Akira putriansyah adalah seorang gadis SMA yang mempunyai paras cantik disekolah nya kerap kali ia selalu menjadi primadona yang membuatnya banyak dibenci oleh setiap siswi disekolah nya,Akira juga memiliki gummy smile yang membuatnya sering merasa insicure,padahal menurut orang lain Akira sangat manis karna gummy smile nya terlihat ketika sedang tersenyum.
namun saat ia tepat berusia 17 tahun Akira dijodohkan dengan seorang anak sahabat mamanya karena terikat oleh janji yang pernah diucapkan mamanya saat dulu.
awalnya Akira menolak kasar perjodohan itu namun ia terpaksa menerima perjodohan itu ketika tahu pacarnya berselingkuh dengan sahabat nya dibelakang nya dan ia hanya dimanfaatkan, untuk membalaskan dendam dan luka hatinya Akira terpaksa menerima perjodohan ini.
tetapi kemudian Akira yang awalnya cuma buat membalaskan rasa sakit hatinya kepada sang mantan malah berbanding terbalik ia justru jatuh cinta dengan suaminya yang terkenal dingin dan angkuh bahkan Akira sendiri tau bahwa suaminya sama sekali tidak mencintainya dan masih terjerat masa lalu,bahkan Akira melakukan pernikahan
kontrak selama satu tahun.
bagaimana kelanjutan kisahnya apakah akira berhasil merebut hati suaminya dan tetap mempertahankan rumah tangganya atau malah berakhir kandas ditengah jalan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon silfiavista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 26:ujian terakhir
*ujian dimulai semua siswa mulai mengerjakan soal ujian masing- masing, sedangkan Akira sibuk melihat kanan dan kiri karna ia tidak ada belajar apapun.
*Akira melirik Rangga yang sedang
mengerjakan ujiannya dengan cepat. Akira langsung saja mengambil handphone yang ada di bawah mejanya secara diam-diam Akira
langsung saja mengirimkan pesan kepada raihan.
akira
kakak ngerti pelajaran nya gak?
kk raihan
Lo tau sendiri Ra gue males belajar😂
akira
berarti kita sama dong kak sebelas dua belas lah👍
kk raihan
Lo udah ngerjain yang mana
akira
"belum ada satu pun🥺
kk raihan
gue kira Lo kemarin Ra cepat-cepat pulang buat belajar😅
Akira
oh itu Akira disuruh pulang bukan buat belajar😝
*pak Budi yang melihat Akira main-main dibawah meja langsung melempar penghapus yang tepat mengenai kepala Akira.
*Akira yang merasakan sakit dikepalanya akibat dilempar penghapus langsung menyimpan ponselnya agar tidak ketahuan.
"aduh pak salah saya apa? sakit banget lagi ucap Akira
"kamu masih nanyak lagi! kerjakan ujian kamu main-main aja kerja kamu ucap pak budi berbicara panjang lebar dengan Akira, tapi satupun tidak ada yang didengar Akira ia malah mengabaikan pak Budi yang sedang menasehatinya.
*sekitar waktu setengah jam Rangga sudah menyelesaikan semua lembar ujian yang diberikan oleh pak Budi.
"cepet banget dia pasti asal-asalan ucap Akira tidak percaya
"bagus sekali Rangga kamu boleh keluardeluan ucap pak Budi tersenyum kearah Rangga.
*alah Tu anak sok pintar banget tapi emang iya sih dia pinter ucap Raihan dengan nada menyindir.
*ujian akan berakhir dalam waktu 30 menit atau setengah jam dimohonkan kepada siswa yang sudah menyelesaikan ujiannya silahkan dikumpul kedepan dan yang belum selesai silah kan kerjakan ucap pak Budi memberi pengumuman.
*akhirnya ujian telah berakhir semua siswa langsung bergegas pulang ke rumah mereka masing-masing.
