NovelToon NovelToon
Yuan Chen Penguasa Tiga Alam

Yuan Chen Penguasa Tiga Alam

Status: tamat
Genre:Kebangkitan pecundang / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan / Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:186.9k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Yuan Chen, seorang yatim-piatu yang hidup dilanda kemiskinan. Direndahkan, dikucilkan, dihina, dan diperlakukan tidak baik oleh semua orang, sudah menjadi makanan sehari-hari baginya.
Di dunia yang mengandalkan kekuatan sebagai hal utama, Yuan Chen tak mempunyai kesempatan untuk berlatih, ia selalu sibuk setiap harinya hanya untuk mencari sesuap nasi.
Namun, kehidupannya perlahan berubah, di saat takdir mempertemukannya dengan seorang Kakek tua yang memberinya Batu Hitam yang memberikannya kekuatan dan menjadikannya sangat kuat. Dan saat itulah Yuan Chen pun bangkit dari keterpurukannya dan memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam ini. Inilah kisah Yuan Chen, seorang pemuda yang berhasil menguasai Tiga Alam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

Saat itu, hampir semua orang bertanya-tanya, apa sebenarnya yang membuat bocah miskin dan tak mempunyai potensi bela diri itu menjadi sangat kuat hanya dalam mengandalkan waktu satu tahun. Tetapi saat ini, hal yang tak pernah mereka duga, dan orang yang di anggap akan gugur dalam pertarungan pertama itu, kini menjadi talenta muda yang sangat berbakat.

Bahkan dihadapan Fu Han, pemuda bernama Yuan Chen itu nampak masih unggul dalam segi keterampilan tempur, dan juga gerakan bela diri yang diperagakan nya.

"Sepertinya, Qin Yi melatih bocah itu dengan sangat bersungguh-sungguh." kata Kepala Akademi Yang Jian yang tengah menonton pertandingan dari panggung khusus para Tetua Akademi dan juga Kepala Akademi.

"Ha haa!" Tetua Ma Jiu tertawa bangga, di saat ia mendengar perkataan Kepala Akademi, "Tapi, sayang sekali Junior Qin tidak datang melihat." sambungnya, berbicara sembari memainkan jenggot putihnya.

"Sepertinya luka Qiu'er benar-benar serius!" ujar Kepala Akademi Yang Jian.

Di dalam Arena Pertarungan. Tabir asap itu perlahan menghilang di hembuskan ulah hembusan angin. Namun terlihat Yuan Chen dan juga Fu Han yang masih berdiri tegap, saling memandang dalam jarak.

"Tidak aku sangka! Kau bisa memanifestasikan energi pedangmu hingga bentuk seperti itu." kata Fu Han, takjub akan lawannya yang kuat.

Yuan Chen pun tersenyum dingin, matanya yang tajam tetap terfokus pada Fu Han. "Kau juga tidak buruk, Senior Fu Han. Tapi, ini belum berakhir." Dengan gerakan yang cepat, Yuan Chen mengumpulkan energi pedangnya lagi, mempersiapkan diri untuk serangan berikutnya. Udara di sekitarnya mulai bergetar, menandakan bahwa serangan berikutnya akan sangat kuat. Fu Han juga tidak mau kalah, dia mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan Yuan Chen.

Namun, semua orang ditempat itu sangat begitu dibuat terkejut, di saat energi spiritual yang dikeluarkan oleh Yuan Chen mengandung elemen kegelapan.

"Lancang!" kepala Akademi sontak berdiri dengan telunjuk yang menunjuk tajam kepada Yuan Chen, bahkan kedua matanya membola bulat, memelototi Yuan Chen.

Semua orang di arena terkejut, tidak percaya apa yang mereka lihat. Fu Han sendiri terlihat terkejut, matanya melebar dengan campuran antara ketakutan dan penasaran. "Apa yang sedang terjadi?" bisiknya pada dirinya sendiri.

Kepala Akademi melangkah maju, wajahnya merah karena kemarahan. "Bagaimana kau bisa menggunakan elemen kegelapan di dalam akademi ini?" dia menuntut, suaranya yang keras membuat Yuan Chen harus menelan ludah.

Yuan Chen tetap tenang, tidak menunjukkan tanda-tanda ketakutan atau penyesalan. "A— aku ... aku tidak tahu," katanya dengan suara yang dingin, mata yang tajam menatap Kepala Akademi dengan segala rasa takutnya.

Kepala Akademi semakin marah, dia mengangkat tangannya, siap untuk memberikan hukuman kepada Yuan Chen. "Kau ... kau tidak layak menjadi murid akademi ini!" dia mengancam, suaranya yang keras bergema di seluruh arena.

"Apa maksud anda sebenarnya, Kepala Akademi?" tanya Yuan Chen dengan sangat serius. Dia sama sekali tidak mengerti kenapa dia disebut memiliki elemen kegelapan.

"Yuan Chen! Mulai saat ini ... kau dikeluarkan dari akademi!" ucap Kepala Akademi Yang Jian dengan sangat dingin, tatapannya yang tajam tak pernah lepas dari Yuan Chen.

Perkataan Kepala Akademi Yang Jian membuat Yuan Chen sangat begitu kaget, bahkan jiwanya seolah-olah terjatuh kedalam ruang hampa yang tak berujung.

"Aku ... di keluarkan? Kenapa?" bisik Yuan Chen kepada dirinya sendiri. Kedua matanya terbelalak, tubuhnya bergetar hebat. Dia tidak pernah menyangka bahwa dia akan dikeluarkan dari akademi.

