Viana Cloria Arsen, seorang pengusaha di bidang kecantikan dan fashion, karena kesibukan nya, Dia tidak tertarik untuk menikah sampai orangtuanya menikahkan nya dengan seorang pemuda yang masih ABG.
Rama Prayetno
Seorang ABG yang dewasa, cerdas, dan baik
Dia memutuskan menerima pernikahan nya dengan Viana yang dia ketahui sebagai wanita keras kelapa Serta arogan.
Bisakah Rama mencintai Viana, menerima keburukan Viana, dan mengubah sifat egois dan keras kepala nya?
Seperti apa Pernikahan mereka, mampukah mereka menyatukan perbedaan usia yang terpaut jauh serta karakter yang berbanding terbalik!
Ayo kita ikuti perjalanan cinta mereka!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vhia azaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENGUKIR KELUARGA
Rama dan Viana berjalan keluar dari ruangan CEO, di depan ruangan mereka bertemu dengan sekretaris Rama, saat melihat Rama keluar Andin langsung tersenyum manis menyapa Rama.
Vi Melihat gerak-gerik wanita tersebut Dengan tatapan sinis nya, Andin membalas tatapan Vi dengan berani, saat berada di lift Vi bergelayut manja di lengan Rama.
" ada apa Viana?" tanya Rama
" ganti sekretaris kamu, aku tidak suka" balas Vi.
" Menganti Andin, kerja dia bagus Vi, jangan menutup rezeki orang seperti itu" ucap Rama sambil mengelus rambut Vi.
" cantik aku apa di?" tanya Vi.
" Vi..VII.. jauh cantik kamu" jawab Rama sambil tersenyum.
" tapi dia lebih montok kan, dada dan body nya lebih besar dari aku" ucap Vi.
Rama menggeleng kepalanya melihat sifat konyol Vi..
" aku tidak tau Vi, tidak pernah memperhatikan nya, cukup liat punya kamu saja" jawab Rama.
" awas ya, " ucap Vi memeluk Legan Rama dan mengigit nya membuat Rama memandangi Vi dengan tersenyum.
Rama pikir pernikahan dengan Vi hanya ada pertengkaran tapi nyatanya, Viana tidak sekejam yang orang katakan dia hanya seorang gadis yang ingin di manjakan dan memiliki teman, sifat nya sangat jauh dari usianya.
....
Kini Rama dan Viana berada di dalam mobil menuju ke rumah, mereka mengobrol ringan sesekali tertawa.
" hubby boleh bertanya" ucap Vi serius.
" ada apa Vi?" jawab Rama.
" mengapa banyak orang yang ingin menghancurkan perusahaan hubby, dan mengapa hubby bertahan selama ini" tanya Vi sambil menatap Rama.
" ya Vi, memang banyak tapi aku akan bertahan sampai akhir, jika kamu tanya mengapa. Alasan ku hanya satu memperjuangkan hak." jawab Rama.
" pasti hubby memiliki alasan lain kan, hubby masih muda tapi mengapa harus pusing dengan bekerja" ucap Vi yang sekarang menatap kedepan.
" Kau pasti tau, beberapa perusahaan tersebut ingin mengambil alih perusahaan dengan alasan aku masih kecil, mereka ingin menutupnya karena perusahaan terus merugi, tapi bagaimana nasib karyawan, karena itu aku pasang badan mengambil alih perusahaan sejak kecil walaupun masih di bimbing, tapi sekarang usiaku hampir 19 tahun sudah saatnya aku keluar ke publik, dan menunjukkan pada mereka semua jika perusahaan LOVER masih berdiri kokoh." jelas Rama.
Viana langsung tersenyum dan memeluk Legan Rama dengan erat, dan mencium pipi Rama.
" kenapa kamu baik sekali hubby" ucap Vi.
" aku bukan baik Vi, aku memperjuangkan hak kami bersama" jawab Rama.
" tapi hubby terlalu baik pada perusahaan xx," ucap Vi dengan tatapan kesal.
" aku akan mengambil alih perusahaan itu, dan Menganti pemimpin nya" ucap Rama.
" benarkah, pantas mereka semakin jatuh, ternyata hubby akan menghancurkan perusahaan itu" jawab Vi manggut-manggut.
" bukan menghancurkan Viana, tapi membuat CEO nya mundur dari jabatannya dan Menganti beberapa pegawai yang terlibat" jelas Rama yang masih fokus menyetir.
" mengapa tidak dihancurkan saja" tanya Vi.
" jika begitu pengagurann semakin menumpuk Vi" jawab Rama.
" jadi hubby sudah punya Kandidat nya" tanya Vi lagi.
Rama hanya mengaguk kepalanya.
" hubby jangan terlalu percaya kepada orang, di dalam bisnis, tidak ada teman ataupun sahabat, hubby harus berhati-hati memberikan kepercayaan sekalipun dia setia selama puluhan tahun" ucap Vi dengan tatapan serius.
