NovelToon NovelToon
Rahasia Istriku Sayang (Ternyata Kuyang)

Rahasia Istriku Sayang (Ternyata Kuyang)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Contest / Romantis / Spiritual / Pembunuhan / Romansa Fantasi
Popularitas:219.2k
Nilai: 5
Nama Author: Amey Fitriya

RADITYA WIRYAWAN begitulah nama lengkapnya, atau biasa disapa Radit oleh kerabat dan para tetangganya. seorang pria muda berusia sekitar 35 th, dengan wajah yang lumayan manis dan tampan, di imbangi postur tubuh tinggi kurus, juga rambut andalannya yang selalu dibelah pinggir.


Radit juga mempunyai istri yang sangat ia sayangi melebihi dirinya sendiri, yaitu Kamaya Lestari, istri yang super baik, penyayang dan pengertian. namun dibalik semua sifat bagus kamaya itu, ada sesuatu rahasia terpendam yang ia sembunyikan.


Selama menikah dengan kamaya, setiap hari radit harus dihadapkan dengan hal-hal aneh yang tidak bisa ia mengerti. tapi saat ia menanyakan kepada kamaya tentang hal aneh yang terjadi, kamaya selalu berusaha untuk menutupinya. sampai akhirnya radit mencoba menguak rasa penasarannya itu, dengan mencari tahu secara diam-diam.


"Apakah Radit bisa menguak rahasia istrinya? Lalu apa rahasia yang di sembunyikan istri tersayang nya itu?


"Penasaran gak...?? Nyok ikutin Ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amey Fitriya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi

Mimpi

Tiba-tiba saat radit membuka kedua matanya, kini ia sudah berada di suatu tempat yang sangatlah gelap, pengap dan juga terlihat sepi. radit mencoba melangkahkan kakinya perlahan menyusuri lorong yang sangat sempit itu, ya sebuah lorong yang panjang dan tak berujung.

Namun saat kakinya mulai melangkah menuju ujung lorong yang ia fikir tak berujung itu, radit di kagetkan dengan suara gebrakan serta rintihan seseorang meminta tolong kepadanya.

Breg... Breg... Breg... Breg." terlihat seseorang sedang mengebrak-gebrakan pagar kayu.

"Lepaskan saya, tolong bantu saya terlepas dan keluar dari sini saya gak kuat."

Ratap seorang wanita muda dengan tali yang selalu menjerat dan menarik lehernya terus menerus, serta di bagian tangan dan kakinya di penuhi dengan luka bekas cambukan. lalu di bagian sekitaran wajahnya, terdapat luka yang membuat kulit wajahnya terlihat mengelupas dan juga mengebul. mungkin akibat tersentuh benda panas sehingga menjadi seperti itu.

"Apa yang harus saya lakukan, agar bisa menolong mu?"tanyaku.

Namun sebelum wanita muda itu menjawab pertanyaan Radit, lehernya kini sudah ditarik kembali oleh tali yang terikat kencang di leher wanita itu, sehingga membuat matanya menjadi melotot dengan lidah terjulur keluar.

Radit yang saat itu mulai ketakutan, ia pun langsung berlari sekencang-kencangnya. tapi kejadian menyeramkan seperti itu tidak sampai disitu saja, saat radit berhenti dari larinya dan mulai berjalan pelan. kembali lagi ia dikejutkan dengan sebuah penyiksaan, yang jauh lebih menyeramkan dari kejadian tadi.

"Aaaaaaakkkk, ampun tuan! jangan siksa saya, hentikan! SAKIIITTT! Tolong!"

Rintih seorang perempuan setengah abad kepada sosok berbadan besar, dengan rantai besi yang di ikat bola berduri di tangannya.

Perempuan itu sedang disiksa oleh sosok pria berbadan besar, rantai besi yang di pegangnya disabetkan berkali-kali ke tubuh perempuan itu. lalu bola besi berduri itu, pria besar itu hantam kan ke kepala perempuan yang saat itu hanya mengenakan pakaian dalam saja. sehingga membuat tempurung kepalanya menjadi retak dan menganga, lalu darahnya mulai mengucur dengan deras dan berceceran dimana-mana.

