NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Jendral Sains Di Kultus Iblis

Reinkarnasi Jendral Sains Di Kultus Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:176
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Mikyail Ilham

Sinopsis:
Ethan Vance—Panglima Tertinggi Pasukan Gabungan Bumi dan jenius biomekanika—tewas mengenaskan akibat sabotase reaktor fusi. Namun, bukannya masuk neraka, jiwanya justru terlempar ke dunia Murim dan lahir kembali sebagai Cheon Ryeon, bayi dari klan paling bawah di Kultus Iblis.
​Keluarga Cheon yang dulunya berjaya kini hanya dianggap sampah dan terus ditindas oleh klan-klan utama lainnya. Tidak punya pil energi mahal atau kitab pusaka? Tidak masalah. Bagi seorang mantan jenderal, Dantian manusia tidak ada bedanya dengan reaktor mikro, dan jurus pedang tak lebih dari kalkulasi arah dan sudut jatuh!
​Bersama sahabat-sahabat senasib yang tak kalah aneh—mulai dari anak buangan ahli racun yang matre, gadis perkasa bertulang tebal, sampai pembunuh jalanan yang sinis—Ryeon mulai membangun kekuatannya dari nol.
​"Dunia ini bertarung pakai takdir dan mistis? Lucu sekali. Mari kuajarkan cara bertarung menggunakan logika dan sains!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Mikyail Ilham, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Jejak Pertama di Luoyang

​Kota Luoyang adalah jantung ekonomi dan pusat peradaban seluruh Central Plains. Di sini, jalanan batu yang luas diapit oleh kedai-kedai megah bertingkat, kereta kuda berukir emas melintas saban menit, dan ribuan pendekar dari berbagai sekte Aliansi Ortodoks lalu-lalang membawa senjata bersarung mewah.

​Namun, di balik kemegahan tersebut, Luoyang dikuasai oleh kartel perdagangan yang dingin dan kaku: Serikat Dagang Emas Merah (Red-Gold Merchant Alliance). Kartel ini beranggotakan gabungan klan kaya dan sekte lokal yang memonopoli harga logam, obat-obatan, serta pajak pasar di seluruh wilayah tengah.

​Sore itu, di sudut kawasan bisnis Jalan Bayam Hitam, sebuah kompleks bangunan tiga lantai yang baru saja dibeli secara tunai resmi berganti papan nama.

​Papan kayu jati berwarna hitam pekat dengan ukiran perak berlambang Roda Gigi bertakik delapan dan Bintang bersudut empat terpasang gagah di atas gerbang utama: Serikat Dagang Roda Bintang Cabang Luoyang.

​Di lantai tiga, Cheon Ryeon berdiri di tepi balkon kayu, mengamati hilir mudik orang-orang di jalanan Luoyang. Di sisinya, Tang Jin-Bao sibuk memeriksa tumpukan peta properti dan kwitansi pembelian bahan baku.

​"Bos," panggil Jin-Bao sambil menyapu keringat di dahi dengan cengiran puas. "Gedung ini posisinya strategis sekali. Cuma tiga ratus meter dari alun-alun utama dan dekat dengan jalur logistik sungai. Tapi harganya mahal banget, sepuluh ribu koin emas!"

​"Uang bukan masalah selama tujuannya tercapai," sahut Ryeon datar tanpa menoleh. "Bagaimana persiapan pembukaan besok?"

​"Sudah delapan puluh persen siap, Bos!" jawab Jin-Bao antusias. "Gong Son-mi dan Pasukan Garda Depan sudah menata gudang penyimpanan bawah tanah yang diperkuat zirah komposit. Baek Hyun juga sudah menyebarkan seratus mata-mata jalanan buat memantau pergerakan kartel lokal."

​Belum sempat Jin-Bao melanjutkan laporannya, pintu ruangan bergetar halus saat Baek Hyun melangkah masuk dari balik bayangan tirai.

​"Bos," panggil Baek Hyun dengan suara pelan dan cepat. "Baru saja ada utusan dari Serikat Dagang Emas Merah yang datang ke gerbang depan. Mereka minta Tuan Pengelola untuk menghadap ke markas besar mereka malam ini."

