NovelToon NovelToon
Ternyata Hanya Pajangan.

Ternyata Hanya Pajangan.

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:672.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hnislstiwti.

Aku meninggalkan semua nya dan bahkan cita-cita ku pun aku lupakan, demi apa? demi bisa bersatu denganmu!

Namun, setelah aku bertahan hampir 5 tahun dengan pernikahan ini kenapa rasanya sangat hambar dan tak ada kehangatan sama sekali?

Dan ternyata aku hanya di jadikan pajangan saja di Istana nya selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Penolakan Andreas pada Cintya cukup membuat Vano dan keluarga nya kaget, entah apa yang pernah di buat Cintya hingga meninggalkan trauma begitu pada Andreas.

Kini semua keluarga duduk di ruang tamu, hanya Adik Vano dan Andreas saja yang berada di dalam kamar. Keduanya sedang asyik bermain dan Andreas pun berhenti dari nangis nya.

"Nak, apa yang sudah kamu perbuat hingga membuat Putra mu sendiri ketakutan?" tanya Ayah pada sang menantu, Cintya.

"Aku tidak melakukan apapun" jawab Cintya dengan cepat.

Hah.

Ayah membuang nafas kasar, dia lalu menatap Vano yang masih penasaran dan juga menahan amarah nya.

Hingga tepukan halus di lengannya menyadarkan Ayah dan sang Istri mengkode untuk pergi dari sana saja.

"Ayah dan Ibu pamit ke belakang dulu, karena sayuran sudah harus di panen" jelas Ibu dengan bangkit dari duduk nya.

Bram dan John ikut, mereka juga meninggalkan Vano dan Cintya yang masih berada di ruang tamu.

Setelah kepergian Ayah serta yang lainnya, Vano menatap Cintya dengan bengis dan seakan akan menerkam nya.

"Sekarang kamu jujur saja, Cin" ucap Vano

"Apa yang harus aku jujur? Orang aku gak pernah ngapa-ngapain Andreas" celetuk Cintya sesantai mungkin namun terlihat sangat gelisah.

Vano beranjak dari duduk nya, dia lalu menghampiri kamar sang Adik untuk mengambil Andreas.

Setelah itu, Vano kembali ke ruang tamu dengan Andreas di pelukannya.

"Ayah, aku takut" lirih sang Putra.

"Gak boleh takut, ada Ayah disini"

Vano duduk di sofa tunggal yang ada di hadapan Cintya, dia mengusap lembut kepala Putra nya.

"Sayang, kenapa takut sama Bunda?" tanya Vano lembut.

Andreas menatap sang Ayah, dia lalu memeluk nya dengan erat karena takut.

"Bunda selalu saja membentak dan mengurung aku jika Ayah kerja" cicit Andreas dengan ketakutan.

"Bohong" teriak Cintya.

Huaaaa.

Karena kaget Andreas pun langsung menangis dengan histeris, Ayah dan Ibu pun langsung masuk di susul yang lainnya karena kaget juga dengan tangisan Andreas.

"Cup sayang, ini sama Ayah" bujuk Vano lembut.

Sedangkan Cintya menundukan kepala nya, dia merutuki Putra kecil nya yang sudah berani mengadu.

"Ada apa ini Van?" tanya Ibu mengambil Andreas dari pelukan Vano.

"Ibu, tolong bawa Andreas dulu ya" pinta Vano.

Ibu menganggukan kepala, dia membawa sang Cucu untuk masuk kembali ke dalam kamar.

"Kau memang wanita jahat, entah apa yang mereka lihat dulu dari dirimu hingga mengkhianati Mbak Naya" celetuk Adik Vano dengan ketus.

*

Vano dan yang lainnya duduk kembali, Cintya merasakan hawa-hawa tak sedap yang sedang hinggap di sekitar nya.

"Sekarang jawab jujur Cin, apa benar yang di katakan oleh Andreas?" tanya Vano dengan tegas.

"Tidak, anak itu bohong" jawab Cintya.

Brak.

"Kau memang keterlaluan, bagaimana bisa anak itu ketakutan padamu kalau kamu tidak melakukan hal apapun" bentak Bram yang ikut kesal pada istri sahabat nya itu.

Heh.

"Ngapain kamu ikut-ikutan" ejek Cintya.

Vano menatap Bram, dia menggelengkan kepala dengan tatapan memohon.

Akhirnya Bram pun diam kembali dan duduk bersama John yang sejak tadi hanya diam saja.

"Apa yang di ucapkan Nak Bram benar, Cucuku tak mungkin ketakutan jika kamu tidak berbuat sesuatu" timpal Ayah dengan serius.

