NovelToon NovelToon
The Unexpected Love

The Unexpected Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Nayla memendam rasa cintanya pada seorang Elang Edgar Wiguna sejak ia masih berusia 13 tahun dan baru saja menginjak masa remajanya. Bagi Nayla Elang terlalu Sempurna untuk dirinya yang biasa saja.

"Elang terlalu starbak untuk aku yang kopikap"

Itulah mantra yang Nayla ucapkan agar tidak terlalu berharap Elang membalas cintanya dan hubungan yang rumit dengan Elang pun membuat Nayla semakin menekan perasaannya.

Elang adalah adik Bimo yang merupakan mantan kekasih kakaknya sendiri, Nadia.
Selain itu Elang juga merupakan kakak dari sahabatnya sejak dulu yang bernama Amelia.
Rumit bukan ?

Sebisa mungkin Nayla menyembunyikan perasaannya dari sang kakak juga sahabatnya sendiri. Rasa cinta itu Nayla telan bulat-bulat sendirian dan menyimpannya dengan rapi.

Tapi apa yang terjadi jika ia selalu gagal dalam membina hubungan dengan pria lain dan selalu terjebak pada Elang yang telah mencuri seluruh hatinya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Love You !!

Happy reading ♥️

"El, ini hiasan bulu sebanyak ini mau diapain ?" tanya Rafa pada Elang setelah lelaki jangkung itu mengganti sebagian besar uang Rafa walaupun temannya itu telah melarang Elang untuk mengganti tapi Elang tetap bersikeras.

"Terserah Lo, gue ambil yang ini aja" jawab Elang seraya membawa hiasan dreamcatcher pilihan Nayla. Cepat-cepat Elang masukkan ke dalam tas sekolahnya agar tak ada yang melihat.

"Adek Lo kira-kira suka yang mana ? biar gue simpan, jadi kalau kangen tinggal lihat dreamcatcher nya," tanya Rafa lagi.

"Hihh, lebay Lo," sahut Elang.

"Terus Lo gak lebay gitu ambil pilihan Nayla buat lo simpan sendiri ?" cibir Rafa.

Elang memicingkan mata, menatap kesal pada sahabatnya itu. "Hitam atau pink, Adek gue suka 2 warna itu," jawab Elang.

"Lagian Lo iseng apa suka beneran sih sama adek gue ?" tanya Elang dengan mimik wajah serius.

"Lo bikin adek gue nangis, gue hajar lo sampai abis," lanjut Elang tanpa memberikan Rafa kesempatan untuk menjawab. Tapi Elang bersungguh-sungguh saat mengatakannya. Walaupun ia dan Rafa berteman baik tapi jika Rafa berani menyakiti hati Amelia maka Elang tak akan tinggal diam.

Dulu, di sekolah yang sebelumnya. Elang tak pernah mengizinkan teman-temannya untuk dekat dengan Amelia apalagi hingga menyukai gadis itu karena Elang takut Amelia dalam bahaya seperti halnya Nayla. Hanya karena Elang menaruh hati pada gadis lugu itu, kini keberadaan Nayla tidak aman lagi.

Tapi Rafa, Elang tahu dia baik walaupun kadang ikut-ikutan bernafsu untuk berkelahi tapi bila dibandingkan dengan teman-teman Elang yang dulu Rafa jauh lebih baik dari mereka.

"Suka El, gue suka adek elu... tapi kok judes banget ya lord... dinginnya ngalahin kulkas dua belas pintu," jawab Rafa terdengar menyedihkan.

Elang yang mendengar itu tertawa terbahak-bahak. Mungkin darah ayah mereka, dokter spesialis bedah Alan Wiguna yang mengalir deras di tubuh anak-anaknya.

Kata sang Mami, dulu itu Papi Elang sangat pendiam. Susah untuk di dapatkan. Sampai-sampai Mami Elang harus datang ke Indonesia dan berpura-pura ingin bekerja di sini padahal jelas-jelas di negaranya lowongan pekerjaan lebih banyak dan gaji yang ditawarkan pun lebih besar.

Tapi sepertinya perjuangan sang Mami tak sia-sia, terbuktikan dengan 4 orang anak hasil pernikahannya dengan Papi Elang.

Dan jangan ditanya bagaimana bucinnya papi Elang sekarang, Ia tak pernah mengizinkan istrinya itu pergi sendirian. Belanja ke pasar saja harus mengajak asisten rumah tangga mereka, dan bila Papi Elang memiliki acara kedinasan maka sang Mami akan diajak ikut serta.

"Lo mau gak yang beginian ?" tawar Rafa pada teman se-genk nya yang lain, tapi ia telah memilih dulu satu yang bewarna hitam sesuai anjuran Elang.

"Nggak, itu apaan sih ?" tanya temannya yang lain.

"Elah, norak banget ! bulu ayam ini ! pengganti kemoceng," jawab Rafa asal.

"Elu yang norak, Rafa !! yang gini buat hiasan pintu. Gue minta satu deh buat pacar gue," sahut teman Rafa yang bernama Rendi.

Rafa nyengir kuda, "Yang lain mau gak ?" tawarnya.

