menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
musuh baru
Pasukan angkatan laut barvatia menembaki angkatan laut numeria mereka menyerang satu sama lain hingga kapal mereka hancur pasukan barvatia pun melarikan diri Mecari bantuan karena numeria membawa kapal perang yang semakin banyak, pasukan barvatia melarikan diri dari pertempuran mereka kabur, pasukan numeria tetap mengejar mereka tidak mau mengalah para pasukan numeria segera melancarkan serangannya menembakan kapal barvatia hingga layar mereka terbakar,
Para pasukan barvatia yang berhasil melarikan diri segera melaporkan kejadian tersebut kepada komandan mereka, akhirnya pasukan barvatia melawan kembali dengan membawa 50 kapal perang dengan membawa banyak pasukan, sesampainya di lokasi para pasukan barvatia melihat angkatan Laut numeria sedang menyandera pasukan barvatia, para pasukan barvatia yang melihat teman mereka di aniaya mereka langsung menembakan meriam kearah kapal kapal perang numeria, armada angkatan Laut numeria yang hanya berjumlah 30 kapal pun segera di kelilingi oleh angkatan Laut barvatia, kemudian mereka di tembaki, para pasukan numeria tetap melawan akan tetapi mereka tetap kalah, kapal kapal mereka hancur beberapa tenggelam, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menyerah, para pasukan numeria pun dijadikan tawanan perang,
Di tempat lain para pasukan republikan mulai menyerang beberapa kota di kekaisaran numeria mereka merampok para tuan tanah dan bangsawan serta menghancurkan kastil kastil milik bangsawan, beberapa dari mereka juga membunuh bangsawan, para pasukan numeria pun segera melawan mereka, adu tembak pun terjadi akan tetapi para pasukan republikan menggunakan meriam untuk menyerang pasukan numeria, para pasukan numeria banyak yang mati akibat tembakan meriam beberapa dari mereka melarikan diri untuk mencari bantuan, sesampainya bantuan di kastil para bangsawan pasukan numeria segera mengelilinginya dengan menggunakan pasukan kavaleri berkuda lalu menembakinya, mereka menembaki kastil kastil itu dengan serentak akan tetapi para pasukan republikan menembaki mereka dengan meriam hingga para pasukan numeria hancur mereka banyak yang tewas terkena ledakan, para pasukan numeria akhirnya membalas menembakkan meriam hingga kastil tersebut hancur terbakar lalu segera merangsek masuk, pada saat masuk itulah mereka saling beradu pedang dan tombak, para pasukan republikan yang kalah jumlah lalu membakar kastil tersebut dan melarikan diri akan tetapi tidak semuanya berhasil melarikan diri beberapa dari mereka gagal dan tertangkap.
Di tempat lain para pasukan republikan yang berhasil melarikan diri dari penjara nordonia mereka segera di kejar oleh para pasukan barvatia, beberapa pasukan barvatia juga menembaki republikan yang kabur hingga membuat warga nordonia panik berhamburan mereka berlarian, mereka pun juga nekat mencuri beberapa makanan dari rumah dan pasar milik masyarakat, sedangkan di tempat lain para pasukan numeria segera masuk kedalam penjara untuk segera di Tawan, pada saat di dalam taman penjara mereka semua melihat para tawanan perang pasukan nordonia yang di kurung, beberapa dari pasukan nordonia menghampiri mereka menanyakan asal mereka, "hei dari mana kalian berasal" ucap pasukan nordonia tersebut
lalu para pasukan numeria menjelaskan "kami adalah pasukan numeria yang di Tawan karena menyerang wilayah laut kekaisaran kalian"
lalu pasukan numeria menanyakan mereka "kalian siapa dan apa yang menyebabkan kalian bisa ada di sini" mereka pun menjawab "kami adalah pasukan nordonia yang di Tawan karena invasi kaisar muda yaboath"
Mereka pun saling mengobrol satu sama lain beberapa dari mereka juga saling bertanya siapakah yaboath dan lain lain, sedangkan di tempat lain kaisar orlumbus yang mendengar kabar kalau angkatan Lautnya kalah perang dan di sandera pun merasa emosi, selain itu dia juga di kirimkan pesan oleh yaboath, sang kaisar yaboath ingin mengajak kaisar orlumbus untuk bertemu dengan membahas perdagangan serta kesepakatan baru soal aturan melewati perairan benua nordonia.
