NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sang Mafia

Reinkarnasi Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Tamat / Fantasi Timur / Mafia / System / Romansa / Fantasi Wanita
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Bini'nya Boboiboy Reverse 🔪☠️

Membunuh banyak orang! Keyla Abraham, sang ketua mafia kejam yang meninggal ditangan sahabatnya sendiri.

saat terbangun, ia justru menempati tubuh anak perdana menteri Xia yang lemah dan jelek.

Xia Re, anak perdana menteri Xia Fang. kakak kandungnya begitu membencinya, ayahnya tidak peduli dengannya. selalu ditindas dan difitnah saudara/i tirinya. bahkan sang tunangan berselingkuh dengan adik tirinya. ibu dan adiknya dibunuh.

bagaimana cara Keyla membalaskan dendam Xia Re?

dapatkah Keyla mengungkap dalang kematian ibu dan adik Xia Re?

dapatkah ia kembali kezamannya untuk membalas dendam kepada para pengkhianat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bini'nya Boboiboy Reverse 🔪☠️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.25

"Rere, maaf karena Sensei telah meninggalkan mu" tangis Sensei.

yah, sekarang mereka tengah berada dikamar Xia Re. keadaan Xia Re sangat menyedihkan. wajahnya pucat, tubuhnya lemah.

jika Xia Fang, Xia Tong dan Hyoung Sensei sedih akan keadaan Xia Re. lain hal dengan tiga rubah dan sikembar.

Mo Jensong dan Jensung menganggap Xia Re berpura-pura sakit. Gong Rong dan kedua putrinya tampak senang melihat keadaan Xia Re.

"Sensei, sudahlah tidak apa. Rere... uhuk.. sudah terbiasa." ujar Xia Re dengan senyuman. senyuman yang membuat Xia Fang teriris hatinya. ayah macam apa dia , yang selalu mengabaikan anak kandung nya.

"Huhuhu.... tuan, akting mu sangat bagus." puji Tong Tong terhura, yang justru mendapat tatapan dingin dari Xia Re.

'Tong Tong Tengik!!!' batin Xia Re kesal.

tentu saja dia tidak sakit. ini semua adalah aktingnya.

Flashback-

"Sensei? siapa dia!?" gumam Xia Re.

"Keyla, kejamnya dirimu tidak mengenali Hyoung Sensei ku..." ujar Xiahantu dramatis.

Xia Re mendatarkan wajahnya, lalu berkata. "kalian! lihatlah apa yang terjadi, kecuali kau Shizu."

mereka mengangguk lalu pergi terkecuali Shizu.

"Shizu, aku ingin kau melakukan ini..." Xia Re mendekati Shizu lalu membisikkan sesuatu.

"kau, paham!?"

"paham, Nona. kalau begitu, Shizu izin pamit."

"yah."

Kini Xia Re beralih menatap Tong Tong.

"Tong Tong, jelaskan padaku siapa Hyoung Sensei?"

"Key, kau beneran tak ingat?"

"tidak, kehidupan mu sangat rumit dan menjengkelkan. aku lupa."

Jleb

sungguh menusuk hati perkataan Xia Re.

"Tuan, Hyoung Sensei adalah, sepupu pemilik tubuh. ia sudah 3 bulan meninggalkan pemilik tubuh karena berperang. dalam ingatan pemilik tubuh, Hyoung Sensei adalah orang yang selalu melindungi dan menjaga pemilik tubuh." jelas Tong Tong.

Xia Re tampak berfikir. "melindungi dan menjaga?" gumamnya.

sekelebat muncul memory dimana dirinya dan Alex selalu bersama. Alex adalah kakak angkat Keyla. keduanya selalu bersama. tapi, karena kecerobohan Keyla. ia membiarkan Alex pergi ke markas musuh sendiri, dan Alex meninggal dengan sadis ditangan musuh.

"jadi, Sensei adalah, Alex dizaman ini." tak dapat dipungkiri, Xia Re tersenyum kecil. dapat terlihat dari matanya, sebuah penyesalan dan kerinduan.

"Tong Tong, apa kau punya sesuatu yang dapat membuat tubuhku terlihat sakit, dan membuat wajahku terlihat seperti dulu sebelum aku cantik?"

"Eh!? kenapa, Key. kenapa kau tidak membiarkan mereka melihat wajahmu saja." ujar Xiahantu.

"benar, tuan."

"karena, aku punya rencana. sudahlah, jadi... bagaimana Makhluk kecil?"

"tentu, saja ada." ujar Tong Tong seraya memperlihatkan sebuah pil dalam sistem.

"ini adalah pil yang kau minta, tuan. tapi, ada barang, ada harga"

Xia Re mengerutkan keningnya, lalu berkata. "harus bayar?"

"iya, tuan. membayar menggunakan poin."

"poin!?" beo Xia Re dan Xiahantu bersamaan.

