NovelToon NovelToon
MISS BILLIONAIRE (Aku bukan wanita Penghibur)

MISS BILLIONAIRE (Aku bukan wanita Penghibur)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Chicklit / Tamat
Popularitas:169.6k
Nilai: 5
Nama Author: Reni t

Novel ini adalah sekuel dari Novel Hasrat Terlarang Anak Tiri, disarankan untuk membaca dahulu Novel tersebut agar reader semua, tidak kebingungan saat membaca Novel ini.

Lahir dari rahim seorang ibu yang merupakan wanita penghibur, bukanlah suatu pilihan, karena seorang anak tidak bisa memilih dari rahim siapa dia ingin dilahirkan. Itulah yang dirasakan oleh gadis bernama Silvia.

Silvia begitu membenci kehidupan yang dia jalani, terutama dia sangat membenci pekerjaan sang ibu yang membuat dirinya merasa sangat hina dan juga merasa malu, karena ibunya tersebut seorang wanita penghibur.

Sampai akhirnya, datanglah orang yang tidak dikenal mengaku sebagai utusan sang ayah dan memberinya warisan, dan seketika itu juga kehidupan Silvia benar-benar berubah, dia menjelma menjadi seorang Miss Billionaire, wanita dengan memiliki kekayaan yang tidak akan habis tujuh turunan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama

"Apa? Silvia koma?" Tanya Damien terkejut setelah mendengar kabar dari sang ayah.

"Iya, sayang. Papi juga kaget dengarnya, apa yang akan Papi katakan sama Dona?" Daniel mengusap wajahnya kasar.

"Semua ini salah aku, Pap. Seharusnya aku gak kebut-kebutan bawa mobil, Via juga udah ingetin aku berkali-kali tapi, aku gak dengerin, maafin aku Via semua ini salah aku, hiks hiks hiks ..." Damien seketika menangis lagaknya anak kecil.

"Nggak, sayang. Kamu gak salah ko, semua ini udah takdir, dan mungkin jalan hidup Via memang harus kayak gini, sekarang kamu gak usah mikirin hal itu ya, kamu fokus aja sama kesehatan kamu, jangan lupa berdoa juga agar Via bisa cepet sembuh, oke?" Mika mencoba menenangkan.

"Tapi, Mom. Kalau Via gak bangun lagi gimana?"

"Dia pasti bangun lagi, ko. Kamu gak usah terlalu khawatir, Mommy sama Papi bakalan minta perawatan yang terbaik buat kesembuhan Via, kalau perlu kamu akan cari Rumah Sakit yang bagus dengan pasilitas terbaik diluar negri biar Silvia bisa cepet pulih lagi."

"Mom, aku pengen ketemu via, aku pengen ngeliat dia, boleh?"

"Kata Dokter, dia belum bisa di jenguk, mungkin kita cuma bisa liat dari kaca aja, gak apa-apa?" Jawab Daniel sang ayah.

"Gak apa-apa, Pap. Yang penting aku bisa liat keadaan dia," lirih Damien dengan tatapan sayu dan buliran air mata terus membasahi wajahnya yang kini sedikit tertutup perban.

"Tapi keadaan kamu masih kayak gini, sayang. Apa kamu bisa turun? Apa gak sakit?" Tanya sang ibu dengan perasaan khawatir.

"Nggak, Mom. Aku gak apa-apa ko, beneran."

"Ya udah, Papi ambilkan kursi roda dulu ya."

Damien menganggukkan kepalanya, wajahnya terlihat pucat pasi dengan tubuh yang terlihat lemas tak bertenaga.

Aldo yang juga berada di ruangan yang sama pun nampak meminta kepada kedua orangtuanya untuk melihat keadaan Silvia, dia yang juga terluka di wajah, kaki serta tangannya nampak merengek seperti anak kecil.

"Mom, Dad. Aku juga pengen liat keadaan Silvia. Boleh ya?" Pinta Aldo mencoba mengangkat tubuhnya.

"Sayang, kondisi kamu gak memungkinkan buat turun dan naik kursi roda. Nanti deh kalau keadaan kamu udah agak baikan, Mommy bakalan anterin kamu ke sana." Jawab Lusi tidak mengijinkan.

"Tapi, Mom?"

"Sayang, bener kata Mommy kamu, tunggu kondisi kamu membaik dulu, baru kamu bisa nengokkin Silvia," Arman sang ayah ikut melarang.

"Baiklah, padahal aku pengen banget ngeliat dia."

♥️♥️

Di depan ruangan khusus dimana Silvia berada, Damien nampak menatap gadis yang saat ini berbaring di dalam sana. Tubuh gadis bernama Silvia itu nampak di pasang berbagai alat bantu akan mengontrol sekaligus menopang hidupnya.

Wajah yang selalu terlihat ceria dengan sikap polos penuh percaya diri itu terlihat pucat pasi, tatapan mata tajam penuh dengan kesombongan yang selalu diperlihatkan oleh Silvia setiap kali dia bertemu dengan Damien kini nampak tertutup sempurna membuat Damien merasa terhenyak dan dipenuhi rasa penyesalan yang teramat dalam di hatinya kini.

"Bangun, Via. Maafin aku, karena aku, kamu jadi kayak gini, aku benar-benar menyesal," Lirih Damien menempelkan telapak tangannya di kaca jendela dengan tatapan mata sendu menatap ke arah Silvia yang ada di dalam sana.

Daniel dan juga Mika yang berdiri tepat di samping kiri dan kanan pun mengusap punggung putranya mencoba menenangkan agar putranya itu tidak tertekan dan dihantui rasa bersalah yang berlebihan.

