NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:281.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fatra

Mohon dukungannya🙏

Klarybel terlahir dari keluarga yang terpandang. Apa pun yang dia inginkan pasti akan di kabulkan oleh kedua orang tuanya. Hidup Klarybel sudah terbilang sempurna. Dari paras yang cantik, Dan juga semua serba bisa.

Namun satu hal, yang tak dapat di kabulkan oleh orang tuanya. Yaitu Cinta, mommy dan daddy Klarybel, tak merestui hubungannya dengan pria yang dia cintai. Karena pria itu adalah uncle Klarybel.

Hingga suatu hari, Klarybel harus berpisah dengan orang yang di cintainya. Klarybel pergi jauh hanya untuk menempuh pendidikan, dan masih tetap mencintai orang yang sama. Yaitu uncle-nya.

Sedangkan mommy Klarybel tak merestui hubungan mereka karena mempunyai alasan tersendiri. Yang di sembunyikan dari Lerry.

Apakah setelah mendapat restu mereka akan kembali berpisah jika mengetahui yang sebenarnya?


Ayo simak ceritanya!


Dukung author ya🤗 dengan vote sebayak banyaknya, like dan juga komen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 24 (Revisi)

Klarybel sudah tak dapat menahan isak tangisnya lagi. Pelan-pelan dia melangkahkan kakinya mendekat kearah Lerry dan Fita yang sedang bertengkar.

Plak ...

Ini kali pertama bagi Klarybel menampar seseorang. Napasnya memburu, air mata semakin deras. Ada rasa sedih, sakit hati, dan kecewa.

"Dasar pria brengsek," teriak Klarybel.

Lerry terkejut, "Sayang ini tidak yang seperti kamu kira. Aku bisa jelasin."

"Mau jelaskan apa lagi kamu? Semua sudah jelas Fita mengandung anakmu. Jadi kau tak bisa lari dari tanggung jawab, nikahi Fita. Dan saat ini juga kita tidak ada hubungan apa-apa lagi. Aku tak mau menikah sama pria sepertimu." Ucap Klarybel berapi-api, berlalu meninggalkan tempat itu.

"Sayang ku mohon dengarkan dulu penjelasan aku," Lerry berlari mengejar Klarybel.

"Ley, dia sudah tidak mau lagi menikah denganmu. Mending kau menikah saja denganku," Fita menahan lengan Lerry.

"Cukup," bentak Lerry.

Seketika Fita terdiam, karena dia tau bagaimana sikap Lerry jika marah.

"Jangan pernah menggangguku lagi jika kau masih ingin hidup." Bisik Lerry penuh penekanan.

Lerry berlari ke mobilnya, kemudian dia melajukan mobil dengan kecepatan tinggi.

Tak beberapa lama kemudian dia sampai ke rumah, dengan terkesa-gesa dia berlari ke kamar Klarybel.

Tok...tok...

"Sayang buka dong pintunya, aku mau jelasin sama kamu."

"Ybel?"

"Klarybel, jangan seperti anak kecil sayang."

"Ybel buka pintunya."

Tak ada jawaban dari Klarybel, pintu pun tak kunjung terbuka. Lerry menjabak rambut frustasi. Kalau saja dia tak menyuruh Klarybel menyusulnya ke taman, pasti tak akan seperti ini.

"Kamu apakan lagi Ybel?" suara Ella dari balik punggung Lerry.

"Kak, ini semua salah paham. Maka dari itu aku mau jelasin, tapi Ybel gak mau buka pintu."

"Sudah jelaskan saja, kakak mau dengar." Pinta Ella.

Sengaja Ella menyuruh Lerry menjelaskan di depan pintu kamar Klarybel. Agar si pemilik kamar bisa mendengar, dan tak akan marah lagi.

Ella juga tau ini bukan salah Lerry. Tapi salahnya yang terlalu memanjakan Klarybel, menuruti apa yang dia mau.

"Oh jadi begitu? Kasian kamu Ley." Ella mengeraskan volume suaranya. Setelah mendengar penjelasan Lerry.

"Kak, tolong bantu aku membujuk Ybel."

"Kamu bujuk aja sendiri, ini masalah kalian berdua. Kakak gak mau ikut campur, dan ingat kalau Ybel nggak mau maafin kamu bujuk terus secara halus. Jangan kamu malah memperkosonya, agar masalah kalian akan kelar."

"Apaan sih, pikiran kakak tuh yang kotor."

"Yah, sehingganya ke gitu. Kamu kan pria normal. Sedangkan pertengkaran itu bisa di selesaikan dengan cara seperti itu."