"iya, tuan. poin yang perlu dikeluarkan adalah, 1010"

Xia Re dan Xiahantu membelalakkan matanya.

"kau ingin merampokku!"kesal Xia Re.

"ti-tidak, tuanku. ini memang sudah harganya" cicit Tong Tong.

Xia Re menghela nafas panjang, lalu berkata. "berapa poin yang kupunya?"

"poin anda sebanyak.... 1000 poin" ujar Tong Tong.

"se-seribu poin saja!"

"iya, tuan."

Xia Re tampak frustasi. "bagaimana ini, rencanaku bisa gagal." gumamnya.

"Tong Tong, apa tidak ada cara lain agar Keyla bisa mendapatkan pil itu?" tanya Xiahantu.

"ada!"

mendengar ucapan Tong Tong membuat Xia Re menatap kesal Tong Tong.

"kalau ada, kenapa tidak bilang, makhluk kecil!"

"maaf. cara lain itu adalah, dengan meminjam poin."

"meminjam?" beo Xia Re.

"iya, seperti meminjam. tapi tuanku tenang saja, pinjaman ini tidak ada bunga." ujar Tong Tong.

"baiklah" Xia Re hanya pasrah.

"baik. ini pil anda, tuan. jangan lupa anda berhutang 1010 poin"

"APA!!!"

"hehe, harga pil tersebut 2010." ujar Tong Tong lalu menghilang.

"Dasar, Tong Tong Tengik!!!!!"

Flashback off-

"Huhuhu... kakak, aku sangat sedih melihat keadaanmu" tangis Xia Rong.

"Cih, sedih palamu benjol. bukankah kau yang membunuhku!" geram Xiahantu.

"putriku, semoga kau lekas sembuh." uajr Gong Rong. tentu saja itu ucapannya diluar, dalam hati ia berkata.

'hahaha... Meski kau akan terlepas dari hukuman ini, tapi..., lihatlah dirimu sekarang. sakit-sakitan! dewa saja berpihak padaku'

"Cih, ini pasti akal-akalan mu saja! kau pasti hanya berpura-pura sakit, kan!?" ujar Mo Jensong.

"iya, benar. Xia Re pasti hanya berpura-pura!" ujar Xia Rang sinis.

'Plakk'

'Plakk'

"Tu-tuan.." Gong Rong terkejut kala Xia Fang Menampar Putrinya juga Mo Jensong. bukan hanya Gong Rong yang terkejut, mereka yang melihat juga terkejut.

"Jensong, Rang! apa kalian tidak melihat keadaan adik kalian, HAH!!!" Murka Xia Fang.

Xia Re menatap datar mereka, dalam hati ia berkata.

'kenapa dengan orang tua, ini!'

"Sudah jangan Ribut. Rere, kau tenang saja tabib akan segera datang." ujar Xia Tong seraya memegang tangan Xia Re.

Xia Re tersenyum lalu memeluk lengan kakeknya. "Terima kasih, Kek. Rere dapat bertemu dengan Sensei dan Kakek saja sudah senang."

"Rere..." gumam Hyoung Sensei.

"sudah, lebih baik kalian bubar. biarkan Rere beristirahat." ujar Xia Tong.

mereka pun mulai keluar dari kamar Xia Re. saat diambang pintu, Xia Rang menatap Xia Re tidak suka.

'Xia Re! aku akan membalasmu!' batinnya.

"Rere, kalau begitu kakek juga harus pergi. Rere jaga diri baik-baik, Ya. tenang saja, tabib Zhiang akan segera datang." ujar Xia Tong.

"Iya, kakek. terima kasih."

"Rere... Sensei sangat merindukanmu, Re..." ujar Hyoung Sensei seraya memeluk Xia Re.

"Rere juga rindu dengan Sensei."

"Rere tenang saja, Rere akan segera terlepas dari hukuman ini." ujar Hyoung Sensei seraya memegang kedua tangan Xia Re.

"aku tau, kebenaran pasti akan selalu menang."

"Sangat mengharukan. Huwah... Sensei, Rere disini, Huhuhu..." tangis Xiahantu.

"Rere, Sensei pergi dulu. Rere jaga diri baik-baik, Ya. Tabib Zhiang akan segera datang."

Xia Re mengangguk, lalu berkata. "Sensei, terimakasih karena sudah menjadi kakak terbaik untuk Rere."

Hyoung Sensei tersenyum lalu lanjut melangkah keluar.

Xia Re tersenyum sedih, lalu ia bergumam.

"Tidak peduli kau Alex abad 21 atau Hyoung Sensei Zaman ini, yang pasti... aku akan melindungi mu. aku tidak akan melakukan kesalahan untuk kedua kalinya." gumam Xia Re.

dibalik pintu, Jensung yang melihat interaksi antara Xia Re dan Hyoung Sensei benar-benar dibuat iri. entah mengapa ia merasa menyesal selalu mengabaikan Xia Re, bahkan selalu menindasnya.

