NovelToon NovelToon
Perjalanan Istimewa

Perjalanan Istimewa

Status: tamat
Genre:Romansa / Misteri / Mata Batin / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Sekuel dari Novel Arjuna Bopo Istimewa.
Di sini kita akan di suguhkan dengan perjalanan cinta antara Arjuna dan Meshwa.
Perjalanan rumah tangga dan kehidupan dari Bopo Istimewa ini, ternyata banyak sekali ujiannya.
Apakah Meshwa yang berstatus sebagai istri sanggup menemani perjalanan Arjuna? ataukah dia akan menyerah?

Di Novel ini juga akan ada kelanjutan kisah cinta Nala dan Mifta. Lalu, bagaimana dengan Dipta? Apakah dia akan menemukan tambatan hati?

simak kelanjutan cerita dari Keluarga Bopo Desa Banyu Alas di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Kotoran

Pagi itu, Arjuna bersama Abimanyu langsung menuju ke Danau Gondo Mayit. Keduanya sengaja tak ikut melayat, agar bisa sampai ke Danau Gondo Mayit sesegera mungkin.

Ini adalah kali pertama Arjuna menginjakkan kaki di Danau Gondo Mayit, sementara Abimanyu memang sudah pernah ke sini dulu.

Bayangan saat ia berada di sini bersama Arunika pun kembali berkelebat. Kesedihan yang dulu ia rasakan saat kehilangan putra angkatnya, Askara, pun kembali terasa.

Tak ada yang berubah, Danau Gondo Mayit masih seperti dulu. Hanya saja, suasananya saat ini terasa lebih mencekam dari dulu, saat Abimanyu pertama kali berkunjung ke sini.

Anehnya, meski tak pernah di kunjungi apa lagi di rawat sama sekali, rumput di sana tak pernah meninggi. Pohon - pohon di sekitarnya pun tak pernah bertambah atau berkurang, pun ukurannya tak juga meninggi atau membesar.

Danau Gondo Mayit seperti berada di dimensi lain, dimana waktu seolah berhenti dan tak bisa menembusnya.

"Apa memang seperti ini, Kung?" Tanya Arjuna saat mencium bau busuk khas jenazah yang membusuk.

"Ini lebih menyengat dan lebih busuk dari yang lalu." Jawab Abimanyu yang masih mengingat jelas bagaimana aroma Danau Gondo Mayit yang selalu menyambut kedatangan tamunya.

Kedua Bopo itu masih berdiri di atas bukit yang menyembunyikan Danau Gondo Mayit. Mereka masih mengamati suasana sekitar yang terasa dingin dan mencekam.

Tak ada keanehan, mereka tak melihat ada yang janggal dari kejauhan di Danau Gondo Mayit ini. Bahkan di sana sama sekali tak ada orang lain. Hanya ada mereka berdua saja.

Dengan langkah pasti, Abimanyu dan Arjuna berjalan menuruni bukit. Hawa dingin semakin terasa aneh, hingga mampu membuat bulu kuduk mereka meremang.

"Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin." Ucap Abimanyu dan Arjuna hampir bersamaan. Keduanya pun terdiam sejenak sembari berkomat - kamit melafalkan bacaan.

Hawa di sekitar mereka tiba - tiba berubah. Angin datang membawa angin yang kering dan panas. Tak lama, datang angin dari arah berlawanan yang membawa angin dingin dan lembab serta bau busuk yang menusuk hidung.

"Astaghfirullah." Lirih Arjuna yang langsung menutup hidungnya. Berbeda dengan Abimanyu yang masih tampak tenang sambil terpejam, seolah tak merasakan apapun di sekitarnya.

Untungnya, bau busuk itu hanya lewat sebentar. Hawa di sekitar sana pun kembali normal, dingin dan sunyi.

Namun, ketenangan khas Danau Gondo Mayit itu tak berlangsung lama. Perlahan, air di tengah - tengah Danau itu berputar membentuk sebuah pusaran air yang semakin lama, semakin membesar.

Arjuna dan Abimanyu tertegun saat melihat pusaran air yang masih terus berputar itu. Keduanya seolah sedang menonton pertunjukan kemampuan Danau Gondo Mayit yang selama ini selalu tenang.

