NovelToon NovelToon
Mom You Are Our Angel

Mom You Are Our Angel

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Raquini

'' Rani Marissa ''
Seorang gadis cantik, yang mandiri baik hati.

'' Leonardo Pratama ''
Pria tampan ,pewaris tunggal perusahaan Pratama . sekaligus pria yang menjadi kekasih Rani Marissa.

'' Disa Andini ''
Sahabat Rani yang menyukai Leon, sejak pertama kali bertemu. Ketika Leon diperkenalkan oleh Rani, sebagai kekasihnya. Tapi demi persahabatan mereka , dia menyimpan perasaan itu dalam htinyaa.


Ada sebuah kejadian yang menyebabkan Leon menikah dengan Dissa

Apa kejadian itu?
penasaran ?.
yuk!! bacaa😍😌
jangan lupa like, comen, vote nya yaahh

😍😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raquini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Nando hendak berjalan ke arah Leon dan Disa tapi tangannya langsung di tarik Rio untuk masuk ke dalam aula.

" kak kami di bagian tengah, bangku barisan ke 7. Masih ada 2 kursi kosong."

Triinggg

Sebuah pesan masuk yang langsung di baca oleh Rio yang kebetulan memegang ponsel, Rio dan Leon pun berjalan ke arah tempat yang di maksud.

Leon dan Disa tidak jadi masuk ke ruangan kepala sekolah. Mereka di panggil karena putranya melanggar aturan sekolah yaitu bolos. Meskipun Pak Roni ( kalo yg udah lupa, pak roni itu papanya Leon ya) adalah pemilik sekolah itu tapi dia meminta kepada pihak sekolah agar menertibkan siswa-siswanya termasuk Erick cucunya.

" Sayang tadi kamu liat kan anak SMA yang mau masuk aula tadi?" tanya Disa pada suaminya

Leon melamun.

Tadi saat melihat anak laki-laki itu dia merasa jika ada perasaan kuat yang sudah lama dipisahkan dan ingin disatukan.

Rani....

Apa benar itu anak Rani?

" Sayang, sayang.... kamu dengerin aku gak sih." Disa menggoyang lengan Leon

" apa sayangg..."

" kamu melamun yaah, " kesal Disa

" maaf sayang." mencium kening Disa. " kamu tanya apa tadi hmm?" cup cup mencium Disa lagi

" iihhhh ini di daerah sekolah tau kan bahaya kalo di liatin siswa. Kamu gimana sih."

" aku tuh tadi bilang, kamu liat gak anak SMA yang tadi?"

" ia sayang aku liat." Leon berbalik dan melihat ke arah pintu masuk aula, ingin sekali dia berlari masuk ke dalam sana dan menanyakan sesuatu yang mengganjal di hatinya.

" Benar kata kamu yang dulu itu, aku rasa juga dia itu anak Rani sayang."

Disa mengangguk setuju.

" Maaf tuan, nyonya silahkan masuk" sapa kepala sekolah yang baru keluar dari dalam aula.

" oohh baik pak." kata Leon

Mereka masuk dan membicarakan masalah Erick. Sedangkan Leon sama sekali tidak fokus, hingga kepala sekolah selesai bicara.

" Maaf tuan, apa ada yang ingin ditanyakan?" tanya kepala sekolah

" mmmm.... pak ini kan penggabungan sekolah. Sekolah dari mana yaa pak?"

" itu dari pedesaan pak di Desa C, sebenarnya ada 2 sekolah lagi tapi tidak bisa hadir karena satu dan dua hal."

Leon mengangguk

" Apakah itu sekolah yang berada lumayan jauh dari kota pak?" tanya Disa kemudian

" aahh ia benar nyonya."

Setelah berbincang-bincang mereka keluar dari ruangan kepala sekolah yang bertepatan dengan selesainya seminar. Para siswa berhamburan keluar dari ruangan itu, sebenarnya sudah di arahkan agar teratur tapi karena seminarnya sangat lama membuat para siswa siswi itu merasa sangat bosan.

Nando, Nandi, Nindhy dan Rio berjalan bersama ke arah bis yang ditumpangi tadi. Nando sudah merasa jika ada yang memperhatikan mereka sedari tadi namun dia berusaha untuk tidak mempedulikannya, siswa/siswi yang dari pedesaan sudah berkumpul di 4 bis yang sudah siap.

Nandi mengobrol bersama Rio, di tengah pembicaraan mereka, guru-guru memberikan beberapa hadiah kepada siswa yang sudah mengikuti seminar itu. Hadiahnya berupa perlengkapan sekolah seperti buku 2 pack seorang, dan juga beberapa alat tulis, serta makanan ringan itu untuk yang dari pedesaan. Sedangkan tuan rumah hanya mendapatkan makanan ringan saja.