"Kakak cukup, aku lagi pusing. Mending kakak pergi deh, biar aku yang membujuk Ybel." teriak Lerry.

"Apaan kamu teriak-teriak? Kamu pikir ini hutan?"

"Kak kenapa sih? bikin aku tambah kesal aja."

Lerry membuang napas kasar, tujuannya meminta kakaknya membujuk Klarybel. Tapi malah dia yang beradu mulut dengan kakaknya.

Bruk ...

Klarybel langsung memeluk tubuh Lerry erat. Lerry yang di peluk secara tiba-tiba kehilangan keseimbangan. Sehingga tubuh mereka jatuh ke lantai, dengan posisi Klarybel berada di atas tubuh Lerry.

Ella yang melihat pemandangan itu, berlalu meninggalkan mereka berdua.

"Sayang lain kali kalau meluk aku jangan kegini, untung saja gak di dekat tangga." Lerry mendorong tubuh Klarybel, dia kesal dengan tingkah Klarybel. Sebab itu sangat berbahaya, kalau di dekat tangga pasti mereka sudah terguling-guling.

"Huaaaaa, Ybel nyesal maafin uncle."

Lerry mengusap wajahnya kasar. Lalu dia mendekat ke arah Klarybel dan memeluknya.

"Sudah jangan nangis lagi," Lerry mengusap air mata Klarybel.

Klarybel mengangguk, "Ybel pingin minum susu."

"Ayo ke dapur," Lerry menarik tangan Klarybel, tapi Klarybel menahan tangannya.

"Mau di gendong!!" Rengek Klarybel.

"Jalan sendiri dong, kamu tuh berat." Tolak Lerry.

"Bukannya kamu pernah bilang, kalau aku mau di gendong suruh aja sama pacar aku? Dan pacar aku sekarang kamu."

"Iya-iya, tapi jangan marah lagi. Dan harus ada syaratnya," Lerry mendekat kearah Klarybel.

"Apa?"

"Aku juga pingin minum susu!" Bisik Lerry.

Klarybel pun mengangguk, tanpa berpikir susu apa yang di maksud Lerry.

Lerry menggendong tubuh Klarybel, tiba di dapur dia menurunkan Klarybel di kursi. Lalu membuatkannya susu.

"Minum susu dulu, aku tunggu di kamarmu." Bisik Lerry, dan berlalu menuju kamar.

Tak beberapa lama kemudian, Ella menghampiri Klarybel.

"Ybel, jangan menyuruh uncle menggendong seperti itu. Body kamu tuh tidak kecil ya, kasian dia."

"Biarin aja, lagian ada syaratnya juga. Sudah mending mommy buatkan susu untuk uncle."

Ella menautkan alis heran, sejak kapan Lerry menyukai susu? pikirnya.

"Bukannya uncle tidak menyukai susu?" tanya Ella heran.

"Gak tau juga sih, tapi tadi uncle bilang pingin minum susu." jawab Klarybel.

"Ya udah mommy buatkan dulu," Ella segera membuatkan susu. Setelah selesai dia menyerahkan kepada Klarybel.

Klarybel masuk ke dalam kamar, dia melihat Lerry sedang duduk di sofa.

"Nih," Klarybel menyerahkan segelas susu ke arah Lerry.

Lerry meraih gelas susu, lalu menaruhnya di atas meja. Kemudian dia menarik tangan Klarybel, dan mendudukan Klarybel di pangkuannya.

"Apaan sih? Katanya mau minum susu." ucap Klarybel malas.

"Emang aku mau minum susu, tapi susu yang di sini." tunjuk Lerry ke dada Klarybel.

"Jangan macam-macam, ini itu masih sore."

"Kamu gak bisa ingkar janji, udah setuju sama syaratnya. Tapi malah menolak," Lerry mengelus perut Klarybel.

Klarybel pasrah, "Lakukanlah."

Lerry tersenyum senang, dia mengangkat baju Klarybel. Lalu menggapai pengait bra, dan melepaskannya. Dia membuang bra itu ke lantai.

Kini sudah tak ada penghalan lagi, yang menutupi dua benda favorite Lerry.

"Kenapa harus buka bra juga sih?" Klarybel menatap Lerry malas. Sedangkan Lerry menatap dua benda favoritenya dengan tatapan lapar.

"Agar lebih enak mainnya," Dengan cepat Lerry memainkan dua benda favoritenya.

Dia menghisapnya, menggigit kecil-kecil. Hingga di area itu menjadi banyak tanda.

