NovelToon NovelToon
ALIKA ( Anak Yg Tak Diinginkan )

ALIKA ( Anak Yg Tak Diinginkan )

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cerai / Janda / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:17.4k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Alika adalah seorang anak perempuan yg sangat tangguh dan kuat.. Alika seorang anak hasil perkosaan dari sepupuan satu keluarga.. Ibunda alika adalah seorang wanita cantik bunga desa yang disukai oleh banyak pria.. Hanya saja nasib malang menimpanya saat malam disaat semuanya sedang pergi ke acara undangan pernikahan dirumah hanya tinggal seorang wanita dan pria berdua saja.. Ibunda alika bernama Ema Sodara sepupu Ema bernama Zhali Zhali sangat menyukai ema dari dulu.. Karena meraka hanya berdua saja dirumah zhali punya fikiran ingin memiliki ema.. Akhirnya malam yang cekam itupun membuat zhali khilaf telah memperkosa ema.. Setelah beberapa bulan perut ema semakin membesar tanpa dirinya sadari karna ema wanita yang sangat polos dan lugu hingga dia tidak tau dirinya sedang berbadan dua..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ANINDIA 2

"Assalamualaikum." Ucap salam mashur saat pulang kerumah dengan istrinya,istri mashur bernama Shalihah,Shalihah mempunyai 3 anak perempuan,semuanya masih sekolah,Anak pertamanya sudah kuliah.

Mashur: "Nindiaaa..Nindii Ini abi bawa makanan kesukaan kamu! Teriak mashur dari lantai dasar.

Namun tak ada jawaban Sampai mashur selesai mandi dan mengganti bajunya pun nindia belum juga turun dari kamarnya,Mashur merasa heran Akhirnya mashur penasaran dan menghampiri nindia ke kamarnya diatas.

Mashur: "Nindia.." Panggil mashur sembari membuka pintu kamar.

Shalihah: "Mungkin dia masih tidur bii Biarkan saja!" Teriak shalihah dari bawah

Mashur mencari nindia diseluruh kamarnya,Alhasil nindia tidak ada dikamarnya,mashur melihat jendela yang terbuka lengkap dengan Sprey yang dirangkai sampai ke bawah,Mashur panik! Hatinya tidak enak Mashur berfikir nindia sudah kabur dari rumahnya melalui jendela kamarnya,mashur teriak dan berlari turun ke bawah.

Mashur: "Umii..Umii..Umii!" Teriak mashur memanggil istrinya dengan sebutan umi.

Shalihah: "Ada apa bi triak triak?" tanya shalihah panik

Mashur: "Nindi mi..Nindii!" Ucap mashur dengan nafas tersengal sengal.

Shalihah: "Nindi knapa? Ada apaa?"

Mashur: "Nindi kabur!" Jawab mashur frustasi sembari mengacak rambutnya.

Shalihah: "HAH! Bagaimana bisa? Semua pintu dan jendela sudah dikunci! Lalu dari mana dia kabur?"

Mashur: "Melalui jendela atas!"

Shalihah yang bingung ucapan mashur akhirnya pergi ke atas kamar nindia,Shalihah ingin melihat sendiri bagaimana caranya nindia bisa kabur melalui jendela kamarnya dari lantai dua Setelah melihatnya shalihah kembali turun kebawah, Shalihah ikut panik dan bingung.

Shalihah: "Bii Lalu gimana caranya kita bicara pada mantan istrimu? Dia harus diberi tau!"

Mashur: "Aku akan kesana! Siapa tau dia pulang kerumah ibunya!"

Shalihah: "Aku ikut!"

Mashur: "Sudahlah! Jangan menambah masalah.Jika kamu ikut yang ada nanti kamu yang berdebat dengan ema! Ini masalah nya sedang rumit Jangan menambah rumit! Sudah tunggu saja dirumah!" Ujar mashur penuh emosi

Shalihah akhirnya membiarkan mashur pergi sendiri tanpa dirinya,Mashur kemudian pergi kerumah ema dengan mengendarai motor,Mashur mengendarai dengan berkecepatan tinggi,ia takut jika nindia tidak pulang kerumah ibunya,Jika itu terjadi,entahlah mashur tak tau lagi harus berbuat apa.

"Assalamualaikum! Emaa..Emaaa!" Teriak mashur memanggil ema dari ruang tamu.

"Yaaa..Waalaikumsalam." Jawab ema dengan berlari kecil.

Ema: "Mashur Kamu! Ada apa datang triak triak begitu?"