Tanpa di komando, Abimanyu dan Arjuna sama - sama memejamkan mata dan memasang posisi bersidekap dada. Keduanya pun terus berkomat - kamit membaca bacaan, seolah sedang bertarung dengan Danau Gondo Mayit untuk menunjukkan siapa yang 'berkuasa' di Desa Banyu Alas.

"Kita periksa sekeliling, Nang. Pasti ada petunjuk." Kata Abimanyu setelah Danau dan suasana di sana kembali tenang.

Arjuna pun mengangguk. Ia bersama Kakeknya mulai berjalan dan mengamati setiap bagian dari Danau Gondo Mayit itu.

"Darah?" Batin Arjuna.

"Apa ada hewan yang suka ke sini, Kung?" Tanya Arjuna.

"Seharusnya gak ada hewan yang mau masuk ke sini. Lihat saja, bahkan serangga yang umumnya bertebaran di mana - mana, tapi di sini sama sekali gak ada." Jawab Abimanyu.

"Ini ada darah, Kung." Kata Arjuna sambil menunjukkan sebuah alas dari kain yang sudah kucel. Di Sana, ada beberapa bercak noda darah.

"Apa ada warga kita yang baru keguguran? Atau bayinya meninggal, Nang?" Tanya Abimanyu. Melihat kain yang sudah pasti belum lama. Bahkan sepertinya belum ada satu minggu di sana.

"Gak ada, Kung. Dalam satu bulan ini sudah pasti gak ada." Jawab Arjuna.

Abimanyu dan Arjuna terdiam sesaat. Arjuna pun segera mengambil kain itu dan memasukkannya ke dalam kantung yang ia bawa. Setelahnya, mereka kembali menyisir Danau Gondo Mayit.

Namun, perhatian Arjuna kini beralih pada sebuah bungkusan yang ada di pinggir Danau.

"Kung, itu bungkusan apa ya? Bukannya kalau sesaji, gak ada bungkusan?" Tanya Arjuna.

"Harusnya ya gak ada bungkusan, Nang. Wong semua sesaji harus tenggelam." Jawab Abimanyu.

Arjuna pun berusaha mengambil plastik yang ada di tepi Danau itu. Setelah berhasil, ia pun segera membuka bungkusan itu.

"Astaghfirullah! Innalillahi wa innaillaihi roji'un." Kata Arjuna.

"Innalillahi wa innaillaihi roji'un." Ucap Abimanyu.

Keduanya pun sama - sama terkejut saat melihat kantong plastik hitam itu berisi jenazah janin yang mulai membusuk.

Aroma tak sedap pun langsung menguar kemana - mana. Keduanya sama - sama tertegun dengan perasaan campur aduk antara resah, sedih dan marah.

"Siapa yang berani melakukan hal seperti ini? Ya Allah, Astaghfirullah." Kata Abimanyu.

"Pantas saja jika Danau Gondo Mayit ini mengamuk." Timpal Arjuna yang merasa geram.

"Kita bawa semua ini, Nang. Nanti sore kita adakan ruwatan di sini agar tak ada lagi korban. Setelah itu, baru kita cari tau siapa yang melakukan ini." Kata Abimanyu.

Mereka pun segera kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, para Bopo dan Biyung pun langsung bersiap untuk melakukan ruwatan (pembersihan) di Danau Gondo Mayit.

Para Bopo dan Biyung pun masih menyembunyikan permasalahan ini, agar tak ada warga yang melarikan diri, jika memang pelakunya adalah warga Desa Banyu Alas.

"Terus harus kita apakan ini, Mo?" Tanya Saira yang membenarkan jika yang di temukan oleh Abimanyu dan Arjuna adalah janin yang di perkirakan berusia lima sampai enam bulan itu.

"Kita makamkan dengan layak di pemakaman. Setelah itu, kita langsung ke Danau Gondo Mayit." Jawab Abimanyu.

"Kita makamkan sendiri, Kung?" Tanya Arjuna yang di jawab anggukan oleh Abimanyu.

"Lalu, siapa yang akan menjalankan ritual di Danau Gondo Mayit untuk janin ini? Harusnya orang tuanya melakukan ritual di sana." Tanya Arsha.

