NovelToon NovelToon
Bait-bait Doa Ustadz Khalid

Bait-bait Doa Ustadz Khalid

Status: tamat
Genre:Keluarga / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:190.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fenitri Azzukhruf

Sequel dari kisah Ajari aku Ustadz dan cinta untuk Khansa.

Cerita ini menceritakan kisah Khalid anak dari ustadz barra dan alira. Mengantongi restu dari kedua belah pihak namun tidak untuk Aulia gadis yang ia cintai.

Aulia tidak tau jika dirinya sudah di khitbah oleh Khalid sejak lulus SMA. Raka orang yang Aulia suka telah mengkhitbah Aulia namun ayahnya Fadil tidak menerima dengan alasan tidak cocok dengan laki-laki pilihan Aulia sendiri.

Aulia terkejut ketika keluarga barra datang untuk melamar Aulia, namun Aulia menolak dengan alasan tidak mencintai Khalid. Aulia kesal dengan Khalid karena sejak SMA Khalid selalu usil dengan Aulia. ternyata di balik itu Khalid menyimpan rasa.

Khalid mengkhitbah Aulia lewat ustadz Barra kepada ayahnya Fadil tanpa Aulia ketahui sebelumnya. Bagaimana perjuangan cinta khalid untuk Aulia hingga jatuh ke pelukannya.

Simak kisahnya Bait-bait doa ustad Khalid.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenitri Azzukhruf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. kewajiban

Khalid dan Aulia tak keluar kamar hotel sama sekali setelah acara, mereka berdiam diri di dalam makan dan yang lainnya mereka lakukan di dalam kamar.

" Aulia kita besok pulang ke rumah umi ya."

" iya ". jawab Aulia singkat.

" Nanti kita bagi ya dalam satu minggu, tiga hari di rumah umi tiga hari di rumah bunda ". Khalid ngerti pasti ayah dan bundanya akan kesepian tanpa Aulia. Aulia anak tunggal mereka tak memiliki anak selain Aulia.

" makasih ya sudah ngertiin aku". Aulia tersenyum ia mengunyah makanan yang sudah di pesan oleh Khalid.

" makan yang banyak biar ngga kurus." ucap Khalid.

" apa aku terlihat kurus, selama ini aku makan teratur Khalid. Badanku sudah cukup segini saja, aku tak ingin terlalu gemuk nanti jelek".

" Tidak akan ada yang jelek dalam dirimu aulia, proses produksi itu tubuh juga harus berisi agar sehat ibu dan anaknya nanti." Aulia tak menjawab itu lagi yang Khalid katakan.

" Kalau tak cepat ada anak kasihan orang tua, apalagi bunda ia pasti menantikan seorang cucu supaya makin ramai." modus emang Khalid.

" aku belum siap ".

" apa karena suaminya itu aku bukan Raka". Aulia terdiam benar yang Khalid katakan, jika suaminya itu Raka mungkin mereka sudah melakukan malam pertama.

" Diam mu adalah jawaban mu jika benar, sudahlah tak apa aku ngerti. Menerima ku saja itu pasti berat untuk mu, aku yang pernah kau tolak mentah-mentah". ucap Khalid lagi.

" maaf kan aku Khalid ". Aulia meneteskan air mata.

" Hei jangan menangis, aku tak mau kamu menangis lagi Aulia. Maafkan aku sudah buatmu menangis." Khalid menghapus air mata Aulia yang menetes.

" Aku tak berguna hiks..."

" siapa bilang kamu sangat berguna untuk ku, menjadi istri ku, pendamping ku, yang akan menemani hari-hari ku hingga nanti kita menua Aulia. Aku tau kamu masih dalam proses belajar menerima ku. Maaf aku yang tidak sabar." Aulia mengangguk.

" Selain nafkah lahir aku sebagai suamimu juga harus melakukannya . memberimu nafkah batin, siap ataupun tidak siap". Aulia mengangguk ia mengerti maksud Khalid itu adalah kewajiban nya memberikan haknya Khalid.

Khalid tak membahasnya lagi ia menghabiskan makanan nya begitu juga dengan Aulia. Aulia pasti menangis jika membahas kegagalan nya tentang pernikahan nya dengan Raka.