​Jin-Bao menaikkan alisnya. "Menghadap? Bahasa mereka tinggi betul. Memangnya mereka siapa?"

​"Pimpinan kartel itu bernama Tuan Qian, mantan tetua luar Sekte Pedang Qingcheng yang menguasai seluruh izin perdagangan di Luoyang," jelas Baek Hyun. "Kalau kita buka toko tanpa 'restu' dan bayar porsi saham lima puluh persen ke mereka, toko kita bakal diboikot dan diserang secara halus."

​Ryeon menyunggingkan senyum tipis yang dingin.

​"Porsi saham lima puluh persen?" bisik Ryeon. "Kecongkakan yang lahir dari monopoli tanpa pesaing."

​Ryeon berbalik, menatap Jin-Bao dan Baek Hyun.

​"Besok pagi, buka toko sesuai jadwal," komando Ryeon tegas. "Jual Pil Pemurni Saraf dan Zirah Komposit Generasi Kedua dengan harga tiga puluh persen lebih murah dari harga pasar kartel mereka."

​Jin-Bao terbelalak gembira. "Tiga puluh persen lebih murah?! Wah, pedagang-pedagang di Luoyang pasti langsung ngamuk berebut borong barang kita, Bos! Kartel Emas Merah bakal kehabisan pembeli!"

​"Itu tujuannya," ralat Ryeon santai. "Kita pancing mereka keluar dari sarangnya secara terbuka."

​Keesokan harinya, saat matahari baru saja terbit di atas Kota Luoyang.

​Suara dentuman gong jernih bergema tiga kali dari depan gedung Serikat Dagang Roda Bintang, menandakan pembukaan resmi toko.

​Dalam waktu kurang dari dua jam, suasana di Jalan Bayam Hitam mendadak lumpuh total akibat lautan manusia yang berdesak-desakan di depan pintu toko!

​"Gila! Pil Pemurni Saraf ini beneran bisa menstabilkan sirkulasi Ki tanpa risiko efek samping?!" jerit seorang pendekar dari sekte lokal dengan mata berbinar-binar setelah mencoba sampel obat gratis buatan Jin-Bao.

​"Bukan cuma obatnya!" seru seorang pengawal karavan kaya. "Lihat zirah komposit ringan ini! Harganya jauh lebih murah dari zirah besi tebal milik Serikat Emas Merah, tapi ketahanannya sanggup menahan tebasan pedang Gang-Qi!"

​Kehebohan meledak liar! Ribuan koin emas mengalir masuk ke kasir Jin-Bao bagaikan air bah. Toko-toko milik Serikat Dagang Emas Merah di seberang jalan mendadak sepi melompong bagaikan kuburan.

​Pukul dua siang, di tengah kehebohan transaksi pasar.

​Suara hentakan langkah kaki yang teratur dan berat bergema mendadak dari ujung jalan!

​Ratusan pria berseragam merah bersulam benang emas melangkah maju dengan senjata terhunus, membelah kerumunan pembeli secara paksa. Di depan mereka, berdiri seorang pria paruh baya bertubuh tegap dengan wajah kaku dan mata dingin bagaikan belati—Tuan Qian, pimpinan Serikat Dagang Emas Merah yang juga seorang master Ranah Master (Ki Projection) Puncak.

​Di sisinya, berdiri belasan pengawal elit dari faksi Unortodoks yang disewa khusus sebagai algojo pasar.

​"Siapa yang mengizinkan toko sampah ini berjualan di Luoyang tanpa izin resmi kartel?!" bentak Tuan Qian dengan suara bergemuruh dipenuhi dorongan Ki, membuat kaca-kaca jendela di sekitar jalan bergetar keras.

​Para pembeli yang ketakutan langsung berhamburan menepi.

​Jin-Bao melangkah keluar dari pintu depan dengan cengiran santai, menyilangkan tangan di dada. "Ah, Tuan Qian yang terhormat. Ada apa berisik-berisik di depan toko orang? Mau beli Zirah Komposit juga? Sayang sekali, stok hari ini sudah habis dipesan."

​Muka Tuan Qian memerah murka mendengar ejekan santai Jin-Bao.

