mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
the return of Mr Darren
...Setelah Darren membebaskan tawanan yang lain dirinya melanjutkan untuk mencari adiknya yang berada di ruangan samping, “sam kamu bawa mereka pergi dari sini” perintah Darren kepada Samuel....
...“Kakak berniat menolong malah kamu pergi menyelamatkan temanmu” gumamnya gelisah....
...“Ken” panggil jenny yang menemukan Kenny masih lemas di sudut ruangan....
...“Jenny, bagaimana kamu bisa lepas?”....
...“Ada Kakaku yang menolongku, aku lepas tali yang mengikat tanganmu”....
...“Aku lemas Jen”....
...“Ada aku disini”....
...Tak lama Antony datang dengan memakai jubah hitam dan cadar hitam, “kalian mau pergi” ucap Antony tertawa....
...Kenny dan jenny terkejut melihat Antony yang sudah berada di hadapan mereka, “biarkan kami pergi” ucap jenny memohon....
...“Lepaskan dia biar aku yang menggantikannya” ucap Kenny dengan nada tertatih....
...“So sweet ya kalian saling menjaga tapi sayang kalian akan sama sama masuk neraka” ucapnya tertawa puas....
...“Lepaskan mereka” teriak Darren dari belakang sambil menodongkan pistolnya ke arah Antony....
...Mata Antony melirik sedikit ke arah Darren, “berani melawanku” ucapnya dalam hati sambil tersenyum sinis....
...“Gak segampang itu melepaskan mereka, aku butuh imbalan dari mu” ucap Antony membalikkan badan menghadap ke arah Darren....
...“Gedung ini sudah dikepung, anak buahmu sudah gak ada, kamu terpojok dan gak bisa berbuat apa-apa jadi menyerahkan” ucap Darren yang masih menodongkan pistolnya....
...“Aku tetap akan jadi nomor satu” ucap Antony memutar kepalanya yang langsung menembakkan pelurunya kearah jenny dan Kenny dengan cepat, dalam waktu bersamaan Darren meluncurkan pelurunya ke arah bawah pundak Antony sedangkan peluru Antony mengenai dada Kenny yang sebenarnya dirinya melindungi jenny....
...Samuel dan timnya datang yang dengan sigap menangkap Antony dan memasukkannya kedalam mobil untuk dibawa ke kantor polisi, sedangkan jenny menangisi Kenny yang bersimbah darah di dadanya “kamu bertahan ya ken” ucapnya....
...“Aku sudah telpon ambulance” ucap Darren memangku Kenny....
...“Gak perlu karena aku sudah tidak kuat” ucap Kenny menahan sakit....
...“Jangan bicara gitu” ucap jenny....
...“Jen mungkin kakakku sebentar lagi datang sampaikan ke dia kalau aku sangat sayang sama nya, tolong juga kasih ini ke dia” ucap Kenny sambil mengeluarkan kalung serigala lagi yang berada di saku celananya, dengan kata terakhirnya Kenny meninggal dunia dengan menggenggam kalung serigala pemberian kakaknya. Darren mengambil kalung Kenny lalu menyimpan nya di saku jaketnya....
...“Kenny” teriak jenny menangis tersedu-sedu....
...Patrick yang mendengar teriakan serta tangisan jenny berlari ke arah ruangan, “kalian apakan adikku?” Teriak Patrick yang tercengang melihat Kenny adiknya yang sudah terbujur kaku di lantai....
...Patrick melangkah lalu mencengkram baju Darren, dipukul serta di tonjoknya Darren sampai babak belur “lepaskan kakaku” teriak jenny melerai....
...“Ini kakakmu, kalian yang sudah membuat adikku merenggang nyawa” ucapnya sambil melempar badan jenny ke dinding dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya masih memegang kerah Darren....
...“Jen” teriak Darren dengan sekuat tenaganya memelintir tangan Patrick hingga Patrick terjatuh....
...Darren menolong jenny untuk bangkit berdiri, “kamu itu salah paham” ucap Darren memapah jenny....
...“Haalahhh kalian pantas mati” teriak Patrick menembakkan satu peluru tepat di posisi Darren namun dengan sigapnya jenny menghalangi itu hingga akhirnya jenny yang meninggal di tangan Patrick....
...Darren yang marah langsung melemparkan pisau kecil di simpannya di belakang saku celana hingga mengenai paha Patrick, “ahhhh” Patrick tersungkur merintih kesakitan....
...Tak banyak bicara Darren menggendong adiknya yang sudah meninggal untuk di bawa pulang, “sam adikku meninggal” ucap Darren kepada Samuel lewat earphone yang masih menempel di telinga nya sambil menangis terisak-isak....
...Patrick yang setengah kesakitan menelpon anak buahnya untuk menjemput nya ke gudang tua....
...“Akan aku balas kan kematian mu Ken” ucap Patrick menangis meratapi Kenny....
...Dimobil samuel yang duduk di kursi depan menerima pesan suara dari Darren lewat earphone nya, “komandan kita telah kehilangan adiknya” ucap Samuel lemas....
...“Lebih baik kita balik untuk bantu komandan” ucap anak buah Darren yang menyetir mobil....
...“Aku sudah suruh tim yang lain untuk menjemput nya, dia suruh kita untuk fokus ke dia agar dia gak lolos” ucap Samuel melirik Antony yang berada di kursi belakang dengan dikapit anak buah Darren sebelah kanan dan kiri....
...“Mereka memang pantas mati” ucap Antony dalam hati sambil tersenyum sinis....
...“Dia gak bakalan bisa bertahan karena luka di bawah pundaknya cukup parah” celetuk anak buah Darren yang berada di samping Antony....
...Antony yang tak suka dengan suara anak buah Darren langsung menatapnya tajam, tanpa basa basi Antony meluncurkan satu serangan tangan kepada anak buah Darren lalu membuka pintu mobil, memeluk anak buah Darren lalu melemparkannya bersama dirinya keluar mobil hingga terguling ke dalam jurang....
...“Berhenti” ucap Samuel yang terkejut melihat aksi Antony....