NovelToon NovelToon
Perjalanan Pendekar Pedang Abadi

Perjalanan Pendekar Pedang Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:29.5k
Nilai: 5
Nama Author: Taufik Ichsan Aditya

Dong Fang, seorang anak muda yang penuh penyesalan, memulai perjalanannya dengan tujuan yang buruk: membalaskan dendam. Didalam perjalanannya membalaskan dendam, dirinya belajar mengenai banyak hal, termasuk kebijaksanaan. Tanpa dia sadari, perjalanannya untuk bertambah kuat, menuntunnya kejalan Keabadian.

Namun, di tengah perjalanan yang panjang dan penuh rintangan, Dong Fang menyadari bahwa perjuangan sejati bukan hanya tentang mengalahkan musuh-musuhnya di medan perang, melainkan juga tentang mengalahkan diri sendiri dan menemukan kedamaian dalam hati.

Dalam novel ini, Dong Fang belajar tentang nilai-nilai kebijaksanaan dan kesabaran, dan tentang pentingnya menghargai semua makhluk hidup, bahkan musuh-musuhnya sekalipun.

Melalui perjalanan Dong Fang, novel ini mengajarkan kita bahwa kehidupan adalah perjalanan yang panjang dan penuh warna, dengan tantangan dan kegagalan yang tak terhindarkan. Namun, dengan tekad yang kuat, kesabaran, dan kerja keras, kita dapat menghadapi semua rintangan dan mencapai tujuan kita.

Perjalanan Pendekar Pedang Abadi juga mengajarkan kita tentang keindahan dan kekuatan alam semesta, dan betapa kita harus merenung dan belajar dari alam ini. Dong Fang menyadari bahwa setiap benda hidup di dunia ini memiliki perannya masing-masing, dan keberadaannya sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam.

Dalam keseluruhan novel, kita melihat bahwa keberanian, tekad, kebijaksanaan, dan kesabaran adalah kunci untuk mencapai keabadian sejati. Perjalanan Pendekar Pedang Abadi mengingatkan kita bahwa hidup adalah perjalanan yang tak terbatas, dan meskipun kita mungkin tak pernah mencapai tujuan kita, prosesnya lah yang memberikan arti sejati dalam hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Taufik Ichsan Aditya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 25 - Kota Anming

Matahari yang berada diatas kepala, menyengat Dong Fang dengan panasnya. Dong Fang kini tengah berlari kearah Timur. menuju kearah kota Anming.

Sebelumnya, Dong Fang kembali ke Desa Batu Giok karena masih banyak jasad manusia yang belum dia urus dan juga masih ada Mu, mantan perampok yang telah diampuni nyawanya. Setelah mengurus semua hal itu, Dong Fang meminta Lei untuk merahasiakan identitas dirinya yang menjadi penghapus organisasi Kelelawar Malam.

Lei terlihat sangat bahagia, dia berterima kasih beberapa kali pada Dong Fang, karena menyelamatkan nyawa anaknya dan berniat membalas kebaikan Dong Fang. Namun, Dong Fang berkata tak membutuhkan balasan, dia hanya meminta Lei membantu lebih banyak orang sebagai bayarannya.

Setelah itu, Dong Fang pergi dari Desa Batu Giok.

Kini, Dong Fang sedang melihat peta yang diberikan oleh Lei. Dipeta itu terdapat arah menuju Kota Anming yang jaraknya hanya tinggal sehari perjalanan dengan menggunakan kuda.

"Aku tidak yakin akan menemukan orang bernama Yan Jiang dikota itu." gumam Dong Fang, dirinya Merasa Yan Jiang mungkin telah berpindah ketempat lain. Tapi, tak ada salahnya untuk mencoba mencari keberadaannya.

Dong Fang berlari hingga matahari hampir terbenam. Dia akhirnya sampai disebuah gerbang yang diatasnya terdapat papan besar bertuliskan Kota Anming. Ada belasan orang yang sedang mengantri untuk masuk kedalamnya, Dong Fang menjadi salah satunya.

Dong Fang melihat kota itu lebih teliti, Kota yang didalamnya terdapat banyak bangunan-bangunan besar didalamnya, dirinya teringat dengan sekte dan kota tempat tinggalnya yang kini telah hancur.