Tiba giliran ketiga saudara kembar itu untuk maju kedepan karena disuruh untuk maju tiga-tiga orang. Mata Leon menangkap tiga saudara itu, matanya kembali beradu pandang dengan Nando tatapan yang sama dari mereka berdua yaitu tatapan tajamnya. Nindhy dan Nandi langsung kembali ke tempatnya setelah menerima hadiah, Nando masih menatap mata Leon sangat kelihatan jika Nando sangat menaruh dendam kepada Pria yang berdiri di dekat kepala sekolah. Dia sangat yakin jika yang diceritakan ibuny ada kaitannya dengan pria itu, apalagi wajah mereka yang terbilang cukup mirip.

Kepala sekolah melongo melihat keberanian seorang siswa yang menatap tajam anak dari pemilik sekolah terbesar itu, Nandi yang melanjutkan obrolannya dengan Rio terhenti saat guru dari sekolahnya menyebut nama Nando agar langsung masuk ke dalam bis. Nandi berbalik dan melihat Nando sedang berjalan ke arah bis tapi matanya masih menatap seorang pria.

Mata Nandi terbelalak saat melihat wajah pria itu, Nandi kemudian melihat lagi ke arah Nando dia melihat ada kemarahan yang sedang ditahan. Kenapa saudaranya bisa marah dengan pria itu? pertanyaan itu muncul tiba-tiba di benaknya.

"Wajahnya....

Wajahnya.... " gumam Nandi

Cerita ibunya semalam? Nandi tidak jadi melanjutkan pikirannya saat Nando sudah tiba didepannya. Nando menepuk pundak Nandi pelan dan berbisik

" Dia salah satu ayah kita." lirihnya. Tidak lupa juga dia memberi isyarat pada Nandi agar tidak memberi tahu Nindhy.

Mereka di dorong pelan oleh bu Novi agar masuk ke dalam bis. Jangan sampai anak didiknya membuat kekacauan di sekolah itu.

Nandi yang mendapat bisikan itu mengepalkan tangannya dengan erat bahkan raut wajahnya lebih menakutkan, gemertak giginya juga sampai terdengar oleh orang-orang di dekatnya. Matanya tiba-tiba teralihkan saat seorang anak SMA mendekati salah satu ayah mereka itu, wajahnya tidak jauh berbeda juga dengan Nando. Nandi juga melihat seorang perempuan yang sedang bergandengan tangan dengan pria itu. Dan muncullah sebuah praduga bahwa merek adalah keluarga kecil.

Nindhy yang sudah duduk di dalam bis bersama teman-temannya yang lain merasa aneh dari tadi kedua saudaranya tidak kunjung datang. Dia akhirnya memutuskan untuk memanggil mereka.

" Ka Nando, Ka Nandi ayooo... bisnya udah mau berangkat." rengeknya manja

Teriakan Nindhy membuat Leon dan yang lainnya menoleh

Deg....

Deg....

Disa gemetar bahkan terlihat hampir jatuh, bagaimana tidak? wajah anak itu sangat mirip dengan mantan sahabatnya. Rani....

Tidak beda jauh dengan Disa, Leon juga cukup terpaku dengan wajah anak gadis di depannya. Detak jantungnya berdetak dengan kecepatan penuh, kakinya juga seperti di lem ditempat itu agar tidak beranjak kemanapun. Merasakan jika dia sedang berhadapan langsung dengan Rani

Erick memandangi orang tuanya dengan heran karena diam sedari tadi. Dia menyimpan ponsel yang di mainkan dari tadi dan mengangkat kepalanya.

Erick hendak mengikuti arah pandang kedua orang tuanya namun temannya tiba-tiba memanggilnya jadi dia langsung memutuskan untuk pergi.

Nando dan Nandi saat mendengar teriakan saudarinya itu langsung berlari masuk ke dalam bis, jangan sampai Nindhy melihat hal itu. Sebelum pintu di kunci, Nandi memberikan gerakan menyayat leher ke arah Leon.

***

Di perjalanan pulang, ban salah satu bis bocor sehingga bis yang lain pun berhenti. Karena mereka berada sudah cukup jauh dari kota maka salah satu sopir meminta bantuan kepada pengendara motor yang lewat agar mengantarnya ke bengkel yang ada. Siswa siswi pun keluar dan duduk di bawah pohon beringin yang ada di pinggir jalan. Sebagian siswa laki-laki masuk ke dalam hutan untuk membuang hajat Nando dan Rio juga.