"Iiiihhh!" decit Radit menahan suaranya dengan tangannya agar pria itu tidak mendengarnya.

"Dimana sebenarnya aku? lalu tempat apakah ini? kenapa aku bisa berada disini? lalu kenapa banyak sekali pemandangan sadis seperti ini di sini? rasanya aku sudah tak sanggup lagi untuk melihat semuanya. "Aku Ingin Kembali." Radit membatin dan bertanya-tanya.

Tapi saat kebingungan sedang melanda diri Radit, iya kembali mendengar suara teriakan yang sangat keras dari ujung lorong sana.

Teriakan yang disertai tangisan dan sebutan, membuat radit kembali terkejut. iya merasa mengenali suara teriakan dan rintihan disertai tangis itu, lalu radit mencoba menghampiri asal suara yang di dengarnya barusan.

"Aaaaaaakkkk!! ayah, tolong bunda! sakit ayah, sakit sekali. Ampuuunn!! aaaaaaakkkk!!"

"KAMAYA! ya, itu memang suara kamaya. apa yang terjadi dengannya? aku harus segera menolong nya."gumam radit dan ia langsung berlari menghampiri asal sumber suara itu.

Terlihat di sebuah pohon besar nan rindang, yang dibawahnya terdapat banyak sekali bara api yang terbakar dan membara. ada sosok seorang wanita sedang terikat disana, tubuhnya dipenuhi luka lebam dan terbakar, wajah wanita itu juga tertutupi oleh rambut panjangnya yang terlihat sangat berantakan dan acak-acakan.

Sehingga radit tidak bisa melihat, atau pun mengenali sosok wanita yang tak berdaya itu.

Lalu di hadapan wanita yang sedang terikat itu, ada sosok makhluk kepala lengkap dengan organ tubuhnya yang bergelayutan. namun tak ada badannya, sosok itu mirip sekali dengan kamaya dulu saat ia menjadi kuyang.

Makhluk itu mulai menjulurkan lidahnya yang panjang, sampai melilit ke leher kamaya dan langsung menariknya. sehingga kamaya yang tadi mungkin sedang pingsan, langsung tersentak dan tersadar lalu menjerit tertahan.

"Aaaaaaakkkk, sakit! ampun Nyi Lasmini, saya gak kuat, lepaskan saya." ratap wanita itu yang rambutnya perlahan mulai tersibak karena tertiup angin yang berhembus kencang.

"KAMAYA! ya, benar itu kamaya isteri ku, ternyata ini tempat kamaya di siksa."batin Radit sambil terus memperhatikan.

"Enak saja kau minta aku melepaskan mu! setelah apa yang semua aku berikan untuk mu! gara-gara kecerobohan kau itu, aku tidak bisa mempunyai tubuh kembali dan menikmati makanan lezat di dunia sana."hardik sosok kuyang yang bernama Nyi Lasmini.

"Aku tidak mau kau mempergunakan anakku! aku ingin anak ku itu hidup secara normal nyai, tidak seperti diriku."sahut kamaya.

"Aku tidak perduli itu, yang aku mau tubuh manusia baru untuk ku hidup abadi di dalam dunia."tukasnya lalu kembali menyiksa kamaya.

"HENTIKAN! lepaskan isteri ku, jangan kau siksa dia lagi."teriak radit yang mulai keluar dari tempat persembunyian nya.

"Hahahaha! lihat kamaya, pangeran tampan mu beraninya dia datang kesini."sahut nyi Lasmini lalu menghampiri radit.

"Lepaskan kamaya! biarkan dia kembali ke alamnya dengan tenang, jangan kau tahan dan kau siksa dia disini."ucap tegas Radit.

