NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

...Keesokan paginya, Ratri sudah siap dengan seragam pilotnya yang gagah dan rapi. ...

...Kemeja putih bersih dengan petir dan pangkat kapten di pundaknya membuat penampilannya begitu anggun dan berwibawa....

..."Rizal, titip adikmu saat Mama bekerja ya," pesan Ratri sambil merapikan kembali kerah seragamnya di depan cermin besar....

...Rizal menganggukkan kepalanya mantap. "Siap, Ma! Tenang saja, adik kecil ini aman sama Rizal."...

...Sandra melangkah mendekat lalu memeluk tubuh Ratri erat-erat, menyandarkan kepalanya di dada sang ibu. ...

..."Hati-hati ya, Ma... Jangan lupa mendarat dengan selamat."...

..."Pasti, Sayang," bisik Ratri sambil mengecup puncak kepala putrinya....

...Devandra yang sudah tampil sangat rapi dalam balutan jas formal berkelas berjalan menghampiri mereka untuk mengajak Ratri berangkat ke maskapai. ...

...Namun sebelum melangkah keluar pintu, Devandra menoleh ke arah Sandra....

..."Sandra, Om sudah mendaftarkan kamu ke kampus baru, dan minggu depan kamu sudah bisa mulai kuliah lagi," ujar Devandra tenang namun memberikan kejutan luar biasa....

...Mata Sandra membelak gembira. "Benarkah, Om?"...

..."Iya. Semua dokumen transfer dan fasilitasmu sudah diurus. Kamu tinggal fokus belajar tanpa perlu mengkhawatirkan apa pun lagi," tambah Devandra....

..."Terima kasih banyak, Om Devan!" seru Sandra dengan wajah berbinar bahagia, tak menyangka masa depannya diselamatkan begitu cepat....

...Beberapa saat kemudian, mobil mewah Devandra membelah jalanan menuju kantor pusat maskapai. ...

...Ratri yang duduk di samping Devandra memandangi pemandangan jalanan dengan perasaan campur aduk, namun kehadiran Devandra di sisinya memberikan kedamaian yang tak ternilai....

..."Kamu siap untuk hari ini, Ratri?" tanya Devandra pelan, tahu betul ada bahaya dan niat busuk yang sedang menanti mereka di depan gerbang maskapai....

...Ratri mengangguk mantap, menyunggingkan senyum tipis. ...

..."Selama ada kamu dan anak-anak yang mendukungku, aku tidak takut pada apa pun lagi, Dev."...

...Devandra menggenggam tangan Ratri dengan erat, sementara di luar sana, wartawan dan keluarga Indra sudah bersiap memasang perangkap yang tanpa mereka sadari justru akan menjadi panggung kehancuran mereka sendiri....

...Sesampainya di maskapai, suasana area lobi utama langsung mendadak riuh. ...

...Begitu Ratri turun dari mobil mewah Devandra, puluhan wartawan yang sudah mengintai sejak pagi langsung merangsek maju dan mencecar berbagai pertanyaan tajam, kamera berkejip-kejip memburu wajahnya....

...Namun sebelum kilatan lampu kamera dan kerumunan itu menyentuh Ratri, Thomas bersama jajaran tim pengawal bertubuh tegap bergerak cepat. ...

...Thomas langsung melindungi Ratri dengan barikade rapat, memasang badan dan memblokir pergerakan para awak media agar tidak ada yang bisa menyentuh sang kapten pilot....

...Di tengah riuhnya suasana, mendadak terdengar suara tangisan histeris yang memecah kerumunan....

..."Mama!! Jangan buang kami, Ma!!"...

...Tasya dan Gabriel berlari mendekat sambil mengucurkan air mata dramatis. Mereka berusaha menerobos pengawalan Thomas, berlutut dan merengek di depan banyak kamera....

..."Mama, tolong rujuk kembali sama Papa! Jangan telantarkan kami demi pria lain, Ma! Kami ini anak-anak Mama!" ratap Gabriel dengan suara bergetar yang dibuat-buat, persis seperti rencana Imelda....

