NovelToon NovelToon
TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Misteri / Kriminal / CEO / Tamat
Popularitas:801.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kang Haji RIS'

Harsya adalah lelaki dengan usia 20 tahun
lebih
pemuda tampan dengan propesi sebagai tukang ojeg tampan di kampung nya
karna kehidupan yang serba kekurangan dan tidak jelas asal usul nya Harsya pun terasa minder dan enggan berdekatan dengan yang namanya wanita
kesehariannya dia habiskan hanya di tempat pangkalan Ojeg tempat mengais rejeki

Siapa sangka takdir berkata lain bahwa Harsya adalah tuan muda yang di buru oleh musuh musuh kakek dari pihak ayah nya
Pewaris tunggal perusahaan milik kakek dan ayah nya ketika berusaha untuk mencari jati diri dan sosok kedua orang tua kandung
berbekal rasa tekad dan keyakinan dalam dirinya Harsya pun pergi bersama teman yang di utus oleh guru nya yang berada di padepokan macan putih tempat dimana Harsya belajar bela diri dan ilmu agama
Jalan yang berbeda harapan yang seharusnya bahagia di temukan nya sosok ayah dan ibu yang di rindukan selama 10 tahun lebih menjadi duka yang amat dalam, yang di rasakan oleh Harsya setelah mengetahui kenyataan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang Haji RIS', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiba di kota j

Tiba Di kota J

"Setelah Menempuh perjalanan yang cukup jauh Dengan Sepeda Motor nya. Dengan Cuaca yang begitu panas debu jalanan menjadi saksi atas keberangkatan dua orang pemuda menuju pusat ibu kota Negara

Dua Orang pemuda Yang Tampan Tapi Terlihat Kampungan Tiba Di pusat Kota J "Lalu memarkirkan motor nya, Di Rumah Makan Sederhana Di wilayah Pinggir Kota J

Lalu Kedua Pemuda itu Harsya dan Azis memasuki Rumah Makan Untuk Bersantap Makanan dan sedikit istrahat Karna Dari Tadi berangkat Sampai Tiba Belum Memakan Apapun Juga, Rasa lapar dan perut bernyanyi menanda kan perut harus segera terisi.

ZIS Yuu kita Makan dulu Dari tadi perut Gue belum kemasukan Makanan Ucap Harsya ke Arah teman Yang Bernama Muhammad Azis

"Ok.... Siap.' Brow dengan Ciri khas Nya Menjawab Ajakan Harsya Untuk makan

Lalu Mereka Pun Masuk Kedalam Rumah makan tersebut dan Beberapa Orang Orang menatap dengan tatapan Sinis Atau pun tatapan Iba Kasihan.

Mereka Berdua pun Menuju tempat Duduk yang Masih kosong dan mulai Memesan Makanannya

Azis dan Harsya yang di tatap oleh beberapa Orang yang sedang Makan Di Rumah makan Tersebut.

Merasa GK enak hati oleh Pemilik warung makan ini karna Harsya tau diri Merasa hina masuk kedalam rumah makan sederhana tapi lumayan mewah Sedangkan Kedua pemuda tersebut di lihat dari Segi Pakaian Terlihat Seperti Gembel.

"Pelayan pun datang dengan Wajah jutek, judes, Angkuh Dan sombong Memberikan Menu makanan nya Secara kasar Kepada kedua pemuda yang baru duduk di meja kosong Tersebut.

Silahkan mau pesan apa dan jangan lama lama Makannya Kata pelayan tersebut Dengan Nada yang Penuh Dengan intimidasi.

astaghfirullah kalau ini perut GK lapar lapar banget malas gue untuk makan disini ucap batin Harsya dalam hatinya. Azis pun sepemikiran dengan Harsya dalam hatiny

"Bu".....! "Aku pesan Ini aja Minum Nya Air Teh Dingin Aja ucap Pemuda yang bernama Harsya.

Sama In aja Bu timpal azis kearah Wanita Yang menjadi pelayan di Rumah Makan nya.

