NovelToon NovelToon
Gadis Misterius

Gadis Misterius

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Alisya Putri Hendriwan adalah seorang gadis yg ceria dan hangat. Tapi semuanya berubah setelah tragedi itu terjadi. Dia berubah menjadi gadis tomboy, dingin , dan selalu cuek dengan keadaan sekitar.


Elavano Kaisar Bramarta adalah seorang pria arogan, angkuh, dan sombong. Dia pria playboy yg selalu memainkan wanita. Hingga suatu hari Dia dipertemukan dengan seorang gadis misterius yg sama sekali tidak tertarik dengan pesona ketampanan nya.

Akan kah gadis misterius itu bisa membuka hati untuk nya???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 24

Kehidupan bergulir begitu saja. Seseorang bisa berubah menjadi lebih baik hanya karna satu kata CINTA. Seperti yang dirasakan Elvano saat ini. Dulu Vano seorang cowo playboy dan gak pernah menghargai perasaan perempuan. Tapi setelah Dia menemukan cinta sejati yang tak disangka yaitu Gadis Misterius di kampus nya dulu.

Hari ini adalah hari Weekend. Vano and the geng sedang berkumpul dirumah Vano. Pengantin baru pun turut hadir. Mereka sedang asyik mengobrol di taman belakang. Alisya dan yang lain nya menyiapkan minuman dan camilan. Setelah selesai Alisya dan yang lain nya membawa minuman dan camilan ke taman belakang.

"kemana ni bini gue lama banget ambil minum nya " Vano celingukan mencari Alisya

"Ya ellah Van lo baru aja ditinggal bentaran udah kangen aja" kata Satya datar

"iyalah.. Gue kan cinta mati sama bini gue" kata Vano lebay

"Dasar Bucin lo. Dulu aja lo jadiin barang taruhan tuh Si Gadis Misterius. hahahaha " Reno tertawa senang

"Itukan dulu.. Sekarang gue udah Cinta Mati sama Dia.." jawab Vano senyum senyum sendiri

"Hahaha.. gak nyangka gue kini seorang Elvano bisa Bucin sama cewe yang dulu Dia jadiakan taruhan" Kevin tertawa mengejek

"Diam lo pada.. " Bentak Vano kesal

Alisya dan yang lainnya masih diam di balik tembok yang dekat dengan taman. Alisya terlihat kesal mendengar obrolan para lelaki itu. Ternyata Dia menjadikan nya bahan taruhan. Benar benar kurang ajar.. Lihat saja apa yang akan Alisya lakukan nanti.

"Sabar sya.. itukan dulu" Siska mengelus punggung Alisya

"iya kak.. mungkin mereka hanya bercanda aja" Alifiya ikut menenang kan Alisya yang terlihat kesal.

"Sudah kalian tenang saja. Aku gak papa ko" Alisya tersenyum yang tak bisa diartikan.

Akhirnya Alisya dan yang lain nya berjalan menghampiri para lelaki yang masih asyik tertawa. Saat melihat para perempuan datang mereka langsung diam dan saling pandang.

Alisya tersenyum manis seolah Dia tak mendengar apapun. Ke empat pria tampan itu langsung bernafas lega.

"Diminum dulu" kata Alisya lembut sambil menata minuman dan camilan di atas tikar yang juga di bantu Siska dan Alifiya.

Mereka langsung minum karna memang haus dari tadi tertawa terus. Para perempuan pun ikut duduk disamping pasangan masing masing.

"Jadi apa yang kalian obrolkan sampai ketawa begitu?" tanya Alisya basa basi

Semuanya menjadi diam mematung.. Bingung harus menjelaskan apa.. Haduh benar benar dalam bahaya ni para Cogan.

"gak ada ko sya. Kita cuma lagi bahas Satya yang masih Jones" Kevin tertawa hambar mengalihkan pembicaraan

"ohhh. begitu ya. Gak papa Kak Satya masih jomblo juga. Nanti kalau udah waktunya pasti menikah juga." kata Alisya lembut

"Yang penting jangan sampai kak Satya menjadikan perempuan barang taruhan Dosa loh" Alisya berkata dengan penuh penekanan

Uhuk uhuk

Elvano yg sedang minum pun langsung tersedak. Kevin segera mengelus punggung Vano dengan wajah yang menahan tawa. Kejam memang Kevin temannya lagi dalam bahaya malah mau menertawakan nya. Tapi itulah Sifat Kevin.

"Maksud kamu apa sya?" tanya Satya sengaja bertanya untuk memojokan adiknya Vano. Padahal Satya juga sudah tau apa maksud dari ucapan Alisya.

