NovelToon NovelToon
Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa

Status: tamat
Genre:Contest / Keluarga & Kasih Sayang / Pernikahan Kilat / Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:16.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Trianti Fersa

Haii Readers...

Ini karya Ku yang ke empat semoga kalian suka...

"Dasar wanita ja**ng, aku menyesal menikahimu." Abbas menarik rambutku.

Ppllaakk.
Abbas menampar ku hingga bibir ku mengeluarkan darah segar.

"Mas, maafkan aku. Aku sangat mencintaimu." Aku memegangi lutut suami ku.

"Cepat kamu ceraikan dia, Mommy ngga sudi mempunyai menantu miskin, ja**ng dan mandul seperti dia." Usir Mommy mertua ku.

Air mata ku mengalir deras, Daddy mertua ku hanya diam saja.

Bagaimana kelanjutannya kisahnya?
Kisah ini diambil dari seorang sahabat, bukan plagiat ini kisah nyata. Semoga kalian menyukainya...

Jangan lupa Vote, like dan komentarnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trianti Fersa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpuruk

"Hiks... Hiks... Hiks... Kenapa papi seperti itu, dulu papi tidak pernah kasar dengan Mami, kenapa bisa setega itu sama Mami."

"Abbas juga ngga nyangka sifat Papi seperti itu sama Mami, padahal papi itu orangnya selalu lembut dan sayang sama keluarga."

"Itu pasti karena si ja***, si wanita ular itu. Kamu harus beri dia pelajaran, bass. Kamu harus balaskan rasa sakit mami sama dia. Hiks... Hiks... Hiks..."

Mami turun dari mobil dan langsung menuju kamar.

Bbrraakkk

Mami Siska menutup pintu kamar dengan kasar, hingga mengkagetkan semua penghuni rumah.

"Ya Allah, Mami. Abbas bingung harus apa dan memilih siapa." Abbas menghela napas. Lalu ia masuk ke kamarnya.

Abbas membuka pintu kamar, ia tidak melihat sang istri.

"Kemana Eliana, apa di kamar mandi?." Kata Abbas dan berjalan menuju kamar mandi. Kemudian pintu kamar mandi ia buka, tapi tidak ada Eliana.

"Kemana dia?." Abbas mengambil ponsel di sakunya untuk menghubungi istrinya.

Abbas kaget melihat pesan atau notifikasi dari bank.

"Astaghfirullah, Eliana belanja habis 1 Miliyar. Buat apa dia belanja barang semahal itu dan apa yang dia beli, ah! Nanti gue tanyakan." Abbas menghubungi Eliana, tapi tidak di angkat.

Tut... Tut... Tut...

Sudah beberapa kali di hubungi Eliana tak kunjung angkat telpon dari Abbas.

"Kenapa ngga di angkat-angkat sih." Abbas sudah mulai emosi.

"Lebih baik Gue cari dia." Ketika Abbas ingin membuka pintu, Eliana sudah di depan pintu kamar dan membawa beberapa barang belanjaannya.

"Sue, pria mandul udah pulang. Gue harus cari alibi yang tepat, agar Abbas tidak mencurigai." Batin Eliana.

"Eh! Mas Abbas udah pulang." Eliana tersenyum tanpa berdosa.

"Kamu dari mana?." Tanya Abbas ketus.

"Kamu tidak melihat aku bawa barang belanjaan." Eliana ketus juga. Abbas mengambil paksa beberapa paper bag yang di pegang Eliana.

"Ya Allah, Eliana. Kenapa kamu belanja baju, tas, perhiasan, sepatu, gaun, dress dan dalaman. Padahal aku sudah membelikan kamu beberapa hari yang lalu." Abbas marah.

"Kalau itu udah lama, kalau ini model terbaru dan baru keluar. Limited edition lagi, aku ngga mau ketinggalan." Eliana mengambil lagi barang-barangnya yang di pegang Abbas.

"Dulu Alsava tidak pernah belanja semahal ini, malah dia memberikan kepada orang yang lebih membutuhkan. Dia tidak pernah menghamburkan uang."

"Alsava lagi, masih belum move on. Minggir aku mau istirahat, cape badan dan hati." Eliana melewati Abbas begitu aja, tanpa menoleh Abbas.

Eliana sakit mendengar Abbas masih mengingat Alsava, ia pun meneteskan airmata. Abbas menyadari sifat yang begitu keras terhadap Eliana. Lalu ia menghampiri Eliana yang berbaring di ranjang.

"Sayang, maafin aku ya." Abbas mengelus rambut Eliana.

"Ngga, aku ngga mau memaafkan kamu. Yah, aku tau ada sisi sifat Alsava yang tidak bisa aku lakukan. Tapi aku ini istrimu dan sedang mengandung anak mu, kenapa kamu tega marah sama aku. Emang Alsava bisa mengandung anak kamu, mmhh. Jawab." Eliana meluapkan emosinya.

"Maaf, Yank. Saat ini aku sedang masalah, Papi mau menceraikan Mami." Abbas sedih.

"Apa!!! Kenapa kok bisa?." Eliana kaget.

"Iya, Yank. Aku ngga mau Mami dan Papi berpisah, apa yang aku lakukan?." Abbas memeluk Eliana.

"Sabar, ya. Maaf juga tadi aku belanja ngga ngabari kamu dan aku juga khilaf belanja begitu banyak."

"Ngga apa-apa kok, Yank. Lain kali kalau belanja itu jangan berlebihan."

"Gila, dia melarang gue belanja berlebihan. Gue iyain aja dulu." Batin Eliana

"Iya, Yank."

Bbrruukk

Terdengar suara benda jatuh.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jgn lupa Vote, like, komentar dan hadiahnya... kutunggu...

1
Noerlina
Biasa
Noerlina
Kecewa
Reni Ajja Dech
Tadi di jelasin kembar 4.kenapa di bilang twins
Reni Ajja Dech
Lebih cantik Reina daripada Alvana
Reni Ajja Dech
Kasih jodoh yg lebih baik thorrr
Nawalia Mohdlekat
cerita kurang menarik
Lasmi Dewina Wati Siregar
ganti peran cewek nya , yg lebih cantik, menawan dan lembut
Asih Prawawati
Sejauh ini berarti Abbas blm tahu bahwa dia yg sebenarnya bermasalah dgn alat reproduksi nya...bahwa dia yg mandul ...
Ririn Santi
Abbas sungguh bodoh, dia yg ngejalang lalu kenapa Al yg dituduh jalang?
Ririn Santi
aseeek...gaaaas plototin terus tuh isi ATM😁😁😁
Ririn Santi
syukurnya papa mario msh realistis
Ririn Santi
mmg karakter aslinya gak bs hilang, tukang main perempuan . syukur deh lgsg talak 3. ntar nyesel nyesel deh sono
Sue Salmi
Wellcome to*
Soraya
menurutku yg slh itu bukan Abbas klo dri awal Alsava sm Mario jujur ceritanya beda lagi ya thor
Soraya
katanya orang terkaya no dua di dunia ms kulkas nya sampe kosong 🤔
Soraya
lah Mario juga aneh bukannya jujur sama Abbas eh malah ditinggal pergi
Soraya
mengejar cinta Alsava butuh waktu empat thn, nikah baru satu tahun dh cerai
Soraya
jgn ada kata untuk kembali bersama ya thor
Soraya
baru komen, hehehe Alsava cari penyakit sendiri
Soraya
mampir dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!