NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Maya

Cinta Untuk Maya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:319.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Deviss

Maya adalah seorang wanita biasa yang dijodohkan dengan pilihan orang tuanya. Dia berkali-kali menolak karena sudah memiliki kekasih.

Sedangkan lelaki pilihan orang tuanya, bernama Prawira. Dia seorang abdi negara yang baru saja dipindah tugaskan di Jakarta.

Pernikahan mereka berlangsung seminggu setelah tragedi itu. Maya terpaksa menjalani semua ini. Masa lalu yang datang kembali, membuat dirinya terguncang.

Bisakah Maya melewati semua ini, akankah dia mendapatkan cinta dihidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deviss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENJADI ISTRI

"Siapa, Dek?" tanya Juha di sebrang sana.

"Hm? em ... Prawira, Bang." Maya ragu-ragu untuk jujur. Sekarang, bukanlah saat yang tepat untuk menceritakan semuanya.

"Wira ada di situ? ngapain?" Nada bicara Juha sedikit menaruh kecurigaan.

"Ambil kunci motor yang ada di dalam kamar aku, Bang. Kenapa, abang mau bicara sama dia?" tanya Maya.

"Gak, Dek. Saya mau menikmati waktu berdua aja dengan pacar saya yang lagi kangen katanya." Sebenarnya hati Juha terasa panas. Namun, tidak ingin ditunjukkan sebelum melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Maya tertawa, Juha memang bener-bener lelaki yang dia butuhkan. Namun, kenapa takdir menentukan pilihan yang salah. Apa dia termasuk wanita yang tidak pantas untuk kekasihnya itu?

"Sayang banget sama kamu, Dek." Perlahan tawa Maya menghilang. "Apapun yang terjadi kita harus saling percaya dan terbuka. Bisa, Dek?" Juha. Maya hanya diam. Entah, bagaimana dia akan menjawab. "Hm?"

"I-iya, Bang," jawab Maya terbata.

Tidak terasa satu jam berlalu, Maya selalu mengeluarkan tawa disela-sela Juha bercerita, hingga melupakan sejenak keluh-kesah yang terjadi hari ini.

Pintu kamar terbuka, menampakan Bunda yang tersenyum pada Maya. "Belum tidur, Nak?"

Maya berpamitan lebih dahulu pada Juha, kemudian menjawab, "belum. Bunda sendiri belum tidur?" Dia menggeser posisinya, memberikan tempat untuk Bunda.

"Belum, Nak. Habis ngobrol sama suami kamu," ungkap Bunda, "tadi ngebahas tentang status kamu."

"Maksudnya, Bunda?"

"Kamu tahu kan proses nikah dengan seorang abdi negara?" Maya menggeleng. "Jadi, ada yang namanya nikah kantor dan prosesnya sedikit lebih panjang dari nikah negara."

"Gak ngerti, Bun," ujar Maya. Bunda mengelus kepala Maya.

"Jadi kalau nikah negara, hanya siapin berkas yang diperlukan, lalu tinggal daftar ke KUA. Lain cerita kalau nikah kantor, harus melewati rangkaian test."

"Test?"

"Hm, test pengetahuan, test agama, test fisik, test mental dan masih banyak lagi. Setelah lulus melewatinya, baru dilanjutkan ke KUA."

"Banyak banget ya, Bun."

"Iya, maka dari itu menjadi istri dari seorang abdi negara tidaklah mudah, butuh kesabaran dan tekat yang kuat. Mereka yang sudah menjadi istri adalah wanita hebat. Jadi, kamu harus bisa seperti mereka, ya!" Maya hanya tersenyum, walaupun terpaksa. Memikirkan begitu banyak test yang harus dilaluinnya.

🌷🌷🌷

Seminggu berlalu, kini Maya hanya tinggal berdua dengan Mbok Nah, para saudaranya sudah kembali ke kampung halaman. Dia ditawarkan oleh Bunda untuk pindah ke rumahnya. Namun, ditolaknya dengan alasan, masih ingin bersama kenangan almarhum.

Aktivitas mulai kembali seperti semula. Sudah beberapa hari ini Maya berangkat ke kekantor. Hampir dua minggu dia tidak masuk kerja, untungnya direktur perusahaan tidak memecatnya.

Jam menunjukan pukul empat lewat tiga puluh. Cincin yang berada di jari manis Maya selalu diputar-putar saat membaca pesan yang baru saja masuk.

"Saya sudah di depan kantor."

Ya, sudah dua hari ini Prawira menjemput Maya. Entah, disuruh oleh Bunda atau karena inisiatif sendiri. Namun, masalah itu tidak terlalu dipikirkan. Suaminya itu lebih seperti tukang ojek, langsung kembali setelah sampai tujuan.

Walaupun status mereka menikah, Prawira sama sekali tidak pernah tinggal bersama. Namun, dia tetap menafkahi istrinya itu dengan memberikan kebutuhan sehari-hari.