"Gak papa. Cuma mau kasih tau kaka aja. Perasaan perempuan itu lembut dan selalu kuat dan kejam saat merasa kecewa apalagi kalau marah. Apalagi ini dijadikan barang taruhan" Alisya masih tersenyum menutupi kekesalan nya.

"ohhh. begitu ya sya" Satya mangut mangut sambil menahan tawa.

Elvano sudah pucat melihat tatapan tajam Alisya. Dia tahu bahwa Alisya sudah mendengar semuanya tadi. Rasanya ingin sekali Vano menendang teman teman nya yang malah menertawakan nya. Meskipun ditahan tapi Vano tahu..

"Ya udah sya kalo gitu kita pamit ya" Reno beranjak dari duduk nya diikuti Siska

"Gue juga masih ada urusan Sya" Satya ikutan berdiri

"Kita juga mau jalan kan Be. Ayo pergi sekarang takut kesiangan" Kevin ikutan berdiri diikuti Alifiya.

Alisya berdiri dan tersenyum.. Sementara Vano langsung menatap tajam kepada semuanya. Benar benar tak setia kawan disaat Vano dalam bahaya mereka malah kompakan pergi meninggalkan nya.

Kevin memeluk Vano dan berbisik.

"Hati hati Van... kalo istri udah marah biasanya langsung minta cerai" Kevin malah memanas manasi.

Satya pun memeluk Vano juga berbisik

"Jangan sampai lo jadi duda muda bro" Satya tersenyum meledek

Tak mau kalah Reno juga memeluk Vano dan berbisik

"Jangan sampai bini lo minta di talak bro"

Elvano menggeram kesal dengan para sahabatnya yang malah menakut nakuti Vano. Wajah Vano makin pucat dan tegang. Dia benar benar takut pada Istrinya yang dari tadi diam dan tak mau mengajak nya bicara.

Setelah semuanya pergi kini tinggal Vano dan Alisya di taman. Alisya masih diam sambil memainkan ponselnya. Vano semakin cemas atas apa yang akan istrinya lakukan padanya. Perlahan Vano menggeser duduk nya mendekati sang Istri.

"Sayang.. aku.." ucapan Vano langsung terpotong oleh Alisya

"Tidur di kamar lain dan jangan dekat dekat aku sampai aku benar benar memaafkan mu" Alisya berdiri dan berlalu pergi meninggalkan Vano yang frustasi.

"Sayang.. tunggu" teriak Vano tapi tak dihiraukan oleh Istrinya.

"Akhhhh. mana bisa aku tidur tanpa pelukan istriku.. Akukan sudah terbiasa tidur berpelukan" Vano mengacak rambutnya frustasi.

'Benar cewe lebih jahat dan kejam kalau lagi marah. Ini si lebih kejam dari Geng Mafia.. Ahhhh' batin Elvano frustasi

Selama ini Vano yang selalu tak pernah menghargai persaan perempuan akhirnya malah bertekuk lutut pada Alisya si gadis misterius di kampusnya dulu.

Ini yang minta Visual nya Vano sama Alisya dulu aja ya.

Alisya Putri Hendriawan

**JANGAN LUVA VOTE, LIKE, KOMEN.

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA KARYAKU.🤗🤗

Elvano Kaisar Bramarta**

1
anggita Maria D
Luar biasa
Daniela Whu
misteriusx dimana sih ini sebenar
dri awal sampai 10 ini msih bicin isix
Daniela Whu
sdh gk ada misterius x kl sdh deg" an diawal
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Rizal Saputra
kok aneh ya kan nikah tuh pasti gak pakai masker donk tuh ya dan yah. kan si satya dan Reno dan kevin penasaran am mukanya si perempuan itu
lalu tanggapan mereka juga di skip?
minul keyen
ko ceritanya datat amat. ...ga ada lka liku
MaMy
jgn2 papinya vano nih ada hubungan masa lalu ma anisya
Erma Wahyuni
raksa kok jahat bnget ga kaya bapak nya
Erma Wahyuni
semoga mereka bisa berdamai
Erma Wahyuni
ayah bya alisya msih hidup
Erma Wahyuni
penasaran
Erma Wahyuni
siapa ya pelaku nya
Erma Wahyuni
penasaran sama kisah hidup alisya
Erma Wahyuni
semoga dipertemukan
Erma Wahyuni
afiya pati adiknya alisya
Erma Wahyuni
apa mungkin itu keluarga alisya
Eko Budianto
pelaku pembantaian ayh vano psti
Anisnikmah
kenapa gak dipertemukan dengan orang yang di rawat. itu Hendri awan bukan ya
Shanto Yag
goood
uups
paling nanti JD bucin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!