NovelToon NovelToon
My Twins Jenius Anak Rahasia CEO Sombong

My Twins Jenius Anak Rahasia CEO Sombong

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Single Mom / One Night Stand / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:67.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gregorious

(AWAS. KHUSUS ***++ ADA BANYAK ADEGAN MEMANCING GAIRAH. JANGAN YA DEK YA) Dia dikhianati pacarnya. Dia berusaha menenangkan diri di kamar sebuah hotel. Tapi dia malah diperkosa oleh Gerson, seorang CEO sombong karena suatu kesalah-pahaman.

Bella hamil dan diusir orang tuanya dari rumah. Dia harus melahirkan dalam kondisi sulit.

Tujuh tahun kemudian, Bella kembali dipertemukan dengan Gerson dan harus bekerja di kantornya Gerson.

Di saat yang sama, Bella melihat wawancara Gerson di Youtube. Dia meminta anak-anaknya untuk menjauh kalau melihat Gerson.

Tapi anak kembarnya yang jenius itu, memilih untuk bertindak sebaliknya. Bukannya menjauh, mereka malah terus menyerang Gerson.

Sejak itu, hidup Gerson tidak lagi tenang karena terus diganggu oleh si kembar jenius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gregorious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26 Hasrat Nyonya Rumah

Gerson tiba di rumahnya Tony dan langsung disambut oleh Tony di depan rumah.

"Gimana? Nyonya rumahmu mengijinkan aku menginap di sini, kan?" tanya Gerson sesaat setelah dia turun dari mobilnya.

"Iya, bos. Anda dipersilakan untuk masuk. Bahkan jamuan makan malam sudah tersedia untuk anda."

"Kebetulan aku tidak sempat makan. Ayo, sudah lama aku tidak makan masakan enak istrimu."

"Ayo, bos."

Seorang wanita cantik yang memakai gaun yang memperlihatkan lekuk tubuh seksinya sudah menyambut di ruang tamu.

Wanita cantik ini bernama Diane, istri dari Tony.

Diane bukanlah sosok asing bagi Gerson karena sebelumnya Diane adalah juga adalah staf di kantornya Gerson namun kemudian Diane berpacaran dengan Tony, langsung hamil dan menikah sehingga langsung berhenti dari kantor serta fokus menjadi ibu rumah tangga.

"Kamu cantik sekali, Diane, sudah lama aku tidak melihatmu," kata Gerson sambil menjabat tangan Diane.

"Benarkah?" tanya Diane dengan wajah berseri-seri.

"Tentu saja. Karena itu si Toni tergila-gila kepadamu dan tidak mau melirik wanita manapun." Gerson menepuk-nepuk pundak Tony. "Oh iya, mana si kecil?"

"Si kecil udah tidur, tuh." Diane mempersilahkan bos dari suaminya ini untuk langsung menuju ke ruangan makan.

Setelah itu, Gerson sangat senang saat dia melihat makanan-makanan enak berada di depan matanya. "Wah ini tidak kalah dengan menu makanan di restoran mewah."

"Siapa dulu dong yang buat?" kata Tony bangga sambil melirik ke arah Diane.

Diane tersenyum sambil memegang tangan Tony. Tapi Diane berkata, "tapi aku tidak bisa melakukannya tanpa asistenku."

"Asistennya itu cuma bantu-bantu, motong-motong bahan makanan dan sejenis itu tapi yang masak itu tetap dia." Tony kembali menatap istrinya bangga.

"Kamu pasti bahagia sekali, Ton, mendapatkan istri yang cantik jelita, baik, setia, jago masak lagi." Gerson mengangkat jempolnya ke arah Tony.

"Rezeki anak soleh, Bos," kata Tony.

Setelah itu, pembicaraan beralih karena Diane yang sangat penasaran dengan cerita dari Tony kini ingin bertanya lengkap tentang apa yang terjadi pada Gerson tentang gangguan-gangguan supranatural yang dialami Gerson.

Gerson pun menceritakan semua yang dialaminya, juga yang dialami oleh Clara dan Maya secara lengkap kepada Diane dan Tony.

"Dengan demikian, Playboy satu kita ini untuk sementara harus puasa, tidak bisa lagi meniduri para wanita. Hahaha," goda Tony kepada Gerson.

Gerson cuma bisa misuh-misuh mendengar kata-kata Tony itu.

Setelah makan, Gerson pamitan untuk langsung tidur di kamar tamu.