Maya menjatuhkan dirinya di atas sofa, Menatap kosong langit-langit yang tidak pernah berubah. Tubuhnya lelah, tugas menumpuk selama dia tidak masuk kerja. Beberapa dentingan dari ponsel mengalihkan.

[Lagi apa cantik? maaf baru kasih kabar, hari ini sibuk banget]

Maya tersenyum, menatap foto Juha yang baru saja dikirim. Seandainya saja, bisa bertukar peran. Tiba-tiba senyumnya memudar, mengingat kekasihnya itu belum mengetahui status dirinya. Entah, bagaimana dia memulai pembicaraan.

[Saya juga baru pulang, Bang. Foto di mana? ganteng amat. Awas banyak cewe-cewe yang naksir]

[Ha ha ha, abaikan mereka. Saya hanya fokus pada satu bunga. Abang lagi di kesyon, Dek.]

[Ngapain di sana?]

[Mau tahu aja atau mau tahu banget]

[Ya, sudah kalau gak mau kasih tau. Saya mau mandi dulu. Bye.]

[Yah, ngambek. Kalau deket abang gigit loh, Dek.]

Maya tertawa, tidak berniat untuk membalasnya lagi. Dia bangkit, mencari Mbok Nah ke arah dapur. Betul saja, melihat sesosok yang dia cari sedang memasak.

"Mbok, ngapain?" tanya Maya sembari menghampiri.

"Masak teri kacang dicabein, Non. Kesukaan Den Wira."

"Wira?" tanya Maya sedikit heran. Selama menikah, suaminya tidak pernah meminta ini dan itu.

Mbok Nah, mengangguk sembari mengaduk-ngaduk kacang. "Tadi sebelum jemput Non dia kesini dulu. Ya sudah, mbok tanyain mau makan malam apa? terus dia pesen kaya gini, Non."

"Berarti dia nginep sini, Mbok?"

"Kayanya sih, Non. Soalnya tadi datang bawa tas ransel gitu, Non."

Maya mengangguk. "Ya sudah, Mbok saya mandi dulu."

"Iya, Non."

Selesai mandi, Maya mendengar suara khas motor yang dia hapal sejak beberapa hari lalu. Prawira datang tepat sebelum azan magrib berkumandang.

"Asalamualaikum," sapa Prawira sembari mengetuk pintu.

"Waalaikumsalam," jawab Maya sembari membuka pintu dengan lebar.

"Ini, saya bawain martabak telor, kamu suka kan?" ujar Prawira, menyodorkan bungkusan yang dibawanya.

"Terima kasih." Maya mengambilnya. "Tapi sejak kapan saya suka martabak telor?"

Prawira yang tadinya sudah duduk di sofa dengan kepala menghadap ke atas menjadi menoleh ke arah istrinya.

"Oh, salah ya? ya sudah mulai hari ini aja kamu suka sama makanan itu."

Maya mengangkat bibirnya sebelah. "Dih, mana ada yang kaya begitu." Lalu pergi ke arah dapur sembari memanggil Mbok Nah.

Prawira hendak menyusul Maya ke dapur. Namun, tidak jadi karena mendengar suara motor yang dia kenali masuk ke halaman rumah istrinya.

Tidak lama kemudian, ketukkan pintu terdengar. Prawira berinisiatif untuk membukanya. Dia sedikit terkejut, mendapati seseorang yang tidak asing untuknya.

"Hai, Bang."

Bersambung ....

1
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Tamat yaaaak...?
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Ha...ha...ha...sukaaaaa...dech biar klepek klepek tuh Prawira ha...ha....ha....
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Syukur prawira di panas2 in sama Rangga....se 7 Rangga biar Prawira klojotan pikiran nya bercabang 1000
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Prawira edhaaaaaan....
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Prawira gilaaaaaa....menduakan wanita...pnya anak malah malah seblm nikah dg Maya...gila pke bgts tuh Prawira.....😠😠😠
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Baliiiiik...sama Juha aja lbih baik lbih setia , Prawira gombaaaaaaal....
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Kerent bdn nya Prawira...he...he...he...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hi...hi...hi...knp adek nya Prawira yg cemburu...aneh...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Waaah seruuuu...ha...ha...ha...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hi...hi...hi...mnding Maya dpt Juha dech....wwwkkkk..
nggak di dua in.
Swis Indi
mana ini cerita Maya season 2 nya author 👍🥰 di tunggu ya
Adinda Wahyuni
hanya bisa berasumsi 🤔🤔
Adinda Wahyuni
😂😂😂
reader di prank ..
Novi Margaretha
gak seru klau nikahny hrs sm prawira,gak smua perjodohan itu bucin,bosen deh baca crita yg awal dijodohkan lm2 bucin,hrsny cintany yg diperjuangkan,cwe kok gak bs tegas sm pendirianny😡
Gogon
semangat thorrr
Pudi Astuti
sehat selalu thor
Crusiana Habiba
setia menantimu author cantik ❤️
Lina
ku setia menunggumu author cantik 🥰😊
Lovenia
stia menunggu mba😍
Yenny DA Yoesuf
selalu ditunggu kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!