NovelToon NovelToon
Wanita Milik Tuan Mafia (Cinta Alisha)

Wanita Milik Tuan Mafia (Cinta Alisha)

Status: tamat
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Obsesi / Romansa / Tamat
Popularitas:505.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurmay

George Elvano Abraham pria berparas tampan dan berkarisma. Namun siapa sangka kalau di balik ketampanannya itu dia adalah seorang pria yang kejam dan tidak mengenal ampun pada musuhnya, karena memang dia adalah ketua Mafia Sisilia Italia.


Seorang wanita cantik yang terus saja menganggu dia karena kerap datang di mimpi-mimpinya yang bahkan Elvano tidak mengenal nama dan tinggal dimana wanita itu.


Karena merasa penasaran dengan wanita yang berada dalam mimpi itu, akhirnya Elvano mencoba untuk mencari tahu keberadaannya karena hatinya sudah benar-benar ingin memiliki wanita itu.


Alisha Purnama Gadis yang sangat manis juga baik hati. Bahkan ia selalu terima dengan ikhlas atas perlakuan buruk kedua orang tuanya. Ingin menghindar pun ia tidak mampu karena memang dia tidak memiliki siapapun di dunia ini kecuali mereka.


Simak ceritanya yuk. Akankah Elvano akan menemukan wanita pengganggu mimpinya itu? dan bagaimana nasib Alisha selanjutnya?


Jangan lupa! vote, komen dan likenya ya🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Debaran Bima Dirgantara

''El, kau sangat nekat!'' ujar Erik yang tidak tahu lagi jalan pikiran Elvano.

''Ya, kita harus mengakui keberanian dia,'' timpal Bima.

''Ini tidak seberapa, dengan perbuatan ku terhadapnya, dengan bodohnya aku malah meragukan dirinya.'' Papar Elvano dengan kepala yang tertunduk.

''Lalu apa luka ditubuh mu tidak harus mendapatkan perawatan medis? aku lihat itu sangat parah.'' Erik melongok luka cambukan yang ada di belakang tubuh Elvano yang memang parah dan mestinya mendapatkan perawatan medis.

''Tidak, biarkan saja. Ini sebagai bentuk kecil hukuman ku!''

Ketiga pria tampan itu tidak menyadari kalau di ambang pintu sana, Alisha tengah berdiri dan mendengar semua pembicaraan mereka.

Air mata Alisha luruh begitu saja. Dia terharu, itu berarti Elvano benar-benar sangat tulus terhadapnya, dan apa dia akan tidak tahu diri jika harus masih membenci perbuatan Elvano karena kesalahan terhadapnya.

''Tuan…'' panggil Alisha dengan lirih, setelah menyeka air matanya.

Elvano menoleh dan kedua temannya pun ikut menoleh. Elvano tersenyum lembut saat melihat Alisha yang seperti anak kecil terbangun dari tidur dan mencari orang tuanya yang tidak ada disampingnya.

Erik melihat Alisha dengan tatapan kagum karena hati besar gadis itu, tapi berbeda dengan Bima. Dia yang baru saja melihat Alisha, merasa terkesima, wajah lugu nan polos Alisha membuat Bima berdebar. Terlebih lagi kecantikan Alisha yang sangat alami.

Tapi Bima tidak ingin tatapan mendambanya turut disaksikan oleh Elvano, dia segera menggelengkan kepalanya dan tersenyum pada Alisha yang sedang melihat mereka satu persatu.

Tangan kiri Elvano ter-ulur, meminta Alisha agar datang kearahnya. ''Kemarilah,'' ucapnya begitu lembut, tentu sangat berbeda dengan cara bicara pada teman-temannya, dan itu yang sedang disadari oleh Bima.

Alisha mendekat dengan raut wajah yang gugup. Setelah tangan Elvano telah berhasil menyentuh tangannya dan menariknya, Alisha duduk di samping Elvano.

''Kenapa, terbangun? kau lapar?''

Alisha menggelengkan kepalanya. Mata bulat itu tidak hanya membuat Elvano gemas, tapi Bima juga merasakan hal yang sama.

''Susunya sudah diminum?''

''Tidak, aku tidak dapat memejamkan mataku.''

Suara Alisha yang lembut, serta mendayu seakan menari ditelinga sang pendengar. Terlebih lagi bibirnya yang begitu sensasional, membuat Bima menggigit bibirnya sendiri.

Erik yang tidak sengaja melihat Bima yang terus saja menatap Alisha, yang penuh mendamba itu. Segera memberikan kode agar berhenti bersikap bodoh, kalau tidak mau menerima amukan dari sang mafia.

Bima menatap Erik kesal, karena Erik yang menimpanya dengan kulit kacang.

Elvano menoleh ke arah dua temannya menatap heran karena Bima yang tiba-tiba marah pada Erik.

''Kalian kenapa?''

''Hah? ti-tidak! Wajah Erik sangat menyebalkan,'' kilah Bima dengan cepat. Dan Erik yang hanya diam dengan menggedikan bahunya lalu melanjutkan memakan kacang yang ada di piring.

Elvano kembali menatap Alisha, merapikan rambut Alisha yang menutup pelipis nya.

''Sudah sangat larut, kamu harus tidur.''

''Lalu, Tuan?''

