NovelToon NovelToon
Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Azalea (Bukan) Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Duda
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

azalea menangis di sisi tubuh naima yang terbujur, kematian kakaknya menyisakan duka yang teramat dalam. matanya menatap nanar bayi merah di pangkuan kiano abang iparnya yang juga menangis tanpa suara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua puluh lima

Kiano terdiam, berdiri mematung menatap nanar mata gadis itu yang menatapnya putus asa.

"Aku harus gimana Mas?, kamu maunya aku gimana?"

Kiano bingung, air mata Azalea yang menggantung di sudut mata gadis itu, menyakiti hatinya, ingin rasanya ia mengusap air yang hampir jatuh dari mata indah itu.

Ingin rasanya ia merengkuh tubuh mungil yang kelihatan lelah itu, memberikan kesabaran untuk Azalea.

Namun Kiano menahannya, ia takut akibatnya. Kiano takut Azalea akan menganggap dirinya memiliki rasa untuk gadis itu.

"Jawab aku, Mas Kian!"

"Maafkan aku, Za" sahut Kiano akhirnya, suara pria itu masih terdengar parau.

"Masuklah!, sudah malam"

Kiano hendak melangkah, namun tangisan Azalea menahannya. Suara isakan gadis itu membuatnya berbalik lagi.

"Zaa.." panggilnya lembut, kedua tangannya merengkuh pundak Azalea, Kiano setengah menunduk, berusaha menatap mata Azalea yang menunduk dalam.

"Ceraikan aku Mas Kian, ayo kita bercerai!"

Kiano terkesiap, tiba-tiba jantungnya berdenyut lebih kencang, menghasilkan rasa sakit.

Sekecewa itukah Azalea padanya, sesakit itukah yang ia berikan pada gadis ini, suara isakan Azalea menusuk hatinya.

Kiano masih berdiri termangu, menatap gadis itu yang berdiri sesenggukan, tubuhnya berguncang menahan isak yang semakin kencang.

"Aku capek, Mas. Aku capek"

Kiano masih terdiam, rasa sakit tadi semakin meremas jantungnya tanpa ampun. Tanpa sadar tangannya terulur, mengangkat wajah Azalea tepat di dagu gadis itu.

"Kamu ingin kita bercerai?"

Azalea mengangguk, dengan air mata membasahi pipinya. Bayangan kiano terkaburkan air mata yang tak henti berderai.

"Kamu benar-benar ingin kita bercerai Za?"

Kini mata Kiano menatap lekat bola mata indah yang masih basah itu, seakan ingin menemukan jawaban sejujurnya dari hati Azalea.

Azalea.., benarkah kamu ingin berpisah dariku?"

Azalea semakin terisak pilu, suara lembut Kiano semakin membuatnya sedih. Azalea tak ingin berpisah, Azalea jatuh cinta pada suaminya sendiri. Namun ia harus tetap bercerai, tidak mungkin hatinya akan kuat dan baik-baik saja, jika dia bersikeras untuk bertahan di rumah tangga ini.

"Aaa..aku, ingin bercerai darimu, Mas Kian"

Wajah Kiano seketika berubah, pria itu tak sadar kalau ternyata dirinya takut kehilangan Azalea. Entah ini cinta atau rasa nyaman, namun yang pasti kiano merasakan sakit yang cukup menyesakkan dadanya.

"Baiklah..." ujarnya melepaskan tangan dari bahu Azalea.

"Besok pagi kita bahas lagi, tenangkan dulu dirimu"

Setelah mengucapkannya, Kiano berlalu begitu saja meninggalkan Azalea yang tergugu pilu.

Kiano masih sempat melirik Azalea, dengan langkah lesu ia menuju kamarnya, Kiano berdiri di balik pintu kamar yang baru ditutupnya.

Terdengar hembusan nafasnya berat, Kiano meraba dadanya yang terasa sakit. Ada apa dengan dirinya, mengapa ia takut kehilangan Azalea.

'Tak mungkin kan aku jatuh cinta padanya?'

"Ahh nggak mungkin" gelengnya cepat, menolak pikirannya sendiri.

"Aku nggak mungkin jatuh cinta pada adik iparku sendiri"

Perlahan langkahnya menuju nakas, meraih pigura foto Naima yang tersenyum.

"Bagaimana kalau aku memang menyukai Aza?sayang!"

