NovelToon NovelToon
Jalur Baru

Jalur Baru

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:643
Nilai: 5
Nama Author: David Purnama

Karena jalan yang lama sudah tidak bisa digunakan. Maka dibuatlah jalan yang baru. Sebuah jalur baru untuk para pemudik yang selalu rindu ingin pulang ke kampung halaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Pagi

Penginapan

Semuanya sudah merasa lega.

Sama seperti pagi hari yang berpelangi ini.

Para penghuni penginapan masih memiliki rasa lelah bekas pertarungan semalam.

Mereka menang telak. Tidak ada jiwa yang menjadi korban.

Davis, Liontin, Marco, Barokah, Mbah Buyut Boyo dan seorang petugas penginapan yang berjaga malam selamat dalam keadaan sehat walafiat.

Hanya Bono yang mengalami secuil tragedi.

Jari kelingking tangan kiri Bono putus separuh akibat gigitan anjing hitam.

Efek air liur anjing jelmaan setan yang beracun bisa segera dinetralisir dengan ramuan obat dan jampi-jampi yang dibuat khusus oleh Boyo.

Kondisi Bono sedikit demam dan lebih lemas dari pada yang lain.

Mereka tengah menikmati suguhan mie instan berkuah yang dimasak banyak oleh Marco dan seorang petugas penginapan.

"Bagaimana dengan ibu dan adikku Mbah?",

"Kamu akan bertemu dengan mereka nanti dalam perjalanan pulang melewati jalur baru",

"Terimakasih Mbah",

Liontin bersyukur mendengar jawaban dari Mbah Buyut Boyo.

Meski perempuan itu tahu kalau apa yang akan dijumpainya nanti tidak sepenuhnya sesuai harapan.

Tidak terasa Liontin meneteskan air mata yang meresap masuk ke dalam mangkok mie rebus.

Menambahkan rasa asin dan gurih pada setiap seruputan dan kunyahannya.

"Tok!",

"Tok!",

Suara ketukan pintu itu begitu keras.

Membuat semua orang yang sedang berada di dalam ruangan yang sama menoleh.

Barokah membukakan pintu.

"Selamat pagi mas",

"Aku mau cari Liontin",

"Namaku Alan",

Bagaimana Alan bisa sampai di rumah penginapan ini?

Alan kehilangan kesadaran begitu saja ketika menoleh ke belakang.

Melihat sosok mayat terbungkus kain kafan lecek yang menyeramkan lagi bisa ngomong.

Alan terbangun di pinggir jalan raya dan sudah keluar dari jalur baru.

Alan dibangunkan oleh seorang pedagang sayur bermotor yang berangkat pagi-pagi.

Dari orang yang menolongnya itu Alan bisa sampai ke tempat penginapan ini.

Alan menceritakan apa yang dialaminya di jalan jalur baru malam hari yang lalu.

Pos jaga yang ternyata adalah kuburan kuno, nenek penjual bunga dan tenda sego wingit lengkap dengan pocongnya.

Mbah Buyut Boyo memberikan penjelasan kepada semuanya yang ada di sana.

"Apa yang kamu alami itu karena kamu berada di tempat yang dekat dengan alam gaib",

"Dengan kata lain banyak makhluk halus yang berada di sekeliling kamu",

"Penampakan-penampakan itu adalah ulah jahil mereka",

"Mereka bisa melakukan manipulasi untuk menciutkan nyali manusia yang sudah terlanjur takut",

"Suara, tempat dan wujud yang aneh-aneh",

"Jin yang lebih kuat memiliki kemampuan yang lebih besar pula",

"Mereka bisa melakukan kontak dengan manusia",

"Seperti menggerakkan benda dan juga membuat kesurupan",

Kebersamaan dengan Mbah Buyut Boyo berakhir ketika tetua dari sebuah kampung yang dekat dengan hutan itu pamit pulang terlebih dahulu.

"Sampai jumpa lagi",

Kalimat yang menyiratkan bahwa diantara mereka masih akan ada yang bertemu dengan Boyo lagi.

Boyo pulang bersama Barokah yang pendiam.

Alan setia mendampingi Liontin meski ribuan kalimat yang dikeluarkan oleh mulutnya tidak semuanya berbalas.

Kalau tidak ya, ya tidak.

Liontin tidak suka pacarnya itu menyusul. Berlebihan.

Tidak lama setelah Boyo pamit. Liontin dan teman-teman barunya juga mengucapkan selamat tinggal dan terima kasih kepada Marco dan rumah penginapan tempat beberapa hari ini mereka bermalam.

Liontin sudah tidak sabar mau kembali bertemu dengan ibu dan sang adik.

Kapan terakhir kali mereka bertemu secara langsung selain lewat telpon dan video panggilan?

Sudah berjarak sangat lama berbulan-bulan yang lalu.

Liontin duduk di depan bersama Davis.

Davis ikut pulang menggantikan Bono yang masih kurang sehat karena setengah jari kelingkingnya dimakan anjing dan badannya masih sedikit panas.

Alan mengawal mereka dari belakang meski masih mengantuk.

Marco melepas dengan senyum kepulangan para tamu yang meninggalkan kesan baik dan keakraban yang hangat lagi seru.

Semoga Liontin menemukan apa yang diharapkan.

Begitu doa Marco dan para petugas penginapan.

⬅️

LEWAT JALUR BARU

Tidak lama setelah memasuki jalan jalur baru untuk pulang.

Di pinggir jalan mereka menemukan sebuah mobil yang mesinnya sudah mati.

Sebuah mobil yang sangat Liontin kenal.

"Itu mobil ibuku",

Mereka berhenti lalu turun.

Tangis yang sudah dipendam pecah keras-keras.

Mengucur dengan teriakan dan deras.

Setelah sekian lama seorang anak perempuan yang jarang pulang ke rumah kembali bertemu dengan ibu dan adiknya yang jarang ia ajak bicara.

Namun perjumpaan untuk yang terakhir kali ini tidak bisa saling membalas sapa.

Ibu dan adik Liontin kedua matanya sudah tertutup dan tidak akan bisa dibuka lagi.

Mereka juga sudah tidak bisa mengeluarkan suara lagi untuk menyahut kata-kata Liontin yang sudah tidak bisa lagi mereka dengar.

Ibu dan adik Liontin ditemukan dalam keadaan meninggal.

"Bagaimana ini?",

"Panggil ambulan",

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!