Malam semakin larut mereka berada di kamar berdua, shalat berjamaah lalu seperti biasa Aulia menyetor kan hafalan nya. Mengaji bersama, itu momen yang saat ini Aulia rindukan hatinya akan terasa adem mengaji bersama.

Sebagai laki-laki normal Khalid tak bisa melihat kecantikan istrinya, kelakiannya terguncang. Perlahan Khalid membuka mukena Aulia, Aulia hanya diam saja ia tau menolak suami akan berdosa besar apalagi jika sampai suaminya murka.

" kamu cantik sekali Aulia." Aulia tetap terdiam ia menunduk malu, Khalid memegang dagu istrinya agar dirinya bisa melihat kecantikan istrinya yang cantik sempurna.

Khalid membiarkan mukena tetap berserak di bawah, Khalid menuntun Aulia hingga ke ranjang. Khalid mulai membelai wajah Aulia perlahan, jantung Aulia berdegup kencang.

' ya Allah ini kewajiban ku, apa aku bisa melakukan nya dengan Khalid '. monolog Aulia dalam hati.

" aku harus melakukan nya Aulia, agar aku bisa mempertanggung jawabkan kepada Allah karena ini wajib bagiku memberikan nya untuk mu." Aulia terdiam saat Khalid mendekat kan wajahnya.

" Aku minta izin untuk menggauli mu Aulia". Aulia hanya diam ia terus menatap Khalid yang menatapnya dengan intens.

" hanya beberapa menit saja tidak akan lama, aku harus menunaikan kewajiban ku Aulia. Apa boleh Aulia." tanya Khalid hasratnya yang sudah tidak tertahan lagi.

" apa harus malam ini Khalid ".

" sudah dua hari kita menikah dan kewajiban ini yang belum kita tunaikan, aku matikan lampu nya ya." hanya memakai penerangan lampu tidur saja perlahan Khalid membuka kancing piyama milik Aulia.

Pikiran ingin menolak tapi hati tak kuasa, sentuhan Khalid membuatnya nyaman karena Khalid melakukan nya dengan sangat lembut. Khalid mengecup kening Aulia cukup lama sembari melantunkan doa.

" Aulia aku akan melakukan nya sekarang apa kamu ikhlas". ucap Khalid setelah menurunkan bibirnya dari kening Aulia.

" bismillah aku ikhlas karena kamu suamiku". Senyum mengembang dari wajah Khalid ia mulai melanjutkan membuka piyama milik Aulia hingga ke kancing terakhir.

Khalid mulai menciumi wajah Aulia, dan bibir milik Aulia dengan perlahan. Aulia menikmati nya ia pun memejamkan matanya hingga ciuman itu makin intens. Keluar lah desa*** dari bibir Aulia yang membuat Khalid makin bersemangat.

Di dalam hotel mewah itu mereka melakukan penyatuan, dua insan yang terikat oleh pernikahan suci. Untuk pertama kalinya bagi keduanya, Khalid melakukan nya dengan lembut meski dirinya sebenarnya masih kaku karena ini pengalaman pertama bagi Khalid.

Tiga puluh menit sudah hubungan suami istri itu tertunaikan.

Di bawah selimut Khalid dan Aulia menyatu, senyum terukir dari Khalid yang melihat wajah Aulia yang memejamkan mata sejak tadi. Ia menikmati setiap inci sentuhan Khalid, Aulia benar-benar laki-laki yang ia tolak ternyata adalah jodohnya.

Terlihat Aulia menitikkan air mata menahan sakit atau terharu bahkan sedih, semua perasaan nya bercampur aduk. Khalid mencium kening Aulia cukup lama ia tau jika istri nya sedang menitikkan air mata.

" aku mencintaimu Aulia". ucap Khalid perlahan.

Aulia membuka matanya ia melihat wajah Khalid sangat dekat. Khalid mengusap air mata Aulia, menenangkan nya lalu memeluknya karena Aulia kini membelakangi nya.

" terima kasih". bisik Khalid di telinga Aulia kemudian Khalid memeluknya. Tak ada penolakan kini dari Aulia.

__

Pagi menjelang, Khalid sudah bangun lebih dulu seperti biasa Khalid tak tega membangunkan Aulia tidur. Ia begitu lelah acara resepsi dan kegiatan panas mereka semalam membuatnya masih asyik dalam mimpi.

" sayang bangun shalat dulu." ucap Khalid di dekat telinga Aulia.