"apa aku bisa seakrab itu denganmu, Rere...." gumamnya sedih.

Dua hari kemudian.

Kediaman keluarga Menteri Xia, dipaviliun Xia Re. gadis itu tengah bercanda ria dengan sang kakak sepupu.

"Sensei, sudahlah... Geli..." ujar Xia Re tertawa geli kala Hyoung Sensei menggelitik perutnya.

"itu karena Rere tidak makan teratur."

"baik-baik, Rere akan makan teratur mulai sekarang." ujar Xia Re.

"Sungguh mengharukan melihat Tuan dengan laki-laki itu." ujar Tong Tong yang tengah duduk diatas pohon.

disamping Tong Tong, ada Xiahantu yang menangis haru.

"aku juga terharu, apa reaksi Sensei kalau tau aku sudah tidak ada."

"pasti dia akan sedih dan menyesal., ucapan Tong Tong membaut Xiahantu menangis kencang.

"Huwah... Huwah... Huwah..."

Tong Tong menutup kedua telinganya geram. "Xia Re asli, kau ini cengeng sekali!"

"Huhuhu... lebih baik aku kembali ke Neraka." Ujar Xiahantu lalu menghilang pergi.

Tong Tong mendatarkan wajahnya, lalu terbang kearah Xia Re.

"Tuan, Bukankah ini sudah tiga hari sejak terakhir kau bertemu Fan Zhuang?"

'ah! iya. aku lupa.' batin Xia Re.

"Sensei, Rere akan pergi keluar."

Hyoung Sensei yang mendengar ucapan Xia Re, mengangkat sebelah alisnya.

"Rere mau kemana?" tanyanya.

"keluar."

"kalau begitu, biar Sensei temani." ujar Hyoung Sensei seraya bangun berdiri.

"tidak usah, Sensei. Rere pergi sendiri saja.

"Tapi--"

"Sensei tenang saja. Rere pasti akan baik-baik saja! Rere janji!" ujar Xia Re.

Xia Re berlari keluar seraya memakai cadarnya.

Note: wajah Xia Re masih terlihat seperti dulu sebelum cantik, Untuk berjaga-jaga! dia tidak ingin semua orang tau kalau wajahnya sudah cantik. cukup bawahannya saja yang tau.

"Bagus, dia akan keluar." gumam seseorang dibalik tembok.

"Xia Re! akan ku pastikan kau lenyap hari ini juga." gumam seseorang tersebut.

1
Lilaa
ini cerita yg berputar2 jadinya, kaya nonton sinetron,problematika banyak dan alurnya kesana kemari, padahal aku sedang berusaha menikmati, tpi bacanya jadi terkesan loncat, paham sih niatnya penulis biar terkesan misterius, tpi alurnya kebaca terlalu cpat, penasarannya jadi hilang.
semangat penulis
Moertini
Alhamdulillah masih usia 15 th sudah bisa berkarya bagus alur ceritanya bisa diikuti dengan baik terus berkarya ya sayang mantap selalu ceritanya semangat
Nenk Shila
ceritanya mengganting, dan bertele tele
Nenk Shila
knp mesti ada systemnya sih ribet tau thor/Frown/
y u l l i e
kok gantung siihhh thoooor.....?????? ah g seruuuuuu....udah nunggu2.....
Ana Rusliana
Luar biasa
Nana Niez
fungsi nya xiahantu itu apa sih? kuat juga enggak, mana cengeng lg, plus berisik
Nana Niez
rumit sekali,, kurang sat set
Nana Niez
apa an sih Thor,, kok jdi ada gay gay an segala,, g asyik ah
Nana Niez
kok lama lama jdi kemana mana,,haduh semakin gimana gt
Nana Niez
knp kok banyak yg tau kl dia dri masa depan kan g seru
Nana Niez
kok lama lama aq jdi bingung ini dg nama nama yg ikut ke zaman kuno kok banyak
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣dri awal masuk ke raga raga Rere,, kok berubah jdi kocak aja semua kelakuan ketua mafia satu ini
Nana Niez
rencana nya Rere kyknya uji ketangguhan jantung🤣🤣🤣🤣🤣
Nana Niez
ketua mafia jdi Cupid, 🤣🤣🤣🤣🤣misi yg ehem banget kan re
Nana Niez
lg asyik nongkrong sm geng nya di suruh pulang🤣🤣🤣
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣q kira tipe idaman,, ternyata bukan idaman,, 🤣🤣🤣🤣🤣benar benar deh Rere
Novita Salsabila
kenapa mbulettttt
Helen Nirawan
ini gorong2 , resek , gw rebus jg lu , isshh
Helen Nirawan
gk salah tuh berat kipas ny , ampun , itu jg sistem nama ny tong2 seh ? ganti yg keren an gt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!