Sorot mata Kiano seketika berubah sendu, "Naa, apa yang harus kulakukan?" peluknya erat di bingkai foto itu.

Tanpa Kiano sadari, ujung matanya berkaca-kaca, ternyata hatinya sesedih itu.

***********

"Kamu kerja hari ini, Zaa?" tanya Kiano dengan raut keheranan, melihat Azalea sudah rapi dengan hijabnya dan tas sandang di meja makan.

Gadis itu hanya mengangguk, karena sedang menyesap kopi hangatnya.

"Hari Minggu juga bekerja?"

Lagi-lagi Azalea mengangguk, perlahan meletakkan gelas kopinya ke atas meja.

"Aku bekerja sebagai staf keuangan Mas Yohan, Mas. Karena baru seminggu bekerja, aku masih butuh penyesuaian, waktu libur kugunakan untuk belajar"

Terlihat kepala Kiano mengangguk paham, sesaat mereka terdiam. Rasa canggung mulai menguar hebat, masing-masing berpikir tentang malam tadi.

Azalea juga sudah terlihat gelisah, pembicaraan mereka malam tadi sejujurnya belum selesai, dan Azalea sangat berharap hubungan ini, rumah tangga ini segera berakhir.

"Mas.." panggil Azalea, menyentakkan Kiano dari ketertegunannya, pria itu mengerutkan keningnya, bertanya tanpa kata-kata.

"Aku harap Mas Kian secepatnya menceraikan aku, Mas Yohan ingin segera mengajakku bertemu orang tuanya"

Alis Kiano tertaut, ternyata Azalea benar-benar ingin bercerai darinya. Tadi malam, kiano masih berharap kalau gadis itu hanya terbawa suasana.

"Usia Rania juga sudah 18 bulan Mas, tersisa 6 bulan lagi dari waktu yang kita sepakati, aku rasa lebih cepat lebih baik kalau pernikahan ini kita sudahi saja"

"Kamu mencintai Yohan?"

Azalea mengernyitkan keningnya, heran dengan pertanyaan Kiano yang keluar dari pembahasan.

"Mas Kian.."

"Kamu mencintai Yohan, Za?"

Azalea menghela nafasnya sesaat, dia menatap mata kiano yang menuntut jawaban darinya.

"Aku akan belajar mencintai Mas Yohan, Mas"

"Berarti saat ini, kamu tidak mencintai dia kan?"

"Sebenarnya Mas Kian mau ngomong apa sih?" nada suara Azalea mulai terdengar kesal.

"Kamu nggak boleh menyiksa dia, Za. Kamu nggak boleh sejahat itu padanya"

Alis Azalea tertaut, jelas, sangat jelas terlihat sorot mata gadis itu kebingungan luar biasa.

"Yohan itu bukan pria yang layak untukmu"

Azalea semakin menautkan alisnya, matanya sampai memicing tak percaya.

"Bagi Yohan, kamu adalah perempuan yang kesekian di hidupnya, aku nggak yakin kalau dia beneran jatuh cinta padamu"

"Mas Kian!" sergah Azalea cepat, gadis itu tak paham cara berpikir Kiano. Mengapa ia merasa Kiano jadi seplin-plan ini.

"Punya hak apa, Mas Kian ngomong kek gitu tentang, Mas Yohan?"

"Aku mengenal Yohan dari SMA, Za. Aku tahu sepak terjangnya di dunia percintaan" geleng Kiano, memberikan alasan.

"Berapa banyak wanita cantik yang hanya berakhir di atas ranjangnya, aku tahu!"

Azalea mulai merasa pembicaraan ini hanya akan berakhir dengan perdebatan, namun matanya tetap menatap Kiano lekat. Azalea mencoba memahami maksud pria ini, namun rasanya buntu. Azalea tidak menemukan apapun, apa alasan Kiano menceritakan semuanya. Azalea enggan menduga-duga, ia tak mau hatinya berharap sesuatu yang tidak mungkin.

Sesuatu seperti, mungkin saja Kiano mulai menyadari kalau pria itu memiliki setitik rasa untuknya.

Azalea ingin menjaga hatinya, cukup sudah rasa sakit dari mencintai sendirian itu ia alami, Azalea tak ingin menambah rasa sakit itu dengan dugaan-dugaan konyol, kalau Kiano mulai mencintainya.

