NovelToon NovelToon
Three Princes And The Cat Who Knows Too Much

Three Princes And The Cat Who Knows Too Much

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Epik Petualangan / Keluarga & Kasih Sayang / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:242
Nilai: 5
Nama Author: Rootea

Rumi terlempar ke dunia otome game yang sedang digandrungi. Tapi, dia bukan tokoh utama wanitanya.... Dia cuma seekor kucing!

Berbekal pengetahuan akan seluruh akhir cerita bersama tiga pangeran, Rumi bertekad mengatur jalur romansa agar semuanya berakhir bahagia.

Namun, kehidupan tidak pernah sesederhana permainan game....

Tiga pangeran berarti tiga jalan hidup. Tiga pilihan. Dan hubungan yang perlahan menghancurkan dari dalam.

Apakah yang dia ketahui masih cukup? Ataukah, pada akhirnya Rumi tidak bisa melakukan apa-apa....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rootea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27 - Pernikahan Suci

Pernikahan pangeran adalah satu topik yang selalu digemari orang. Di seluruh negeri, baik para bangsawan maupun rakyat biasa, gemar menyempatkan waktu mereka untuk membicarakan itu. Baik diskusi serius yang membahas keterkaitannya dengan masa depan kekaisaran, maupun obrolan ringan yang lebih banyak berupa gosip.

Beberapa nama sering muncul sebagai pasangan yang dirasa pantas mendampingi pangeran Kaelros. Terkait putra mahkota, terutama, bahasan itu selalu lebih alot. Karena akan menentukan pewaris tahta Kaelros berikutnya. Memang, selalu ada pilihan bagi Caelian untuk menikahi lebih dari satu orang, seperti yang dilakukan Kaisar saat ini dan pendahulunya.

Pangeran bungsu adalah yang paling jarang dibicarakan, dan sebabnya bukan hanya soal usia. Hampir semua orang beranggapan pangeran Havren akan dinikahkan pada keluarga yang dianggap aman, tidak akan menjadi ancaman bagi Kaelros, dan mudah dikendalikan istana. Putri dari Solmara adalah pilihan yang sedikit tidak terduga. Namun, keberadaannya tidak bertentangan dengan pandangan publik. Solmara adalah negeri yang damai. Kerja sama perdagangan dengan negeri itu adalah salah satu yang memperkaya Kaelros. Di sisi lain, telah beredar kabar bahwa Solmara membutuhkan Kaelros untuk melindungi diri dari invasi bajak laut.

Pangeran kedua adalah topik yang paling sulit dan variatif. Di belakang jenderal perang itu telah ada klan Amatsurugi. Beberapa berpandangan, bila pangeran Raien ingin merebut tahta, ia bisa dengan mudah memilih putri dari keluarga bangsawan manapun. Di sisi lain, bila hal itu terjadi, pergesekan di istana akan semakin sulit dikendalikan. Terlepas dari perangainya yang keras dan tampak tidak bersahabat, pahlawan Kaelros itu adalah incaran banyak gadis dari semua kalangan. Banyak yang berpendapat bahwa kemungkinan Pangeran Raien menikahi warga biasa sangatlah besar. Terutama bila mengingat bahwa di antara saudaranya, komandan tinggi itu yang paling banyak berada di luar istana dan bertemu dengan lebih banyak calon potensial, terlepas dari struktur sosial. Dan Klan Amatsurugi cukup kokoh untuk berdiri sendiri.

Perjodohan Raien dengan Varkath adalah berita mengejutkan serupa puting beliung. Kabar itu memporakporandakan segala.

Varkath adalah nama yang sering diucap dengan rasa ingin tahu bercampur kengerian. Banyak yang percaya tempat itu lekat dengan sihir hitam dan kutukan. Afiliasi Raien dengan negeri itu dianggap pertanda buruk. Seperti ada bayang-bayang kekacauan yang tengah mengintai dari balik pepohonan.

Wabah misterius yang melanda kota Norton juga tidak kunjung reda. Sebaliknya, ia semakin menyebar mendekati ibu kota.

Miasma.

Desas-desus itu semakin lama semakin tidak terkendali.

Hukuman langit, katanya.

Ada dosa tak termaafkan yang telah bertahun-tahun terlupakan dan kini harus mereka tanggung.

