Novel juara 3 Cerita Seram by Noveltoon.
⛔PLAGIAT pergi jauh, ya.⛔
Kemiskinan membuat Ningsih menjual jiwanya kepada iblis dengan tumbal orang-orang terdekat. Kini, Ningsih sudah tujuh kali menjanda. Berawal dari pertemuan secara nyata dengan Bima-Iblis yang menjeratnya, Ningsih mulai jatuh cinta.
Mampukah Ningsih lepas dari JERAT IBLIS? Ataukah semua pria yang menjadi suami Ningsih akan menjadi tumbal begitu saja?
Baca selengkapnya di sini^^
***
Sudah terbit cetak versi Novel by Noveltoon x AT Press. Bagi yang minat chat saja.
***
WAJIB baca Kekasihku Iblis setelah selesai baca ini^^ nanti anak-anak Bima ada kelanjutannya juga di sana. Thanks.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rens09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 24
Ningsih dan Reno terkejut melihat Satria diambang pintu masuk.
"Oh, kamu kok ke sini?" ucap Ningsih salah tingkah.
"Apakah tidak boleh, Miss?" Satria pun tersenyum menatap Ningsih lalu berganti menatap Reno.
Reno pun salah tingkah. Takut jika teman Ningsih melihat atau mendengar ucapan mereka tadi.
"Kenapa kalian seperti melihat hantu? Saya membawa ini untuk Reno serta ini untukmu, Miss Sisy." Satria menyerahkan dua kantong berwarna biru dan merah kepada Ningsih.
Ningsih pun tersenyum, menerima dua kantong itu.
Hampir saja ketahuan.
Satria senang melihat kondisi Reno sudah membaik. Ningsih juga tidak menolak kedatangannya. Meski apa yang tadi Satria lihat membuat hatinya sedikit nyeri.
"Hlo, udah rame aja nih." Santi masuk membawa dua kotak makanan.
"Oh Nona Santi, saya menjenguk adikmu." sahut Satria.
"Hahaha Om tu lucu banget. Aku sudah dewasa, jelas tahu kalau Om itu kangen Tante Ningsih kan?" Santi tertawa dan menatap Ningsih.
Satria merasa malu, pipinya mulai memerah. "Ah, bukan begitu."
"Sudah, sudah. Santi jahil banget sih ya." Ningsih menahan tawa melihat wajah tampan Satria memerah.
Satria memang lelaki gagah dan tampan, berkulit putih dan berhidung mancung, memiliki pesona dan kharisma tersendiri. Meski banyak perempuan mengidamkannya, lelaki pengusaha sukses ini bukan tipe hidung belang.
"Miss, boleh kita bicara empat mata sebentar?" Satria mengajak Ningsih keluar ruangan bangsal.
Ningsih mengekor di belakang Satria. Sedangkan Reno memperhatikan dengan sorot mata tak suka. Santi membuka kotak makanan yang ia beli, tak memperdulikan ini itu, terpenting mengisi perut.
"Ada apa?" Ningsih menghentikan langkahnya.
"Sisy, bolehkah aku bertanya sesuatu?" ucap Satria lembut.
"Namaku Ningsih!" sahut Ningsih ketus.
"Ok. Miss Ningsih, bolehkah aku bertanya sesuatu?" Satria menatap Ningsih dalam.
"Boleh."
"Apakah Miss sudah mempunyai kekasih?"
"Hahaha ... kamu seperti ABG aja! Buat apa tanya begitu? Bangun boy! Kamu sudah dewasa. Pertanyaan seperti itu sangat tidak penting. Kalau aku jawab belum, lantas kamu mau nembak aku? Ahh, basi!" Ningsih tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya yang mulai merasa kram.
"Oh, lalu saya harus bagaimana?" Satria malu dan merasa bingung.
"Entah. Kita jalani saja. Aku tidak ingin terikat dalam hubungan apapun denganmu, Tuan." Ningsih pun membalikkan badannya hendsk kembali ke bangsal.
"Kalau begitu ... maaf," Satria menarik tangan Ningsih dan memegang wajahnya lalu mengecup bibir mungil itu dengan ganas.
Ningsih mencoba melepaskan diri, namun rasa itu menggelora. Akhirnya mereka berpagutan tanpa takute terpergok perawat atau dokter.
Mereka pun melepaskan bibir saat ada perawat lewat dengan tergesa-gesa. Rona merah di wajah kedua insan yang sedang kasmaran itu sangat terlihat jelas.
"Tolong, jangan lakukan ini lagi." Ningsih mendorong tubuh kekar Satria.
"Why? Miss tak suka? Maafkan saya." Satria berhati-hati berbicara.
"Bukan. Aku hanya tidak ingin kamu terluka. Tolong jangan lakukan ini lagi." Ningsih bergegas kembali ke kamar bangsal Reno.
Satria hanya terdiam menatap Ningsih yang meninggalkannya dengan sejuta tanda tanya.
Bersambung ....
----------------------
NB:
Author akan update JERAT IBLIS 2hari sekali jadi mulai tanggal 16 Maret 2020 hari Senin yaa... lanjut update lagi Rabu dan Jumat.
Mohon dukungannya agar bisa lekas tanda tangan kontrak^^
**Jangan lupa LIKE & KOMENTAR jika kalian suka kisah perjalanan hidup Ningsih dalam JERAT IBLIS yaa guys!^^
Thank you 💕**