NovelToon NovelToon
Adinda

Adinda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: AzieraHill

COVER FROM PINTEREST
.
.
Dinda tidak mengingat apa yang terjadi pada dirinya, dia hanya mengingat bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan dan tak hanya itu, dia masih mengingat jelas ketika pria yang dia cintai itu merenggut masa depannya. Namun dengan tatapan mata pria itu, Dinda bisa memastikan bahwa ada jutaan rahasia yang tidak dia ingat. Termasuk tentang bayi perempuan yang baru dia lahirkan. Bayi itu..., sangat mirip dengannya dan pria brengsek itu.

"Dia anak kita yang ke dua, Dinda," ucapnya dan mulai dari situ Dinda merasa semakin gila karena tidak bisa mengingat apapun.

Bagaimana dia bisa mempunyai anak ke dua sedangkan anak ke satu pun dia tidak mengingat siapa namanya.


PERHATIAN!
Cerita ini memiliki alur maju-mundur

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AzieraHill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

“Apa kau menyukainya?” tanya Gilang dari belakang ikut menyambut kedatangan Daniel.

“Sangat, sangat menyukainya,” ungkapku seakan tak sadar karena terhipnotis dengan wajahnya yang masih tampan meski ini sudah malam.

Daniel turun dari mobilnya dan tangannya melebar. Aku pun segera berlari ke arahnya, tapi Daniel melewatiku. Oh sial!.

“Wahai pria nakalku, akhirnya kau kembali juga,” katanya lalu memeluk keponakannya itu. Dia bahkan tak sama sekali ingin memelukku. Ahh mungkin karena benda-benda lengket ini.

“Hahahaha apa kau sangat merindukanku Daniel.”

“Oh tentu saja. Bagaimana bisa dua tahun berpisah tak rindu.” Katanya lalu aku lihat mereka masuk ke dalam tanpa mempedulikanku. Sial!

...................................

Semalam Daniel tampak menghampiriku ke kamar mandi. Dia tertawa saat melihat wajahku yang penuh dengan benda lengket itu. Kemudian dia meminta maaf karena Gilang juga melakukannya tidak sengaja. Aku pun sudah memaafkannya lagi pula itu tak terlalu maslaah untukku.

“Dinda,” bisiknya di telingaku saat aku tengah sibuk membersihkan benda-benda lengket ini.

“Hmmm,” aku menatapnya di cermin dan Daniel tersenyum ke arahku. Dia memelukku dari belakang dan menumpukan kepalanya di bahuku.

“Apa kau menyukaiku?” tanyanya mendadak membuat tubuhku langsung tegang dan segalanya menjadi campur aduk waktu aku tak bisa menjawab dan dia malah terkekeh dengan wajah patungku.

“Aku anggap itu sudah menjadi jawaban.” Bisiknya lagi cukup menggodaku dan tak bisa kusangkal bahwa detak jantungku berdegup keras.

Oh ya Tuhan ada apa denganku? Kenapa aku mudah sekali jatuh cinta pada pria seperti Daniel.

“Biar aku bantu,” lanjut Daniel lagi membuatku terperangah waktu dia dengan santainya emmbuka bajuku. Dia menarikku ke dalam bath up dan mengguyur tubuhku.

“Daniel dingin!” pekikku meringku memeluk tubuhku yang hanya memakai dalaman saja. Daniel pun terkekeh dan membuka kemeja kerja yang masih dia pakai.

“Biar aku hangatkan,” katanya langsung memelukku. Aku pun tersenyum dan memeluknya. Ohhh hangat sekali dipeluk dengan Daniel. Tak hanya hangat, tapi aku juga merasa nyaman sekaligus bahagia bisa bersamanya seperti ini.

.................................................

"Aku sudah mentransfer nilaiku tuan Daniel," ungkap Gilang gregetan setelah dia bicara pada Daniel. Daniel ingin Gilang bekerja dengannya secepatnya, tapi Gilang malah menolaknya. Dia bilang akan menuntaskan kuliahnya dulu dan setelahnya akan bekerja di kantor Daniel.

"Oke baiklah. Kalau begitu kau bisa kan antar jemput wanitaku," Daniel mengelus lembut rambutku. Di sampingnya aku hanya bisa tersenyum mengarah pada Gilang. Sepagi ini di meja makan, kami sudah menyantap nasi goreng buatanku dan hanya milikku yang menyisa. Aku tak nafsu makan. Entahlah.

"Hmmm memang di mana kampusmu?" tanya Gilang.

"Aku bisa berangkat sendiri," terangku. Walau sebenarnya aku ingin sekali Daniel yang mengantarku. Bukan malah Gilang yang tak tahu apa-apa dan Daniel biarkan untuk mengantarku.

