Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
"mengapa kau begitu bodoh? Kau malah memikirkan khawatir ketahuan mama jamin apapun yang kita lakukan tidak akan ada yang mengetahui nya," jelas sang mama kembali menghasut anak nya.
"Baik lah, apa yang mama inginkan?" tanya Morgan lagi.
"Sesuai apa yang tadi mama ucap kan, jangan sampai Samuel dan Naya menjalin hubungan baik, apalagi sampai memiliki anak, ini adalah ancaman besar," jelas mama Ruby kepada Morgan.
"Ya, aku mengerti apa yang mama katakan, dan aku tau apa yang harus aku lakukan," jawab Morgan lagi.
"Bagus, ini baru anak mama, ayo masuk," ucap mama Ruby yang kemudian berjalan kembali masuk ke dalam rumah.
Sementara itu Mala menutup mulut nya dengan rapat agar mereka tidak mendengar kan suara Isak tangis nya.
Setelah Morgan dan mama Ruby pergi dari taman, Mala pun keluar dari persembunyiannya.
"Ya tuhan, apa yang harus aku lakukan? Bagaimana ini? Mereka pasti akan melakukan sesuatu dan membuat Naya dan Samuel dalam masalah, tapi aku tidak tau harus berbuat apa, aku bahkan tidak punya ponsel untuk menghubungi Naya," ucap Mala khawatir.
Mala ini tipikal orang yang polos dan baik hati, namun dia juga sedikit bodoh dalam menangani masalah, dan dia juga sangat mudah di tindas, namun berada di posisi nya saat ini juga tidak mudah, karena dia seperti seorang budak tawanan di rumah itu.
Sementara itu di sisi lain.
"Ini adalah pertama kalinya aku naik pesawat, Azka aku takut," ucap Naya menatap Azka dengan wajah penuh kekhawatiran.
"Nona muda, tenang lah, jangan khawatir, pesawat tidak semengerikan itu, jadi jangan membayangkan hal-hal buruk dan berfikir positif saja ya," jelas Azka mencoba menenangkan Naya.
"Ada apa?" tanya Samuel yang baru saja tiba dari toilet.
"Tidak ada apa-apa tuan muda, nona muda hanya khawatir karena ini pertama kali nya dia naik pesawat," jelas Azka.
Naya menundukkan kepalanya, tidak ingin melihat Samuel, dia khawatir Samuel akan marah dan juga mengejeknya, sebelum nya dia bahkan tidak mau menyampaikan ini kepada Samuel tapi Azka malah membocorkan nya.
"Kau benar-benar baru pertama kali naik pesawat? Sekampungan itu lah dirimu?" ejek Samuel sambil melirik ke arah Naya.
Namun Naya tidak menjawab nya, dia hanya mengengam erat gagang koper nya, berusaha menyembunyikan rasa takut nya.
Sementara itu, pengumuman tentang pesawat yang akan berangkat sebentar lagi pun terdengar jelas di bandara.
Samuel mengambil koper nya dan kemudian berjalan tanpa mengatakan sepatah kata pun kepada Naya atau Azka.
"Ayo Nona, ikut aku, sebentar lagi pesawat akan lepas landas, kita harus segera masuk ke dalam pesawat," ucap Azka yang meraih koper nya dan koper Naya lalu kemudian berjalan mendahului Naya.
Naya lagi-lagi hanya terdiam dan memilih untuk mengikuti Azka dari belakang, karena dia tidak ingin mengikuti Samuel dia lebih nyaman karena Azka memperlakukan nya dengan sopan.
Sesekali Samuel berbalik menatap ke arah belakang nya, perasaan tidak enak melihat Naya yang berdiri di samping Azka sambil berjalan bersama pun kini mulai dia rasakan, dia pun memilih untuk menghentikan langkahnya untuk menunggu mereka berdua.
"Jalan begitu lambat, ayo cepat!" marah nya kepada Naya.
Lagi-lagi Naya tidak menjawab nya dan memilih untuk diam saja.
