NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33 Hampir Saja

Setelah bertemu dengan Arumi, Lavanya kembali berada di ruangan suaminya. Tetapi Mike tidak ada desa dan mungkin saja masih meeting bersama dengan klien.

Ceklek.

Pintu ruangan terbuka membuat Lavanya menoleh dengan senyum cantik di wajahnya.

"Maaf Lavanya, membuat kamu menunggu terlalu lama," ucap Mike.

"Tidak apa-apa. Kak, lagi pula Lavanya tadi juga makan di depan bersama dengan Arumi agar tidak bosan menunggu," jawab Lavanya.

"Kamu makan berdua bersama dengan Arumi?" tanya Mike seperti biasa wajahnya terlihat panik.

"Benar, kami makan sembari mengobrol," jawab Mike.

"Obrolan kalian seperti yang sangat menarik?" tanya Mike terlihat melangkah menuju gelas dengan diisi air mineral.

"Ya kamu membicarakan tentang perselingkuhan,"

Uhuk-uhuk-uhuk-uhuk.

Mike terbatuk-batuk mendengar pernyataan sang istri.

"Kak Mike baik-baik saja?" tanya Lavanya.

"Ya, saya baik-baik saja, saya minumnya terlalu buru-buru," jawab Mike.

"Hmmmm, pembahasan kamu dengan Arumi terlalu ekstrim, apa sesama wanita memang sering membicarakan tentang perselingkuhan dan kesetiaan?" tanya Mike.

"Tidak semua, tetapi topik itu tiba-tiba saja kami bicarakan, Arumi memulai dan entah apa maksudnya, aku hanya khawatir saja jika Arumi menjadi simpanan dari seseorang," jawab Lavanya membuat Mike kesulitan menelan ludah yang secara tidak langsung bahwa semua itu adalah sindiran untuknya.

Lavanya terdiri dari tempat duduknya menghampiri sang suami yang masih terlihat gelisah. Lavanya memegang kedua tangan Mike.

"Lalu bagaimana dengan kak Mike?" tanya Lavanya tembak langsung membuat Mike panik.

"Ba_ bagaimana maksudnya?" tanya Mike terbata.

"Untuk seorang pria yang berselingkuh dan menghianatiku pernikahannya? Apakah itu wajar?" tanya Lavanya.

"Kenapa kamu bertanya kepada saya?" tanya Mike.

"Lavanya hanya ingin tahu saja jawabannya dan apakah seorang pria yang mungkin pasti memiliki istri yang tidak sempurna, lalu pada akhirnya pria itu memutuskan untuk berselingkuh, apakah menurut Kakak apa yang dilakukan benar!" tanya Lavanya.

"Tidak! apapun alasannya tidak ada pembenaran dalam melakukan perselingkuhan, masalah pernikahan lebih baik dibicarakan daripada mencari pelarian," jawab Mike.

"Terdengar sangat manis dan bijaksana, lalu kenapa Kakak tidak melakukan semua itu, kenapa memilih untuk mencari pelarian," batin Lavanya.

"Hmmmm, sudahlah Lavanya, sebaiknya kita jangan membahas masalah perselingkuhan, banyak topik yang harus kita bahas, oh iya aku ingin mendatangani berkas-berkas sebentar," ucap Mike menghindari pembahasan itu dan langsung duduk di meja kerjanya yang diperhatikan oleh Lavanya bagaimana suaminya tampak gelisah.

"Kak Mike mau makan tidak?" tanya Lavanya

"Boleh," jawab Mike.

"Lavanya akan belikan makan siang untuk Kakak," ucap Lavanya.

"Kamu tidak memesan saja dan lebih baik tidak repot-repot untuk keluar?" tanya Mike memberi saran.

"Tidak apa-apa, keluar sebentar hanya untuk membeli makan siang," jawab Lavanya.

"Baiklah terserah kamu mana baiknya," sahut Mike.

Lavanya menganggukkan kepala dan kemudian langsung pergi.

"Huhhhhhh!" Mike terlihat membuang nafas perlahan ke depan dengan mengusap wajahnya menggunakan kedua tangannya.

"Apa-apaan Arumi, bisa-bisanya dia membicarakan tentang perselingkuhan? Apa maksudnya sebenarnya? Apa dia ingin Lavanya pada akhirnya mengetahui hubungan kami berdua?" ucap Mike tampak begitu kesal kepada kecerobohan Arumi.

"Hampir saja aku ketahuan dan jika aku salah jawab, mungkin saja Lavanya sudah mencurigaiku memiliki hubungan dengan dia. Arumi kamu benar-benar tidak bisa di ampuni!" ucap Mike dengan tangan terkepal.

*****

Lavanya membeli makanan untuk suaminya di salah satu Mall, Lavanya merasa aman-aman saja karena di dekat kantor memang terdapat salah satu Mall besar, setelah makanan itu dia beli yang saat ini berjalan di basecamp.

Langkahnya tampak santai, menuju salah satu mobil yang terparkir di sana, Lavanya tadinya diantar oleh sopir.