"Kenapa?" tanya Daniel mengernyitkan alisnya. "Gilang kan naik motor. Kau tidak perlu naik angkutan umum atau taxi kan, lebih enak," katanya dan aku sahuti seadanya.

"Aku akan berangkat sekarang, Gilang pasti akan mengurus semua nilainya untuk ditransfer ke kampus barunya," kataku lalu beranjak dari meja makan. Mengangkat semua piring kotor di atas meja makan kemudian mencuci semuanya dengan sisa moodku di pagi ini.

Moodku kenapa sangat buruk sekali.

"Ada apa dengannya?" bisik Gilang pada Daniel. Meski aku membelakangi mereka. Aku masih bisa mendengar mereka tengah membicarakanku.

"Dia sepertinya sedang ngambek denganku," kata Daniel dan klik banget kalau dia tahu kenapa aku bisa seperti ini.

"Kenapa? apa kalian akan putus. Kalau begitu berikan dia padaku," kata Gilang membuatku menggidik pelan. Keponakan dan Omnya sama-sama mengerikan.

"Bodoh!, dia tidak akan mau dengan bocah ingusan seperti kau," kata Daniel lalu aku dengar seseorang menyeret bangkunya meninggalkan meja makan. Hingga aku rasa ada tangan besar yang memeluk pinggangku.

Aku menengok untuk memastikan apa itu Gilang yang melakukannya. Ternyata salah..., ya karena jika Gilang yang melakukannya akan langsung aku tendang dia sampai menghilang ke ujung langit.

 

 

1
Praditta
Seruuu
Reni Rachmawati
keren
lee ailee
trauma dan.kesakitan apa yg sudag Daniel torehkan kepada Dinda sampai ingatan 5 tahunnya hiang....kok aku mulai nyesek ya sama nasib Dinda
lee ailee
banyak pertanyaan dibenakku thor baca novel ini tapi aku menikmati alurnya tidak membosankan so enjoy aja
lee ailee
ayahnya kok bisa nitipin anak gadis sama laki.laki singel khan bahaya ini mah
Winda Nurmayani
ya kecewa..ceritanya pendek skl..padahal ceritanya bagus
Heni Ratna
jadi penasaran😊
Wish Me luck
aku baru baca thor, tp menurutku ini memang bagus..alurnya mengalir aja, ngga yg terlalu dipaksakan, pemilihan kata sama bahasanya jg ringan, mudah dipahami. karya yg kayak gini yg aku suka. tata bahasa mu jg bagus thor, jd pembaca jg bisa menyelami jln ceritanya, ngga yg lu gue gt tp ringan. ini kalo dibuat film bagus sih, kita hrs mikir tp ngga yg terlalu berat. dr jalan ceritanya jg nguras emosi, aku dr awal yakin dia bakal happy end..tp cerita happy end nya itu lho, ngalir dan ngga maksain cerita..soft bgt..salut aku thor
Herni Kurnianingsih
kok panggilan nya august,kaya nama cowok🤔.jadi nya kaya manggil nya agus🤭🤭
Seathy Diman
keren lah... butuh kekhusuan untuk mencermati dan memahami isi dan alur ceritanya.. relax tenang santai.. jgn terburu2 untuk mendapatkan feel nya..
TOP epribadeeeeehhhh ...👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Seathy Diman
jadi mantan nya tuh sepupu ya..?... 🤔🤔🤔🤔🤔
Nofriyanti Vivi
novel ini,sungguh mmbuat ku deg2 ser,setiap bait kata sampai akhir cerita ini💕,mmbcnya penuh dg ketelitian sehingga endingnya happy,the best untuk mu thor😘.💕💕.
pink magenta
jujur pas baca sinopsis aku gemes. ini cerita apa coba bikin penasaran. alur yang maju mundur syantiiiiikkk dibuat apik banget karrna penulisan yang rapi juga no typo huhuu aku terharu. ga berasa terus dibuat tertarik buat baca lagi dan lagi buat mecahin rasa penasaran ini yang mana bagian yang mana maju terus mundur terus sekarang. aaahhhh kamu hebat thor..pokonya vote like buat kamu.
Rita Zhu
aduh Thor...jgnlh berendam air panas...seger kagak...melepuh Iya..😀..
Jenni Manullang
👍👍👍👍👍👍👍
Wiko Wiko
🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀dinda... kirain kamu gadis baik2, ternyata segampang itu jatuh kepelukan pak tua...!!!
Angrani
kpan lnjut lgi thor
Silvana Maria Supit
crita ini apa maju mundur terus sampai tamat khaa,,?
suci lestari
lnjt
suci lestari
mmpir dl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!