...Wartawan makin gencar mengambil gambar, merekam adegan sedih yang tampaknya sengaja dirancang untuk merusak reputasi Ratri di tempat kerjanya. ...

...Dari sudut tempat parkir, Indra dan Imelda memamerkan senyum puas yang tersembunyi....

...Di tengah situasi tegang itu, Devandra melangkah keluar dari mobil dengan tenang. ...

...Kemeja mewahnya tampak begitu berkelas, dan aura kepemimpinannya seketika mengintimidasi seluruh orang di tempat itu. ...

...Suasana mendadak hening begitu pria itu berdiri tegak di samping Ratri....

...Devandra membenarkan posisi jam tangannya, lalu menatap Indra, Imelda, serta kedua anak itu dengan tatapan yang sangat dingin. ...

...Sebuah senyum sinis terukir tajam di bibirnya....

..."Kalian yakin kalau Tasya dan Gabriel itu anak kandung Ratri?" tanya Devandra dengan suara bariton yang bergema jelas di depan puluhan kamera dan mikrofon wartawan....

...Kalimat singkat namun mematikan itu seketika menghantam jantung mereka....

...Indra dan Imelda yang berdiri di barisan belakang langsung saling pandang dengan raut wajah yang berubah pucat pasi. ...

...Kepanikan luar biasa mendadak menjalar di dalam dada mereka....

..."Kamu lelaki bayaran Ratri, diam saja!" bentak Indra mencoba mengalihkan perhatian, suaranya bergetar menutupi rasa panik yang makin membumbung tinggi....

..."Aku bukan lelaki bayaran," jawab Devandra dingin dan tenang, tanpa sedikit pun terpancing emosi. ...

...Pandangan matanya memancar intimider hingga membuat Indra menelan ludah....

...Tasya yang panik rahasia mereka terancam, langsung berteriak lebih histeris di depan kamera wartawan. ...

..."Mama tega sekali! Mama lebih memilih lelaki kaya seperti Om Devandra dan membuang Papa yang sudah mendampingi Mama dari nol! Mama tegar menelantarkan anak-anak kandung Mama sendiri demi kemewahan ini!"...

..."Jangan mengalihkan pembicaraan," potong Devandra tegas, melangkah maju hingga aura dominannya membuat para wartawan tertekan dan refleks menundukkan mikrofon mereka....

..."Mama!"...

...Sebuah teriakan lantang memotong ketegangan. Sebuah mobil hitam lain yang mengiringi dari belakang berhenti tepat di samping pintu masuk. ...

...Rizal dan Sandra keluar melangkah cepat, langsung memeluk erat tubuh Ratri di hadapan semua orang. ...

...Ternyata mereka berdua ikut membuntut dalam mobil pengawalan yang lain demi memastikan keselamatan sang mama....

..."Mama tidak apa-apa?" tanya Sandra cemas sambil mengeratkan pelukannya, matanya menatap tajam ke arah Tasya dan Gabriel....

..."Rizal... Sandra..." Ratri mengusap kepala kedua anak kandungnya dengan lembut, merasa sangat dikuatkan oleh kehadiran mereka....

...Sontak seluruh kamera wartawan kini tertuju pada Rizal dan Sandra. ...

...Wajah shock Indra, Imelda, Tasya, dan Gabriel makin tak terkontrol saat melihat dua remaja yang seharusnya sudah terbuang itu kini berdiri tegap dalam lindungan Devandra....

..."Mama, dia siapa?!" tanya Gabriel dengan nada tinggi, menunjuk Rizal dan Sandra dengan jarinya yang gemetaran....

...Ratri merangkul bahu kedua anak kembarnya semakin erat, menatap Gabriel dan Tasya dengan pandangan lurus tanpa keraguan sedikit pun....

..."Mereka berdua adalah anak-anak kandungku yang sebenarnya," tegas Ratri, suaranya bergema jernih di tengah kerumunan. ...

..."Dan kalian berdua, adalah anak kandung Imelda."...