" iya Vi, terimakasih" ucap Rama sambil mengelus kepala Viana.
" untuk apa hubby" tanya Vi.
" pertama kamu membantu menanamkan saham memperkuat perusahaan dan yang kedua terimakasih sudah menerima pernikahan ini" ucap Rama sambil tersenyum.
" hubby, yang pertama maaf ya, aku pikir hubby akan kecewa jika aku membantu secara langsung, dan yang kedua emhhhh soal itu, sudahlah aku tidak mau membahasnya" Vi langsung memalingkan wajahnya kearah luar jendela menahan malu jika teringat malam pertama mereka.
" aku bukan pria yang berpikiran sempit Viana" balas Rama
Mobil melaju melewati jalanan yang macet, karena ini jam pulang kantor jadi jalanan padat , Vi mulai bosan dan perutnya sedikit lapar, Rama memperhatikan gerak tubuh Vi yang diam tapi sering memegang perutnya Rama hanya senyum melihatnya.
....
Mobil berhenti disebuah pinggir jalan Rama langsung turun dan membukakan pintu Viana meminta nya keluar.
" kenapa kita kesini, bukannya kita mau pulang" tanya Vi.
" kita makan dulu, tempat ini menjadi favorit aku dan kedua orangtuaku, siapa tau kamu juga suka" ucap Rama menarik tangan Vi keluar dan mengandeng nya.
Tempat makan dipinggir jalan, ya Viana tidak pernah makan di tempat seperti ini, mata Vi berkeliling melihat keadaan tempat makan, banyak orang pacaran terasa romantis, anak-anak bersama orang tua mereka tertawa bahagia berlarian.
" hubby Kenapa pria itu mengajak pacarnya ditempat seperti ini, terlihat sekali tidak mampu" ucap Vi yang membuat Rama terkejut.
" mengapa juga orang itu membawa anak dan istrinya, sangat menggangu berisik sekali" ucap Vi dengan tatapan kesal.
" Viana mengapa kamu bicara seperti itu, jangan pandang orang sebelah mata, setidaknya mereka bahagia walaupun semuanya serba sederhana" Ucap Rama tegas, dia kesal dengan ucapan Vi, seperti nya dia salah membawa Vi ke tempat ini.
" sudahlah ayo kita kembali," ucap Rama yang sudah bangkit dari duduknya menemui pedagang meminta nya membungkus makanan nya
Mendengar ucapan Rama air mata Vi menetes, bahagia itu sederhana tapi aku tidak mendapatkan nya, aku memiliki segalanya, kemewahan, kekuasaan tapi aku tidak bahagia, ada rasa sepi dan takut.
setelah mendapatkan pesanan Rama melihat kearah Viana yang menatap anak-anak yang tertawa bahagia bersama keluarga, dia menagis.
" seperti aku salah mengartikan ucapan mu Vi, kau iri kepada mereka." batin Rama di hati yang langsung melangkah mendekati Viana.
" kenapa menagis" tanya Rama menghapus air mata Vi dan mengelus kepala nya.
" aku tidak suka melihat mereka, aku sakit melihat nya" jawab Vi.
" sayang, kita juga akan mengukir keluarga seperti mereka, nanti kita akan mengajak anak-anak kita kesini" ucap Rama menggenggam tangan Vi.
" sudah jangan menangis lagi, nanti mata kamu hitam Pupur kamu luntur" ucap Rama yang mengelus wajah Vi , sedangkan Vi langsung melotot.
" apa.... luntur " dengan cepat Vi menepis tangan Rama membalikkan badannya membelakangi Rama mengambil tas nya dan mencari kaca dan Pupur. melihat reaksi Vi membuat Rama tertawa.
" Pupur, maskara, eyliner aku sangat mahal dan berkelas bagaimana bisa luntur" gumam Vi yang langsung mengecek, saat melihat wajahnya semua ucapan Rama bohong, matanya hanya sedikit sembab karena menagis bukan luntur.
Vi langsung membalikkan badan memukul pelan Rama, " kamu bohong" ucap Vi.
mereka berdua tertawa dan akhirnya makan ditempat tersebut... sifat serakah Viana yang susah dihilangkan muncul, memesan banyak makanan apapun yang dia lihat hampir semua gerobak makanan dia datangi membuat Rama menghela nafas kasar.
....
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA
JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE
da lama banget 🤭
YG BKIN ANEH JUGA BNYK, YUSUF YG AHLI BELADIRI MSH BSA TRLUKA.. MUSUH2NYA SLLU MNANG SLANGKAH, MSKI BISA DITUMPAS, TPI TRKESAN LAMBAT MMBASMI MUSUH..
TRUS, PRCINTAAN DN ROMANTIS2NYA GK MNGGREGET..