Tapi sayang ke semua teman Rafa dan Elang menggelengkan kepalanya sebagai tanda penolakan.

"Dasar jomblo lu semua," cibir Rafa.

"Lah elu kagak ngaca ?" tanya teman satu geng nya.

"Rafa bukannya jomblo tapi emang lagi gak punya pacar aja," jawabnya enteng.

Elang tertawa mendengarnya, entah kenapa temannya yang satu ini agak geser otaknya. Dia suka sekali mengatakan hal-hal konyol padahal Rafa cukup tampan dengan wajah khas Indonesia. "Ada manis-manisnya gitu kaya minuman air mineral," ini lah kata-kata yang sering Rafa ucapkan untuk memuji dirinya sendiri.

"El, masih banyak ini... gue kasih anak-anak di kelas kita aja ya?" tanya Rafa

" Terserah elu lah," jawab Elang tak mau tahu.

"Ya udah gue bawa ke kelas aja deh," Rafa pun pergi meninggalkan Elang dan temannya yang lain.

Sedangkan Elang berkumpul dengan teman satu tim bola basketnya untuk melakukan latihan ringan karena sebentar lagi mereka akan mengikuti pertandingan.

Riuh sorak sorai penonton menggema, Elang edarkan pandangannya untuk mencari seseorang di antara keramaian. Ia menyembunyikan senyumannya dengan menundukkan kepala. Hatinya merasa lega saat melihat Nayla duduk diantara banyaknya penonton. Diantara ratusan orang yang berada di sana, Elang hanya peduli pada keberadaan Nayla. Cukup bagi Elang kehadiran Nayla menjadi penyemangat dirinya untuk berlomba.

***

Sementara itu di dalam kelas, Rafa sibuk membagikan hiasan dreamcatcher yang tadi ia borong dari Amelia pada teman-teman perempuannya karena yang laki-laki rata-rata menolak tawaran Rafa.

"Iya ini gratis, Rafa sengaja ngasih kalian karena Rafa emang orangnya baik hati banget," ucap Rafa pada teman-teman perempuannya itu.

"Beneran nih ? lo gak jualan kan ?" tanya salah satu teman sekelasnya itu.

"Iya beneran ! ambil aja," sahut Rafa.

"Baik banget sih lo, Fa," kata Rena yang sedang memilih-milih hiasan dreamcatcher itu untuk dirinya.

"Boleh dua gak, Fa ? buat adek gue sekalian," tanya nya pada Rafa.

"Boleh banget, Ren. Ambil aja !" jawab Rafa sembari mengeluarkan isi kantong plastik itu ke atas meja agar teman-temannya lebih leluasa untuk memilih.

"Eh sumpah si Rafa baik banget," celetuk seorang gadis bernama Fani.

"Iah emang kalian baru tahu ? Rafa kan emang baik hati, jujur, dan tidak sombong. Terus wajah Rafa juga ada manis-manisnya gitu. Pokoknya Rafa itu adalah tipe calon mantu idaman mama-mama kalian," ucap Rafa menyombongkan diri.

Tanpa ia sadari seorang gadis cantik berambut ikal dan coklat juga berkulit putih pucat sedang berdiri tepat di belakang Rafa. Ia datang untuk menemui sang kakak yang bernama Elang.

"Mau nyari Elang ya ? kayanya dia udah duluan ke lapang basket," ucap gadis yang bernama Rena tadi. Ia tahu jika perempuan yang datang ke kelasnya sekarang ini adalah Amelia adiknya Elang. Selain wajah mereka yang mirip, Amelia juga cukup sering datang untuk mencari keberadaan Elang sang kakak.

Rafa tersentak karena terkejut luar biasa, langsung saja ia membalikkan tubuhnya dan melihat pada Amelia yang berdiri tepat di belakangnya.

"Aku mau ngasih ini ke bang El," ucap Amelia sembari memperlihatkan sebuah alat pelindung lutut yang sering digunakan Elang untuk berolahraga. "Tadi kebawa aku," lanjut Amelia dengan mangacuhkan keberadaan Rafa.

"Elang nya gak ada. Sini biar Rafa yang kasih, atau kita berdua kasih ke Elang barengan gimana ?" tanya Rafa penuh modus.

"Gak usah, aku kasih sendiri aja," jawab Amelia judes.

"Jangan jalan sendirian, kak Rafa takut kamu tersesat,"

"Tersesat gimana ? aku nggak pikun ! aku tahu di mana letak lapang bola basketnya," jawab Amelia ketus. Matanya mendelik tak suka pada sahabat kakaknya itu.

"Maksudnya Rafa, takut hati kamu yang tersesat sama yang lain padahal hati Rafa adalah tempat Amelia pulang," gombal Rafa.

Amelia yang mendengar itu langsung memutar bola matanya malas. Ia sebal karena Rafa dengan mudahnya mengobral gombalan pada setiap perempuan. Tadi, pas Amelia datang, ia bisa mendengar dan juga melihat dengan jelas bagaimana Rafa tebar pesona pada teman-teman perempuan sekelasnya.

