NovelToon NovelToon
Ruang Dan Waktu

Ruang Dan Waktu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Keluarga
Popularitas:49.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: WK Rowling

Sebuah tembok besar menghalangi kehidupan dua insan yang saling jatuh cinta satu sama lain.

Mereka dihadapkan oleh keadaan yang hampir tidak mungkin bisa dilewati.

Mereka hanya memiliki dua pilihan, terus melangkah maju tapi menghancurkan semua orang, atau bergerak mundur namun mereka sendiri yang akan hancur.

Akankah kebahagiaan dan cinta akan berpihak pada mereka yang berjuang, ataukah perpisahan yang akan mereka dapatkan?

Dan mungkinkan ruang dan waktu dapan mempersatukan mereka?

Terus ikuti kisahnya di novel "Ruang dan Waktu" sebuah novel terusan dari novel "Keluarga Yang Tak Dirindukan" karya author Weka Hatake~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WK Rowling, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terus Terang

Anika terlihat tengah merawat tanaman sembari bersenandung ria, rupanya kemarahan wanita paruh baya itu sudah mereda.

"Hai ma! Boleh Kaisar bantu?" Ucap Kaisar yang masih berdiri di ambang pintu rumah.

"Hai nak, nggak usah, nanti kamu jadi kotor lagian udah mandi juga kan?" Ucap Anika lembut, tanpa menoleh ke arah Kaisar sedikitpun.

"Tunggu mama lima menit lagi, baru kita bicara soal tadi." Lanjut Anika, tangannya masih sibuk dengan tanaman-tanaman yang ada di depannya.

Kaisar hanya mengangguk tanpa menjawab, ia kemudian masuk ke dalam rumah dan memilih memainkan ponselnya sembari menunggu Anika selesai dengan pekerjaannya.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Anika kembali setelah lima menit, wanita paruh baya itu kemudian ikut duduk bersama Kaisar.

"Mau mama bikinkan minuman?" Tanya Anika.

"Boleh." Jawab Kaisar singkat, matanya tetap fokus ke layar ponsel. Sedangkan Anika langsung pergi ke dapur untuk membuat minuman.

Anika kembali dengan membawa dua gelas minuman yang langsung diletakkan ke atas meja. Tanpa basa basi lebih jauh, Anika langsung menanyakan hal yang sebelumnya sempat tertunda.

"Jadi pergi kemana kamu semalam?" Tanya Anika pelan, kini ia tak lagi marah.

Kaisar meletakkan ponselnya ke atas meja sebelum akhirnya memulai bercerita tentang kejadian yang sebenarnya kenapa dirinya tak pulang semalam, Kaisar bercerita setelah pergi makan malam bersama Nara, saat perjalanan pulang dia tak sengaja menabrak seseorang yang tidak lain adalah Rendra, Kaisar langsung membawanya ke rumah sakit dan menemani Rendra sampai larut malam.

Kaisar mengatakan alasannya dia tidak pulang adalah malam itu pikirannya begitu kacau, ia sama sekali belum siap jika harus bertemu dengan Rendra kembali. Itu sebabnya Kaisar memilih mencari tempat untuk menenangkan diri.

Dengan raut wajah penyesalan Kaisar berkata, "Maaf ma, Kaisar terpaksa bohong supaya mama nggak khawatir." Ucap Kaisar, kepalanya menunduk dalam dan tangannya sudah meraih kedua tangan Anika.

Sedangkan Anika masih diam, dia juga sangat terkejut setelah mendengar penuturan dari putranya itu, entah apa yang Tuhan rencanakan sehingga mereka berdua harus dipertemukan kembali dengan laki-laki kejam yang dulu sempat menghancurkan kehidupan mereka.

Kaisar pelan-pelan menatap wajah Anika, dan mendapati mamanya hanya diam dengan tatapan kosong.

"Ma? Mama marah ya sama Kai?" Tanya Kaisar.

Anika ikut menatap putranya kemudian menjawab, "Tapi benar kan, kamu sudah membawa papa mu ke rumah sakit?"

Kaisar mengangguk dengan antusias, "Udah ma, sumpah Kai nggak bohong. Kalau mama nggak percaya kita ke rumah sakit sekarang."

"Bagaimana keadaannya sekarang?"

"Yang paling parah luka di kepala sama kaki kanan papa patah, selebihnya hanya beberapa luka ringan yang tidak terlalu serius." Jawab Kaisar.

"Astaga nak, kok bisa kamu sampai ceroboh begitu. Kamu pasti kebut-kebutan kan?"

"Kai juga nggak begitu ingat kenapa Kai bisa sampai nabrak orang ma, tapi untunglah semuanya baik-baik saja sekarang."

"Syukurlah, kalau begitu ayo kita pergi jenguk papa mu." Ucap Anika kemudian berdiri.