"Hey manusia! mau disini atau di alamnya sekalipun, istri kau itu akan tetap terus disiksa. karena perbuatannya itu yang sudah syirik dan menyekutukan tuhanmu, jadi sama saja kan."sahut ketus nyi Lasmini sambil memutari Radit yang terus saja terpaku.

"Tapi kau bukan tuhan, yang menentukan segalanya."balas Radit menunjuk nya.

Karena kesal atas ucapan radit barusan, nyi Lasmini pun langsung mencekik radit dengan lidahnya yang panjang.

"HENTIKAN! lepaskan suamiku nyai, jangan sakiti dia."teriak kamaya.

"Tapi, setelah ku lihat-lihat tampan dan lumayan juga suami mu ini kamaya. dia seorang laki-laki sejati yang pemberani dan juga gagah sekali." ujar NYI Lasmini saat radit diangkatnya ke atas.

"Jangan libatkan suami dan anak ku nyai! kau itu hanya berurusan denganku saja, jangan kau bawa-bawa mereka."ujar kamaya.

"Aku tidak perduli kan itu!" kembalilah sekarang ke duniamu tamvan, tunggu aku di sana ya.

"Kekkekkek."ucap nyai Lasmini sambil terkekeh menyeramkan.

*****

"Ayah, ayah...bangun yah!"ucap rara memanggil dan mengguncangkan tubuh Radit.

"Aaaaaaakkkk! Heuh.. Heuh.. Heuh." radit pun terbangun dan menghembuskan nafas besar dan keringat mulai membasahi tubuhnya.

"Rara! ayah ada dimana?"tanyaku sambil celingak-celinguk.

"Ayah lagi ada dikamar ayah! emang ayah kenapa sih, teriak-teriak terus sampai terdengar ke kamar rara."tanya Rara heran.

"Ayah tadi mimpi buruk Ra, iiihh serem banget deh."ucapnya masih dalam ketakutan.

"Makanya yah, kalau mau bobo itu bersih-bersih dulu, terus baca doa. jadi ayah gak mimpi buruk deh."ujar rara mengajari ku.

"Iya, iya deh buk ustadzah, saya tadi lupa. lain kali gak gitu lagi deh."ucap Radit meledek Rara.

"Iihh, Ayah! sudah sana ke kamar mandi buruan bersih-bersih, setelah itu boleh tidur lagi. tapi, jangan lupa baca doa juga ya."titah rara sambil mendorongku menuju kamar mandi.

"Siap Buk Bos cilik! "ucapku sambil memberi hormat dan mulai masuk ke kamar mandi.

*****

Bersambung.....

Jangan lupa dukungannya ya readers, dengan cara memberi hadiah, Vote, like atau komentar serunya. agar author makin semangat untuk lanjutin certinya...😊😊😊

Terimakasih salam Manis...😘😘

1
Bhay angkara
lanjutannya mana
@sukahaluuu•••
Halo, izin mampir✋
Irkham Maulana
steak and rendang ari2 bayi ,,,hihihi
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
piah Hasan
salam manis kembali buat mas radit😍
Ririt Rustya Ningsih
gk ada lanjutan
Ririt Rustya Ningsih
bertempur lah
Uya Suryani
serem tpi seruuuu ..
d tggu lanjutan ny ..
Uya Suryani
pake sendal toko sebelah .. 🤣
Uya Suryani
seruuu
Uya Suryani
kirain udh ending .. ternyata masih bnyk cerita yg bikin merinding ..
🤭
Dewi Rengganis
lama thor
Tika Kartika
nexttt
Luce Bayak
hmmm,, apa jangan .. jangan ....🤔🤔
Sopian Hadi Irawan
masih berharap kamaya hidup kembali, gk rela kalau Radit jadi nya sama Kinan.
Sopian Hadi Irawan
yahh ternyata kamaya gk bisa hidup lagi
Sopian Hadi Irawan
kembalikan kamaya
Sopian Hadi Irawan
Cinta nya hanya untuk Kanaya.
Sopian Hadi Irawan
andai kemaya hidup kembali
Sopian Hadi Irawan
kerenn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!