu akan jatuh ke tanganku. Tapi, apa selama ini aku melakukan itu padamu? Tidak bukan? Jadi, sekarang cobalah berpikir secara rasional saja Tuan," balas Yiyue kesal.

"Sepeserpun aku tidak butuh hartamu, ataupun uangmu. Aku hanya butuh suamiku, sosok suami yang bisa menjadi teman hidupku juga sandaran di saat aku lelah. Hanya itu lah yang aku mau karena aku tidak gila harta, tidak seperti perempuan lain di luar sana." Lanjutnya dengan bola mata yang berkabut.

Qiaoyan menatap manik mata dark hazel itu. Sedikit pun tak ada kebohongan yang tersirat di dalam sana. Perlahan tangan mungil Yiyue menggenggam tangan besar suaminya. Sedangkan Fan Zhi jangan ditanya, lelaki itu memasang baik-baik indra pendengarnya sambil mengemudikan limosin milik Qiaoyan.

Yiyue tersenyum kecut, meratapi nasibnya saat ini. "Aku tidak butuh apapun. Aku hanya butuh cinta dan seseorang yang mau menerimaku apa adanya. Semenjak aku memutuskan untuk menerima pernikahan itu, aku sudah putuskan jika hidupku hanya untuk suamiku, tak ada yang lain selain dia. Kau tahu Tuan, selama aku hidup di dunia ini ... aku tak pernah merasakan dicintai atau pun mencintai. Hidupku kosong, meskipun ada orang tua di sekelilingku tapi mereka sama sekali tak pernah menganggap ku ada. Dia hanya menganggapku sebagai benalu yang menjadi beban bagi mereka. Aku anaknya tapi, mereka memperlakukanku layaknya seorang pelayan yang selalu melayani mereka, perlakuannya jauh berbeda pada kakak ku yang selalu unggul dalam hal apapun. Oleh sebab itu, mereka sangat menyayangi kakak ku bahkan tak jarang jika mereka lebih mengutamakan kakak daripada aku. Termasuk, aku yang dijadikan sebagai alat penebus hutang mereka."

"Di dunia ini, aku tidak pernah memiliki orang yang benar-benar mencintaiku, aku juga tidak memiliki teman, sahabat atau pun saudara. Tapi, sejak bertemu denganmu, aku mau belajar menerima takdir hidupku. Awalnya aku pikir menikah denganmu adalah awal penderitaan, tapi takdir berkata lain justru bertemu denganmu adalah awal dari kebahagiaan yang Tuhan berikan padaku." Tangannya terulur menyeka air matanya yang membasahi pipi mulusnya.

"Selama aku hidup, aku tak pernah benar-benar bahagia. Saat aku lulus sekolah pun dan bersiap ingin kuliah karena Papa berjanji untuk menguliahkanku, tapi semua itu hanyalah sekedar ilusi yang tak pernah jadi nyata. Tidak ada angin atau pun hujan, tiba-tiba Papa malah memaksaku untuk menikah hanya sebagai alat penebus hutang keluarga demi sebuah perusahaan yang mereka agungkan. Dan apa kau tahu bagaimana perasaanku saat itu, aku kecewa karena Papa tidak bisa memenuhi janjinya. Hatiku patah saat tahu jika aku akan menikah muda dan harapanku pun juga pupus karena tak bisa meraih impianku."

"Aku mohon ... tolong jangan katakan apapun lagi untuk menyuruhku pergi. Kau tenang saja, tanpa kau suruh pun aku akan pergi setelah waktunya tiba nanti. Tapi untuk sekarang ... biarkan aku berada di sampingmu, menemanimu dan melewati semua ini. Aku hanya ingin kau sembuh dan kembali menjadi sosok Tuan Muda yang seperti dulu." Kedua netra Yiyue masih setia menatap wajah Qiaoyan, sambil menggenggam tangan besar suaminya.

"Kau harus percaya kalau setiap penyakit pasti ada obatnya. Biarkan saja Kak Shen bilang kalau kemungkinan hanya 10% kau bisa sembuh, tapi Tuhan penentu dari segalanya. Tuhan yang akan membuat itu menjadi 100%. Kau tak perlu khawatir, aku yakin kau pasti sembuh. Kau harus semangat untuk bisa sembuh," ucap yiyue melemparkan senyum manisnya.

Sementara tubuh Qiaoyan bergetar menahan tangisnya. Setiap kata yang meluncur dari bibir istrinya seperti sayatan yang menembus jantungnya.

GREP

Tanpa kata Qiaoyan pun langsung memeluk tubuh mungil istri kecilnya itu. Sungguh dia tak menyangka mendapatkan seorang istri yang begitu mencintainya dengan tulus, tanpa memandang apapun. Tanpa orang tahu, jika Fan Zhi pun menyeka air matanya melihat pemandangan yang membuatnya pilu.

"Hiks ... hiks ... hiks ... maaf. Maafkan aku ...." Bersamaan itu tangis Qiaoyan pun pecah dipelukan istri kecilnya. Tangisan ini merupakan tangisan kedua kalinya bagi Qiaoyan. Tangisan pertama, dia menangis karena kematian Mommy nya. Dan sekarang dia menangis haru pada istri kecilnya.

"Terima kasih, aku berjanji akan berusaha sembuh. Dan setelah sembuh nanti, aku ingin bisa membahagiakanmu dan menjadi suami yang selalu kau butuhkan setiap saat."

.

.

.

🥕Bersambung🥕

1
Kaizy celine
Lanjutttt😍😍
Kaizy celine
Nah gtu dongg 😍👍👍👍 panggilan sayang lebih enak didengar
Kaizy celine
😍😍😍😍😍😍
Kaizy celine
Ohhhh co cweett🥺🥺 tpi miris banget ya smoga happy ending
Yul Kin
ayo dong ungkapkan perasaan mu, ganti atuh panggilannya jgn tuan... 💪😄
Yul Kin
aku sampe nangis, terharu banget
Rara Kayla
jadi ikutan mewek🥺😢😭
Kaizy celine
Hem rasanya pengen pilih dokter aja, tapi lihat qioyan kasihan🥺
Kaizy celine
Naahhh ternyata dia cinta duluan tapi gengsi😍👍
Kaizy celine
Waduh siapaaa tuhhhh😍😍😍
Rara Kayla
nah loooh... kan...
Rara Kayla
waaaah.... ini nih bakal tantrum tuh si bayi gede😁
Rara Kayla
suamimu ngambek, awas tantrum loh🤣
Rara Kayla
yaela, pelit amat kau Bos! 🤣
Kaizy celine
Naah gtu dong🤣😍👍👍
Kaizy celine
Lanjutt thorrr tanggung thorr
Rara Kayla
fix bukan anaknya nih...
Rara Kayla
yuuuk gas lagi Thor babnya, semangat.. semangaat Thor😁
Rara Kayla
Bapak yg aneh bin kucluk, itu si Qiaoyan anak apa bukan sih? tega amat ma anak sendiri
Rara Kayla
Si mulut pedas😁, makan tuh, sakit hati kan lu. hahahahahaha...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!