"Sudah, sayang. Sekarang kita balik ke kamar ya. Papi udah minta perawatan untuk menyiapkan ruangan VVIP buat kamu, supaya kamu bisa pulih dengan cepat," pinta Daniel lembut dan penuh kasih sayang.

"Pap, aku boleh minta sesuatu?"

"Boleh, sayang. Bilang aja."

"Kalau Via siuman, aku ingin dia di tempatkan di ruangan yang sama dengan aku, boleh?"

"Tentu aja boleh, kalian bertiga boleh tinggal satu ruangan ko."

"Aldo juga?" Tanya Damien mengerutkan keningnya.

"Iya, tadi Om Arman bilang sama Papi agar kalian ditempatkan di ruangan yang sama, biar kalian gak kesepian saat kami tinggal bekerja."

"Baiklah, padahal tadinya aku hanya pengen berdua sama Via," gumam Damien namun, masih bisa di dengar oleh Daniel dan juga Mika.

♥️♥️

Satu Minggu Kemudian.

Sudah satu Minggu Silvia dalam keadaan koma, selama satu Minggu pula Damien yang juga masih di rawat di Rumah Sakit yang sama selalu rutin mengunjungi gadis itu meski hanya sebentar untuk memastikan bahwa Silvia masih dalam keadaan bernapas.

Entah mengapa, hati seorang Damien merasakan sakit setiap kali melihat keadaan Silvia serta rasa bersalah itu pun masih terasa menggerogoti jiwa membuat hidupnya pun merasa tidak tenang sebelum melihat Silvia bangun dan kembali ceria dengan sejuta kepolosan serta rasa percaya dirinya.

Saat ini, Damien yang sudah bisa berjalan sendiri nampak berada di depan ruangan tersebut, telapak tangannya di tempelkan sempurna seolah sedang meraih Silvia yang ada di dalam sana masih dengan keadaan yang sama.

"Bangun, Via. Tidurmu nyenyak banget, aku kangen sama kamu cewek jadi-jadian, aku kangen suara manja kamu, aku kangen kejailan kamu, dan aku juga kangen tatapan mata sinis kamu itu, Via." Gumam Damien seolah-olah orang yang sedang dia ajak bicara di dalam sana bisa mendengar apa yang dia ucapkan.

"Kamu lagi apa di sini?" Tanya Aldo datang dengan memakai kursi roda yang dia putar sendiri.

"Eh, kamu yang ngapain disini?"

"Buat ngeliat dia 'lah, apa lagi." Jawab Aldo menatap wajah Silvia di dalam sana.

"Hmm ... Kamu gak ada perasaan apa-apa 'kan sama dia?" Tanya Damien tiba-tiba membuat Aldo seketika tersenyum.

"Entahlah, dia itu beda."

"Beda? Maksudnya?"

"Ya beda dari kebanyakan cewek yang udah aku temui, Silvia itu polos, gak jaim, ceplos ceplos, dan satu lagi dia punya rasa percaya diri yang tinggi dan itu yang aku suka dari dia," jawan Aldo, matanya masih menatap wajah Silvia dengan tersenyum getir.

"Jadi kamu beneran suka sama dia?"

Aldo menganggukkan kepalanya.

"Apa kamu percaya dengan yang namanya cinta pada pandangan pertama?"

Damien terdiam menatap lekat wajah sahabatnya sekaligus kerabatnya tersebut.

"Itu yang aku rasakan saat ini, Dam. Aku jatuh cinta sama Via pada pandangan pertama."

Jawab Aldo membuat Damien seketika terhenyak dan menatap wajah Aldo dengan tatapan tajam, begitupun sebaliknya, Aldo kini balas menatap wajah Damien tajam, dan dia bisa melihat dengan jelas ada api cemburu yang saat ini terlihat menyala dari bola mata sahabatnya itu.

♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️

1
Nyonya Nasution
mantau dulu ya Thor cucuk tak like sekebon🤣🤣🤣🤣🤣🤣🙏🙏🙏
Nur Adam
smgt untuk semua krya mu thoor
BunNa1
clbk ceritanya
BunNa1
emang knp gk setuju Mika
BunNa1
perhatian kecil Damien yg akan berubah jadi cinta
BunNa1
ntar suka2an lagi
BunNa1
bagus
BunNa1
Daniel bisa aja. pelayan katanya 😂😂😂😂😂
BunNa1
mampir. suka banget. gk nyangka banget klo Dona msh terima pelanggan
Puja Kesuma
richard mmg tdk memberikan kebahagian buat dona tp richard memberikan kebahagian buat putrinya.... akhirnya semua bahagia
Puja Kesuma
dona kalah sama anaknya..masak anaknya duluan yg nikah... ibunya masak msh gadia aja 😁😁
Puja Kesuma
tuh kan udah kebelet pingin belah durwn kan... ketahuan omes😃😃
Puja Kesuma
😃😃😃baru pengantin pria ngebet bgt pingin cepet di nikahkan..jgn jgn pingin cpt belah duren kyk aldo
Puja Kesuma
mmg udah donk..udah sering malah dl
Nok Ais Nok Ais
yah bakalan kangen sama Silvia dan Damien 😭😭😭💪💪💪💪
Nok Ais Nok Ais: apa judulnya
total 3 replies
Sagittarius
Aldi anaknya Aldo kan.
Nok Ais Nok Ais
jutex banget si Lusi tp penyayang juga 💪💪💪💪
Nok Ais Nok Ais
makin seruuuuuu 👍👍👍
Puja Kesuma
jgn jgn tuh ank aldo...
Puja Kesuma
baik bgt kau lus.jd momy😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!