NovelToon NovelToon
A Shining Smile

A Shining Smile

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:90.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Cellina Army

Bulan yang baru pulang dari Australia harus mendapatkan sebuah tugas yang sangat berat yaitu untuk mengubah dan memperhatikan anak dari teman Ibu-nya yang tak lain adalah Revan Armanio.

Sedangkan, Revan Armanio lelaki yang sangat dingin dan kaku apalagi cuek membuat Bulan harus mau tidak mau berusaha untuk mengubahnya kembali ke sikap yang dulu Revan punya. Bulan berjanji akan mengubah sikap Revan dan Revan menyetujuinya.

Bagaimana kelanjutan ceritanya, ikuti terus ya❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellina Army, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

Lirikan mata dalam hitungan detik itu seakan mengirimkan sebuah bendera perang antara mereka berdua, seakan enggan membuka mulut mereka memilih diam seribu bahasa.

Mr. Yake menatap kedua siswa itu satu persatu, sungguh heran dengan sikap mereka seperti ingin menerkam mangsa dalam hutan. Bukannya berbicara malah berdiam diri tanpa kata-kata, "Kalian disini bukan untuk diam tapi untuk bicara," kata Mr. Yake dengan tegas.

Mereka berdua malah menatap intens Mr. Yake yang duduk di depannya, "Mr, saya ngantuk banget sumpah! Tolong bicara jangan memperlambat waktu," ucap Revan dengan disusul menguap lebar.

Pasalnya Revan yang selalu bangun siang dan tak pernah bangun pagi membuatnya sangat ingin merebahkan tubuhnya di kasur empuknya, pasti enak!

Mr. Yake bangkit dan berjalan menuju meja kerja mengambil kertas, "Kalian pelajari dan setelah itu susun dengan benar, seminggu lagi kita akan melakukan pemilihan OSIS baru tahun ini," Ujar Mr. Yake dengan memberikan kertas tersebut.

Revan menerima itu dan langsung pergi tanpa pamit kepada sang guru, "Sial, tugas mulu kapan happy-nya ini?" gumam Revan saat sudah keluar ruang itu.

Adit yang masih ada diruang Mr. Yake membaca pelan kertas tersebut, "Kalau boleh, tugas ini untuk menggalang dana bagi orang yang yang sedang melakukan operasi katarak," ujar Adit tanpa memindahkan pandangannya dari kertas tersebut.

Adit POV

Adit Deran adalah junior kelas XI-IPS yang banyak dikagumi para gadis SMA, ketampanan yang seperti bintang artis dengan keturunan Jawa membuat kagum makhluk hawa. Tapi yang paling banyak pengikut yaitu Revan Armanio kemana-mana selalu di kelilingi wanita dan gadis bahkan emak-emak pun pada ikut kecantol.

Adit Deran yang sedikit tertutup dan setiap istirahat hanya ke perpustakaan tidak sama lainnya yang pergi ke kantin, dia menghabiskan waktu untuk belajar bukan untuk makan.

...****...

Revan yang berjalan melewati koridor sekolah dengan gaya cool-nya, karena ruangan Mr. Yake berada di bawah ia harus melewati kelas XI yang tentunya masih banyak siswa yang lalu-lalang di luar. Melihat sang senior tampan berjalan melewati koridor itu mereka seperti terhipnotis tapi bukan sulap kaya Uya Kuya.

Gaya cool, tampan, mempesona apalagi tinggi, putih dan jangan di lewatkan badan yang hot, seksi, impian para semua wanita yang ada di bumi ini.

"Kak, boleh bicara sebentar?" tanya perempuan itu dengan pedenya.

Revan yang malas untuk berbicara harus berhenti dan menatap gadis itu, "Apa?" kata Revan tanpa ada ekspresi.

Bukannya takut gadis itu malah senyum-senyum gak jelas kaya orang gila, "Kak, tampan banget! Boleh gak jadi pacarnya?" pertanyaan tersebut tentu mengundang banyak perhatian para siswa lainnya.

Siswa lainnya mendekat ke arah mereka, "Kak, masa harus ditembak perempuan?" kata siswa itu dengan sedikit keras.

Revan menatap tajam siswa junior tersebut tentu mereka langsung mingslep kaya putri malu, "Kalian semua kalo nggak mau kena batunya, bubar!" kata Revan dan langsung menarik dagu gadis di depannya itu.

Entah senang atau takut gadis itu malah senyum melebar.

"Kamu juga, jangan berani mengatakan perasaan depan laki-laki!" ucap Revan dan mendorong pelan tubuh gadis itu.

Revan yang sudah bosan dengan ulah mereka lebih memilih pergi dan menuju lift, tanpa dia ketahui dibalik dinding Adit melihat kejadian itu dan dalam perasaanya entah kenapa terasa sakit.

Adit Deran murid pindahan dari Yogyakarta dan pindah ke Jakarta karena ingin mencari keberadaan sang keluarga yaitu ayahnya yang semenjak ia kecil tak tahu dimana letaknya.

Saat sampai di koridor kelas XII, Revan melangkahkan kakinya menuju ruang kelasnya tiba-tiba terdengar suara bunyi nyaring dari kayu jalin yang dipukulkan ke meja, "Pasti ini, mah." batin Revan.

