bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25. KIRAIN MOBIL RENTENIR
"Kayanya nama samaran itu atau nama lengkap nya yang di singkat ". Ucap arif dan begitu alvaro ingin mengirim pesan nomornya kembali tak bisa terkirim.
Tak lama beberapa detik kemudian alvero lagi yang menerima pesan dari qaira dan langsung membaca nya.
"Dasar cowok ngak guna, bukanya nyari keberadaan gue lo malah enak enak minum, ini yang paling gue ngak suka kalau ada masalah obatnya malah minum, dasar cowok Brengsek". Ucap alvero yang membaca pesan itu.
"Kok qaira bisa tau kalau aku lagi minum? Jangan jangan di...
Sedetik kemudian pesan masuk lagi ke handphone nya.
"Hahaha, kasian, pasti lo lagi bingung kan kok gue bisa tau lo lagi minum, deal medic si jenius komputer nomor satu gitu loh". Ucap pesan itu yang di bacakan oleh alvero.
"Deal medic! Itu kan jenius komputer nomor satu di luar negeri, pantasan aku ngak bisa lacak". Ucap alvero pasrah.
"Makanya jangan main main kalau ngak bisa tanggung jawab". Ucap arif yang sangat kesal.
"Yaampun cucu cucu kembar kuuuu". Ucap raya yang duduk dengan wajah merengek bak anak tk mau di tinggal ibu nya.
Sedangkan di sisi lain ayini dan qaira malah bersenang senang mempermainkan anggota keluarga itu sembari makan besar.
Beberapa detik kemudian notip handphone ayini berbunyi menandakan ada pesanmasuk dan iya langsung membaca nya.
"Kalian di mana, ini idah malam bangat cepat pulang, qaira juga di cariin ortu nya". Ucap pesan itu.
"Qai, papah nyuruh kita pulang gimana nih?". Panik ayini.
"Langsung pamit aja bilang kita pergi ke luar negeri karena hamil". Ucap qaira.
"Lah, tapi gue takut, apalagi mau ninggalin ortu". Ucap ayini.
"Lah kita kan ngak pergi beneran ay, gue juga ngak mau bohong tapi mau gimana lagi! Gue ngak mau di usir terang terangan lah". Ucap qaira mengela napas.
"Yaudah deh kalau gitu tapi lo yang bilang ya, gue takut bangat tau". Ucap ayini dan langsung memberikan handphone nya pada qaira.
"Oke, tapi gue tutup semua info kita dulu". Ucap qaira dan ayini mengangguk semenit kemudian qaira langsung mengetik pesan.
"Eh, gimana ortu kita mau percaya kalau kita cuman ngomong doang?". Ucap ayini.
Iya juga ya, yaudah panggilin atta deh, suruh dia beliin tespek!". Ucap qaira dan ayini langsung pergi ke kamar tamu memanggil Atta.
"Attaaaaa". Teriak ayini di sela jalan nya membuat Atta yang mendengar langsung kaget.
"Astaga, aduh non ngapain teriak teriak sih manggil nya". Ucap atta menghampiri ayini.
"Udah cepetan sekarang lo keluar beli terpek buat orang hamil". Ucap ayini.
"Astaga, kan tadi katanya udah periksa ke RS kenapa beli tespek lagi non?". Tanya atta agak menghela napas.
"Udah beli in aja 10 buah ngak usah banyak tanya, dan satu lagi panggil gue sama qaira langsung nama aja, ngak usah pakai embel embel nan nin non". Ucap ayini.
"Oke oke deh, ada yang lain lagi ngak biar sekalian?". Tanya atta agar tak bolak balik malam ini.
"Ngak ada, oh iya lo kan bawa mobil gue kalau ada yang nanya ini mobil siapa bilang aja mobil lo, beli sama gue gitu seharga 300 juta". Ucap ayini lagi.
"Emang kenapa kalau aku bilang ni mobil punya kamu! Ada masalah besar gitu sama mobil nya?". Tanya atta yang sekarang ada takut membawa mobil itu.