Mashur: "Apakah ada nindia disini?"

Ema: "Tidak! Dia tidak pulang.dia kan ada dirumahmu Kenapa tanya sama aku?"

Mashur: "AAHHRRGK! SHIIITT!! KURANGAJAR!!"

Ema: "Ada apa? Coba tenang dulu!" Ucap ema menenangkan mashur yang sudah duduk disofa ruang tamu."Alikaa!" panggil ema teriak sembari menenangkan mashur.

Alika: "Iyaa maah.!"

Ema: "Ambilkan air minum untuk abimu Cepetan!"

Alika: "Iya mah."

Alika berlari kecil untuk memberikan minum pada abinya, Alika tak tau apa yang terjadi, dia hanya duduk dan mendengarkan apa yang dibicarakan Mama dan Abinya itu.

Ema: "Mashur Nindia kenapa? Ada apa?"

Mashur: "Nindia kabur dari rumahku!"

Ema: "APPAAH.! KENAPA BISAA.!"

Mashur: "Aku juga tidak tau saat aku pulang dia sudah tidak ada dirumah!"

Ema: "Memang nya kamu pergi kemana?! Sampai nindi bisa kabur!"

Mashur: "Aku sedang pergi ke acara kondangan sodara istriku,kami brangkat jam sepuluh pagi dan Pulang saat magrib tadi.Saat aku pulang dia sudah tidak ada! Tapi semua pintu dan jendela sudah saya kunci!"

Ema: "Lalu knapa dia bisa kabur?"

Mashur: "Dia kabur melalui jendela kamarnya dari atas lalu melilitkan sprey yang dia ikat dan turun kebawah!"

Ema: "Astagfirullah! Terus gimana sekarang? Mau cari kemana kita?"

Mashur: "Coba kamu hubungi hpnya Siapa tau aktif."

Ema: "Alika..Ambilkan handphone mama dikamar!" Teriak ema memanggil alika.

Alika bergegas berlari mengambil hansphone ema dikamarnya,Setelah mengambilnya kemudian alika berlari lagi menyerahkan handphone nya ke tangan ema.ema panik Tubuhnya bergetar,dia tidak tau anaknya akan senekat itu,Nindia kategori anak yang cantik kalem dan murah senyum,Postur nindia lebih tinggi dari alika,Nindia berkulit putih dan alika hitam manis,tak lama ema mencari nomer nindi akhirnya dengan cepat menelfonya.

"Maaf nomer yang anda tuju tidak dapat dihubungi! Cobalah beberapa saat lagi!"

Ema: "Nomernya nggak aktif Lalu gimana ini?"

Mashur: "Yaa sudah Kita biarkan dulu selama dua puluh empat jam,setelah itu kita lapor polisi untuk mencari dia!"

Ema: "Hmmm Yaa sudahlah!"

Mashur: "Yaa sudah aku pulang dulu Ini sudah malam,istriku sudah terus menelfon,Nanti aku kabarin lagi jika ada petunjuk!"

Ema: "Yaa Besok aku tunggu,Jika ke kantor polisi aku juga harus ikut!"

Mashur berlalu dan pergi untuk pulang,Namun dibalik orangtuanya yang panik,Nindia sedang berkumpul bersama sodara fajry dirumahnya,Mereka semua mendukung rencana fajry untuk menikahi nindia Di medan,Mereka semua berkumpul bercanda ria sampai hari tengah malam dan berganti pagi,Di pagi hari nindia sudah dalam perjalanan menuju medan bersama fajry,Mashur dan Ema sudah melaporkan pada polisi,mereka berdua tinggal menunggu kabar saja.

"KEMBALI KE ALIKA"

Alika: "Yudi Kapan kamu akan menikahiku?"Tanya alika melalui sambungan telfon.

Yudi: "Aku belum tau,Adikku masih ada yang sekolah dan Aku ingin dia menjadi anak yang sukses yang berpendidikan tinggi."

Alika: "Hmmm Memang adikmu kelas brapa?"

Yudi: "Dia masih kelas 1 SMK jurusan AL ( Angkatan Laut )"

Alika: "Oohh masih lama dong buat nikahin akunya?"

Yudi: "Yaa berdoa saja Jika kita jodoh tak akan kemana alika."

Alika: "Jika nggak berjodoh terus kamu akan kemana?"

Yudi: "Yaa nggak gitu juga dong pertanyaan nya,Masa iyaa nggak jodoh aku akan kemana? Jodoh tak akan kemana itu kan hanya kata pepatah saja,Jangan dibolak balik,Kebiasaan banget kamu tuh."

