NovelToon NovelToon
Pemilik Hati Ku

Pemilik Hati Ku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Tamat
Popularitas:174.1k
Nilai: 5
Nama Author: shalsyalala

Follow Ige author : Shalsyala


"Apa kamu lupa? aku menyetujui pernikahan ini hanya untuk menyelamatkan kehormatan keluarga ku dari rasa malu kak..?"
Livia Gunawan Baskoro.

"Aku tidak pernah mengingat apapun itu, yang aku ingat kamu sekarang adalah istriku, dan kamu sangat mencintaiku sejak dulu, tapi sekarang kenapa aku tak lagi melihat cinta itu?"
Anggara Wisnu Hutama

Dua anak manusia itu terikat hubungan persahabatan sejak kecil dan di kehidupan sekarang keduanya terikat dalam sebuah pernikahan tanpa rencana yang dilakukan Angga dalam menyelamatkan Livia dari rasa malu.

Mampukah mereka mempertahankan mahligai rumah tangga yang berlandaskan cinta yang berlimpah dari Livia namun tidak untuk Angga yang hati dan cintanya masih dimiliki orang lain?



Yuuuk merapat langsung baca yaaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shalsyalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

Malam semakin larut dan semakin menguarkan udara dingin yang menusuk hingga kedalam balutan selimut yang membungkus tubuh Angga yang sedang terlelap. Matanya terpejam tapi tangannya meraba raba meja kecil di samping ranjangnya. Ia mencari remote AC. Ia segera mematikan mesin pendingin itu lalu setelahnya ia hendak memejamkan mata kembali, namun ia urungkan saat dirinya tak melihat tubuh Livi disampingnya.

Setelah obrolan dalam mobil yang penuh ketegangan tadi malam, keduanya saling diam. Tak ada lagi obrolan hingga menuju kamar. Terakhir pertemuan keduanya yang berada di meja makan untuk makan malam. Setelah menyelesaikan makan malamnya, Angga yang memang selalu di buru pekerjaannya, mengharuskan dirinya untuk naik ke kamarnya terlebih dulu, meninggalkan Livi yang masih menyelesaikan makan malamnya.

Segera ia meloncat dari ranjang dan mencari Livi setelah melihat jam dinding yang menunjukkan pukul satu pagi. Dengan tergesa ia menuruni tangga, baru beberapa langkah turun dari tangga, langkah Angga tertahan saat melihat tubuh istrinya tengah meringkuk di sofa. Kelegaan seketika memenuhi hatinya.

Ia lantas mendekat lalu berjongkok di depan wajah sang istri yang tidur terlelap sangat damai. Angga mengamati wajah cantik Livi. Hatinya bergemuruh kembali saat melihat wajah istrinya sedekat ini.

Bagaimana dirinya begitu bodoh tidak bisa mencintai wanita yang memiliki kecantikan yang semua orang pasti mengaguminya. Livi wanita yang baik.

Memikirkan kecantikannya istrinya yang dikagumi semua orang bahkan kaum hawa pun mengagumi kecantikan istrinya itu membuat sekelebat bayangan Livi tersenyum juga bersentuhan dengan Vero sore kemarin, kembali membuat amarahnya berkobar kembali.

Livi adalah miliknya. Wanita ini adalah miliknya. Tidak laki laki selain dirinya yang boleh memiliki Livi. Hanya memandang dengan tatapan penuh kekaguman saja, dirinya seakan tak rela.

Gerakan dari Livi yang menggeliat menghentikan lamunan Angga. Ia tersenyum lembut menatap bola mata istrinya yang perlahan terbuka. "Kenapa tidur disini?" tanyanya saat Livi terlihat bingung. Wanita itu hanya mengerjabkan mata dengan nafas pendek pendek yang tertahan. Angga dapat merasakan itu, sebab jarak wajahnya dan wajah Livi tak kurang dari sejengkal.

Perlahan Angga semakin mendekatkan wajahnya dan berpusat pada bibir ranum merekah sang istri. Livi yang tahu maksud suaminya lalu memejamkan mata, di detik bibir Angga menempel pada bibir Livi, segera Livi mendorong Angga hingga tubuh suaminya sedikit menjauh.

Livi segera duduk dari tidurnya, merapikan baju tidurnya yang agak berantakan. "Ma-afkan aku. Aku ketiduran." Ucapnya terbata. "Aku akan pindah ke kamar." Tak menunggu jawaban dari Angga, wanita itu segera berlari menaiki tangga menuju kamarnya.

Sedang Angga, laki laki itu masih tetap di posisinya. Ia terperangah dengan sikap Livi yang lagi lagi menghindari dirinya. Tak mau terus larut dengan kediaman Livi yang kembali seperti di awal pernikahannya, Angga segera menyusul Livi. Ia harus membicarakan hal itu sampai selesai sebelum berlarut larut.