"Yang terpenting kita makamkan terlebih dahulu karena kondisinya yang sudah membusuk seperti ini. Setelah selesai meruwat di Danau Gondo Mayit, baru kita cari tau siapa orang tuanya dan mereka harua melaksanakan ritual duka di Danau Gondo Mayit." Jelas Abimanyu yang di jawab anggukan mengerti oleh anak - anak dan cucunya.

"Setelah itu, biar aku yang membawa pelakunya ke penjara. Karena ulah mereka sudah menyebabkan kerusakan dan akhirnya mengorbankan orang yang gak bersalah." Kata Aksa dengan geram. Tangannya terkepal erat dan dadanya naik turun sedari tadi karena menahan kekesalan.

"Ayo, segera kita lakukan. Kita harus selesaikan ruwatan di Danau Gondo Mayit sebelum surup." Titah Abimanyu.

Para Biyung segera menyiapkan keperluan untuk menjalani ritual, sementara Para Bopo bergerak cepat mengurus pemakaman jenazah janin itu secara sembunyi - sembunyi.

Dari semua warga, hanya ada satu orang yang ikut membantu sekaligus menjadi saksi mengenai Janin yang di buang di Danau Gondo Mayit. Ia adalah kuncen (juru makam) desa.

Tak sembarangan, kuncen itu pun telah di sumpah agar tak membocorkan hal ini pada orang lain termasuk juga anak dan istrinya sebelum di minta oleh Abimanyu.

1
Ningsih Gedeona
ada judul bru ding thor cerita Mamas Aka dama Nas Bima... plese.. 🙏
FDS: sudah ada ya kak. judulnya Shima & Bopo Muda
total 1 replies
Noor hidayati
bima di novel ini sudah berusia 4 th,tapi di novel sekuelnya malah berusia 3 th,authornya ga balas,aku tanya di novel sekuelnya
FDS: sengaja di buat mundur usianya kak 🙏
total 1 replies
Ave Thohir
crt segini ya akhir nya
aurora
😭😭😍
Eka
kangen sama kekonyolan bopo sama ety cima sama mas juna lo
Eka
ya kok gigu tjor ndak seru syooo thor kelznjutanya saya tunnggu thor
FDS: sudah terbit ya kak, kelanjutannya🙏
total 1 replies
Naufal hanifah
luar biasa /Good//Good/
fsf
Ya Allah aku nangis Sampek mbesesek 😭😭😭😭
fsf
rasane Mak deg saat Mifta ngomong gitu 😭😭😭 Sampek mewek aku 😭😭
fsf
apa mungkin salah satu anaknya Nala yg jadi teman aka
Nur Laila
thor ini tdk ada lanjutan ya
FDS: ada kak. sudah terbit
total 1 replies
adning iza
lohh lohhh lohhh kon ndadak end thorr
ika
END????
sing bener ta othor kie?
yakin?????
Susi Lawati
novel yg selalu di tunggu up date nya sudah end aja gak kerasa banget, ceritanya seru gak bikin emosi jiwa, seistimewa apa sih perjalanan Arjuna ini? silahkan mampir aja kawan, kalau udah part sedih ngena banget ke hati, kalau udah part konflik bikin penasaran akar dari permasalahannya dan bagaimana dengan Ahir konfliknya, kalau udah part komedi dah lah ngakak banget.....mungkin bagi yg belum baca semuanya di saranin buat baca yg ,1.CINTA MAS KADES UGAL UGALAN. 2. BOPO KEMBAR, 3. ARJUNA BOPO ISTIMEWA, 4. PERJALAN ISTIMEWA,
jadi nanti kita kenal dengan tokoh tokohnya dari jaman yuyut nya sampai cicit cicitnya 🥰
Susanah Tahid
cerita nya menarik dan menghibur jadi g jenuh baca sambil tegang , ketawa dan menangis ..pokok e nano nano... excited membacanya...
Susanah Tahid
yaa...ntycim kok g ada lanjutannya ... semangat thor💪💪😍🙏
Sigit Winaryo
belum keluar ya yang baru Tor
Aviv200502
selalu epik ga pernah ggl kakak satu ini kalau bikin cerita
semua novel nya udah aku baca dan ngga ada yg ngebosenin

semangat berkarya terus ya kak aku tunggu karya selanjutnya
Anonim
Thor kapan rilisnya 😭😭😭
Ermayanti
mna thor, lanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!