Alika: "Heheheh Yaa kan bener! Oohh iyaa Kamu kapan pulang?"

Yudi: "Bulan depan! Kenapa?"

Alika: "Mmmm kamu mau nggak aku kenalin sama mamaku?"

Yudi: "Yaa nanti aku kerumah kamu yaa? Mama kamu suka makanan apa?"

Alika: "Mama lebih suka roti yang berbalut keju tapi nggak manis."

Yudi: "Ooohh jadi selera lidahmu itu temurun dari mama kamu yaahh? Kamu kan gak suka manis."

Alika: "Hehehehe tuh tau."

Yudi: "Eehh alika Aku dipanggil kapten! Udah dulu yaa Nanti malam aku telfon lagi kalo nggak ada kerjaan."

Alika: "Yaaah..yaa udah deh! Cium dulu tapi."

Yudi: "Mmuuaacchh Daaahh."

Alika: "Daaah.."

Alika bahagia sembari menggulang gulingkan tubuhnya diatas kasur layaknya film india,Alika sedang libur kerja hari ini,karna harus menjaga adiknya dirumah,ema dan mashur sibuk mencari nindia kerumah teman teman nya yang mereka tau,hasilnya nihil,nindia tidak ditemukan,Hari silih berganti,Alika kini menjalani hari harinya seperti biasanya,Ema masih menunggu kabar dari nindi,Ema tak tau lagi harus mencari kemana,Setiap malam ia hanya bisa menangis sendirian,Hari sudah berlalu, Sudah satu bulan kepergian nindia,Kemudian ada seseorang yang datang ingin bertemu dengan ema.

Ema: "Loh kenapa begitu! TIDAK! AKU TIDAK MAU TANDA TANGAN!" Ucap ema penuh emosi pada pria itu.

Yaa ada yang datang kerumah ema tak lain adalah paman dari fajry dengan membawa surat pernikahan mereka berdua yang harus ditanda tangani dari pihak KUA medan,Ema langsung mencari handphone nya dan menelfon mashur.

"Halloo Mashur! Kamu dimana sekarang? Cepat datang kerumahku! Ini sangat penting sekali!" Ucap ema dengan menelfon mashur

Mashur: "Yaa Tunggu sebentar Aku dalam perjalanan!"

Mashur menuju perjalanan kerumah ema,Niat nya untuk pulang dia urungkan setelah menerima telfon ema dijalan dan langsung putar balik,Tak berselang lama mashur sudah sampai dirumah ema,Mashur bingung kenapa dirinya disuruh datang kerumah ema,Mashur sudah berkenalan dan berbincang dengan pria itu,Mashur yang sudah mendengar penjelasan ema pun ikut emosi.

Mashur: "Sampai kapanpun Saya tidak akan merestui mereka berdua!!"

"Tapi pak,Bapak harus tetap tanda tangan untuk pernikahan anak bapak!" Ucap pria itu.

Mashur: "TIDAK! AKU TIDAK AKAN TANDA TANGAN! JANGAN PAKSA KAMI UNTUK TANDA TANGAN! PERGI KAMU DARI RUMAH SAYA! DAN JANGAN PERNAH KESINI LAGI!" Usir mashur pada pria itu dengan penuh emosi.

Kemudian pria itu pergi dengan tanpa tanda tangan orangtua nindia,Mashur dan Ema merasa direndahkan sebagai orangtua kandung nindia,Tak dianggap oleh anak kandung mereka,Ema menangis sejadi jadinya,Dia memeluk mashur,dia meratap dan mengingat masalalu kelam nya dulu yang tak menganggap alika dan selalu membuatnya sakit hati, Karma dari seorang ema dan mashur dibalas oleh anak kandung nya sendiri dari sakit hati seorang anak pertamanya yang tak bersalah,Alika yang tak tau apa apa hanya diam dikamar tak brani keluar,Takut jika dirinya terkena sasaran orangtuanya.

***

Haripun silih berganti,Sudah 2 bulan nindia Belum juga pulang,Ema sudah kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa,begitu juga alika,saat ema sedang bercanda ria dengan alika tiba tiba ema terdiam saat melihat Kontak dihandphone nya bertuliskan ANINDIA,Yaa nindia menelfon ema dimalam hari.

"Halloo nindi! Hallooo!"

Nindia: "Mah!"

Ema: "Sayang! Nindi kamu dimana naakk!"

