NovelToon NovelToon
EDITOR GANTENG DARI ALAM BAKA

EDITOR GANTENG DARI ALAM BAKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Enemy to Lovers / Cinta Beda Dunia
Popularitas:145
Nilai: 5
Nama Author: Na-Hyun

Dori terpaksa hidup bersama arwah sastrawan bernama Matcha yang terperangkap di dalam laptop bekas miliknya.

Awalnya mereka sering berselisih paham karena gaya penulisan Dori dianggap buruk, namun ikatan batin perlahan terbentuk hingga Matcha bisa muncul dalam wujud fisik. Kehidupan mereka yang manis berubah mencekam saat muncul saingan dan organisasi gelap yang mengincar kekuatan mereka.

Rahasia besar akhirnya terkuak saat ingatan Matcha kembali. Ia menuduh Dori sebagai orang yang membunuhnya di kehidupan lampau.

Akankah cinta mereka mampu bertahan menghadapi kenyataan pahit itu, atau mereka harus berpisah selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Kuliner

"CEPETAN! PERUTKU MAU MELEDAK! RASANYA KAYAK DIGIGIT SERIGALA!"

Matcha meringkuk di udara, memegangi perutnya dengan wajah pucat. Matanya melotot menatap Dori penuh desakan.

Dori yang baru saja memakai sepatu, langsung melongo tak percaya.

"Ya Ampun lebay banget sih! Cuma laper doang kok gayanya kayak mau mati!"

"Ini bukan laper biasa! Ini efek kontrak! Tubuhku menuntut energi besar SEKARANG!" sergah Matcha tajam, suaranya terdengar lemah tapi tetap galak.

Dori menghela napas panjang, lalu menyambar dompet dan kunci. "Oke oke! Kita pergi sekarang! Kamu tenang di dalam sana ya, jangan bikin onar dulu!"

Ia buru-buru menutup laptop, membiarkan sosok itu kembali 'istirahat' di dalam mesin, dan membawa laptop itu berkeliling dengannya.

Aneh juga, baru sah kontrak beberapa menit, permintaannya sudah selancar ini, batin Dori geleng-geleng kepala sambil berjalan cepat keluar kos.

...***...

Malam mulai turun. Lampu-lampu jalan menyala terang, suasana kota yang hidup dan berisik.

Dori berjalan menuju area food court yang ramai di dekat kampus. Bau berbagai makanan menggoda langsung menyeruak.

"Pilihannya banyak nih. Enaknya beli apa ya buat si hantu pelahap ini?" gumam Dori sambil mengamati gerobak-gerobak makanan.

Tiba-tiba, sebuah suara berat dan familier terdengar langsung di telinganya, berasal dari dalam kepala.

"BELI YANG BANYAK! JANGAN PELIT! AKU MAU SEMUA!"

Dori tersentak, hampir menjatuhkan HP. "Hah?! Kamu bisa ngomong dari dalem laptop?!"

"TENTU SAJA! KAN SUDAH ADA IKATAN JIWA! PIKIRAN KITA TERHUBUNG! JADI JANGAN BERANI-BERANI CURANG BELI YANG MURAHAN!"

Dori terkekeh. "Wah, fitur baru nih. Radio langsung dari hantu."

"ITU! ITU GEROBAK BAKSO! BAUNYA WANGI SEKALI! BELI ITU! BESAR PORSINYA!"

"Oke oke, sabar naga lapar!"

Dori mendatangi penjual bakso. Ia memesan satu porsi besar, lengkap dengan mie dan tahu.

Saat makanan datang, mengepulkan asap panas, Dori tidak langsung makan. Ia membawa mangkuk itu ke meja kosong, lalu membuka laptopnya sedikit.

"Nah, datanglah wahai tuan. Makanan siap disantap ... eh maksudnya siap dihisap energinya."

Wush!

Matcha muncul dengan cepat. Matanya langsung terpaku pada mangkuk berisi kuah kaldu itu.

"Ini ... apa benda cair panas ini?" tanyanya penasaran.

"Kuah bakso! Kaya rasa! Kaya energi!"

Matcha mendekatkan wajahnya, lalu menarik napas panjang dalam-dalam tepat di atas mangkuk.

Hap!

Ajaib!

Asap putih dan uap panas itu langsung tersedot habis masuk ke hidungnya dalam satu tarikan!

Mangkuk itu dalam sekejap jadi dingin dan kering, isinya utuh tapi energinya lenyap.

"WAH! ENAK SEKALI!" Matcha berteriak kegirangan, matanya berbinar-binar. Tubuhnya yang tadinya pucat kini kembali bersinar cerah.

"Kenyang? Enak?" tanya Dori sambil tersenyum melihat reaksi itu.

"Belum! Masih kurang! Itu! Martabak! Yang cokelat keju! CEPAT BELI!" Matcha menunjuk tak sabar.

Dan begitulah malam itu berlanjut. Dori menjadi juru beli, dan Matcha menjadi penyedot energi. Satu per satu makanan habis 'dimakan' oleh si hantu. Mulai dari gorengan, pempek, sampai es campur.

Wajah Matcha makin bersinar, energinya terlihat penuh dan stabil. Tapi dompet Dori ... makin menipis drastis.

"Ya ampun ... kamu ini perut naga apa gimana sih? Sudah habis 5 porsi masih minta lagi?" keluh Dori sambil menghitung sisa uang.

