NovelToon NovelToon
ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Tamat
Popularitas:30.4k
Nilai: 5
Nama Author: ulil jamil

Tahun 2008, ketika sistem pendidikan di Indonesia masih diwarnai kekerasan, aku seorang anak sederhana dari keluarga sederhana, bermimpi bahwa sebuah sebuah pendidikan dapat mengubah nasibku. Dengan pendidikan aku dapat menjadi apapun.
Aku ingin lulus Fakultas Kedokteran.
Aku ingin lulus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Aku ingin mewujudkan impian Ayah, karena Ayah adalah pahlawan separuh nyawaku. Tak ada lagi yang aku inginkan selain mewujudkan impiannya. Senyumnyalah yang pertama kali kulihat karena aku dilahirkan ke dunia. Senyuman harapan kepadaku, anak ajaib pemetik bintang harapannya. Kepadakulah semua harapan Ayah bertumpu. Selama sembilanbelas tahun Ayah menunggu akhirnya aku lulus Fakultas Kedokteran, menjadi calon dokter satu- satunya dalam generasi kami. Aku berhasil mewujudkan impian ayah.
Takdir berkata lain, aku divonis buta warna parsial. Akankah aku mencapai cita- citaku, berhasil memetikkan bintang untuk ayah, pahlawan separuh nyawaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulil jamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sembilan Belas 3

Aku merangkai warna dari titik- titik itu membentuk patahan siku- siku terbalik yang membentuk

angka lima.

“Tidak mungkin,” kata Ayah.

“Ada yang salah dengan buku ini,” lanjut Ayah lagi.

“Ini buku Ishihara.

Jangan coba untuk menghapalnya karena buku ini ada ribuan versi.” Ancam petugas

itu.

Ada ribuan versi.

Frase tersebut terekam di memoriku.

Mungkin saja petugas itu mengancamku karena ia takut aku akan mencoba untuk menghapal angka angka di dalam buku itu. Aku bisa membacanya tanpa harus melihatnya.

“Baiklah ini kertasnya. Serahkan ke lantai atas.” Perintahnya petugas itu. Pada lembaran kertas

tersebut tertera urutan- urutan pernyataan tentang riwayat penyaki yang semuanya aku negatif. Tapi pada bagian akhir tertera tanda tambah, positif buta

warna. Sebenarnya aku miris. Aku tidak terima, toh aku dapat melihat warna- warni dunia dengan jelas. Kalaupun salah hanya pada sebagian kecil warna. Tapi kertas kekuasaan itu ada pada petugas itu. Ia memvonisku demikian.

Lantai atas begitu ramai. Ayah menyerakan kertas kepada petugas pencetak untuk di print dan ditandatangani oleh kepala rumah sakit. Kami harus menunggu.

“Ayah…” Aku memanggil Ayah.

“Ya Nak. Semuanya akan baik- baik saja,” kata Ayah.

“Ayah. Sebaiknya tidak usah kenduri, gelar acara syukuran dulu.” Aku menyarankan.

Oleh karena bahagianya hati Ayah. Ayah berencana akan menggelar acara syukuran, mengundang

para tetangga untuk merayakan kelulusanku, lulus Fakultas Kedokteran yang tidak semua orang bisa memasukinya. Ayah begitu bangga. Namun bagiku ini sermua belum tentu pasti, segala sesuatu bisa saja terjadi. Aku takut malu apabila gagal di ujung perjuangan sementara Ayah telah mengundang seluruh kampung Gunung Menangis.

“Nak…, kita akan tetap kenduri, bukan hanya bersyukur, tapi juga memanjatkan doa agar Tuhan

melancarkan langkah kita.”

“Berdoa.” Ulang Ayah lagi.

“Ayah…, tapi.” Aku takut.

“Ini hanya riak kecil dalam arus di awal perjuangan kita. Perjuangan kita masih panjang,” potong Ayah.

Ayahku tidak menyerah.

“Liel,” panggil petugas di lantai atas. Dia memanggil nama lengkapku.

“Ya,” jawabku.

“Telah selesai. Administrasi Dua Puluh Lima Ribu.” Ia meminta uang administrasi. Ternyata biaya printing, kertas, dan tinta untuk tanda tangan disini naik berlipat- lipat.

Aku menyerahkan uang dan melihat hasil cetakan itu. Disitu tertera negatif buta warna. Aku dan Ayah

berpandangan.

“Tuhan menolong kita,”

begitu kata Ayah. Aku tahu petugas pengetik tersebut kurang teliti ia hanya mempaste hasil pemeriksaan sebelumnya dengan mengganti data- data bagian atas.

“Hmmm.” Aku diam.