Kaisar mendongakkan kepalanya melihat Anika yang sudah berdiri itu, "Sekarang ma?"

"Iya sekarang, mama siap-siap dulu."

Sedangkan Kaisar pergi menyiapkan mobil yang akan mereka kendarai menuju rumah sakit.

"Ayo, tapi nanti kita mampir ke toko buah dulu ya." Ucap Anika yang kini sudah duduk di kursi penumpang.

"Sebelum pergi, Kai mau tanya satu hal ke mama, untuk apa mama mau jengukin papa?"

"Nak, bagiamana pun ini adalah kesalahan kamu, mama wajib mengetahui keadaan orang yang kamu tabrak. Jangankan Rendra, mau orang lain sekalipun yang kamu tabrak, mama pasti akan jenguk orang itu." Anika menjelaskan seolah tau apa yang sedang dipikirkan oleh putra semata wayangnya itu.

Namun Kaisar tetap diam tidak menanggapi sedikitpun.

Anika mengusap pipi Kaisar dengan lembut sebelum berkata, "Mama tahu apa yang kamu pikirkan dan apa yang kamu khawatirkan. Tapi yang perlu mama tegaskan adalah, mama jenguk papa kamu hanya sebatas dia adalah korban kecelakaan yang kamu lakukan, nggak lebih."

Seolah tenang setelah mendengar jawaban dari Anika, akhirnya Kaisar sudah bisa tersenyum lega.

"Maafin ketakutan Kai ya ma."

"Iya sayang, mama paham. Ya udah yuk kita pergi sekarang."

Setelah kurang lebih menempuh perjalanan selama satu jam, Anika dan Kaisar akhirnya sampai di sebuah rumah sakit tempat dimana Rendra dirawat. Keduanya langsung menuju ke ruangan Rendra.

Kaisar lebih dulu masuk ke ruangan Rendra dan mendapati Rendra sedang duduk melamun di atas tempat tidurnya, Kaisar berdehem pelan agar Rendra menyadari kedatangannya.

"Nak!" Rendra sangat antusias begitu menyadari kedatangan putra semata wayangnya tersebut.

"Kamu datang sendiri? Nggak sama Nara lagi?" Tanya Rendra.

"Nggak." Kaisar hanya menjawab singkat bahkan seolah acuh.

Kemudian Anika masuk ke dalam ruangan Rendra yang membuat laki-laki paruh baya itu terkejut dengan kedatangannya.

"Anika?!" Rendra membelalakkan matanya tak percaya.

"Hai, bagaimana keadaanmu?"

1
Herni
aku dr awal gak setuju kaisar sama adel
srietya
cinta kadang2 bikin org hilang logika y..
mbuh
cinta buta emang si kaisar
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ
kak sriiii you'r the best readers, thanks for support 🥺🙏
srietya
Semangat berkarya thor.. d tunggu kelanjutan y...
srietya
foto Rendra, Rani dan Adel sewaktu blm pisah.. mungkin😆😬
srietya
yah koq gantunggg ?!?!?!?
lanjut thor..
srietya
syukur deh, ternyata Nara cukup berbesar hati.. kirain masih blm move on
srietya
ya ampun berasa kurang aja, padahal udah crazy up loh...
thank ya thor 😁 😁
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ : thank you kak😘
total 1 replies
srietya
dasar satya si gedebong pisang... punya jantung tapi gk punya hati
srietya
isshhhh... jangan marah2 dong Satya, nikmatin aja peranmu sebagai sopir dadakan 😋 😂
srietya
Rani ilang ingatan?!?!...
srietya
beda zaman beda generasi,, kalo sy dulu anak gadis batas y jam 9, lewat dari jam y d interogasi syukur2 gk ilang uang jajan... 😂😂
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ
pantengin terus ya kak kelanjutannya, terima kasih sudah membaca karya saya☺️🙏
mbuh
bau baunya ini next kaisar melawan emaknya krna emaknya g ngrestuin kaisar ama adel
perang dunia anak dan emak
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ : jangan lupa rate dan vote ya kak terimakasih 🙏
total 1 replies
Herni
satya disini msih baik sm si adel anaknya, knp jd berubah jahat satya ke si adel ya???
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ : dibutakan cinta☹️
total 1 replies
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ
bisa aja kak
srietya
jangan mudah berjanji, krn manusia cenderung berkhianat,,, buat Adel jgn gampang baper sama janjinya cowok (kaisar), ntar kalo lagi marah pasti lupa sama semua janji2 y... gombal 😂 😂
ƜƘ ƦƠƜԼƖƝƓ : bener🤣🤣🤣🤭
total 1 replies
srietya
sikap Satya yg keras sama Adel sebenarnya karena ingin melindung Adeli...

dasar Rani, waktu sehat nyakitin perasaan Anika dan nipu Rendra... sekarang sakit pun nyusahin Satya dan Adel... 😡
srietya
psycho...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!