Ketika sedang berdiri di sebuah pohon sambil ken**ng, Nando mendengar suara cewek yang seperti di sekap mulutnya. Nando menarik sletingnya dan mencari sumber suara.

Ketika sudah berada di dalam hutan yang sedikit gelap dia melihat seorang perempuan memakai seragam SMP sedang ditangkap oleh 3 orang laki-laki. Perempuan itu terus berontak dalam dekapan seorang pria, Leon kembali dan memanggil teman-temannya. Dia juga memberi kode pada teman-temannya untuk segera menolong. Dan terjadilah baku hantam di dalam hutan itu, sampai salah seorang dari ketiga pria itu mengelurakan pisau dan hendak menusuk perut Nando, laki-laki yang sedari tadi selalu lepas dari serangan mereka. Nando yang peka langsung berbalik dan menarik teman pria yang ingin membunuhnya dan darah langsung mengucur deras dari perutnya.

Karena tidak ingin dihajar, pria yang tertusuk tadi di bantu kedua temannya dan berlari masuk kedalam hutan. Teman-teman Nando segera kembali ke bis sedangkan Nando membantu gadis itu. Dia melihat trauma dan ketakutan disana. Gadis itu mengangkat kepala dan terkejut melihat pria didepannya. Pria yang pernah dia temui beberapa hari lalu.

Nando langsung memeluknya dan berusaha menenangkannya. Wanita yang hampir di perkosa itu adalah Kayla putra Leon dan Disa. Baju seragam Leon dipenuhi dengan darah dia meminjam jaket temannya untuk menutupinya. Nando memeluk Kayla dan menuntunnya untuk keluar, Nando juga mencertikan kejadian itu pada gurunya. Kayla lalu mengambil ponselnya untuk menghubungi orang tuanya.

Namun karena msih shock dia menyerahkan ponselnya pada Leon supaya berbicara.

" Kayla sayangg kamu dimana nak, suda sore kenapa belum nyampe rumah, tadi kata pak Rudi Kayla ga ada di sekolah." tutur Disa

" Anak anda hampir di perkosa tolong segera menjemputnya. Kami ada di jalan menuju ke Desa C nanti ada pohon beringin." jelas Nando pada wanita yang di duga ibu gadisnya itu.

" Kamu yang tenang yaah, nanti kabarin aku kalo keadaan kamu udah baik."

Kayla mengangguk kepalanya.

Sebuah mobil mewah berhenti di ditempat itu. Disa langsung memeluk putrinya yang terlihat sangat ketakutan.

Nando kembali terkejut taktala Leon keluar dari dalam mobil. Dia memandang mereka dan berkata pada Leon

" Tolong jaga anak anda pak, karena seorang gadis yang di perkosa itu membutuhkan waktu yang lama untuk bisa hidup seperti semula." ujar Nando sambil langsung menaiki bis yang sudah sia berangkat.

Jangan lupa dukung author yaa🙏🙏🙏

1
Ainnun Ari
cerita nya bagus cuma agak bingung soal nya gaada kisah awal yg di lalui rani sampai bisa hamil bikin pusing
Ruth Humapi
msi lebih bgus viktor jdian sma Rani karna dia ada rasa mnyesal d bandingkan si leon
Ruth Humapi
seorang sahanat tega skli
Rahma
novel teraneh yg pernah saya baca🤣
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Maen kuda²n yg benar saja thor, nondi kan bukan bocah di bawah umur 5th,dia dah tamat SMP....halu sih halu
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Karmanya uwaww ini
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
setidaknha karma berlaku untuk si licik 🤗
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Gak asyik langsung di sosor tp diam saja, malarh sih tpi tdk bertindak 🤮
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Astahfirullah, ini novel paling biadab pemeran laki²nya sampai nyiksa perempuan yg tak bersalah seperti itu....😡😡
Wahyu Beceng
tu cwo biadab bgt. tgu pembalasan rani. krma msi berlaku ya thor
Praised93
sudah 2thn masih di box bayi?
Endang Supriyati
semoga leo sama disana dapat krama ya thor
Siti Fatimah Fatimah
Minggu kok sekolah
Siti Fatimah Fatimah
kenapa g tinggal bareng sih
Siti Fatimah Fatimah
salah besar nih
Yunia Abdullah
bingung SM s Leon ITU msih mau az ngegarap s disa kan s Leon prnah blng msih cinta s rani
Yunia Abdullah
s nindy lebay bnget kya anak umur dua taun az
Yunia Abdullah
hajar s disa depan blakang
Yunia Abdullah
knp s Viktor GA puny pendruan ya mau mnyerah krn liat video s leon
Yunia Abdullah
crita y GA beraturan bgtu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!