Hanya satu tahun, dia merasakan kehidupan layaknya hidup seperti orang-orang lainnya. Namun, masa keemasan itu seolah-olah disiram oleh lumpur yang paling kotor, membuat Yuan Chen kembali terjatuh di kolam lumpur.

"Yuan Chen!" bentak Kepala Akademi Yang Jian, dengan suaranya yang lantang.

Suasana di Halaman Dalam, Arena kelas pertama pun menjadi begitu sunyi. Tetapi semua orang saling berbisik satu sama lain, dengan tatapan yang sinis terhadap Yuan Chen.

"Yuan Chen! Kenapa kamu mempunyai elemen kegelapan?" Fu Han mencoba bertanya kepada Yuan Chen. Tetapi Yuan Chen hanya terdiam dengan tatapannya yang kosong.

"Apa kau tidak tahu tragedi dua puluh tahun lalu di akademi ini? Itulah alasan Kepala Akademi membuat peraturan bahwa Murid Akademi tidak diijinkan mempelajari elemen kegelapan!" sambung Fu Han. Namun, Yuan Chen tetap terdiam tanpa kata sedikitpun.

"Bawa bocah itu keluar dari akademi." perintah Kepala Akademi Yang Jian kepada Tetua Xue Beng.

"Tunggu, Kepala Akademi!" sela Tetua Ma Jiu, "Sepertinya ini hanyalah salah paham saja!" sambungnya.

Namun, Kepala Akademi malah membentak Tetua Ma Jiu.

"Ma Jiu!" katanya, dengan nada yang sangat dingin, "Kau tidak perlu ikut campur dengan masalah ini!" sambungnya, memperingati Tetua Ma Jiu. Membuat Tetua Ma Jiu pun seketika terdiam, merasa takut akan kemarahan Kepala Akademi Yang Jian.

"Tetua Xue! Segera usir bocah itu pergi!" kata Kepala Akademi Yang Jian, kembali mengulangi perintahnya.

"Siap melaksanakan perintah," sahut Tetua Xue dengan sigap. Ia pun segera turun dari panggung, dan menghampiri Yuan Chen.

1
Rajo kaciak
ceritanya kereen tp sayang gantung
APRILAH: 🙏🙏🙏, waktu itu sempet sakit kak, jadi Hiatus, pas mau lanjut malah lupa alurnya mau ke mana 🙏🙏
total 1 replies
Rajo kaciak
tuan telor ya 🤣🤣🤣🤣
Rajo kaciak
murid kesayangan author nih🤣🤣🤣
APRILAH: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Rajo kaciak
semangat Guru Qin yi💪💪💪
Rajo kaciak
kurang asik , seharusnya lawan nya cidera dulu , se kurang2 nya pingsan
Rajo kaciak
menarik layak di simak😄😄
Aldrianto M. Lasut
why..selalu setiiap pertempuran akhir.. harus ada prolog "ayo kita akhiri pertempuran ini"..apa ini ciri penulis cerita yg terus diulang 😄
Mbah Haryo
istilah kultivasi baru.kurang familiar plus..bejibun kumplit sm tingkatanya..beih...posiiiing bolooo..

oke lanjots..
APRILAH: mwehehe, siap kak, terimakasih masukannya
total 5 replies
Mbah Haryo
coba dulu..awalan agak misterius..mkn akan otw bagus cerita ini...hhhh

gaasss
Predi Siswanto
lebayyy
Jojo Prabowo Gemblung
lanjutannya mana nieh,thor?
apakah cukup d sni aj ceritanya,thor?
Rizky Fadillah
mungkin koreksi nama tingkatkan agak aneh kek ga ada nama lain gitu 🙏
APRILAH: terimakasih kak
total 1 replies
Rizky Fadillah
baru mampir thor moga ga mengecewakan
APRILAH: siyap Abang Rizky, semoga terhibur ya hehe
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor semangat Thor 💪💪🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹🌹
Rizky Fathur
Thor ko ga di Bantai Qinfeng minimal hancurkan dantain Thor agar dia menjadi sampah
Rizky Fathur: Thor cepat jika ranah kultivasi mcnya sudah tinggi nanti Bantai keluarga Qinfeng Dan Qinfeng dengan kejam Thor karena berani melihat wanita mcnya dengan pandangan yang tidak baik bantai juga leluhur keluarga Qinfeng Thor bikin Qinfeng menyesal Dan memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli Bantai juga leluhur keluarga Qinfeng Thor setelah bantai mereka jangan lupa ambil semua sumber daya mereka Thor
total 2 replies
Rizky Fathur
Cepat bantai Qinfeng beserta keluarganya Qin Feng beserta leluhurnya dengan dengan cara paling kejam Thor bikin leluhurnya bertanya kenapa membantai Klan Qin bikin mcnya menjawab karena cucumu berani melihat wanitaku dia pantas mati bikin Qinfeng memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli Thor bikin Qinfeng menyesal menyingung mcnya Siksa Qinfeng dengan kejam Thor hancurkan kultivasinya karena berani melihat wanita dengan pandangan jelek
Nanik S
Siapa lagi wanita berbaju merah
Rizky Fathur: Thor ko belum update terbaru Thor bab 54 dan bab 55
total 2 replies
Nanik S
Lanjut terus Tor
APRILAH: siyap kak
total 1 replies
Vals
tingkat kultivasi yg membingungkan
Nanang Supriyatna
lanjut lagi Thor semangat Thor 💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹🌹
APRILAH: siyap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!