NovelToon NovelToon
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:632
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Hukum tidak berpihak pada Anggita, jadi aku yang akan jadi hukumnya. Satu misi yang menjadi tujuanku hancurkan Arvin Teriaz. Aku Nabila Azzahra, topengku sekretaris, senjataku kode. Rencana sempurna begitu sempurna sampai Galen Teriaz, dokter yang membenci darahnya sendiri, mengulurkan tangan dalam misiku.

Apakah misi mereka berhasil dalam, menghancurkan seorang Arvin Teriaz ?

Baca selengkapnya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 GARUDA HITAM MENYELAMATKAN IBLIS

"Jangan menunggu semuanya mudah untuk mulai bergerak; mulailah agar semuanya terasa mungkin"

\_ Galen Teriaz \_

"Hidup bukan tentang siapa yang paling beruntung, tapi siapa yang paling bersyukur"

\_ Nabila Azzahra \_

Jam 18.05 di Makodam hujan badai

"POS 1 JEBOL! MEREKA BAWA ROKET!"

Sirine, tembakan saling bersahutan, 10 mobil hitam nerobos pagar. Logo di dada bertuliskan ‘GARUDA HITAM’, Pasukan bayaran C-12. Di ruang tahanan, Bram duduk tenang sambil minum kopi.

Bayu yang di sebelahnya udah lepas borgol

"Kak, waktunya kita pulang" Ucap Bayu

Bram berdiri lalu merapikan jasnya

"Akhirnya, aku udah bosen main sandiwara" Ucap Bram

DUARRR …

Dinding belakang meledak, asap mengepul lalu 5 orang bertopeng masuk.

"Pak Bram! Perintah pusat. Evakuasi!" Lapor Salah satu dari mereka

Bram tersenyum sinis …

"Kerja bagus, tepat waktu" Jawab Bram sambil tersenyum smirk

*****

Jam 18.06 UGD RSPAD, Galen sedang nyuapin Anggita dengan tangan gemetar. Ponsel danrem berdering …

… [Mereka nyerang Makodam, kode Garuda Hitam. Mau bebaskan Bram]

Mendengar itu Galen langsung berdiri, kursi mental karena danrem melospeckerkan panggilan masuk itu.

"Jaga Anggita dan Nabila" Perintahnya ke perawat.

"Kamu mau kemana?!" Tanya Danrem

"Nyelametin negara dari iblis" Jawab Galen dingin

Mereka tancap gas, menuju Makodam. Jam 18.10, di Makodam Bram, Bayu, dan 4 anak buah lari ke helikopter. Di belakang, Danrem dan 20 prajurit ngejar.

"TEMBAK!" Teriak Danrem

2 anak buah Bram tumbang

BRUKK!

Galen masuk dari gerbang samping, Bram berhenti. Dia nengok dan senyumnya hilang saat berpapasang dengan Galen.

"Oh… keponakanku yang sok pahlawan" Sarkas Bram

Galen angkat senjata …

"BRAM!! HADAPIN AKU!!" Teriak Galen

DOR !

Bram melesatkan pelurunya, namun Galen mampu menghindarinya.

"Aku belum mau mati di tangan paman bejat seperti kamu" Katanya ke Galen

"Tapi jangan salah, setelah ini kita tetap musuh" Jawab Bram, Galen bingung dan marah

Bram melihat itu, wajahnya berubah

"PENGKHIANAT!!" Teriak Bram kepada Galen

"Naik!" Titah Bram kepada Bayu

Mereka naik helikopter, baling-baling muter. Galen lari dan elompat untuk menangkap pendaratan helikopter.

"LEPASIN!!" Teriak Bram

Galen nembak kearah tangki, membuatnya meledak di bawah namum helikopter udah naik.

BUK!

Galen jatuh 3 meter, bahu yang luka sobek lagi dan darahnya mengalir

"GALEN!!" Teriak Salah satu tantara di sana

Dia lari ingin membantu Galen, namun Bram dari atas helikopter melempar granat.

BOOOM…

Semua tiarap, saat asap hilang helikopter udah jadi titik. Gagal, Bram lepas dan Galen batuk darah.

"Lepas... lagi..." Ucap Galen

"Sialan!" Lanjut Galen kesal

*****

Jam 19.00 di ruang operasi, 2 lampu merah. Wijaya dan Nabila sudah menjalankan operasi untuk mengeluarkan peluru, lalu dokter keluar dan Galen sudah standby di depan ruang operasi.

"Kolonel Wijaya stabil, akan dimasukkan ke ruang ICU untuk memantau perkembangan pasien secara berkala" Ucap Dokter

Galen menghela napas…

"Terus Nabila?" Tanya Galen

"Jantungnya sempat berhenti 2 kali, luka bakarnya parah. Tapi... dia kuat, dia bisa bertahan karena tuhan masih melindunginya" Jawab Dokter

Galen langsung bersujud dan menangis

"Puji tuhan..." Ucap Galen

Jam 20.30 di ruang ICU, Wijaya dan Nabila sebelah-sebelahan. Mereka mengalami koma, Galen duduk di tengah sambil menggenggam tangan dua-duanya.

Galen mencium kening Nabila

"Tidur ya, aku yang balas mereka" Ucap Galen

Di luar, hujan reda namun perang antara Galen vs Bram resmi dimulai.

1
Ilfa Yarni
itu orang ga ada kapok2nya ya lagian polisi knp diam aja klo tau orang yg didalam sel merencakan kejahatan yg barublg
Ilfa Yarni
aduh Galen jgn lengah Bram duluan beraksi tuh
Rima Rismawati
Lanjut thor makin seru ceritanya 🙏🏻😊
indah Mayaddah f: Di tunggu ya kak 🙏😊
total 1 replies
Rima Rismawati
Ternyata bu RT dan kedua orang tua Nabila kocak juga 🤣
Rima Rismawati
Ada ya keluarga seperti itu, kepada saudara kandungnya sendiri 😡
Ilfa Yarni
seru jg ceritanya sebuah kluarga yg memperebutkan harta warisan
indah Mayaddah f: Terima kasih 🙏
total 1 replies
Rima Rismawati
Nkvel aru thor
indah Mayaddah f: Iya kak, semoga suka ya 🙏
total 1 replies
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!