Riana gadis berusia 21 tahun yang terpaksa mencari pekerjaan demi Ibu nya, Ayah nya telah meninggal dan terpaksa dia yang menafkahi seorang diri....
Ingin tau kisah nya.? Yuk kita simak....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rasyid, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
***🥀🥀Hallo para penggemar Dilamar Polisi🥀🥀
Jangan lupa vote nya yah heheh,tinggalkan koment serta like, karena koment kalian sangat dibutuhkan.
Happy Reading....
🌺🌺🌺🌺
Keesokan hari nya***...
Pukul menunjukan jam 01:00, suara pecahan kaca yang dilemparkan dari luar membuat Riana dan Ryan terbangun.
Mereka melihat apa yang dilemparkan ke dalam kamar nya tersebut. Sebuah kertas yang digulung dengan batu, Ryan membuka nya namun Riana sedikit takut karena mungkin malam itu sudah larut sekali
Sebuah ancaman bagi Riana, entah siapa uang mengirim surat tersebut.
💣💣Kamu jangan senang dulu wanita S***n, lihat saja nanti kamu akan dibuat menyesal karena telah merebut Ryan dari tangan ku..
"Siapa itu Mas???" tanya ku sebari memegang tangan Ryan.
"Kurang ajar, berani nya orang ini meneror rumah ku.... Akan ku cari tau siapa yang telah mengirim ini semua," ucap Ryan yang penuh amarah.
"Massss, aku takuttt.." ujar ku yang masih memegang tangan Ryan.
"Jangan takut, tidur lagi yah. Besok Mas akan selidiki siapa yang telah membuat kaya gini..." sambil mengelus rambut Riana.
Riana pun mengangguki pesan suaminya, karena memang saat itu malam telah larut.
🌺🌺🌺🌺
Keesokan harinya.
Riana saat ini bangun lebih pagi, karena ia ingin pulang, tidak betah di rumah mertua nya tersebut. Riana menyiapkan baju dinas Ryan dan Ryan pun bersiap untuk pertama masuk dinas lagi dari sekian lama nya.
"Mas, aku pulang saja ya?? kasihan ibu dirumah..." ujar ku sambil mengemas baju.
"Kamu yakin???" tanya Ryan.
"Iya Mas, lagian kan kamu gak ngasih tau jika kita kesini kemaren..." kata ku sebari mengambil gendongan Zimmy...
"Yasudah. Nanti Mas pulang ke sana, kamu pamitan sama Papah yah??? oiya Mas gak bisa anter kamu pulang, Mas kan harus berangkat pagi hari ini..." ujar Ryan sebari mengambil tas nya.
"Iya tak apa, aku pulang naik Grab Cars aja, tapi bagaimana dengan Bunda Mas???" tanyaku sedikit membuat Ryan bengong.
"Nanti Mas pikirkan lagi, hati-hati calon dokter Papih...." ucap Ryan sebari mencium Zimmy.
Riana hanya tersenyum mendengar suaminya mendengar ucapan tersebut pada putra nya. Karena hanya Zimmy lah penerus kejayaan yang dimiliki keluarga Dewanto.
Selepas Ryan berangkat Riana pun berjalan ke bawah hendak berpamitan pada Papah nya. Dan Pak Dewanto pun sedang berada di ruang tamu.
"Pagi Pah???" ucap ku.
"Eh kamu Ri?? kamu mau kemana kok rapi banget..???" tanya Papah.
"Emhh Riana mau pulang Pah, kasihan ibu disana sendirian, kan kemaren Riana gak minta ijin karena Ibu lagi kerja..." ucap ku dengan takut.
"Kerjaaa????" tanya Papah.
"Iya Pah, semenjak Mas Ryan gak dinas kan Ryan gak ngasih uang buat Zimmy Pah, ibu yang kerja karena ibu gak tega lihat Riana bekerja..." jawab ku dengan rasa ingin menangis.
"Yaalloh!!! kenapa kamu gak bilang kalo kamu butuh uang sih, kan Zimmy kasiahan RI???" ucap papah sambil mengelus pipi cucu nya.
"Riana takut sama Bunda...." jawab ku dengan tegas.
"Pokonya jika nanti kamu butuh apa-apa, kamu bilang sama Papah, kasihan Zimmy kalo kebutuhan nya kurang. Pokonya cucu eyang harus tumbuh jangan kurang apa-apa ya.." ujar Papah dengan masih mengelus pipi Zimmy.
"Riana sudah memesan grab Cars Pah, Riana berangkat yah??" tanya ku pada Papah.
"Kamu sudah makan kan??" tanya papah lagi
"Nanti saja Pah dijalan, sekalian mau beliin ibu makanan." ucap ku sambil mencium tangan Papah.
Papah pun mengangguki kepergian Riana, karena pak Dewanto tidak bisa menahan nya karena Riana pulang karena ibu nya. Memang benar kehidupan ibunya Memang sedikit kasihan mengingat Riana yang sudah menikah dan anak nya yang kedua di masukan ke pesantren.
Aduhhh mohon maaf ya kini author up sedikit karena author mengejar bocil melulu😂😂😂 maklum yah..
Insyaallah nanti bisa up lebih panjang dan mengasyikan, beri author vote donkkk biar lebih semangat wkwkwkwk...
Dan jangan lupa mampir ke novel author yang lain yah..