​"Bocah tengil!" bentak Tuan Qian murka. "Kalian melanggar aturan pasar Luoyang dengan merusak harga! Hari ini, aku bakal menyita seluruh isi gudang kalian dan meratakan bangunan ini sampai ke tanah!"

​Tuan Qian mengangkat tangannya. "Hancurkan tokonya!"

​"Siapa yang berani menyentuh batu pertama toko ini?"

​Sebuah suara tenang, jernih, dan dingin bergema dari atas balkon lantai tiga.

​Cheon Ryeon melompat turun dari balkon dengan gerakanBiomekanika melayang yang sangat mulus, mendarat tepat di antara Tuan Qian dan gerbang toko tanpa menimbulkan getaran debu sedikit pun.

​Di belakangnya, Gong Son-mi melangkah keluar mengempit palu komposit raksasanya, sementara Baek Hyun bersiaga di atap bangunan dengan jarum mikro-karbonnya.

​Tuan Qian menatap Ryeon dengan mata menyempit, memancarkan aura membunuh yang pekat. "Kau pimpinan anak-anak jubah hitam ini? Bocah klan bawah yang berani bikin ulah di Luoyang?!"

​"Monopoli kartelmu sudah berakhir hari ini, Tuan Qian," ucap Ryeon datar, memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jubah hitamnya. "Aturan pasar di Luoyang... mulai hari ini ditentukan oleh efisiensi dan kualitas Roda Bintang."

​"Cari mati!" jerit Tuan Qian murka.

​Ia mencabut pedang panjangnya yang terbuat dari besi merah membara, melepaskan aura Ranah Master Puncak! Semburan Ki api menyelimuti bilah pedangnya, menciptakan hawa panas yang sanggup meledakkan lantai batu jalanan.

​SWOOSH!

​Tuan Qian menerjang maju bagaikan kilat merah, mengayunkan pedangnya membakar udara lurus menuju leher Ryeon!

​[Jurus Pedang Api Pembakar Kota!]

​Namun, di mata analitis Cheon Ryeon, gelombang Ki api Tuan Qian hanyalah pemborosan energi yang tidak efisien.

​"Son-mi, tunjukkan pada mereka ketahanan Roda Bintang," komando Ryeon dingin.

​BAM!

​Gong Son-mi melangkah satu sentimeter ke depan Ryeon, menghentakkan perisai komposit generasi terbarunya yang telah dialiri energi Inti Reaktor CORE SOVEREIGN.

​TRANGGG!

​Benturan dahsyat bergema memekakkan telinga!

​Gelombang Ki api Tuan Qian yang sanggup merubuhkan benteng batu... mendadak terserap total oleh lapisan zirah komposit Son-mi, lalu membalas menyemburkan gelombang kinetik pembalik yang menghantam dada Tuan Qian!

​"A-APA?!" Tuan Qian terbelalak kaget setengah mati.

​Ia merasakan pergelangan tangannya retak seketika, pedang besinya patah menjadi tiga bagian, dan tubuh besarnya terlempar ke udara sejauh delapan meter sebelum tersungkur keras di jalanan batu!

​BRUK!

​Ratusan pengawal berseragam merah dan ribuan penonton di jalanan Luoyang mendadak bungkam total! Wajah para algojo kartel pucat pasi seputih kertas, menatap Son-mi dan Ryeon dengan ketakutan yang luar biasa.

​Pimpinan kartel terkuat Luoyang... dilumpuhkan hanya dalam satu kali tahanan perisai santai!

​Ryeon melangkah mendekati Tuan Qian yang terkulai lemas memegangi dadanya yang memar.

​"Sampaikan pesan ini ke seluruh klan dan sekte di Luoyang," ucap Ryeon dengan suara dingin yang menusuk sampai ke tulang belulang mereka. "Serikat Dagang Roda Bintang berada di sini untuk menetapkan tatanan baru. Siapa pun yang mencoba menghalangi... bakal digilas oleh Roda Takdir."

​Hari itu, seluruh Kota Luoyang gempar! Era monopoli kartel tua telah runtuh, dan di bawah kepemimpinan Cheon Ryeon, nama Ordo Roda Bintang resmi menguncang jantung Central Plains!

1
Scorpy
mencoba baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!