Tidak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya masuk ke dalam pesawat dan menduduki kursi masing-masing, sayang nya Azka dan Naya malah mendapat kursi yang bersebelahan, sementara itu Samuel malah dapat kursi yang ada di barisan lain namun tetap sejajar dengan Naya.
"Astaga, situasi macam apa ini? Bagaimana bisa aku malah duduk bersebelahan dengan nona muda sedang kan tuan muda di kursi barisan sebelah," batin Azka mulai merasa tidak nyaman karena tatapan Samuel yang terus menatap ke arah mereka.
Sementara itu, Naya malah bahagia karena dia tidak duduk di sebelah Samuel dia merasa bebas dari harimau itu untuk beberapa jam, namun tetap saja rasa takut nya tidak bisa dia hilang kan, ini adalah pertama kalinya dia naik pesawat, bunyi dan aroma yang ada di dalam pesawat saja membuat dia tidak nyaman dan merasa mual.
"Azka, kita akan baik-baik saja kan?" tanya Naya sambil menatap ke arah Azka.
"I ... Iya, nona muda," jawab Azka sesekali melirik ke arah Samuel.
Lagi-lagi Samuel merasa tidak enak melihat Naya yang sangat dekat dengan Azka asisten nya, entah perasaan apa ini, yang jelas ada rasa tidak ikhlas melihat mereka berdua duduk bersama.
Tidak lama kemudian, pesawat pun akhirnya lepas landas menuju kota X.
"Astaga tolong aku, ini sangat mengerikan!" ucap Naya reflek tangan nya memegang erat tangan Azka yang ada di samping nya.
"Astaga nona muda, tenang lah sebentar lagi juga akan terbang dengan normal, jangan khawatir tenang ya, tenang," bujuk Azka yang hatinya memanas karena khawatir kalau setelah ini dia akan di pecat jadi asisten.
Naya tidak mempedulikan apa yang di ucapkan Azka, dia tetap memegang erat tangan Azka karena khawatir jika pesawat ini akan jatuh. Ya namanya juga baru pertama kali.
"Asisten kurang hajar," batin Samuel melirik Naya dan Azka yang sedang berpegangan tangan.
"Lihat lah, mereka pasti pasangan pengantin baru, mereka sangat menggemaskan mungkin mereka akan melaksanakan malam pertama di kota X," ucap seorang laki-laki tua berkacamata yang duduk di sebelah Samuel.
"Pak tua, mengapa kau mengatakan hal yang kau sendiri tidak tau?" ucap Samuel menatap laki-laki tua tersebut dengan tatapan kesal.
"Pantas kah kau menatap orang tua dengan tatapan mengerikan seperti itu? Kau juga kan sedari tadi menatap ke arah mereka, aku tau kau pasti sangat iri, makanya menikah lah," ucap pak tua tersebut asal bicara.
Rasanya ingin sekali Samuel berkelahi dengan orang tua itu, yang bicara nya asal ceplas-ceplos saja.
"Pak tua, apa kau akan percaya jika aku mengatakan wanita yang duduk di samping laki-laki itu adalah istri ku?" tanya Samuel kewalahan menghadapi orang tua tersebut.
Orang tua itu terlihat bingung menatap Samuel, dia bahkan berfikir kalau Samuel saat ini sedang berhayal dan gila.
"Haha, anak muda jaman sekarang, mengangap dia paling pintar dan bisa menipu orang tua seperti ku, lagipula apa perempuan cantik itu mau dengan laki-laki mengerikan seperti mu ini?" tanya orang tua tersebut lagi-lagi membuat Samuel gusar dan merasa ingin memukuli nya.
"Aku jelas kan ya sekali lagi pak tua bangka yang sok tau dan menyebalkan, dia itu benar-benar istri ku, dia istri ku," ucap Samuel dengan serius mengatakan bahwa Naya adalah istri nya kepada pak tua tersebut.
Entah apa yang merasuki Samuel saat ini, dia bahkan tidak sabar dengan laki-laki tua menyebalkan itu, sampai-sampai dia mengakui dengan kekeh bahwa Naya adalah istri nya, seperti nya saat ini Samuel sedikit termakan ucapan nya sendiri.
****
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,