"Emang Gue Ibu loe Hah Gembel, Dasar orang udik kampungan, jawab pelayan tersebut sambil berjalan dengan senyuman sinis nya

sabar sabar sabar ini yang di maksud kiayi ucap nya dalam hati harsya

"Tak lama kemudian Pesanan makanan pun datang oleh wanita yang tadi menghina nya Dan makanan pun di tata di meja yang sudah dua pemuda tersebut duduk.

Hei kalian dua gembel cepat makan nya jangan lama lama membuat warung ini terasa bau kedatangan kalian berdua sinis pelayan tersebut.

"Harsya dan Azis pun menghiraukan ocehan pelayan dengan kata kata menghina, Masa bodoh ZIS ucap Harsya berbisik yang penting kita makan dan sesudah makan kita bayar apa susah nya kata Harsa dengan suara pelan, Azis hanya mengangguk saja''

Setelah selesai Dengan Mengisi perut yang keroncongan Lalu Harsya pun Mengeluarkan Hp android yang Sedikit sudah Usang Dan Jadul.

Azis pun berbisik kepada Harsya mending kita keluar Nlpn nya di luar lirih Azis ketelinga Harsya.

"Harsya pun berbisik biarkan saja kita disini juga bayar jawab Harsya cuek.

bisik Membisik pun selesai di antara dua pemuda tersebut.

Harsya pun Lalu membuka Kunci dan memencet Tombol tlpn dengan Arah Tujuannya Riyan Sahabat yang Kuliah Di kota J dan memberi tahukan posisi sekarang..

" Tut "...........!!

" Tut "...........!!

" Tut "...…....!!

Halo Harsya Dimna Loe sekarang Posisi, kata penelpon Yang Tau itu Riyan..

Ini Gue dah Di kota J kata Harsya..menimpali pertanyaan dari Riyan di balik tlpn.

Harsya loe Serlock Nanti Gue jemput dan Gue antar Ke Kossan Tanya Penelepon kembali "Ok"... "Siap Riyan'' Sergah Harsya Lalu mematikan Tlpn nya Dan membuka Aplikasi Wasttap untuk Mengirim Serlock ke Riyan menandakan posisi Nya.

Tlpn Siapa Har kata Azis.'

'Itu Riyan Yang Bapa nya juragan tomat dia kan kuliah Di kota J Jawab Harsya kearah Azis.

Azis Hanya Mengangguk saja Dan Berkata "Oh..'

Tak Sampai Menunggu Lama Hanya 40 Menit Tiba Lah Riyan Bersama Seorang Gadis Yang Putih Dan Modis Serta Glowing Menandakan Orang Asli kota J

Kedua Pasangan Muda Mudi Itu masuk Kedalam Rumah Makan Sederhana Dan menghampiri Kedua Pemuda Yang Sedikit Kucel di wajah nya dan pakaian Karna Perjalanan Menuju Kota J Di lalui menggunakan Sepeda Motor Debu debu pun menempel di wajah dan baju nya.

"Harsya,.." Ucap Riyan Yang berjalan kearah meja tempat dua pemuda itu makan,

Mendengar Suara yang Tak Asing di telinga Tuan muda Harsya Sontak Mata Harsya menoleh kearah suara yang memanggil nya dan mulai berdiri Lalu Harsya memeluk Riyan Sambil Menepuk nepuk Punggung Riyan.

Sehat Yan Kata Harsya sedikit basa basi.

Alhamdulillah jawab Riyan dan Selamat datang Di kota J sambil melepaskan pelukannya.

Terus menjabat tangan Azis Sambil memperkenalkan Pria Yang di samping Harsya.

Teman Waktu di padepokan Macan putih sahut harsya

Tak lupa Riyan juga Memperkenalkan pacar Nya Kepada Harsya Dan Azis orang Yang baru dia Kenal.