Sesampainya di kamar, niatnya untuk mengajak sang istri berbicara ia urungkan saat melihat Livi sudah meringkuk di ranjang dengan selimut yang menutupi hampir kepala Livi. Jika sudah seperti itu, Angga tau jika Livi tidak ingin diganggu. Ia pun akhirnya menghela nafas, mengalah membiarkan Livi beristirahat. Ia pun lantas turut merebahkan diri di samping Livi. Ia hanya diam tak memeluk Livi seperti biasa. Livi yang menyadari gerakan suaminya, hanya memilih diam tak bersuara. Keduanya pun larut dalam pikiran masing masing hingga kantuk merengkuh keduanya masuk ke dalam alam mimpi.

...💮💮💮💮...

Pagi yang di nanti telah tiba dan terlewati dengan suasana tenang namun kaku oleh Angga dan Livi yang kini telah berada di dalam mobil yang melaju menuju kantor Livia. Masih sama, tak ada obrolan antar keduanya. Hanya deru mobil dan suara klakson mobil yang sesekali terdengar.

Dan sampailah mobil di depan Lobby kantor Mega Intern Group. Livi melepas sabuk pengaman yang melingkar ditubuhnya. " Aku masuk dulu, terima kasih." Ucapnya lalu hendak membuka pintu mobil.

"Tunggu!"

Tanpa aba aba Angga segera menarik tangan Livi dan secara langsung tubuh wanita itu jatuh kedalam pelukannya. Ia mengeratkan pelukannya meski dirasa Livi sama sekali tak membalas. "Seperti itu kah kata kata yang kamu ucapkan untuk suami mu. Aku merasa kata kata tadi lebih pantas kamu ucapkan pada sopir taxi."

Ucapan Angga membuat Livi tak bisa menahan tawanya sesaat sebelum kemudian terdiam kembali. Ucapan suaminya terdengar lucu, bagaimana bisa laki laki itu menyamakan dirinya sebagai supir taxi?

Angga sedikit terkejut dengan gelak tawa istrinya, ia tidak menyangka jika Livi akan tertawa dengan apa yang ia ucapkan. Segera ia menghela tubuh Livi, memandangi seulas senyum tertahan malu malu menghiasi wajah cantik istrinya.

Aaahh.. sudah lama rasanya dirinya tak lagi melihat senyum cantik istrinya seperti saat ini. Dan ia sangat merindukan akan hal itu.

"Aku merindukan senyum ini." Angga berucap sambil ibu jarinya mengusap sudut bibir istrinya.

Livi hanya menundukkan pandangannya. Tak tahu harus membalas apa atas pernyataan rindu suaminya. Hingga suara ketukan dari pintu mobil di sisi Livi terdengar, dan mengalihkan pandangan Angga dan Livi.

Wajah Anga seketika mengeras saat tahu siapa yang dengan lancangnya mengetuk pintu mobilnya, saat kebersamaanya dengan Livia di dalam mobil. Livi yang juga sangat mengenali seorang itu, segera dirinya menekan tombol di sisi pintu dan kaca jendela mobil dengan otomatis terbuka.

"Ada apa Ver?" Livi bertanya pada Vero.

"Maafkan saya Nona Livia, saya melihat mobil anda datang dan berhenti sudah beberapa menit yang lalu tapi anda belum juga keluar dari mobil. Saya pikir terjadi sesuatu dan anda membutuhkan bantuan. Jadi saya....."

"Jikapun istri ku butuh bantuan, dia tidak perlu bantuan orang lain. Karena aku suaminya sudah berada di sini yang siap membantu segala kesulitan istri ku." Angga menyela ucapan Vero. Tak menutup nutupi rasa tidak suka pada Vero.

Vero tersenyum sinis penuh seringai menanggapi kalimat Angga. Ia lalu menganggukkan kepala sebagai tanda mengerti.

"Juga, kedepannya, jangan sesekali lancang mengetuk mobil ku saat aku sedang bersama istriku. Meskipun kami tidak lantas turun dalam waktu yang cukup lama." Angga menyambung kalimatnya penuh peringatan.

"Kaak!" Livi mengusap tangan Angga pelan untuk mengalihkan pandangan tajam suaminya yang sejak tadi tak lepas menatap Vero.

"Aku masuk dulu. Kamu hati hati." Pamitnya pada Angga. Belum sempat Livi meraih kunci pintu mobil, Angga kembali menarik tangan Livi dan kali ini dengan cepat ia mengecup bibir Livi cukup lama.

Vero hanya menyeringai menatap tingkah Angga yang dirasa terlalu kekanak kanakan. Vero memilih menegakkan badannya kembali. Tak ingin melihat adegan romantis yang membuatnya mual.

Livi yang hanya diam dengan keterkejutan yang dilakukan suaminya, kini hanya mengerjabkan matanya bingung, saat sang suami melepas kecupan di bibirnya.

"Masuklah!" Angga tersenyum sambil menatap wajah istrinya yang merah padam menahan malu. Tak urung ia pun segera keluar dan melangkah dengan anggun memasuki Lobby kantor.

Angga yang terus mengamati Livi bergerak masuk dan diikuti Vero dibelakangnya, memilih melajukan mobil kembali saat, bayangan istrinya sudah tak terlihat lagi.

...💮💮💮💮...