Nindia: "Nindi baik baik aja kok mah,nindi juga sehat,Nindi bahagia disini mah,Maafin nindi udah bikin mama khawatir!"

Ema: Iyaa sayang Mama udah maafin nindi kok,Sekarang nindi dimana? Bilang sama mama sayang Nanti mama jemput!"

Nindia: "Mama gak usah jemput nindi,Nanti nindi juga pasti pulang mah,tapi nvgak sekarang!"

Ema: "Kenapa sayang? Kamu udah nggak sayang lagi sama mama nak?"

Nindia: "Mah..nindi sayang banget sama mama,Nindi juga mau kasih tau sesuatu sama mama!"

Ema: "Apa sayang?"

Nindia: "Mah Besok nindi..nindi Besok nindi akan menikah dengan fajry mah! Nindi minta doa restu dari mama!"

Ema: "Appaahh! Nggak sayang Hiks hiks hiks jangan seperti ini naakk! Pernikahan mu nggak akan sah jika tanpa abimu sebagai walinya,Pulang lah dulu,Kami yan akan menikahkan mu disini!"

Nindia: "Maaf mah Nindi sekarang ada dimedan bersama fajry,Acara juga sudah dirancang,Besok ijab kabul nya!"

Ema: "Yaa Allah Yaa robbii..Cobaan apalagi ini Hiks hiks hiks."

Nindia: "Mah Fajry mau ngomong sama mama."

Ema masih terdiam dengan tangisan nya tanpa mematikan telfonya,Ema terkejut ketika mendengar suara fajry.

Fajry: "Assalamualaikum bu." Ucap fajry lembut

Ema: "Waalaikumsalam!" jawab ema dingin

Fajry: "sebelumnya aku minta maaf yang banyak sama ibu, Maafkan saya bu,Tapi saya dan nindi saling mencintai,Kita nggak mau dipisahkan bu,Awalnya saya meminta untuk melamar nindia baik baik Namun ditolak,Saat itu nindia menghubungi saya untuk menjemputnya dan membawa dia pergi,Saat itulah keputusan kita akan menikah disini,Saya mohon restunya bu Saya janji akan membahagiakan nindia semampu saya." Penjelasan fajry dengan lembut dan hati hati agar tidak salah bicara"

Ema: "Hiks hiks hiks hiks Mama merestui kalian berdua,Semoga kalian bahagia dan berlanjut hingga maut memisahkan. Amiinn Hiks hiks hiks."

Fajry: "Trimakasih bu Ini nindia mau bicara sama ibu."

Nindia: Mah Maafin nindi yaa mah? Nindi pasti pulang tapi sudah berstatus istri."

Ema: "Hiks hiks hiks Yaa sudahlah Mungkin ini sudah jalan takdir kalian,Mama hanya bisa mendoakan Tapi kamu masih punya kakak yang belum menikah,Harusnya kamu menunggu sampai kakakmu menikah dulu!"

Nindia: "Maafin nindi mah!"

Ema: "Yaahh mama maafkan kamu tapi Kamu dan fajry harus memberikan seperangkat untuk kakakmu sebagai tanda keikhlasanya,Agar hubungan kalian tidak menanggung banyak cobaan karna sudah membuat kakamu malu dan sakit hati."

Nindia: "Lalu nindi harus gimana mah? Besok pernikahan nindi."

Ema: "Turuti permintaan kakakmu Insyaallah kamu akan hidup bahagia."

Nindia: "Baiklah apa permintaanya?"

Ema memerintahkan alika agar memberitau keinginan nya melalui telfon dengan nindi,Alika tidak mau berbicara dengan adiknya itu,Bagi alika nindi sudah keterlaluan sebagai anak yang tidak menghargai orangtua nya,Namun dengan paksaan ema alika akhirnya menuruti perintah ema untuk berbicara dengan nindi.

Alika: "Hallo!" Ucap alika ketus

Nindia: "Hallo kak,kakak punya keinginan apa? Jika nindia bisa Pasti nindia beliin."

Alika: "Aku cuma mau duit!" Jawab alika masih dengan nada ketus

Nindia: "Insyaallah akan nindi usahakan,Berapa kak?"

Alika: "Tiga juta!" jawab alika tanpa basa basi

Nindia: "Baiklah Nanti jika aku pulang aku akan memberikan uang itu sama kakak!"