" sayang mandi shalat dulu nanti tidur lagi." ucap Khalid, Aulia menggeliat perlahan ia membuka matanya. Aulia terkejut melihat dirinya yang tidak mengenakan busana.

" berbalik Khalid jangan lihat ke belakang".

" semalam aku sudah melihat semuanya Aulia kenapa meski malu sama suami sendiri."

" Khalid berbalik " pinta Aulia ia melotot.

" iya iya oke, airnya sudah ku siapkan mandilah kita shalat berjamaah subuh ya." Aulia cepat-cepat masuk kamar mandi menyeret selimut nya meski susah berjalan namun ia paksakan.

Aulia tak berani memandang wajah Khalid ia selalu menghindar dari tatapan Khalid. Shalat subuh dua rakaat mereka jalankan, Aulia akan berdiri namun Khalid menahannya.

Kecupan selamat lagi bertengger di kening Aulia, Aulia sebentar menatap Khalid. Khalid pun tersenyum cukup manis.

Aulia masih sibuk merapikan kamarnya tanpa mengatakan apapun. Khalid ingin tertawa melihat sikap Aulia yang kini gugup sekali.

Khalid lalu keluar ia mengambil susu yang sudah di antar petugas hotel. Aulia mengeringkan rambut nya dengan handuk, selepas mandi tadi pagi rambut Aulia masih basah.

Khalid masuk membawa susunya juga ada makanan kecil untuk mereka. Aulia bercermin ia mengibaskan rambutnya hingga air yang masih ada di rambut nya mengenai Khalid.

Aulia tertawa melihat wajah Khalid yang basah, terlihat Khalid yang sedikit terkejut. Aulia pun kembali menyibak kan rambutnya agar Khalid terkena lagi. Aulia makin tertawa saat Khalid kesusahan menghindari.

Khalid mendekat ia lalu mendekap tubuh Aulia, tawa itu terukir dari wajah Aulia. Aulia terus berusaha mengibaskan rambutnya, Aulia tak bisa berkutik ketika tangannya sudah terkunci oleh Khalid.

" kamu mau kita basah-basahan lagi sayang, ayo aku juga masih kuat." Aulia terdiam ia mencoba melepaskan dekapan Khalid namun Khalid tetap mengunci nya.

" aku senang jika setiap pagi begini rambut mu basah, tak akan sedikit pun mengurangi kecantikan mu. " Aulia terpesona wajahnya memerah seperti tomat sungguh ia malu. Mengingat semalam justru dirinya yang semakin mende*** kuat.

__

1
Surati
bagus
Jawir1717 Jarwo
sabar/Sob/
Heny Janitasari
🩵
ani surani
dr awal Fara diajak ke rmh Fadil, aku kepikiran kalo nti Aulia akan menjadikan Fara sbg istri muda Khalid. tp ntah Fara maupun Khalid mau atw tdk ? 🤔🤔
Darti Darti
😍😍😍😍
ani surani
pdhl kam kamu lbh kaya dr Raka, ngapain terlalu berharap begitu ? 🤔🤔
ani surani
aku setuju Aulia blokir nomor mantan 👍😍
ani surani
🤣🤣🤣
ani surani
ortu egoiz, hanya mikirin dunia, dunia & dunia 😡😡
ani surani
pingin nyleding bp'a Raka deh 😡😡
ani surani
Aisyah selalu ngomong gini 😊😊
ani surani
sadis bgt tuh si Raka 😡😡
ani surani
enak bgt ngomongnya, kayak balik telapak tangan aja 😏😏
ani surani
hmm.... sombong 😏😏
ani surani
mf thor bacanya telat, kayaknya menarik nih 😊😊
ani surani
💪💪🔥🔥🔥
Ida. Rusmawati.
/Smile/
Herry Murniasih
Alhamdilillah akhir kebahagian Khalid dan Aulia raih. apakah masih ada lanjutannya yah 😁😁🥰
Dinar Damayanti
jangan lama Thor up nya kaaya sebelum nya... tau tau udh and aja....


semangat thor
Fenitri A.: insyaallah, baca juga karya othor di Paijo kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
thor kok lama gak up
Fenitri A.: lagi berkarya di Paijo, nanti deh kalau mood sudah membaik. do'akan ada waktu banyak untuk berbagi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!