"Di mana pak Darius!" ucapnya melihat di sekitarnya.

Tiba-tiba saja terlihat sebuah mobil tampak menyala, mobil berwarna hitam yang mencuri perhatian Lavanya.

"Itu bukan mobil pak Darius," ucapnya kembali melanjutkan langkah.

Tetapi mobil itu melaju dengan kecepatan santai ke arahnya. Lavanya menghentikan langkahnya penuh dengan kebingungan saat mobil sekitar beberapa ratus meter itu berjalan ke arahnya.

Lavanya berusaha untuk mengabaikan dan mencari jalan lain, ternyata mobil itu mengikutinya, arahnya tetap lurus ke manapun Lavanya melangkah. Perasaan Lavanya mulai tidak enak, mobil itu juga melaju semakin dekat dan bahkan kecepatan lajunya bertambah.

"Apa-apaan ini!" ucapnya.

Lavanya membalikkan tubuh, seketika berlari, sesuai dugaannya ternyata mobil itu mengincar dirinya yang semakin melaju kencang.

"Aaaaa tolong!" teriak Lavanya berlari di parkiran yang sangat sepi.

"Tolong....."

Lavanya terus mencari pertolongan, detik demi detik pada akhirnya mobil itu hampir saja menabraknya dan untung Lavanya bisa mengelak tetapi karena heelsnya terlalu tinggi membuatnya terjatuh.

"Hah, hah, hah, hah, hah, hah, hah, hah,"

Nafasnya naik turun, melihat bagaimana mobil itu berhenti dengan rem yang terdengar begitu kuat, tetapi tiba-tiba saja mobil itu mundurnya, begitu cepat dan mengarah padanya.

Lavanya merasa semakin bahaya yang membuatnya mencoba untuk berdiri dan kembali berlari. Lavanya terus berusaha untuk menghindari kecepatan mobil yang melaju secara mundur itu.

"Tolong -tolong!"

Lavanya terus berteriak dengan sekencang-kencangnya.

Tubuhnya semakin lemas dengan kakinya yang tampak bergetar, tetapi masih berusaha untuk menyelamatkan diri.

"Lavanya!" terdengar suara teriakan yang membuat mobil itu juga berhenti.

Naomi ikut shock melihat apa yang terjadi. Mobil itu kemudian melaju kencang meninggalkan parkiran.

"Lavanya!" Naomi berlari menghampiri Lavanya.

Nafas Lavanya naik turun dengan dahinya berkeringat, tubuhnya semakin lemas, tatapan matanya tampak tidak stabil yang akhirnya keseimbangan tubuhnya berkurang membuatnya hampir saja jatuh dan untung saja Naomi datang tepat waktu yang menahan tubuh Lavanya sehingga keduanya sama-sama terduduk dengan posisi Lavanya berada di atas paha Naomi.

"Lavanya kamu tidak apa-apa?" Naomi berusaha untuk membangunkan Lavanya dengan menepuk pipi Lavanya yang sudah tidak sadarkan diri.

"Lavanya bangun!"

"Lavanya...."

"Lavanya...."

"Tolong...."

"Tolong...."

"Tolong...."

Naomi berteriak kebingungan meminta tolong, benar-benar tidak menyangka bahwa Lavanya pingsan.

*****

Rumah sakit.

Naomi berhasil mencari pertolongan yang saat ini sahabatnya itu sudah berada di rumah sakit, ditangani oleh dokter dan masih belum sadarkan diri.

Naomi berada di ruang perawatan, terlihat gelisah yang sudah pasti takut terjadi sesuatu kepada Naomi.

"Naomi bagaimana keadaan Lavanya?" tanya Mike akhirnya datang juga setelah mendapat kabar bahwa istrinya tidak baik-baik saja.

"Lavanya masih ditangani oleh dokter," jawab Naomi.

"Apa yang terjadi sebenarnya dan kenapa Lavanya tiba-tiba saja pingsan?" tanya Mike.

"Saya juga tidak tahu. Pak, tadi saya bertemu dengan klien di Mall dan ketika saya ingin ke parkiran untuk memasuki mobil dan tiba-tiba saja saya melihat Lavanya dalam bahaya dengan mobil yang berusaha untuk mengikutinya, saya berteriak dan akhirnya membuat mobil itu pergi, pada saat itu Lavanya tidak mampu menahan keseimbangannya yang akhirnya membuatnya pingsan," jawab Naomi menjelaskan kejadian apa yang telah dia lihat.

"Kamu tahu siapa yang mengemudi mobil itu?" tanya Mike.

Naomi menggelengkan kepala yang benar-benar tidak fokus pada orang yang menyetir tetapi lebih fokus pada Lavanya.

"Sial!" Mike mengusap wajahnya menggunakan kedua tangannya, mungkin saja merasa bersalah apa yang terjadi pada istrinya dan lagi-lagi sang istri mendapat ancaman dari orang yang tidak dia kenali. Mike benar-benar mengkhawatirkan sang istri.

Bersambung.....

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!