Dong Fang menghela nafas berat, ingatannya tentang hari kehancuran sektenya masih melekat dikepalanya, kejadian itu terasa baru terjadi kemarin.

Waktu terus berlalu, hingga sekarang bagian Dong Fang yang diperiksa oleh petugas keamanan.

"Tunjukan tanda pengenalmu!" petugas itu dengan suara yang tegas.

Dong Fang mengambil sebuah tanda pengenal yang diberikan oleh seorang penjaga gerbang disekte Raja Racun, kemudian memberikannya pada petugas itu.

Petugas itu menerima tanda pengenal Dong Fang, wajahnya yang tegas berganti dengan menatap Dong Fang iba. Dia memberikan kembali tanda pengenal itu.

"Pastinya kau telah melewati hari yang sulit dalam sebulan ini." petugas itu menepuk bahu Dong Fang, "Tapi, lupakan saja. Kau pasti tak ingin membahas hal itu. Untuk biaya masuk kau harus membayar dua puluh keping perunggu." petugas itu memperlihatkan wajah Dong Fang yang tak berekspresi, hal itu membuat petugas itu merasa Dong Fang telah kehilangan emosinya karena depresi.

Dong Fang sebenarnya bingung, tapi dia menyadari jika sikap petugas itu, berhubungan dengan tanda pengenal yang dia pakai, sehingga tak menanyakan apapun tentang tanda pengenal itu.

Dong Fang mengambil satu keping perak, "Ambil sisanya untukmu." Dong Fang memberikan sekeping perak itu dan berjalan kedalam kota.

Dengan santai, Dong Fang berjalan, dia menikmati situasi kota yang lumayan ramai. Meskipun hari telah sore, masih banyak orang-orang yang berjalan-jalan dan juga berjualan barang-barang dipinggir jalan.

Dong Fang menghampiri kedai dari seorang pedagang pil yang terlihat sudah sangat sepuh.

Pedagang pil yang melihat ada seseorang yang mendekat kearah kedainya, memasang wajah ramah sampai-sampai matanya terhalang oleh alisnya yang keriput.

Pedagang itu mencium bau uang dari pemuda itu, apalagi pakaian Dong Fang yang terlihat seperti pakaian mahal, "Tuan muda, anda benar-benar mendatangi tempat yang benar untuk membeli pil. Aku yakin, jika aku berkata kualitas pil ini nomor dua di seluruh Kekaisaran Tang, tak akan ada yang berani mengaku menjadi nomor satu." ucap pedagang itu dengan semangat.

Dong Fang tak terlalu mempedulikan perkataan pria sepuh itu, dia melihat-lihat puluhan botol kaca yang tersusun rapi, hampir semua jenis pil disini dapat dirinya kenali, meskipun ada beberapa jenis pil yang tak dirinya kenali.

Dong Fang kemudian mengambil satu botol kaca berisi tiga pil berwarna biru bercampur hijau, dalam sekali lihat dirinya dapat menilai, jika kualitas pil ini berada di tingkat rendah dengan level kemurnian baik.

"Apa nama pil ini? Dan apa manfaatnya?" tanya Dong Fang sambil melihat lebih detail setiap pil itu.

Pedagang itu tersenyum, "Pil itu bernama Pil Lumut

Langit, pil yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kemampuan menyerap tenaga dalam dan juga berfungsi sebagai peningkatan kekuatan fisik. Pil ini sangat berguna bagi seorang pendekar level tiga untuk naik ke level satu." setelah berkata seperti itu, senyum pedagang itu menghilang berganti dengan pandangan tajam kearah Dong Fang.

"Kurasa pil itu tidak akan berguna bagi orang sekuatmu." pedang pedagang itu mengambil botol lain yang tak dirinya pajang di kedainya, botol giok berwarna hijau.

Dong Fang merasakan bau obat yang kuat setelah botol giok itu dibuka, Dong Fang kini merasa jika pedagang ini bukan orang sembarangan.