Kenyataan ini membuat aku terhempas. Bayangkan saja gagal masuk kedokteran tergambar di depan mata. Aku sungguh takut membuat Ayah kecewa. Apalagi aku masih tidak setuju dengan rencana kenduri ayah. Aku masih takut. Ketika

menuruni tangga aku terhenti.

“Ayah sebaiknya kita tidak usah kenduri.”

Aku menyarankan kembali.

Ayah diam. Ia berhenti

serius menatapku. “Pasti minggu- minggu ini kamu kekurangan makan vitamin.

Kurang makan buah di Padang. Nanti di rumah  mulailah makan Terong Rimbang yang banyak.” Ayah tahu Terong Rimbang yang pahit itu efektif untuk mempertajam penglihatan mata. Begitu kebiasaan

orang- orang di kampung.

“Sore nanti kita akan pastikan ke dokter spesialis mata,” kata Ayah bijak. Ternyata Ayah tidak

menyerah. Ayah tidak pernah menyerah. Ia terus mendorongku untuk terus maju.

Sore harinya kami ke dokter spesialis mata, mencari second opinion sekaligus kemungkinan untuk mensiasati keadaan ini.

***

 

1
dewi_nie
😭sedih sekali ceritanya..
kenapa aku baru ketemu cerita sebagus ini..
sayangnya yg ngeLIKE sedikit sekali..
Protocetus
min main yuk ke novelku Panakkukang
Zahara Febriyanti
😭😭😭
Mama Faiz👶
karena meminta maaf begitu mudah,maka seharusnya memaafkan menjadi jauh lebih mudah,,,uuuhhhh sesuatu banget ini mah

baru mampir,baru nemu,baru beberapa chapt udah byk edukasi yg didapat
ZAZA💕💕💕
mmm
ZAZA💕💕💕
ini recommended gak?
Camilla Evanthe
Latar Aceh dan sajian aliran sastra puisi didalamnya, benar-benar mengingatkan saya bagaimana seorang sastrawan besar juga lahir di sana. Kualitas sastra mu cukup bagus thor.
Saya selalu kagum dengan cara penyampaian Anda.
❁ཻུ۪۪⸙͎Mαmmοn/Bεlphε_υ.υ♨️: kkk followback ya...
total 1 replies
Dian SAsmadi
aku sedih.
Dian SAsmadi
aku benci kekerasan. 😫
Dian SAsmadi
indahnya sekolah d antar ayah
Dian SAsmadi
aku iri dengan mreka yg begitu dekat dengan ayah nya. 😔
nyiuhh
mampir kesini karena membaca review nya Kong Yu Aotian.... bagus thorrr...
Rou Hui: Maaf numpang promo
Yuk baca novel tamat "KEMELUT CINTA" 💕💕💕

Sebuah kesalahan membuat Kevin ingin selalu menjaga Jeany. Namun cintanya telah ia berikan pada Stevi. Mampukah Kevin menetapkan pilihan hatinya?
total 1 replies
nyiuhh
mampir kesini karena membaca review nya Kong Yu Aotian.... bagus thorrr...
roronoa D_3wina
ngerti cerita ini karna lg baca ceritanya author yu aotian...

buka bab awal langsung suka
karena di suguhin sama puisi..

lanjut baca... suka sama karyamu kak...
baru awal udah d gambarin gimana perjuangan seorang ayah buat anaknya...
bakal lanjut bca lagi... 😊
tetep semangat kak buat karya2nya.. 🤗
wike maliya
sinopsis ini mengingatkan saya tentang masa2 reformasi, ketika saya kelas dua sd,, saat demo besar2an diwarnai darah meski beda tahunt1998 dan novel ini konsep 2008,, entah karna mirip 8nya atau karna pendidikan yg menggerakkan era reformasi kala itu adalah rata2 para mahasiswa hehee,, but salut buat authornya selalu optimis melahirkan karya yg idealis!!

Mampir novel saya yg masih belajar nulis ya kak IT'S HARD TO LOVE YOU,, good luck
seroja
waaaahh ini sangat menginspirasi.sayang saya membaca kisah ini setelah semua kegagalan yg saya lalui.
tapi tidak ada kata terlambat,tetap kisah ini membuat saya bersyukur sebagai penyandang buta warna parsial.
karena kekurangan yg d miliki seseorang bukanlah jeruji yg mengurung keterbatasan.
setidaknya dg segala kemauan pasti ada jalan.

terimakasih telah menyuguhkan cerita ini authoooooorr semoga sukses!!!
seroja
kira2 cahaya zodiak sama g yaaa dg elementary zodiak??
ulil jamil
amien....
echa echi echu
terimakasih bnyak author...karyanya pnuh dg inspirasi....smoga suksez slalu Liel😍
ulil jamil: amiin
total 1 replies
echa echi echu
semangat author...msh ditunggu karya" selanjutnyaaa😊😊
ulil jamil: terimakasih echa...echi ....echu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!