Tony langsung berdiri, dia bermaksud untuk mengantar Gerson ke kamar tamu.

Saat itulah terdengar suara tangisan dari kamar utama. Mendengar itu, Diane langsung berkata kepada Tony, "kamu lihat anak kita dulu biar aku yang mengantar Gerson menuju kamarnya."

"Oke." Tony langsung menuju ke arah kamar utama.

Sementara itu, Diane langsung mengajak Gerson untuk menuju ke kamar tamu.

Saat berjalan menuju ke kamar tamu, Gerson berkata kepada Diane, "maafkan aku, karena aku telah merepotkan kamu."

Diane langsung menggelengkan kepalanya. "Aku tidak repot, kok. Kamar tamu selalu dalam keadaan bersih sementara untuk menyiapkan makanan aku dibantu oleh asistenku. Jadi sama sekali tidak repot. Malah aku senang karena mendapatkan kehormatan karena seorang bos besar mau tidur di rumahku yang sederhana ini."

"Rumah ini bukan rumah sederhana, Diane. Ini rumah yang sangat bagus, Diane," kata Gerson sambil menatap berkeliling ke arah rumahnya Tony yang sudah melalui tiga kali renovasi sehingga rumah ini memang terlihat berkelas dan mewah ini.

Gerson tidak tahu saat dia sedang menatap berkeliling ke arah sekeliling ruang tamu di rumah ini, Diane sedang menatap Gerson dengan dada berdebar-debar.

"Tubuhnya atletis, dadanya bidang, perutnya sixpack. Tidak seperti suamiku yang mulai mengabaikan penampilannya. Uh, rasanya aku ingin menyerangnya," batin Diane sambil terus menatap ke arah tubuh Gerson yang berada di depannya ini.

Gerson berhenti di depan sebuah pintu. "Ini kan kamarnya, Diane?" tanya Gerson sambil menunjuk ke arah sebuah pintu yang berada dekat dengan pintu keluar rumah.

"Iya iya. Ini pintunya." Diane langsung memburu ke depan dan membukakan pintu kamar tamu untuk Gerson.

Diane masuk duluan ke dalam dan setelah Gerson masuk ke dalam, Diane menunjuk ke arah sebuah pintu lainnya di kamar ini. "Itu adalah pintu kamar mandinya."

"Oke, nampaknya aku akan betah untuk sementara tinggal di sini." Gerson kembali menatap berkeliling ke arah kamar ini.

Saat Gerson tidak melihatnya, maka Diane kembali menyusuri tubuh Gerson dengan kedua matanya. Dia terus menelan ludah melihat tubuh atletis milik Gerson ini.

Diane juga sengaja menatap bagian bawah tubuh Diane, tempat di mana rudalnya Gerson berada yang masih tertutup rapi oleh celana kain berwarna hitam itu.

"Apakah aku akan menyerangnya sekarang? Dia kan memiliki nafsu besar pada wanita apalagi malam ini dia gagal tidur dengan sekretarisnya, jadi dia pasti sedang kehausan. Apakah aku berani untuk mengajaknya tidur bersamaku?" batin Diane sambil terus menatap tubuh Gerson.

Gerson sempat melihat tingkah laku aneh yang diperlihatkan oleh Diane ini. Dia melihat Diane terus menatap tubuhnya tapi Gerson pikir Diane sebagai ibu rumah tangga mungkin sedang capek karena seharian bekerja.

Karena itu, walaupun saat ini Diane terlihat sedang menatapnya, padahal pikirannya menuju ke arah lain. Itulah yang dipikir Gerson.

Karena itu, Gerson berkata, "kamu kelihatan capek. Pergilah dan tidurlah. Aku sudah mendapatkan semua yang aku mau di sini."

"Apa masih ada yang kamu perlukan, bos?" tanya Diane. Dia menambahkan dengan pertanyaan dalam hatinya. "Misalnya tubuhku. Aku bersedia kok kalau kamu ingin mencicipi tubuhku."

"Please, Diane. Sudah kubilang beberapa kali jangan memanggil aku bos. Jangan ngeyel kayak suami kamu. Aku berapa kali bilang kepadanya untuk tidak memanggilku bos. Tapi dia masih juga memanggilku bos. Walaupun kadang dia memanggil aku dengan namaku. Jadi, kamu jangan ikut-ikutan dengannya. Kamu harus memanggil aku dengan namaku. Jangan panggil bos. Oke?"