''Ck, El! kau tidak peka atau apa, dia mengajak mu untuk tidur.'' Ceplos Erik yang ikut gemas karena Elvano seperti tidak mengerti apa yang di maksud Alisha.

''Bukan, bukan begitu…''

Elvano menahan senyumnya, dan diapun beranjak dari duduknya dan menarik tangan Alisha lalu pergi dari sana.

Mata Bima terus mengikuti langkah Alisha, tidak berkedip sedikitpun. Rasanya ia ingin sekali mencegah Alisha pergi.

PUK!

Erik menimpa Bima dengan bantal, menyadarkan temannya itu agar tidak kebablasan memiliki rasa dengan wanita temannya sendiri karena akan fatal akibatnya.

''Siallan kau, Rik!'' melempar kembali bantal itu kepada Erik.

''Kagum boleh, tapi jangan berlebihan, kau tahu kan tabiat Elvano?'' ucap Erik dengan sebuah peringatan.

''Tapi… tidak bisa dipungkiri kalau gadis itu benar-benar cantik, terlebih lagi wajahnya yang lugu. Apa Elvano pria yang tepat untuk gadis itu? kita sama-sama tahu Rik, kalau Elvano bukan hanya seorang mafia tapi juga pria yang sering berkelana.''

Entah kenapa, Bima merasa tidak rela jika gadis sepolos Alisha. Jatuh ke tangan Elvano yang mereka tahu kalau Elvano bukan hanya seorang ketua mafia, melainkan Elvano pria yang sering menjajakan kepuasan hasrat pada wanita panggilan.

Berbeda dengan dia, Bima Dirgantara pria yang anti bermain dengan wanita panggilan karena baginya sama saja dia merusak seorang wanita karena egonya sendiri.

Terlebih lagi Bima memiliki adik perempuan yang jika dirusak oleh seorang pria pastilah dia akan marah. Dan baginya tidak adil jika seorang gadis polos mendapatkan pria yang bekas, begitupun sebaliknya.

''Elvano pria yang tepat atau tidak, itu bukan urusan kita. Karena mereka sudah sama-sama tahu urusan perasaan mereka sendiri. Ya… walaupun apa yang kau katakan itu ada benarnya. Alisha yang masih berusia 18 tahun, pasti ini kali pertama memiliki hubungan dengan seorang pria.''

''Dia 18 tahun?''

Erik mengangguk, Bima terlihat melamun karena tidak menyangka dugaannya benar. Walaupun badan Alisha yang subur namun wajah polos nan lugunya sangat mewakili usianya.

1
Adila Ahmad
bgus
Rifana Sitorus
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Astaga ku pikir Vano pria yg suci,Aku pernah baca beberapa novel ttg kisah Mafia,Semua kejahatan dia lakukan KECUALI menyentuh wanita,Bahkan dia masih Perjaka,Kesucian dirinya dia persembahkan hanya utk isteri nya,Tapi Vano?? Hmm sampai di sini kekaguman ku, Sekarang aku langsung ilfil,Wakaupun wajar2 aja pria kayak Elvano celap celup,Tapi kok aku gak rela,sama pikiran ku dgn Bima..
Qaisaa Nazarudin
KIRAN?? SIAPA KIRAN??🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Kan Vano sudah bertanya tadi sebelum memperkosa kamu,Kamu juga sudah menjawab dgn jujur, Antara kamu dan Deva tdk melakukan apapun,Dasar Vano aja yg gak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Bawak Alisha untuk melihat apa yg Vano lakukan sekarang..setelah itu terserah Alisha mau bagaimana..
Qaisaa Nazarudin
Mampos kau Vano BODOH..Selamat berjuang kembali untuk memenangkan hati Alisha kembali..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Elvano jangan sampai kau menyesali nya setelah kamu memperkosa Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Vano udah tau Deva itu orangnya seperti apa,Masa ia Vano percaya kata-kata nya begitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Nah shock kan kamu Alisha,Makanya jangan polos2 banget,baru juga ketemu,udah percaya gitu aja,Ogeb..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Garang banget babang Erik..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah semoga Elvano cepat sembuh,Dengan kejadian ini Semoga Alisha gak bikin ulah lagi ya..Kamu gak tau aja betapa takutnya Vano kehilangan kamu..
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣 Noh Erikk shock kan kamu...😂😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
ORANG BUCIN EMANG SEPERTI ITU RICK,SABAR YA..🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏 Mampos kau Jalang...
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkk Alisha mana ada MURAHAN nyerahlan dirinya kek gitu,Yang ada Vano yg Alisha tendang,Vano sadar Vano dia bukan Alisha..
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Vano salah orang,Nih cewek kenapa juga berani banget masuk sarang macan,Yang ada setelah Vano sadar kamu yg di bunuh nya,Bukannya mension itu di jaga ya,kenapa orang2 gampang sekali keluar masuk tanpa perintah dari Vano?? 🤔🤔🤔🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏👏👏👏Wiooww HEBAT sandiwara Deva,Langsung ketemu aja bibi nya Alisha..🤣🤣🤣🤣 Berapa tuh bayarannya??
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Alisha Bodoh..Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut singa..
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata ada CCTV nya,ku pikir gak ada CCTV,Kenapa gak di chek dari tadi,malah ngamuk di sana sini,Ogeb..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!