"Ra Lo ngerti gak sih soal ujian matematika yang no 5 ucap Cika bertanya
"jangankan no 5 no 1 aja gue gak tau Lo kan tau sahabat Lo ini paling gak suka pelajaran matematika kenapa harus hari ini sih pelajaran yang paling gue benci ucap Akira kesal
"terus Lo ngerjainnya gimana kalau Lo gak ngerti ucap Cika heran
"gue pakai jurus cap cip cup ucap Akira sambil cengengesan didepan Cika
"Cika yang mendengar ucapan sahabatnya itu kesal bagaimana bisa Akira menjawab pertanyaan asal-asalan apa lagi ini ujian kenaikan kelas yang bisa memengaruhi nilai Akira bahkan bisa saja Akira tinggal kelas.
"dengan cepat cika langsung memukul jidat Akira "kan gue udah suruh Lo belajar tadi malam kenapa Lo gak mau dengerin gue sih kalau Lo gak naik kelas gimana atau gue laporin aja dengan kakak lo ucap Cika.
"iya-iya sayank besok gue janji akan belajar dan gak asal-asalan lagi tapi jangan beri tau kak Rasya ya plisss ucap Akira menunjukkan wajah sedihnya.
"janji ya ucap Cika langsung menggandeng tangan Akira pulang cepetan itu busnya udah mau jalan sambung Cika
"gak bisa sabar banget sih kalau busnya udah pergi kan nanti ada lagi yang lewat ucap Akira
*selama seminggu ujian Akira tinggal di rumah Cika bahkan ia tidak pernah pulang ke apartemen Rangga,Akira sering melihat Rangga dari kejauhan begitu juga dengan Rangga yang selalu melirik Akira seperti saat ini selesai ujian terakhir Akira langsung berlari ke kantin karna perutnya sudah tidak bisa berpartisipasi.
*sebenarnya Akira sulah lapar sejak ujian tadi tapi ia terus menahannya karna ini ujian terakhir, selama tinggal di rumah Cika Akira terus terlambat karna mereka selalu bermalas- malasan pergi sekolah bahkan hampir setiap hari terlambat datang kesekolah.
*saat Akira berlari tidak sengaja ia bertabrakan dengan bela, dan kebetulan ada Rangga juga disamping bela.
*Akira terdiam bukan karna ia merasa bersalah kepada bela tapi ia sedih melihat Rangga yang masih bisa berjalan dengan perempuan lain padahal ia sangat rindu dengan Rangga seminggu ini tapi ia terus menahannya.
*ntah kenapa Akira sangat merindukan Rangga padahal Rangga tidak pernah memperlakukan Akira dengan baik.
"segitunya lo gak perduli sama gue bahkan Lo sama sekali gak nanyain kabar gue,dan Lo gak pernah nganggap gue ada ucap Akira menatap nanar kearah Rangga.
"eh Lo sengaja ya bukannya Lo minta maaf malam bengong Lo liat baju gue basah semuanya gara-gara Lo ucap bela kesal
"maaf gue gak sengaja ucap Akira langsung bergegas pergi dari hadapan Rangga dan bela
"bela yang kesal atas perlakuan Akira ingin langsung menjambak rambut Akira tapi langsung ditahan oleh tangan Rangga
"berani Lo sentuh dia walau sedikit siap-siap tangan Lo ilang ucap Rangga tegas
*bela yang kesal terhadap Rangga yang malah membela Akira tapi ia tau ucapan Rangga kali ini benar-benar serius jadi ia mengurungkan niatnya dan tidak jadi menarik rambut Akira.
"Lo kenapa malah belain dia si ga ,Lo suka ya sama perempuan ****** itu protes bela
*Rangga sama sekali tidak menanggapi ucapan bela yang sama sekali tidak penting ia langsung pergi meninggalkan bela yang sedang kesal saat ini.
kenapa si si Rangga ucap bela tidak terima sekaligus malu karna banyak yang melihat kejadian itu.
jangan lupa like dan vote ya💖😀