"Iya, sayang. Aku ingin kamu, sayang," gumam Diane.

"Hah? Kamu bilang apa?"

"Eh oh eh. Gak kok." Diane gelagapan. Dia tidak tahu apakah Gerson mendengar kata-katanya itu atau tidak.

"Tuh, kan. Pasti kamu sudah capek. Ngomongnya melantur gak jelas."

Diane mengangkat kepalanya. mendongak agak ke atas karena memang tubuh Gerson yang jangkung membuat dia harus menatap Gerson ke atas. "Kalau menanggilmu sayang, gak apa-apa, kan?"

Gerson langsung tertawa. "Hahaha. Ternyata kamu suka bercanda juga. Tony akan menyembelihku kalau kamu memanggilku sayang. Sudahlah, aku mau tidur."

Diane merenggut kecewa. Sebenarnya ini adalah satu jurus permulaan dari Diane untuk memberikan sinyal rasa sukanya kepada Gerson, karena itu dia mengusulkan pemanggilan sayang kepada Gerson itu.

Tetapi ternyata Gerson tidak menanggapinya dengan serius padahal dia harus membangkitkan keberaniannya untuk mengucapkan hal itu tapi malah ditanggapi seperti itu dan ini membuat Diane agak kecewa.

"Kalau begitu aku pergi."

"Ok, Diane."

Diane mengikuti kemauan Gerson yang menyuruh dia pergi. Tapi saat sudah di berada di luar pintu kamar, dia kembali menyibak horden pintu untuk masuk ke dalam pintu kamar yang belum tertutup itu.

Dan karena Gerson pikir Diane sudah pergi, kini Gerson yang posisinya membelakangi pintu kamar, mulai membuka kemeja yang dia pakai sehingga memperlihatkan punggungnya.

Saat ini Diane sedang terpesona karena melihat punggung Gerson yang sudah tidak lagi dibungkus kain itu.

Diane sempat melihat ke arah luar, takut kalau Tony datang ke kamar ini. Tapi saat dia mendengar suara tangisan sayup-sayup dari kamar utama yang berarti Tony masih belum bisa menjinakkan David, anak semata wayang dia dengan Tony, maka Diane kembali mengarahkan pandangannya ke arah Gerson.

Saat ini, Diane memiliki pikiran untuk menyerang Gerson.

1
Relawati Zainal
kok cerita nya ga lanjut ya?🤭
fanny tedjo pramono
kenapa ceritanya tdk dolanjutin? sy tunggu jawaban guys
Farida Irwanq
kak tidak up lagi ya
Farida Irwanq
kak blm di up
Farida Irwanq
di tunggu lanjutannya kak🙏
Farida Irwanq
kak belum di up lanjutannya kita nugguin ini 🙏😄
Farida Irwanq
di tunggu lanjutannya kak.
Amazing Grace
ga setuju Bella sama si gersang Thor,
dia tukang celap celup dan itu menjijikan
kuharap ada tokoh yang lebih baik dari dia buat jadi jodohnya Bella
dari judul cerita ini tuh menceritakan anak kembar yang jenius, jadi saya harap jodoh nya Bella bukan gersang
Mazree Gati: setuju
total 1 replies
Amazing Grace
gersang gersang, kau bilang tidak suka wanita penghianat tapi ternyata kamu mau memaksa wanita untuk berhianat,
Amazing Grace
menjijikan sekali si gersang ini, dia kira setelah perbuatan menjijikan nya dengan wanita lain ada yang Nerima dia apa adanya apaa
kalo aku jadi Bella sih kuludahin aslii
Amazing Grace
so disgusting gimana sih Thor, apa bedanya si gersang dengan si benny, bahkan lebih baik Benny dari pada si Gerson, kuharap jodoh Bella laki laki yang baik
karna ga bakal ada laki laki yang bisa benar benar lepas dari kebiasaan nya apalagi ini soal kenikmatan duniawi
Farida Irwanq
lanjut thor
Aretha Shanum
kcewa Thor muter2 ga jelas
Lintang Lia Taufik
Wah, turut sedih Thor. Tetap semangat.
Nina_Melo
Bagus ya, bukunya... bikin nagih baca. 😊
Lintang Lia Taufik
Semangat Thor
Lintang Lia Taufik
Aku berdebar bacanya
Lintang Lia Taufik
suka....
Lintang Lia Taufik
Pembukaan yang seru dan bikin penasaran. Next up date Thor, seru....
Muji Lestari
makin menarik ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!