NovelToon NovelToon
Bumi Tanpa Senja

Bumi Tanpa Senja

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Cintamanis / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 5
Nama Author: Hary As Syifa

Mencintai jodoh sepupu sendiri?
Salahkah itu?

Berawal dari sebuah pertemuan yang tak di sengaja. Senja, gadis 22 tahun yang baru pulang dari luar negeri itu bertemu dengan sosok pria bernama Bumi yang menurutnya sangat dingin dan menyebalkan.

Semakin Senja tidak ingin melihat wajahnya, justru makin sering Senja bertemu dengannya.

Dari setiap pertemuan itulah muncul rasa yang tak biasa di hati keduanya.

Tapi sayangnya, ternyata Bumi adalah calon suami dari sepupu Senja, Nesya. Mereka terlibat perjodohan atas permintaan almarhum ibunda Bumi pada sahabatnya yang merupakan ibu dari Nesya.

Sanggupkah Bumi dan Nesya mempertahankan perjodohan itu?

Bagaimana nasib Senja yang sudah terlanjur jatuh cinta pada Bumi? Mampukah ia mempertahankan hatinya untuk Bumi?
Baca terus kisah mereka, ya.

ig : @tulisan.jiwaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hary As Syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Apa Dia Cemburu?

“Kak Bumi...” sapa Dimas ragu-ragu. Apalagi tatapan Bumi saat ini seperti sedang mengulitinya satu per satu.

Ah, kenapa bisa Kak Bumi datang kesini, sih? Baru saja dibicarakan, orangnya sudah muncul. Batin Dimas.

Senja yang merasakan aura ketegangan di ruangannya itu segera berusaha mencairkan suasana.

“Selamat datang, Tuan. Maaf saya ada tamu, tapi sepertinya tamu saya ini sebentar lagi akan pulang kok. Iya kan, Tuan Dimas?” kata Senja sambil memberi kode kepada Dimas untuk segera pergi dari ruangannya.

“Benar, Kak. Eh, Tuan maksud saya. Kalau begitu saya pamit dulu, Nona Senja. Senang bertemu dengan Anda hari ini,” ucap Dimas lalu mengulurkan tangannya kepada Senja.

Senja pun menerima uluran tangan itu dan segera melepasnya.

“Permisi,” ucap Dimas sambil melangkahkan kakinya menuju ke pintu.

Belum sempat ia keluar dari ruangan Senja, tiba-tiba suara dari Bumi spontan menghentikan langkahnya.

“Jef, apa hari ini perusahaan Dirgantara mengirim utusan lain untuk meeting hari ini?” tanya Bumi.

“Tidak, Tuan,” jawab Jefri dengan cepat.

“Catat nama-nama karyawan yang keliaran ke tempat lain pada jam kerja! Aku tidak mau ada karyawan yang menggunakan jam kerjanya untuk kepentingan pribadi,” titah Bumi.

“Baik, Tuan,” jawab Jefri dengan patuh.

Dimas yang berdiri di depan pintu langsung tercekat. Ia tau Bumi bermaksud menyindirnya saat itu. Sesaat kemudian ia pun kembali melanjutkan langkahnya meninggalkan kantor Senja.

“Silahkan duduk, Tuan,” ucap Senja dengan ramah.

Bumi pun duduk di sofa yang tadi diduduki oleh Dimas. Matanya tak henti menatap Senja dengan tajam. Rasanya dia tak suka tadi Dimas datang ke kantor Senja seperti itu. Bukan karena Dimas berkeliaran di jam kerjanya, tapi lebih karena Dimas mendatangi Senja.

“Tuan mau minum sesuatu?” tanya Senja menawarkan minuman dengan ramah karena melihat wajah Bumi yang cukup menyeramkan baginya.

“Apa kau sering menerima tamu saat jam kerja seperti ini?” Bumi bukan menjawab, ia malah bertanya hal lain.

Eh?

“Maksud Tuan apa, ya? Bukankah Tuan kesini ingin membahas masalah proyek pembangunan?” Senja malah mengalihkan pembicaraan juga.

“Apa di antara kalian memang ada sesuatu sehingga kau menghindari pertanyaanku?”

Senja mengerutkan dahinya. Dia bingung pada Bumi yang seolah ingin tau ada hubungan apa antara dirinya dan Dimas. Kalaupun ada apa-apa di antara mereka rasanya itu tidak masalah bukan?

“Bukan menghindari. Tidak ada yang perlu dihindari. Kalau pun memang ada sesuatu di antara kami, bukannya itu tidak masalah, Tuan? Kami sama-sama belum menikah dan belum memiliki jodoh,” jawab Senja dengan enteng.

Mendengar jawaban Senja, Bumi langsung mengepalkan tangannya dengan erat. Ada rasa cemburu yang tiba-tiba menjalar di hatinya. Ditambah lagi ia melihat ada sebuket bunga tergeletak disana. Dia yakin itu pasti pemberian Dimas. Jefri yang duduk di sebelah Bumi, dapat menangkap signal kemarahan dari bos nya itu.

