Kila gadis yatim tomboy yang terpaksa menikah muda karena keluarganya terlilit hutang. Berawal dari Ayahnya yang sakit sakitan membuat Ibunya meminjam uang kepada temannya.
Dengan jaminan ketika anaknya sudah lulus SMA atau sudah umur 18 tahun ia harus bersedia menikah dengan anak laki-lakinya. Karena terpaksa Ibunya Kila menyetujui nya demi sang Ayah sembuh.
Namun Tuhan berkehendak lain, tepat setelah sang Ayah melakukan operasi beberapa menit kemudian ia menghembuskan nafas terakhir nya tanpa berpamitan kepada sang anak dan istri.
Disisi lain Kila harus menikah kepada laki laki yg lebih dewasa darinya yaitu berumur 28 tahun namun demi membayar hutang orang tuanya dia terpaksa menikah dengan laki-laki tersebut.
bagaimana ceritanyaaa,,,,,??
ikutin terus ya ceritanya
jangan lupa komen dan like ya 😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti humairah Azzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 24
'Maaf kalo typo mengganggu kalian membaca'
Semua orang terpaku melihat penampilan Kila, khususnya para lelaki yang ada di situ, bahkan yang tadinya ada yang menyanyi kini menjadi diam.
Ada yang menatap Kila kagum dan ada juga yang menatap Kila dengan tatapan tidak suka, yang pastinya kaum cewek dong. Mereka tidak suka melihat penampilan Kila, yang tentunya dia orang baru di situ.
Apalagi Kila bersama Andi. Andi si lelaki idaman para wanita. Namun Kila tidak perduli dengan tatapan mereka semua, bahkan ada yang berbisik bisik dan Kila mendengar nya. Ingin sekali Kila menampar wanita yang membicarakan nya itu.
Enak saja dia di katakan jal*ng. Mereka tidak tahu rupanya kalau dia itu calon istrinya Andi. Tentu saja mereka tidak tahu, orang yang tahu hanya teman dekat Andi saja.
Kini Andi ikut kumpul dengan teman temannya, tentu saja Kila ikut dengan nya. Melihat Kila salah satu teman Andi bertanya
"Ini calon yang lo bilang mau jadi bini lo?" tanya Reval, salah satu teman dekat nya Andi.
"Iya, cantik kan calon gue" jawab Andi
"Gila, ini bukan cantik lagi tapi cantik banget woy" jawab Reval
"Iyalah gue gitu lo" jawab Andi sombong
"Boleh kenalan enggak ni gue sama calon lo" tanya Reval
Sementara Kila dan teman Andi lainnya hanya menjadi pendengar.
"Boleh dong tapi jangan pegang pegang"
"Dih pelit banget lo, mentang mentang calon lo cantik"
"Bukan pelit dari tatapan lo aja gue liat lo kayak suka gitu sama calon bini gue, macam mana nanti kalo tangan nya lo pegang" jawab Andi
"Udah om enggak papa, orang cuma pegang tangan doang"
"Apa om?" kali ini Beni yang berbicara.
"Aduh keceplosan" ucap Kila dalam hati sambil menepuk jidatnya
"Maklum dia suka usil, kalo manggil gue, yakan sayang" ucap Andi sambil menarik pinggang nya Kila
"Hah, i-iya, tadi cuma main main doang, lidah nya suka belok kadang" ucap Kila sedikit gugup
"Oh, kirain, Btw kenalin gue Beni" saat Beni mau menjabat tangan Kila Reval menepis nya lalu berkata.
"Enak aja lo, gue luan. Kenalin gue Reval"
"Eh iya aku Kila, salam kenal" ucap Kila sambil menjabat tangan Reval
Mereka pun saling berkenalan, disana ada 3 orang temannya Andi. Ada Reval, Beni dan Reno. Mereka pun bercerita cerita sambil menikmati hidangan yang telah di sediakan. Walaupun Kila baru disana tetapi dia sudah akrab karena teman teman Andi itu orang nya sangat lah humoris.
Sementara tidak jauh dari mereka ada seorang perempuan yang menatap mereka sambil tersenyum. Apalagi dia dari tadi melihat Kila, seperti nya dia enak di jadikan bahan mainan.
Dia pun langsung mengeluarkan hp nya dari tasnya. Lalu menelpon seseorang.
("Halo") jawab perempuan di sebrang sana
("Halo, gue ada kabar penting ni")
("Kabar apaan?") jawab perempuan tersebut
("Itu si Andi,gue denger dia mau nikah dalam waktu dekat ini")
("What! dia mau nikah? cantik enggak tuh calon nya") tampaknya perempuan itu kaget mendengar nya
("Iya dia mau nikah, masalah calon ya lumayan la cantik")
("Lo tau dari mana dia mau nikah? nanti lo ngada ngada doang") tanya nya
("Ini gue lagi ada di pesta ulang tahun si Bima, nah si Andi datang sama calon nya. Gue kan duduk gak jauh dari mereka jadi gue denger pembicaraan mereka")
("Oh jadi dia mau nikah?") tanya nya
("Walah markonah dari tadi kan udah gue bilang kalo di itu mau nikah, masik aja lo tanya, kesel gue. Ini ni kebanyakan sama om om ya gini jadi gak nyambung di ajak bicara") ucap sang penelepon kesal
("Sialan lo, oke kalo dia mau nikah seru nih kayaknya")
("Iya makanya itu gue nelpon lo, bakal seru kalo lo datang di kehidupan dia")
("Tenang lo, bentar lagi gue bakal datang di kehidupan si Andi, tapi tunggu nih Aki bau tanah mati, soalnya gue mau kasi dia racun")
("Lo kasi tuh aki aki racun?")