Ketegangan mulai mewarnai jalanan ibu kota, yang kini lengang begitu matahari menghilang. Pertokoan tutup lebih cepat dan akses gerbang diperketat. Satu-satunya tempat yang ramai ialah tempat peribadahan. Rakyat berbondong-bondong mendatangi kuil suci untuk memanjatkan doa dan memohon perlindungan.

Ketika pemilik kedai di perbatasan Valtheris menunjukkan gejala yang diberitakan, rakyat semakin resah. Para bangsawan menyuarakan tuntutan lebih keras. Istana harus segera bertindak. Penyelidik dan penyembuh yang dikirim ke lokasi terbukti tidak menyelesaikan apa-apa.

Mereka membutuhkan kekuatan suci dari sihir penyembuh.

Upacara sakral untuk meredam kemarahan langit.

Sesembahan untuk membawa kembali berkah kekuatan naga.

Sesegera mungkin.

Sebelum kegilaan miasma menelan Kaelros.

...*...

...*...

...*...

Miasma, yang menjadi ketakutan rakyat Kaelros itu, awalnya kukira hanyalah wabah penyakit yang ditangani tidak tepat. Seperti kasus kolera di Eropa dahulu kala. Awalnya, aku yakin orang-orang itu hanya terkena penyakit bawaan air atau udara tercemar. Mungkin infeksi pernapasan, atau keracunan logam berbahaya seperti yang pernah melanda Jepang. Perilaku misterius yang diberitakan, soal korban yang menyerang anggota keluarga sendiri, aku pikir hanyalah kesalahpahaman. Wajar bila seorang yang sakit menjadi lebih sensitif dan mudah emosi.

Tapi, sewaktu melihat sendiri korbannya—keyakinanku goyah.

Hari itu kami baru mengunjungi yang disebut-sebut sebagai Kuil Suci Naga Pertama Thaelgor. Dia terletak di Gunung Vyrion, dalam perbatasan dengan hamparan Hutan Selubung Maut.

Tempat itu berbeda dari kuil yang aku ketahui tersebar di Jepang. Mereka tidak memiliki gerbang torii. Bangunannya terbuat dari batu pualam dengan pilar besar dan langit-langit yang sangat tinggi. Terdapat altar di ujung ruangan utama, dengan patung naga serupa yang ada di halaman istana Astryion—hanya saja lebih kecil. Tempat itu sangat ramai belakangan ini, dan perjalanan kami hari itu jadi lebih lama dari seharusnya.

Kami hampir mencapai gerbang kota. Matahari sedang dalam perjalanan melewati sisi lain horizon, membuat langit berwarna jingga keunguan.

Tiba-tiba saja terdengar kerusuhan dan teriakan panik dari salah satu kedai. Orang-orang berlari saling berebut hingga terjatuh ke jalanan. Dari pintu kedai yang menjeblak terbuka, aku melihat pemandangan yang kukira hanya ada di televisi.

Seorang wanita dengan celemek putih tengah menyerang seorang pria. Lebih tepatnya, dia… menggigitnya.

Seperti hewan buas.

Seperti zombie.

Sempat aku melihat darah terciprat mengotori lantai dari luka menganga di leher, sebelum kereta kuda kami dipacu lebih cepat menerobos gerbang kota.

Entah apa yang terjadi pada orang-orang di kedai itu. Beberapa orang pengawal memisahkan diri dan menuju lokasi, mungkin… untuk melumpuhkan.

Miasma sudah mencapai ibu kota!

Bisikan penuh kengerian itu bergaung di sisa perjalanan kami.

Miasma.

Kutukan.

Meski hanya sepintas, apa yang baru saja kami saksikan itu tidak bisa dijelaskan oleh nalar.

Sihir hitam.

Mungkin, pernyataan itu benar adanya.

...*...

...*...

...*...

Di tengah kengerian dan keresahan itu, sebuah pengumuman dibacakan di alun-alun kota dan disebar ke seluruh kontinen.

Pernikahan antara Putra Mahkota Caelian dan Lady Althea Grendahl akan dilaksanakan dalam tiga hari.

Dan berita itu tak ubahnya hujan lebat yang telah lama dinantikan pada musim kemarau.

Althea. Putri semata wayang Lord Grendahl, salah satu dari keluarga bangsawan berpengaruh di Kaelros. Pemilik kekuatan sihir penyembuhan dan pemurnian. Pernikahannya dengan keluarga kerajaan akan menjadi sesembahan untuk meredam kemarahan langit. Penyatuan darah mereka akan menjadi upacara suci.

Kaelros tidak akan mengalami kehancuran.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!