Untung Gue Dah Meminta mantra Nya Ke Kiayi Sepuh Kalau Lagi Berhadapan Dengan Wanita Cantik Mulut Asal Jangan Keceplosan Alhamdulillah manjur mantra Gumam nya Azis'dalam Hatinya

Sebenarnya Citra malas berkenalan dengan dua orang pemuda yang terlihat lusuh kusam pertanda kedua orang pemuda itu Sangat miskin yang akan hidup di Jakarta mencari keberuntungan dan Untuk sementara akan merepotkan pacarnya atau selamanya Masih di kampung aja si Harsya udah Berani pinjem uang ke pacar gue Apalagi Nanti Ngekost Di Kota J dalam hati nya terus menerus berucap..

Karna Tak Enak nya kepada Pacar nya Mau Aja Citra Di kenal Kan Oleh Riyan Kepada Harsya, Dengan Sarat Sesudah Beres Urusan Sama Harsya Dan Menempatkan Di Tempat Kos nya Citra Minta Di ajak Soping ke mall

Harsya MenJabat Tangan nya Citra dan memperkenalkan Diri "lalu Kearah Azis Juga Sama Setelah Sedikit basa Basi Dan Membayar makanan yang Tadi Makan sama Azis,.Berniat Pergi Menuju Tempat Dmn kos kosan untuk Harsya dan Azis Tinggal

Bu Kata Harsya Bertanya ke pemilik warung nasi Berapa Total Semua nya kata Harsya

Semua nya 90 Rebu Mas..kata ibu pemilik Warung Nasi Itu, lalu Harsya Memberikan uang 100 ribu dan membayar nya kepada pemilik warung nasi tersebut..pemilik nasi tersebut memberikan kembalian dan meminta maap atas ulah pelayan tadi...!! Lalu Harsya hanya tersenyum dan sama sama GK usah di pikirin bu..Lalu Keluar menuju tempat motor nya tadi di parkir.

"Kenapa pemilik warung nasi dan pelayan itu bisa minta maaf kepada Harsya

bersambung.

1
putra jaya
tanda baca nya berantakan... diperbaiki bos
putra jaya
susunan kalimat nya berantakan bener... banyak kalimat yg gak perlu di ulang2
Okto Mulya D.
koq berhenti di sini, Othor belum update lagi yaa
Okto Mulya D.
sikat Semuanya jangan pandang bulu Harsya..
Okto Mulya D.
Ngeri kann Jhon, jangan coba-coba melawan.. memusuhi Harsya
Okto Mulya D.
Boss aneh, bener itu senang banget menyusahkan orang lain dan menyiksa diri sendiri hehehehe
Okto Mulya D.
Hani harus disumpal mulutnya kayaknya...
Okto Mulya D.
hmm anak2 penjahat kumpul juga n balas dendam...mpai kapan??
Okto Mulya D.
Yahhh si Joni puasa donk Harsya..
Okto Mulya D.
Hani ternyata sudah rusak moralnya, bahkan berani kumpul kebo sama Azis..
Okto Mulya D.
Azis..parah banget malah enak2 belum sah juga...dosa!
Okto Mulya D.
Udah tidak usah ke Jakarta, kuliah di kota lain aja..nanti malah jadi target musuh..
Okto Mulya D.
Mantab..rasakan tuhh dampak pengkhianat an
Okto Mulya D.
Nah harus disemprot perempuan tak tahu diri ituuu
Okto Mulya D.
Wahhhh kacau ini Azis lupa sama teman seperjuangan dan perguruan padahal termasuk murid kesayangan Kyai lhoo
Okto Mulya D.
yee balas dendam aja terus itu kan risiko pekerjaan ayahmu..
Okto Mulya D.
Lho pertarungan di Jepang, koq segera dibereskan oleh penegak hukum anak buah Anton Sideka.. hehehehe. Ngaco ahhh Author
Okto Mulya D.
Yahhh semoga bukan bang Ucok
Okto Mulya D.
Siapa yang bocorin kalau Riyan ada di Jepang.?
Okto Mulya D.
Itu konsekuensi kalian telah berkhianat, dan musuhpun akan menganggap sama bahwa suatu saat nanti kalian juga akan berkhianat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!