"Itu urusanku Mas, aku yang memutuskan untuk menerima perasaan Mas Yohan"

"Tapi aku tak ingin kamu kecewa Za, aku tak ingin mendengar Yohan menyakitimu" jawab Kiano cepat, berusaha menahan Azalea yang sudah berdiri.

"Terima kasih Mas Kian" sahut Azalea, gadis itu tetap berdiri, menyandang tasnya dan menatap Kiano beberapa saat.

"Terima kasih sudah memikirkan hidupku, tapi..." Azalea menjeda ucapan sesaat, menunggu reaksi pria itu.

Benar, Kiano bereaksi sesuai dengan yang ia perkirakan, wajah pria itu berubah, hanya mendengar kata 'tapi'

"Aku sudah dewasa Mas Kian, aku tahu mana yang buruk dan baik untuk hidupku"

Setelah mengucapkannya, Azalea berlalu begitu saja, meninggalkan Kiano tanpa menunggu jawaban dari mulut pria itu.

'kalau kamu menahanku, karena kamu memiliki perasaan untukku, aku akan bertahan Mas, tolong sadari itu, pikirkan aku sesaat saja'

Azalea sempat menoleh, melihat pria itu yang tertegun menatap gelas kopinya yang tak lagi mengepulkan asap.

Bersambung..

1
sunaryati jarum
Aduh siapa yang naruh bawang sebegitu banyak, nyesek emak dengan ketulusan pengorbanan Azalia,namun balasan yang diberikan Kiano hanya kesakitan.Jangan pengecut Kian jika cinta pada Aza utarakan dan pertahankan ,jika tidak lepaskan.Lebih dicintai daripada mencintai sendirian ,Aza!
ewie_srt(thealune): semangat mak 💪💪
total 1 replies
sunaryati jarum
Bisa jawab tidak ,kamu sudah membentengi dirimu sendiri jika tidak akan pernah mencintai wanita manapun termasuk Azalea,Kian
sunaryati jarum
Rasain dengan angkuhnya cintamu habis untuk Naima.Kesetiianmu oke,tapi ingat putrimu,apa kamu bisa mendampinginya sampai dewasa nanti,apa punya waktu mengawasinya.Setelah sudah tidak bisa merawat setiap saat, bagaimana perkembangannya?
sunaryati jarum
Dobel up Thoor. Ternyata kamu marah dan cemburu saat Aza ketemuan dengan Yohan.Istri katamu? Kapan kamu memperlakukan Azalea sebagai istrimu,selain jadi baby sister putrimu.Kau sudah mencintai Azalea tapi kamu menyangkalnya
ewie_srt(thealune): 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
araaself
lanjutttt🤗
sunaryati jarum
Emak berharap yang jatuh cinta duluan Kiano, malah kamu Azalea.Agar Kiano kena karma omongan sendiri ternyata kamu sudah suka sejak SMA
sunaryati jarum
Azalea cemburu
sunaryati jarum
Rania tahan dirimu
sunaryati jarum
Jangan sampai kau tersnyuh oleh Kian saat mabuk,menghindarlah Aza
sunaryati jarum
Tahu minuman beralkohol itu dilarang kok nekat, meminumnya,Mungkin sudah diberi obat perangsang oleh Sarah,karena dia menawari melakukan di apartemennya, berarti Sarah sudah terbiasa melakukannya, astaghfirullah.
sunaryati jarum
Nah harus tegas,Aza saja kamu tolak apalagi orang lain
sunaryati jarum
Azalea kelepasan ngomongnya.Jatuh cinta sendirian itu sakit,tapi kamu harus bisa nahan diri
.
sunaryati jarum
Azalea jangan berharap cinta dari Kiano, untuk saat ini.Biarkan ikuti kemauannya emak percaya cinta Kian akan datang karena ketulusan kamu
sunaryati jarum
Kamu yakin tidak akan jatuh cinta lagi dan tahan tidak menyentuh wanita,tapi sepertinya kamu yang akan cinta duluan ke Azalea,Kian
sunaryati jarum
Baru sehari Azalea sudah sebagai tempat bersandar.Sepertinya Sarah ada rasa sama Kian.Masa sekretaris manggil mas.
sunaryati jarum
Kamu bakalan bucin ,Kiano karena kebaikan dan ketulusan hati Azaela
sunaryati jarum
Baru mampir
ewie_srt(thealune): terima kasih 🙏
total 1 replies
Lia Anwar
lanjutttt... semangatttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!