"Ahh ....udah cukup, ntar kamu jadi gak bisa berhenti."

Klarybel bangkit dari pangkuan Lerry, dia mengambil bra yang tergelatak di lantai. Lalu dia masuk ke dalam kamar mandi.

Lerry membuka bujunya, dan melepar ke atas meja. "Sayang sini dulu," panggilnya, saat melihat Klarybel keluar kamar mandi.

"Kamu kenapa buka baju?" Klarybel menghampiri Lerry.

"Duduk sini," Lerry menepuk sofa di dekatnya.

Klarybel mendudukan tubuhnya di dekat Lerry.

"Sayang cium, bikin tanda merah. Seperti yang di dadamu tadi." tunjuk Lerry pada dadanya.

Klarybel mendekat, dia melaksanakan apa yang di katakan Lerry. Tapi dengan cara yang berbeda.

"Awww ...Kenapa kamu malah menggigit?" tanya Lerry.

"Kan kamu bilang sampai merah." jawab Klarybel.

"Astaga, di hisap bukan di gigit kayak gini. Kalau kamu gigit pasti akan luka, bukan merah lagi." Lerry mengambil kaosnya di atas meja.

"Jangan pakai kaos dulu," Klarybel berpindah ke pangkuan Lerry.

Klarybel mengecup dada putih nan alus itu, lama kelamaan dia menghisap lembuat. Hingga meninggalkan tanda merah.

"Cepat pakai baju," Klarybel turun dari pangkuan Lerry.

Lerry mengambil kaos, dan langsung mengenakannya. Tiba-tiba pintu kamar terbuka, tampaklah Ella. Klarybel tercengang, dia lupa mengunci pintu kamar tadi. Tapi untung saja Lerry sudah mengenakan kaosnya, kalau tidak pasti Ella akan marah besar.

"Ley, kamu bilang gak bakal macam-macam sebelum menikah tapi ini?" Ella mendekat ke arah Lerry, dia menjewer kuping Lerry.

"Aduhhh, kak sakit. Sumpah aku gak berbuat yang aneh-aneh."

"Bohong, kamu pikir kakak bodoh? Kakak sudah menikah Ley. Jadi kakak tau," Ella mencubit perut Lerry. Sementara tangannya yang satu masih menjewer kuping Lerry.

"Ampun kak, tolong di lepas dulu." Lerry meringgis kesakitan.

"Mommy lepasin, uncle gak berbuat yang aneh-aneh kok. Hanya mencium payudara Ybel." Ucap Klarybel polos.

Ella menatap Lerry dengan tatapan tajam, "Kamu bilang gak berbuat yang aneh-aneh, terus apa yang Ybel bilang?" Ella mencubit perut Lerry lebih kuat lagi.

"Dasar Ybel, ngomongnya suka kecoplosan segala lagi. Tunggu saja kalau sudah menikah."

"Kak lepasin sakit," Lerry menatap Ella memohon.

"Ayo ikut kakak, kamu harus menginap di apartemen selama beberapa hari." Ella menarik tangan Lerry keluar dari kamar Klarybel.

"Kenapa harus nginap di apartemen sih?" keluh Lerry.

"Penganting pria tidak boleh tinggal serumah dengan penganting wanita. Dan pernikahan kalian tinggal seminggu lagi,"

"Tapi kak,"

"Gak ada tapi-tapian, kamu tuh nakal Ley. Masih sore saja kamu udah minta jatah sama Ybel. Apalagi kalau malam, pasti kamu minta yang lebih."

1
Junjen Vira
innalilahi wainnailaihi rojiun,smg husnul khotimah
Junjen Vira
lanjut
Junjen Vira
benci sm fita
Junjen Vira
laanjut
Junjen Vira
lanjut kan
Junjen Vira
😃😄😄
Junjen Vira
lanjut...
Junjen Vira
waw suka bgt,crt ny bgs.
Junjen Vira
tolong jng pisah kan mrk thor,mrk kan tdk sedarah..lnjt kan
Junjen Vira
semangat trs thorr...
Junjen Vira
aduuh...romantis bgt,krj az d temenin,jd penasaran nich
Junjen Vira
sy jg suka lg cina,smgt trs y,krn mkn seru nich.
Junjen Vira
aduuuh...mkn penasaran nich
Junjen Vira
lanjut thor semangat trs
Junjen Vira
makin seru,.
Junjen Vira
lanjut
Junjen Vira
tambah seru crt ny👍🏻👍🏻
Junjen Vira
semangat thor
Junjen Vira
wow tambah seru
Junjen Vira
wah seru bgt nich
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!