🏆3 st🥉 Winner (Event Mengubah Takdir)
Wisnu merupakan seorang menantu miskin yang menikahi seorang wanita kaya dari keluarga Buana.
Dirinya selalu dihina dan dijadikan budak oleh keluarga istrinya.
Pada suatu ketika, Wisnu bertemu seorang pria tua yang tidak lain adalah kakek kandungnya.
Wisnu tiba-tiba mendapatkan warisan keluarga yang tidak ia ketahui. Dan akhirnya Wisnu menjadi kaya raya.
Apa yang akan terjadi kepada wisnu selanjutnya?
Ayo simak terus cerita ini dan jangan lupa untuk memberikan like, komen dan vote kalian ya!
Follow IG aku ya.
@rafizqi0202
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 Kedatangan Herlangga
Bab 26 Kedatangan Herlangga
Anis menatap Wisnu dan Joni secara bergantian. Ia tidak mengerti akan apa yang Wisnu bicarakan.
Sementara itu, Joni hanya menatap nyalang pria yang ada didepannya ini. Joni langsung meninggalkan Anis dan masuk kedalam kamar tanpa mengatakan apapun
Makan malam pun tiba.
Semuanya sudah menuju meja makan.
Nampak Joni juga makan disana tanpa wajah berdosa didepan Wisnu.
"Bukankah kamu tadi sudah shopping di mall itu? Apa kau selapar ini setelah keluar seharian?" Sindir Wisnu.
Semua mata seketika menatap Joni dengan penuh tanya.
"Mas, kau pergi ke Mall?" Tanya Anis kepada suaminya Joni.
Wisnu tersenyum puas melihat ekspresi Joni yang tampak seperti seseorang yang ketakutan.
"Cih, Wisnu ternyata tidak membiarkan aku dengan tenang" Batin Joni mendecih kesal.
"A-aku Hanya singgah sebentar. Aku merasa setres jika berada dirumah terus" Jelas Joni gelagapan.
Nampak Wisnu terkekeh, membuat perhatian semua orang beralih kepadanya dengan tatapan bingung.
"Lanjutkan saja makan nya. Jangan hiraukan aku!" Ucap Wisnu kemudian setelah menyadari tatapan semua orang kepadanya.
*****
Keesokan harinya.
Pagi ini, Wisnu bangun lebih siang dari pada biasanya.
Entah kenapa tubuhnya terasa sangat lelah setelah beraktivitas dikantor kemarin.
Apalagi ditemani dengan tumpukan berkas yang harus ia periksa.
Tok
Tok
Tok
"Assalamualaikum"
Terdengar suara seseorang menyeru dari depan rumah.
Buk Rosa keluar dari kamarnya. Matanya tertuju kepada pintu depan yang masih tertutup.
"Siapa sih pagi-pagi sudah ketuk pintu?" Keluh Buk Rosa kesal.
Cekrekkkk.
Buk Rosa menatap seseorang itu dengan mata yang berbinar.
"Herlangga? Kamu datang kesini" Ujar Buk Rosa senang.
"Iya Tante. Maaf ya Herlangga terlambat mengetahui kabar tentang keadaan Tante dan keluarga. Beruntung Herlangga bertemu sama Pak Joko, tukang kebun Tante itu. Jadi Herlangga tau rumah ini dari dia" Jelas Herlangga.
"Syukurlah nak. Tante sungguh gak tau lagi dengan keadaan yang seperti ini" Jawab Buk Rosa.
"Siapa Mi?" Tanya Genisa.
"Herlangga nak! Dia datang kesini" Balas Buk Rosa senang.
"Ohh" Hanya itu kata yang keluar dari mulut Genisa.
Genisa nampak sangat acuh dan tidak perduli akan kedatangan Herlangga.
"Genisa bikinkan air ya untuk nak Herlangga!" Titah buk Rosa lagi.
Genisa tidak menjawab. Langkah kakinya pun berlalu kedalam.
Tidak lama setelah itu, Genisa keluar dengan membawa secangkir air teh untuk Herlangga.
"Diminum nak!" Ujar buk Rosa ramah.
"Maksud kedatangan Herlangga kesini, untuk menawarkan Tante sekeluarga untuk tinggal di apartemen Herlangga. Herlangga juga masih tinggal bersama papa, jadi Apartemen itu gak ada yang ngurus" Tawar Herlangga.
Buk Rosa nampak senang. matanya berbinar-binar karena merasa bahagia.
Belum sempat buk Rosa menjawab, seseorang sudah lebih dulu bersuara, "Tidak perlu!" Teriak seseorang dari dalam.
Semua mata menuju kearah dalam.
"Aku masih bisa menghidupi keluarga ku disini. Sebaiknya kamu jangan ikut campur dan segera pergi dari sini jika sudah tidak memiliki keperluan" Lanjut Wisnu lagi yang sudah berada diluar.
Herlangga nampak diam. Matanya menatap Buk Rosa dan meminta jawaban.
Sementara itu, buk Rosa nampak menatap Wisnu dengan kesal.
"Eh Wisnu. Sudah mending Herlangga sudah mau membantu. Kamu gak tau berterimakasih ya" Ujar buk Rosa kesal.
"Aku tau dia membantu karena ada mau nya!" Sindir Wisnu tegas.
"Aku menolak dengan keras bantuan Herlangga mi!" Sambung Wisnu lagi dengan penuh penekanan.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 🙏🙏🙏 Dengan Like dan komen karya ini ya.
Jangan lupa ya! like dan komennya
Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author.