Nona Senja, anda senang sekali memancing kemarahan Tuan Bumi. Batin Jefri.

“Jadi, kau benar menyukainya?” tanya Bumi tiba-tiba.

Tentu saja Senja terkejut akan pertanyaan itu. Baginya Bumi terlalu cepat menyimpulkan sesuatu.

“Sebenarnya ada apa dengan anda, Tuan? Dia hanya datang kesini sebentar. Kami tidak janjian sebelumnya. Tidak ada yang perlu dibesar-besarkan,” jawab Senja.

“Bisakah kita bicara masalah kerjasama kita saja?” tanya Senja kemudian.

Bumi masih terdiam. Sedangkan Senja dibuat makin bingung dengan sikapnya itu.

Dia ini sebenarnya kenapa, sih? Apa dia cemburu? Tidak mungkin dia cemburu. Cemburu pada siapa? Aku kan bukan siapa-siapanya. Gumam Senja dalam hati.

“Apa Tuan mau sampai sore hanya menatap saya dengan dingin seperti ini terus?” sindir Senja.

“Kita mulai meeting kita,” jawab Bumi tanpa merasa bersalah.

Dih, tiba-tiba marah, tiba-tiba ajak meeting. Senja membatin.

“Jangan mengumpatku dalam hati!”

“Ti-tidak, Tuan.”

Bersambung...

1
Sri Yanti
Di sini aku nangis
Sandisalbiah
yei... Jefri ketemu calon jodoh.. kalau Bumi dgn Senja.. Jef dgn Jingganya.. Senja berwarna Jingga..
Sandisalbiah
Bumi tanpa Senja.. adalah aku
saat Bebek panggang madu terhidang di hadapanku tp tak bisa kumakan krn perut terlanjur kenyang..
maka cepatlah bangun Senjanya Bumi.. krn Bumi mu begitu bersedi sama seperti yg ku rasakan saat merelakan Bebek panggang madu utk mereka.. 😭
Sandisalbiah
Bumi jd gelap dan kelam krn Senjanya menutup mata..
Sandisalbiah
emang dr dulu Nessya itu gak waras kan? kalau otaknya normal kelakuannya gak bakal gitu.. hanya sekarang makin parah aja..
Sandisalbiah
berarti diantara mereka ini yg otaknya waras cuma si Chaterine...
Sandisalbiah
jelas banget Nesya gak niat buat nikah ama Marcell krn yg ada di otaknya cuma senang² saja.. apa lagi spek seperti Bumi lha yg jd incarannya... sayangnya dia salah dlm pergaulan... mau punya suami yg baik dan terbaik sedang dia sendiri seburuk itu, sifat, prilaku dan kebiasaanya minus semua
Sandisalbiah
hah.. biasa kalau antagonis itu manusia yg penuh rasa iri dengki dan dendam.. gak bercermin dgn prilakunya sendiri tp selalu menyalakan org lain atas apa yg menimpa dirinya...
Sandisalbiah
gak tau aja anda tuan Adrian kalau putri anda itu jalang gratisan.. asal jgn sampe kena penyakit kelamin
Sri Yuniarti 01
novel seru, wajib baca!!!
Sandisalbiah
hais.. di ujung bab di suguhin yg bening bikin seger mata 🤭
Sandisalbiah
Nesya egois.. makin ilfeel aja ma dia
Sandisalbiah
drama SInya sudah terbongkar sekarang gantian Nesya yg lagi ngedrama... gak sabar nunggu borok si Nesya terbongkar juga
Sandisalbiah
kau marah Bumi berdekatan dgn Senja tp kau sendiri.. bukan hanya berdekatan, bahkan tubuhmu sudah di jaman beberapa laki-laki.. waras gak sih kau ini Nesya..?
Sandisalbiah
tuh.. dulu aja alasanya kilaf tp kok berlanjut sampe Arkan remaja... emang ada kilaf berkepanjangan.. dasar bodoh kau Adrian.. nafsu emang selalu mengalahkan akal sehat kalau gak di barengi dgn iman...
Sandisalbiah
nah.. di cocop gak tuh..
Sandisalbiah
Senja kok ceroboh sih.. tp dgn begini semoga sandiwara penipuan si Sonya dan Alan itu segera terbongkar..
Sandisalbiah
fix.. Adrian di bodohi abis abisan.. kalau laki-laki itu berprofesi sebagi dokter, jelas dia yg merekayasa hasil tes DNA utk menyempurnakan sandiwara mereka..
Sandisalbiah
ternyata Ardian cuma di percaya oleh mantan sekretaris nya itu...
Sandisalbiah
saat Senjanya ada di genggaman, maka seluru perhatian berporos padanya.. yg lain hanya samar batang...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!