"Memang apa yang di ucapkan Cucu ku?" tanya Ayah menatap Vano.

Huh.

Vano membuang nafas perlahan, dia lalu menatap sang Ayah dengan sendu.

"Dia mengatakan kalau Bunda nya selalu mengurung dan membentak nya selama aku kerja" jawab Vano lirih.

Deg.

.

.

.

.

.

1
mama yogi
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ suka,singkat padat dan jelas ,tamat😍
Dinatha: permisi Mbak 🙏
Sudi hadir dan baca karya saya ya😊🥰
Sinopsis :
Dua mahasiswa yang terjebak dalam gaya hidup bebas terpaksa berpisah demi tuntutan realita dan kembali ke kampung halaman masing-masing. Bertahun-tahun kemudian, sebuah perjalanan bisnis mempertemukan sang pria dengan seorang anak perempuan yang mewarisi mata dan senyum manisnya.
total 1 replies
devi aryana
Luar biasa
Andriyati
pede banget mu, mNa me Kanaya sama sampah yg udah di buang,, gak guna jg
angel
Thor kog manggilnya bunda ...disesuaikan dong dgn ceritanya ...
nadira ST
lama2 ksel juga ama vano pgen gue pites dulu dselingkuhin sekarang dkejar2 mau lawan axel siap2 tidur pencoran
nadira ST
sukurin mumet kan
Yunerty Blessa
𝘁𝗮𝗸 𝘁𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗮𝗵 𝘁𝗮𝗺𝗮𝘁..𝗮𝗽𝗮 𝗽𝘂𝗻 𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿..😘😘
Yunerty Blessa
𝘁𝗲𝗿𝗻𝘆𝗮𝘁𝗮 𝗕𝗿𝗮𝗺 𝗱𝗶𝗯𝗮𝗹𝗶𝗸 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮𝗻𝘆𝗮 ..𝗯𝗶𝗮𝗿𝗹𝗮𝗵 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗺𝘂 𝗕𝗿𝗮𝗺..🤣🤣
Yunerty Blessa
𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗵𝗮𝗯𝗶𝘀 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗱𝗶𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗔𝘅𝗲𝗹....𝘀𝗶𝗮𝗽𝗮 𝘀𝗲𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿𝗻𝘆𝗮 𝘀𝗲𝗸𝘂𝘁𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮..
Yunerty Blessa
𝘀𝘆𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗹𝗮𝗵 𝗩𝗮𝗻𝗼 𝗸𝗮𝘂 𝘀𝗲𝗱𝗮𝗿 𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗸𝗮𝗿𝗻𝗮 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝘀𝘂𝗮𝗺𝗶....
Yunerty Blessa
𝗿𝗮𝘀𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝘅𝗲𝗹..
Yunerty Blessa
𝗽𝗮𝗱𝗮𝗻 𝗺𝘂𝗸𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮.. 𝘁𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂𝗹𝗮𝗵 𝗮𝗽𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝘂𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗺𝘂.
Yunerty Blessa
𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗻𝗲𝗸𝗮𝗱 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶..𝘁𝘂𝗻𝗴𝗴𝘂 𝘀𝗮𝗷𝗮 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗽𝗲𝗿𝗯𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗺𝘂..
Yunerty Blessa
𝗻𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗯𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗩𝗮𝗻𝗼..
Yunerty Blessa
𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶 𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻² 𝗺𝘂 𝗩𝗮𝗻𝗼....𝘁𝗮𝗸 𝗺𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗸𝗮𝘂 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶..
Yunerty Blessa
𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗹𝗮𝗹𝘂 𝗼𝗯𝘀𝗲𝘀𝗶....𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗷𝘂𝗴𝗮 "𝗴𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻"𝗺𝘂
Yunerty Blessa
𝘁𝗮𝗵𝗻𝗶𝗮𝗵 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝘅𝗲𝗹..
Yunerty Blessa
𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗲𝗺𝘂𝗻𝗴𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗻𝗮𝘆𝗮 𝗵𝗮𝗺𝗶𝗹..
Yunerty Blessa
𝗸𝗲𝗻𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝘀𝗮𝗹..
Yunerty Blessa
𝗽𝗮𝗱𝗮𝗺 𝗺𝘂𝗸𝗮 𝗸𝗮𝘂 𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮..𝗱𝗶𝗰𝗲𝗿𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗮𝗺𝗶 𝗺𝘂..
𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝘀𝗮𝗷𝗮 𝘀𝗮𝗺𝗮..𝘁𝗮𝗸 𝗻𝗮𝗸 𝗯𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵..𝗖𝘆𝗻𝘁𝗶𝗮 𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿² 𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗺𝗮𝘁𝗶 𝘁𝘂..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!