1
senja indah
torrr...apa g ada pgn bikin cerita ank kembar mereka hhh
senja indah: penasaran kisah mereka...LunaYumi
total 3 replies
Kaira Caem
aku yg gc nyambung apa cerita nya yaaa,,,kok tiba2 uda nikah aja gimana sih
AZura Hasan
👍👍👍👍👍
AZura Hasan
makin seru aj
AZura Hasan
perasaan gk bisa di paksakan
Regita Regita
kita tidak bisa menghujat atau menyalahkan Angga,karena kita ridak bisa memaksa atau mengatur perasaan oranglain.Angga yang sudah sangat lama berada dalam zona persahabatan dan menganggap Livi sebagai adiknya yang selalu ingin Angga lindungi,mesti merubah perasaannya menjadi cinta kepada Livi sementara Angga sangat mencintai Alya walaupun Angga juga sadar kalau sudah tidak mungkin untuk memiliki Alya.Angga ada pada titik bingung memastikan perasaannya pada Livi. seperti apa yang Akbar bilang pada Alya,seandainya Akbar jadi menikah dengan Livi,mungkin keaadaannya akan sama seperti Angga,Angga akan tetap mencintai Alya walaupun sudah menikah dengan Livi. ya...akhirnya kembali bahwa kita tidak bisa mengatur atau memaksa perasaan orang lain untuk memilih.kita kembalikan kepada Allah yang Maha membolak balikan hati manusia. karena ini dunia halu,kita kembalikan pada AUTHOR yang mengatur segalanya.semangat Author...ceritamu The Best.tetap semangat,semoga makin banyak yang baca.bunga dan kopi meluncur....💖💖💖
Shalsyalala: Huuu terharuuu kalau ada pembaca kayak kakak giniiii❤️❤️
total 1 replies
Regita Regita
sepertinya Vero,Nisya dan Dipta berkomplot untuk mengahancurkan rumahtangga Angga dan Livi...
Regita Regita
ceritanya bagus,tapi yang baca masih sedikit padahal udah lama ya? apa belum banyak yang menemukan judulnya,sama kaya aku yang baru menemukan dan langsung mampir.semangat kak...semoga makin banyak yang baca.
senja indah
ini cerita super keren tpi kok like y g ada ratusan....oh no...tetap semangat berkarya otor soleha
senja indah: aku.baca udah 2 kli torr...superrr keren...tpi sedih bgt...knpa readers y dikit bgt yaaa
total 2 replies
ani suchaeni
bagussss, alur ceritanya
Shalsyalala: makasih kak udah mau baca😍😍
total 1 replies
Fransiska Siba
makan itu kebodohan mu Livia, coba kau tidak memberi cela Vero dlu maka tidak akan sepeti itu
Fransiska Siba
itulah Alya ga peka perasaan org lain, pengen dia yg dimengerti terus
Shalsyalala: Jangan lupa baca kisah Alya juga ya kak 😘
total 1 replies
Fransiska Siba
untung Livia tidak salah dalam pergaulan di luar negeri ya krn tidak mendapat sandaran hidup. ini yg aku suka dari Livia dia bisa membatasi diri dalam bergaul dan dia mempunyai cita2 sederhana yaitu menjadi ibu yg baik dan istri yg baik, dia tidak mau mengulangi kesalahan org tuanya dikemudian hari, dia tidak mau menjadi seperti org tuanya, dia tidak mau anak2 nya merasakan apa yg dirasakan olehnya dlu.
Livia hidup kesepian tanpa arahan org tuanya, tp dia tahu arahan hidupnya menjadi lebih baik
Fransiska Siba
tp jujur aku lebih suka Livia dibandingkan dengan Alya, Alya banyak teman tp kesan murahan dan kurang peka perasaan org sekitarnya.
sedangkan Livia tidak banyak teman tp dia memantapkan hati pada satu hati dan dan dia benar2 pilih yg tulus padanya, meskipun dia harus merelahkan laki2 yg ia cintai bersama sahabatnya.
aku lebih suka sifat Livia
Mega Chai
ortua yg keras n memaksa anak untuk jadi no 1 seperti ortua livia adalah ortua yg akan membuat anak nya frustasi, didunia nyata utk org2 yg sudah jadi ortua,semoga kita semua tidak menjadi ortua seperti ortua livia,mw prestasi anak seperti apa pun kita harus ttp memberikan anak semangat utk menjadi lbh baik lagi bukan malah memaksa anak,krn sebagai anak pun mereka sudah berusaha utk mendapatkan prestasi yg terbaik,kita pun pernah diposisi anak kita dulu sebagai pelajar,
Shalsyalala: hai kakak salam kenal. Makasih ya sudah mau baca karyaku🤗
total 1 replies
KIA Qirana
Ayo....kami datang
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
❤️❤️❤️❤️💜💜💜💜💙💙💙💙
KIA Qirana
Ayo....kami datang
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
KIA Qirana
Ayo....kami datang
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
KIA Qirana
Ayo....kami datang
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Shalsyalala: makasih dukungannya kak
total 1 replies
KIA Qirana
Ayo....kami datang
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!