Alika: "Aku mau nya sekarang! Bukan nanti! Kalo nggak sekarang mending nggak usah!!" Ucap alika dengan nada penekanan

Nindia: "Hmmm tapi kak Disini udah malem ngvak ada Atm terdekat untuk transfer,Harus turun dulu ke kota untuk mencari atm."

Alika sudah malas untuk menjawab Dan menyerahkan handphone ke mama nya begitu saja tanpa penjelasan,Ema yang melihat masih tersambung akhirnya kembali bicara.

Ema: "Gimana nin? Udah ngobrol sama kakakmu?"

Nindia: "Kakak mau nya uang aja katanya mah,kakak minta uang tiga juta,Tapi minta nya malam ini Sedangkan disini nggak ada atm terdekat,Untuk transfer harus turun dulu ke kota, Mungkin nanti jika nindi sudah pulang,Nindi akan serahkan uang nya sama kakak."

Ema: "Yaa sudah nggak pa pa biar nanti mama yang menjelaskan sama kakakmu,Kamu baik baik disana Jaga kesehatan Kabari mama jika ada apa apa yaahh!"

Nindia: "Iyaa mah Nindi tutup telfonya yaa mah? Nindi mau istirahat Besok harus ijab kabul jam delapan pagi!"

Ema: "Iya nin.."

Nindia: "Assalamualaikum."

Ema: "Waalaikumsalam."

Ema sedih.Hati nya teriris.Ema menangis sejadi jadinya,Alika Hanya bisa menenangkan mamanya,Namun Ema tetap berusaha terlihat kuat dimata anak anaknya,Ema tidak ingin jika alika sampai mempunyai dendam pada nindia,Ema yang sadar akan kesalahanya dimasa lalu yang tak menginginkan alika,Ternyata berdampak pada dirinya sendiri,Anak kandung yang ia sanjung dan ia sayangi sepenuh hati malah melukai hati ibunya bagai gempa dihari kiamat perasaan ema saat ini,Ema semakin berusaha memperbaiki diri dengan kesalahanya di masalalu,Demi kebahagiaan alika dimasa depan.

...****************...

BERSAMBUNG

***

ANINDIA

1
falea sezi
makanya tolol. pcrn lama lama
falea sezi
bapak tiri kurang ajar
fatwaaulia
Aku mampir Kak, smgtt terus,,jika berkenan mampir juga yuk Kak ke karya pertamaku dengan judul ''Perasa''/Hey/
Miss Ra: Oke kak insyaallah aku mampir kak..
☺️🙏
trimakasih udah mampir..
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
aduhhhh Alika....Masih ragu2 dgn keputusan nya utk menikah sama tajudin lalu knpa diterima...
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
adakah tajuddin pria yg baik dan akan menjadi suami yg bertanggungjwb pd Alika nnti....
Miss Ra: trimakasih atas dukungan nya kak..
🥰🙏
total 3 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Alika menjadi anak yg bertanggungjwb kpd ibunya...sering mengirimkan wang belanja...
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
sabar ya Alika....
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Alika sllu kecewa dgn sikap buruk manusia yg mementingkan darjat..
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Alika sudah terlambat utk bersama Ibrahim...😭😭😭
Indigo_
semangat thor /Rose//Rose/
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Alika menunggu begitu lama utk menikah dgn Yudi...akhirnya Alika kecewa dgn sikap serta keputusan Yudi yg masih ingin berkumpul sama teman2nya.... bagus Alika putusin aja...
Miss Ra: Gemes banget yaa kak sama cerita alika..?

😁🤭
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
aduuh Anindia semakin menjadi2
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
😭😭😭sedih bgt
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
ya ampun Alika...🤣🤣🤣asyik dgr musik g sadar dipnggl sama Paman serta mamanya
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Ibrahim terlalu amat mencintai Alika....hingga membawa diri ke Sydney.. Jika Alika menerima tawaran Ibrahim mungkin kehidupan Alika dan keluarganya akan hdp bahagia dan senang...tp apakan daya Alika masih muda belum memikirkan tntng lumrah kehidupan yg sebenarnya dan dia jg mencintai Yudi
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Cinta pertama Alika pd Yudi, Ibrahim pasti kecewa...
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
nah skrg baru ema rasa menyesal kerana nindia menjadi anak yg tdk pernah menurutnya berbanding dgn Alika..
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
sedih bgt kerana sampai kini Alika belum mengetahui tntng kepulangan neneknya ke rahmatullah...😭
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
apakah Serly pacar atau tunangan Ibrahim ya...aduh bikin gawat🤔😅😅
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
semoga Alika baik2 saja di mansion Ibrahim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!