("Iya dong tapi nanti kalau kekayaan dia udah jatuh ditangan gue")
("Kejam banget lo, oke gue tunggu lo datang ya. Dan gue juga denger mereka itu di jodohin. Jadi gampang buat lo masuk di kehidupan dia, gue tutup dulu ya telpon nya, soalnya acara nya sudah mau selesai") perempuan itu pun langsung mematikan sambungan telepon tersebut lalu tersenyum sini sambil melihat ke arah Kila.
"Mungkin sekarang lo masih bisa bersenang-senang dan tertawa lebar. Tapi suatu saat nanti lo bakal menangis sejadi-jadinya, tunggu permainan gue gadis kecil yang malang" ucap wanita itu sambil tersenyum licik dan menggoyangkan gelas yang ada di tangan nya
.
Kini waktunya mereka memberikan ucapan selamat kepada yang berulang tahun dan tentunya memberikan kado.
Semua sudah memberikan kado, dan kini waktunya Andi dan Kila memberikan kado.
"Selamat ulang tahun ya bro, semoga panjang umur, sehat selalu dan sukses selalu" ucap Andi sambil memberikan kado kepada Bima
"Makasih ya atas doa nya, makasi juga udah datang di acara gue. Eh btw ini siapa" ucap Bima sambil melirik Kila
"Oh ini calon bini gue, kenalin Kila namanya"
"Gue Bima, salam kenal ya Kila"
"Eh iya, semoga panjang umur ya"
"Iya makasih" ucap Bima
.
Kini Kila dan Andi sudah di perjalanan pulang. Sudah dari tadi Kila merasa risih dengan baju yang ia gunakan. Pasalnya baju yang ia gunakan itu sangat panjang dan menurutnya baju itu juga sangat panas.
Ditengah perjalanan Kila berbicara.
"Om baju aku yang tadi kan masik ada di butik, ayok dong kita balik kesana lagi, sayang baju aku"
"Udah gak usah,lo pake baju itu aja. Cantik kok lo pake baju itu. Masalah baju lo yang di butik, nanti kita beli lagi"
"Nih ya om, bukan masalah baju ku yang di butik itu bisa di beli lagi. Tapi aku itu gerah pake baju yang sangat menyebalkan ini" ucap Kila kesal, sebenarnya sudah sejak di pesta tadi Kila merasa gerah. Tapi apalah daya, kalau pun Kila berbicara pada Andi kalau dia gerah, Andi pasti juga tidak akan membawa nya pulang.
"Udah pake itu aja, orang udah malam juga. Tinggal tidur nya" ucap Andi santai
"Ih gak suka gelay, om gak ngerasain kan betapa tidak nyamannya make baju ini."
"Dih, jijik gue denger lo ngomong"
Dengan terpaksa Andi balik lagi ke butik itu, karena Kila terus saja merengek untuk balik kebutik itu, dengan berbagai alasan.
Kini mereka melanjutkan perjalanan pulang lagi. Tentunya mengantarkan Kila pulang. Di perjalanan Andi membuka suara.
"Eh cil kata emak gue, hari Rabu besok kita nikah lo. Jadi lo bisa nulis dari sekarang siapa siapa aja yang mau lo undang" ucap Andi santai sambil fokus melihat kedepan
"What! nikah hari Rabu? ih cepat banget sih" jawab Kila kaget
"Lebih cepat lebih baik, enggak baik menunda nunda pernikahan tau lo, lagian emak gue mau cepat cepat punya cucu" lagi lagi Andi berkata sangat santai
"What!cucu? omegaaatt aku masik muda, males ah. Aku mau fokus ngejar cita cita"
"Kan gak ada yang ngelarang hamil sambil ngejar cita cita"
"Emang kagak ada yang ngelarang om, tapi nanti aku juga yang susah. Tunggu aku lulus kuliah dulu baru bisa punya anak"
"Alah udah lah itu nanti aja di bahas kalo udah nikah, dah sana lo masuk kedalam. Gue enggak turun la ya cil udah malam soalnya, titip salam sama ibuk"
"Oghey, aku pulang. Hati hati ya om bay" ucap Kila sambil keluar dari mobil
"Kesambet apaan dia bilang hati hati" ucap Andi sambil menggelengkan kepalanya lalu pergi.
*****
bersambung
Maaf ya semalam gak up, soalnya othor lagi sibuk banget. Jangan lupa tinggalkan jejak ya kalau mampir dan baca cerita yang alurnya gak jelas kayak hubungan kelen sama pacar 🤣🤣 hahaha canda ya:v 🤣🤣
tp suka sih ma ceritanya.
ika widya
Babang Andi ama Qila berantem mulu heran dah^_^
Lanjut terus Kak, Semangat 🤗