"Du kannst mich mal" ( f*ck y** ) maki Amelia dengan menggunakan bahasa oma nya. Ia mendelikkan mata ketika mengatakan itu pada Rafa.

Rafa yang tidak mengerti ucapan Amelia hanya tersenyum saja, "Love you too," balas Rafa dan itu membuat Amelia semakin kesal.

"Aarrrggggghhhh," erang Amelia sembari menghentakkan kakinya ke atas lantai.

"Du kannst mich mal" ( f*ck y** ) maki Amelia lagi dengan setengah berteriak kesal pada Rafa. Lalu ia pun pergi meninggalkan Rafa dan teman-temannya yang sedang tertawa melihat interaksi Rafa dan Amelia.

Rafa menyembulkan kepalanya dari balik pintu untuk melihat kepergian gadis yang sedang ia taksir itu "Love you too !!!!" teriak Rafa membalas makian Amel tadi.

Gadis yang sedang berjalan di lorong sekolah itu langsung membalikkan tubuhnya dan menatap tajam pada Rafa.

Amelia langsung mengacung kedua jari tengahnya pada Rafa yang berdiri di ambang pintu. Seketika keduanya menjadi pusat perhatian.

Mendapatkan acungan jari tengah dari Amelia membuat Rafa tak tinggal diam, ia langsung membalas Amelia dengan mengangkat kedua tangannya dan menyilangkan jempol serta jari telunjuknya mengisyaratkan tanda cinta yang biasa dilakukan oleh oppa-oppa Korea dalam film drama.

"Love you," bibir Rafa bergumam pelan tapi setiap orang bisa melihatnya dengan jelas termasuk Amelia. Sontak memancing tawa orang-orang di sekitarnya.

Gadis itu semakin emosi dibuatnya, dengan sepenuh tenaga Amelia membalikkan tubuhnya dan berjalan menelusuri lorong sekolah meninggalkan Rafa dan orang-orang yang melihat aksi mereka. Sepanjang perjalanan Amelia mengeluarkan kata makian dalam bahasa oma nya itu sehingga tak ada seorangpun yang mengerti apa yang sedang Amelia ucapkan. Sedangkan Rafa kembali ke dalam kelas setelah Amelia tak lagi ada dalam jangkauan matanya.

Hampir semua teman-teman perempuan Rafa yang tadi berkumpul memilih hiasan dreamcatcher itu melihat iba pada Rafa.

"Ayanknya Rafa emang gitu, ekspresif banget kalau ngomong kata-kata cinta," terang Rafa pada teman-temannya.

"Kayanya dia maki-maki elu dah, Fa," celetuk Fani.

"bukan maki-maki, dia lagi gemes aja sama Rafa makanya ngomongnya kaya begitu. Kalau bule kan beda cara nyampein rasa cinta mereka," sangkal Rafa.

"Iyain aja deh biar cepet," imbuh temannya yang lain.

To be continued ♥️

Thanks for reading 🥰

jangan lupa like komen vote dan hadiah.

mumpung Senin vote yuuu...

kalau komen dan vote nya banyak aku mau kreji up elang Ampe kreji 🤣🤣🤣🤣

1
Neng
tuing tuing.. slalu ngakak ama klakuan si rafa.. pdhl udh baca brkalikali/Joyful/
Crazy_Girls
Luar biasa
Ris Andika Pujiono
saat Rafa manggil dirinya Rafa ke iatrinya. Jadinya aneh
Ris Andika Pujiono
Rafa
Ris Andika Pujiono
semoga author dan keluarga sehat2 slalu
Ris Andika Pujiono
hehehe Elang Elang
ms. S
bener2 unexpected story... cerita yg bikin aku rela tidur malam2, senyum2 sambil bayangin cerita cinta masa2 SMA, dan cinta yg ga pernah terucap tapi bisa bersama di akhirnya❤️❤️❤️❤️
Widi Safitri
Lumayan
Han Lifa
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
kata2 tuing2 bikin aku ngaka aja🤣🤣🤣🤣🤣
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
rafa somplak
Fitri ahmad
najisss....
Arga Ergi
akhirnya bsa baca lgi ud lma nyari Bru ktemu Skrang Krena lpa judulnya
Anisatul Azizah
Alex pengen jg melamar Nadia kek kamu dilamar El🤭
Anisatul Azizah
good Nay...
seenaknya aja Elang, dia aja udah digelayutin kuda poni, giliran kamu baru jg dating udah cemburu
Anisatul Azizah
sekarang udah bangkrut Faaa, yakin g bakal diomelin lagi kl ilang😅
Qaisaa Nazarudin
Lho kok di skip sih..Padahal moment ini yg para riders tunggu2..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
SAAAAAAHHHH... Alhamdulillah akhirnya kalo JODOH gak akan kemana..Semoga menjadi keluarga yg Sakinah ya El dan Nay,, Bahagia nya bisa nika dgn Cinta pertama..😍😍
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣 Emangnya kalo Amel marah2 mengguna kan bahasa apa Raf? 😂
Anisatul Azizah: bahasa Jerman kak
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk Rafa..Ngelamar anak gadis orang kayak lg ngelamar kerja..saee Raf..😂😂🤣🤣🤣😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!