Ia melanjutkan jalannya dan dilihat Bu Ina sedang mengulang pembelajaran IPS, dan jangan di lewatkan di depan kelas sudah ada murid yang harus berdiri dengan memegang telinga-nya dan kaki diangkat satu.

Siapa lagi kalau bukan sahabat Revan yang bodoh dengan pelajaran IPS, Derrick Ananda murid pro yang selalu kena hukuman saat jam Bu Ina. Revan menggaruk tengkuknya dengan bingung ia tak sengaja menjatuhkan bolpoin di sakunya.

Dalam hitungan detik saja, "REVANNN!!!" teriak Bu Ina dari dalam kelas.

Emang ya pendengaran seorang guru cantik blasteran Belanda tajam benar kaya penjajah zaman dulu. Revan yang sudah tahu dan mendengar teriakkan sang guru hanya biasa saja tapi dalam hati ucapan serapah selalu ia ungkapkan.

Dan dengan cepatnya Revan ditarik Bu Ina bukan tangan tapi telinga, ingin mengadu bukan laki dong namanya. Mereka yang ada dalam kelas pada sepi kayak hari raya Nyepi, "Mereka taat banget!" batin Revan sedikit kesal.

"Bu, lepas dong sakit!" kata Revan dengan muka menyebalkan.

Bagi Bu Ina Revan memang tampan tapi ketampanan bukan nomor satu kalau belajar saja masih dibawah 10 besar, "Kamu ini ingat jam berapa ini!?" teriak Bu Ina.

Untung saja Bu Ina cantik, Revan melirik kearah jam pada dinding dan terlihat sudah pukul 09.00 padahal pertemuan dengan sang Mr. Yake tadi hanya sekilas.

"Ini semua gara-gara murid junior tadi," batinnya Revan dengan sebal.

"Bu, saya tadi dipanggil Mr. Yake bukan karena terlambat. Kali saya terlambat, tuh tas saya ada dimeja." ucap Revan dengan menunjukan tas-nya sendiri.

Derrick yang kesal langsung menyahut saja, "Alasan itu, Bu! Dia habis keluar terus telat masuk masa iya gak dihukum?"

Revan melebarkan matanya kepada Derrick. Bu Ina yang sudah bosan dengan terpaksa menyuruh Revan duduk di kursinya.

Derrick mengiba kepada Bu Ina agar diperbolehkan untuk kembali duduk, "Bu, tega banget sih!? Saya rajin enggak telat mesti kena hukum mimpi apa coba saya?" ujar Derrick dengan mimik wajah sedih.

Bukannya dikasihani Bu Ina malah mengambil kayu jalin, "Ngoceh saja kamu! Saya keluarkan dan hormat pada bendera, Revan juga udah hari Senin enggak upacara telat pula!"

Begitulah jika Bu Ina sedang mencerca kita layaknya kita anak tiri saja, kayak habis makan apa saja meledak-ledak kalo ngomong apalagi ke gue(Revan dan Derrick) selalu salah.

Dan hal paling dibenci para siswa yaitu, "Buka buku halaman 49, siapkan kertas kita ulangan!"

Darrrrrr!!!!

Demi apa itu sulit banget, katanya yang harus pelajari ini eh kenapa itu yang dibuat ulangan?

Derrick menelan ludahnya sendiri, "Sial, mana belom belajar lagi!" gumam Derrick.

Entah dengar dari mana, "Ulangi Derrick!"

Seakan tertimpa tangga Derrick harus meratapi nasibnya yang seperti ini, nilai ulangan hariannya saja sudah turun apalagi sekarang tidak belajar dan dadakan ulangan.

1
Li Permana
Bagus ceritanya! Semangat ya!
Li Permana
Semangat kak!
Lidia Tikla
ayo author, semangat, lanjuy
ZasNov
Like mendarat lagi ya Kakak.. 😍
Semoga sehat, bahagia dan sukses selalu ya..
Semangaaaaattt... ❤❤❤❤❤
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
like lagi kak😘

asisten dadakan hadir

mampir yuk..

semangat selalu💪
mei_resta
Izin promote thor...

Baca novelku judulnya 'Cinta sejati'. Tentang dua orang yang menemukan cinta sejatinya serta lika-liku perjalanannya. Klik foto profilku buat baca...
Baca dulu sinopsisnya dan 3 episode awal.
Machan
always like
LINA
like 💛 semangat up thor 💪 saling mendukung 🙂
Lenkzher Thea
Lanjut up, 👍like hadi
Ara🌙🌻
lanjut kk
ILS
Lanjut thor, semangat. Ditunggu up nya 🔥
Pow
Halo kak 👋
Dukunganku untuk jari-jari yang lelah menulis & apresiasi untuk ide yang telah tertuang 🙌💐
Nia jeje
next semangat
Eda Sally
Lanjut say😍
Dewi
semangat kakak❤️
Neng Yuni (Ig @nona_ale04)
4 like mendarat kak, salam dari Jacob and Alesha: Mafia Acted, semangat 😊
Mutie Cutie
memang harus sabar Revan.. jangan gegabah.
Thrye
semangat kak,,,
like untukmu 😉😉
ditunggu feedbacknya kak 😉
ଓεHiatus 🦅💰⋆⃟𝖋ᶻD³⋆ғ⃝ẓѧ☂
semangat up
Alisya Putri
makin seruh ceritanya, semangat up nya Thor 👍😄💪

a world full of zombies hadir lagi 💚🙂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!