"Aku tak percaya ini. Tapi seumur hidupku, aku baru sekali melihat jenius sepertimu, aku yakin umurmu belum mencapai tiga puluh tahun. Tapi, pencapaianmu ini benar-benar luar biasa. Kurasa aku bisa menawarkanmu pil ini." pedagang itu menyimpan botol giok itu didekat Dong Fang, dirinya berkata, "Ini karya terbaikku, setelah lebih dari seratus tahun diriku menjadi alkemis, aku hanya bisa membuat tiga pil seperti ini."

Mendengar perkataan pedagang itu, hati Dong Fang terguncang, kemudian melihat pedagang sepuh itu dengan teliti, dirinya tak bisa melihat sekuat apa pedagang itu, yang artinya kekuatannya berada jauh diatasnya.

Dong Fang tentu saja bingung, banyak pertanyaan diotaknya mengenai pedagang itu. Namun memilih tak bertanya tentang pedagang itu, karena tak ingin menyinggung sosoknya.

"Mengapa senior menawarkan pil ini? Bukankah pil ini terlalu berharga?" tanya Dong Fang dengan nada heran.

Pedagang itu tersenyum lebar, "Aku hanya ingin terlibat dalam perkembangan seorang jenius sepertimu. Kuharap, kau bisa membuat dampak yang besar pada dunia di masa depan." pedagang itu diam sebentar, kemudian melanjutkan, "Tapi, tentu saja harga yang harus kau bayar untuk pil ini tidak sedikit."

Dong Fang terdiam, kemudian bertanya, "Berapa yang harus aku bayarkan?"

"Dua ratus ribu keping emas."

1
Glastor Roy
up
~Kaipucino°®™
Kenapa shan bai baik ya? Apakah ada udang dibalik rempeyek?
~Kaipucino°®™
🤔🤔🤔🤔🤔
~Kaipucino°®™
🤨🤨🤨🤨🤨
~Kaipucino°®™
⚡⚡⚡⚡⚡⚡
~Kaipucino°®™
Ssmangatlah buat dirimu MC 😁
~Kaipucino°®™
😉😉😉😉😉😉
~Kaipucino°®™
Bisa sampe tamat ga ya?
~Kaipucino°®™
🤔🤔🤔🤔🤔
~Kaipucino°®™
🔥🔥🔥🔥🔥
~Kaipucino°®™
Iseng² mampir 🤭
Che Potter
kmn authornya blm ada update yaa
asri_hamdani
Karya yang bagus, semoga lanjut hingga akhir
asri_hamdani
semoga tamat. yang sebelumnya ceritanya juga bagus, tapi nggak lanjut. kalau lebih dari 100 chapters baru kasih bintang⭐ 5
Nandang
menarik
Kitsuyako: Semoga tertarik baca sampai akhir
total 1 replies
Ismaeni
lanjut thor,makin menarik ceritanya
Kitsuyako: Makasih pujiannya!!

Chapter selanjutnya lagi direview :D

Tunggu ya!!
total 1 replies
Zarabex
lanjut Thor 👍 mantap Thor
Kitsuyako: Siap!! Makasih pujiannya. Chapternya masih direview kak :)
total 1 replies
Zarabex
lanjut Thor 👍 mantap cerita
Kitsuyako: Ikutin terus cerita ini!! Makasih buat supportnya :D
total 1 replies
Che Potter
ceritanya bagus mengalir cuma agak lambat aja takutnya ditengah jalan imajinasinya mentok atau lg badmood nulis ga dilanjut kan sayang jd penasaran tapi tetep semangat aja 👏
Kitsuyako: Makasih sarannya kak Potter!

Emang sih, imajinasi author sering mentok karena cerita yang agak lambat, jadinya dalam 500 kata, biasanya author sering ngabisin waktu sampe 2 jam, karena dibarengin sama mikir juga wkwk. Tapi kalo soal mood, bagus atau ngaa author paksain buat nulis kok dan bakalan terus update. Cuman yaa... Kalo ada kesibukan, author minta maaf, karena updatenya bakalan agak lambat :)

Makasih buat supportnya!!!
total 1 replies
𝐙⃝🦜 Nurma
mampir bentar
Kitsuyako: Makasih udah mampir!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!