...Gabriel dan Tasya mendadak membeku. Muka mereka pucat pasi seolah disambar petir di siang bolong. ...

...Mereka menggelengkan kepala keras-keras, menolak mentah-mentah kenyataan yang baru saja menghantam telinga mereka....

..."Nggak mungkin! Mama bohong! Tasya anak Mama! Nggak mungkin Tasya anak Tante Imelda!!" jerit Tasya histeris, air matanya kali ini benar-benar menetes karena ketakutan yang nyata....

...Wartawan makin gencar mengarahkan kamera dan memburu wajah Indra serta Imelda yang kini berdiri mematung bagai mayat hidup....

...Ratri menghela napas panjang, mengusap lembut punggung Rizal dan Sandra yang berdiri protektif di sisinya, lalu menatap Indra dengan tatapan dingin penuh ketegasan....

..."Indra... sudah saatnya kamu berterus terang kepada mereka," ucap Ratri tenang namun menekan....

..."Jelaskan pada Tasya dan Gabriel, rahasia membusuk apa yang sudah kamu dan Imelda sembunyikan selama belasan tahun ini di belakangku."...

1
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
Muft Smoker
nah kan ,, harus ny mempermalukan Ratri ,, malah kalian yg malu sendiri karena kebusukan kalian terbongkar
Muft Smoker
udh cukup kalian ( indra , Imelda , Tasya dan Gabriel ) senang2 ny ,,
tinggal tunggu karmaa yg menghampiri kalian ,,
Muft Smoker
indra , Imelda , Tasya dan Gabriel emnk cocok jdi 1 keluarga ,,
sama2 gx punya maluu ,, sama2 gx tau diri ,, dan sama2 haus harta yg bukan milik ny ,, 😏😏😏😏
Muft Smoker
aduuuh aduuuuh ,, cari kerja atuh broo ,,
jgn hidup ngandelin keringat orang lain ,, apa lagi istri yg sbntar lgi jd mantan ,, gx maluu tuuh ma b*lalai ,,
😒😒😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
formasi Ratri udh lengkap ,, tinggal nunggu pengganti sang kepala keluarga ,,
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
akhirnya Ratri bisa ketemu dg kedua ank kembar nya ,,
tp tdk memungkinkan badai yg sebenarnya baru aj di mulai ,,
Muft Smoker
dmn2 org sirik akan melakukan apa pun untuk menjatuh kan rival ny ,, meski dg cara kotor sekali pun
Muft Smoker
kdg keserakahan bisa membuta kn segalanya ,,
😒😒😒
Muft Smoker
Akhirnya mereka ketemu juga ,, tinggal menemukan si kembar laki2 niih ,,
semoga cepat bisa di temukan ,
Muft Smoker
semoga Ratri mereka bisa segera bertemuu ,, dan Ratri juga bisa ketemu ma si kembar cowo ,, duuuuh
gregeet bangeet
Muft Smoker
org punya harta dan kuasa bisa dg mudah menemukan hal2 yg begitu mustahil buat org awam ,,
Muft Smoker
semangat ratriii ,, km hrus lebih kuat buat menemukan ank2 kandung mu ,, dan memberi pelajaran kpda mereka yg udh jahat kpda mu
Muft Smoker
si indra bnr2 bi*d*p ,, ank sndrii di tuker ank selingkuhan ,, pantes si Tasya ma Gabriel kurang ajar ma Ratri wong bukan ibu ny ,, udh bnr sih mereka di usir ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
udh salah Masih aj gx sadar diri ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
aduuh laki2 mokondo model km ndraa byk di pasar loak ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
tanpa istri Dan ibu kalian bisa apa ,,
udh numpang hidup tp gx tau diri ,,
jgn2 si indra juga gx kerja ,, hidup Dr uang istriny Selama ni ,,
dasar tak tau malu ,,
skraaang masa aktif ATM berjalan kalian sudah habis ,,
waktuny kerja keras sendri buat gaya hidup kalian ,,, 😒😒😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!