Keesokan harinya
yaboath berinisiatif untuk mengunjungi kekaisaran numeria dia dengan di kawal oleh pasukan barvatia dan juga membawa para prajurit numeria yang sebelumnya di Tawan dan para pedagang yang ditangkap karena nekat melewati perairan lautnya tanpa izin, bersama para bangsawan yaboath dengan di kawal pasukan angkatan lautnya dan pasukan raksasa berukuran 15 meter yang mengikutinya dengan cara berenang di laut, mereka berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan, sesampainya di kekaisaran numeria yaboath di sambut meriah oleh rakyat numeria serta dikawal oleh pasukan numeria, mereka menaiki kereta kuda untuk segera menuju istana sang kaisar, dalam perjalanannya yaboath merasakan keindahan arsitektur kekaisaran numeria, sesampainya di istana kekaisaran yaboath di sambut para pelayan serta bertemu dengan kaisar orlumbus dan raja kerajaan usuga, David Guetta.
mereka pun langsung duduk bersama dengan para raja kerajaan kecil yang berlindung di Bawah kekaisaran numeria dan kerajaan kerajaan lainnya termasuk bangsawan yang berada di bawah kuasa kaisar yaboath, yaboath pun segera ditanyakan soal kenapa mereka harus bayar ketika melewati wilayahnya padahal di jaman sang ayah semuanya gratis, yaboath pun menjelaskan kalau di jamannya berbeda karena ini soal kedaulatan serta biayanya akan yaboath pastikan terjangkau serta biaya tersebut akan di gunakan yaboath untuk membangun ekonomi di wilayahnya, jikalau ada pemberontakan ataupun kaum republikan yang menyusup dan berbuat kerusakan, sang kaisar numeria orlumbus pun terdiam dan menerimanya dengan baik dan dia juga berinisiatif membahas soal kaum republikan yang menyengsarakan kekaisarannya, mereka mulai mengganggu kekaisarannya dan mengusik wilayah kerajaan di sekitarnya, kaisar numeria pun mengajak yaboath untuk membentuk aliansi akan tetapi yaboath menolak karena menurutnya kekaisarannya sedang dalam tidak baik dan masih dalam waktu pemulihan.
setelah lama berbincang kaisar orlumbus pun akhirnya memutuskan mengajak tamu lainnya termasuk yaboath untuk makan dan minum mereka sedikit bersantai, yaboath juga sedang berada di teras istana yang luas dia melihat pemandangan kota yang indah serta memuji kekaisaran orlumbus, orlumbus pun merasa malu dengan pujian tersebut mereka pun saling berbincang orlumbus memperingati yaboath soal bahaya kaum republikan, orlumbus menceritakan semua kekejaman mereka lalu menjelaskan kaum republikan dengan menyebut mereka naif dan tidak tau diri yaboath dan orlumbus pun mereka saling berbincang dengan santai layaknya teman lama, beberapa bangsawan yaboath juga akrab dengan para raja kerajaan lain dan menteri kekaisaran numeria mereka berpesta bersama.
Di tempat lain para kaum republikan sedang mengadakan rapat mengenai wilayah mana sajakah yang akan mereka taklukan, beberapa dari mereka sedang merakit senjata api serta menyiapkan logistik perang sedangkan ada beberapa juga yang sedang memasak.
Beberapa pasukan republikan juga sedang mengasah pedang pedang mereka agar siap untuk menebas musuh,
Sedangkan di istana kekaisaran nordonia yaboath di datangi oleh para pelayan cantik para pelayan tersebut memuji ketampanan yaboath, beberapa dari mereka bahkan nekat menyuapi yaboath dengan manisan, yaboath yang di perlakukan seperti itu pun menerimanya dan memakan manisan tersebut dari tangan sang pelayan.