"Energi itu mahal! Dan rasa-rasa ini sungguh menakjubkan! Jauh lebih enak daripada makanan istana yang hambar!" jawab Matcha santai, tampak sangat puas.

Tiba-tiba, saat ia sedang menikmati 'rasa' dari sepotong kue cubit, wajahnya berubah kaget.

"Wah! Apa ini? Ada rasa manis ... ada rasa asam ... dan ada sensasi berbuih?!"

"Itu soda gembira! Minuman bersoda!"

"HEBAT! DUNIA INI HEBAT!" Matcha tampak seperti anak kecil yang baru dapat mainan baru.

Tapi tiba-tiba...

Matcha menahan tawanya. Ia menatap tajam ke arah jalan raya di seberang sana. Senyumnya hilang seketika. Wajahnya kembali dingin dan waspada.

"Ada apa, Cha? Kenapa tiba-tiba serius?" tanya Dori bingung.

"Diam ... ada yang aneh," bisik Matcha lewat pikiran. "Aku mencium ... bau energi yang sama sepertiku. Tapi gelap. Dan dingin."

Dori menoleh ke arah yang ditunjuk Matcha. Di sana, di bawah lampu jalan yang remang, berdiri seorang pria berbaju hitam.

Pria itu menatap lurus ke arah Dori dan laptopnya, lalu tersenyum miring sangat menyeramkan.

Ceklek!

Pria itu mengangkat tangannya, dan seketika layar HP Dori dan laptop berkedip merah bersamaan.

[DETEKSI: ENTITAS LAIN TERDETEKSI. MUSUH POTENSIAL.]

Matcha langsung berdiri tegak penuh wibawa, matanya menyala hijau terang.

"Siapa dia?! Berani-beraninya dia mengintai wilayahku?!"

Dori terpaku, jantungnya berdegup kencang. "Siapa dia?! Kenapa dia bisa melihat kita?!"

Dori menahan napas, tubuhnya terkaku patung. Ia buru-buru memeluk laptop erat-erat ke dada, melindungi harta karun berharganya.

"Gawat! Apa dia penyihir? Pemburu hantu? Atau orang gila?!" batinnya panik setengah mati.

Di seberang jalan, pria berbaju hitam itu masih berdiri diam. Senyum miringnya tak pernah hilang, dan tatapannya terasa menembus sampai ke tulang.

Matcha yang tadi masih bersemangat, kini berubah total. Wajahnya dingin, matanya menyipit tajam.

"Jangan takut. Dia tidak bisa menyentuhmu selama aku ada di sini," ucapnya tegas, tapi suaranya rendah dan serius.

"Tapi dia lihat kamu kan?!"

"Manusia biasa tidak bisa melihat wujud energiku kecuali mereka punya ikatan juga ... atau..." Matcha menghentikan kalimatnya, lalu menyimpulkan dengan wajah masam. "Atau mereka juga membawa 'penghuni' di dalam barang elektronik mereka."

Dori melongo. "Jadi ... dia juga punya teman hantu kayak aku?!"

"Kemungkinan besar. Dan lihat auranya ... gelap dan tajam. Bukan tipe yang ramah."

Tiba-tiba, pria itu mulai berjalan menyeberang jalan perlahan. Langkahnya santai tapi membuat suasana jadi mendadak sunyi.

Orang-orang di sekitar seolah tidak memperdulikan keberadaannya, tapi Dori bisa merasakan tekanan yang aneh.

"Waduh! Dia datang ke sini! Gimana dong Cha?!" Dori mulai gelisah, kaki sudah siap lari.

"Diam! Jangan tunjukkan ketakutan! Di depanku, tidak ada yang boleh lebih wibawa!" seru Matcha mantap.

Ia berdiri tegak di samping Dori, menyingsingkan lengan jubahnya (meski tembus pandang).

"Lihat caranya. Aku akan ajari kau bagaimana menghadapi musuh dengan gaya dan berkelas."

Pria itu akhirnya berhenti tepat di depan meja mereka. Ia menundukkan wajah, menatap Dori lalu menatap lurus ke arah Matcha yang melayang.

"Wih ... jarang-jarang ada hantu kelas atas mau numpang di laptop murahan," ucap pria itu dengan suara serak dan santai.

Matcha mendengus keras. "Dan jarang-jarang ada hantu kelas bawah berani menampakkan diri di hadapanku."

Dori ternganga. "Wah! Mereka bisa ngobrol langsung?!" batinnya.

"Nama siapa? Gayamu kuno banget, kayak keluar dari film sejarah," tanya pria itu lagi sambil menyeringai.

"Aku Matcha. Penjaga kebijaksanaan dan sastra. Dan kau?"

"Aku Shadow. Pemilik smartphone canggih."

Shadow tertawa kecil, lalu menepuk-nepuk HP mahal yang ada di sakunya.

Tiba-tiba, dari dalam HP itu muncul asap hitam yang membentuk sosok lain. Tinggi, kurus, pakai baju modern serba hitam, dan wajahnya dingin sekali.

"Lihat! Partner ku lebih kece! Style-nya kekinian! Beda sama yang pake baju kostum drama kerajaan," ejek Shadow sombong.

Wajah Matcha langsung memerah padam menahan amarah. "KECE APAAN?! ITU NAMANYA TIDAK PUNYA SELERA! PAKAIAN KUNO ITU SIMBOL KEMULIAAN! BEDA LEVEL!"

"Yaelah, kuno itu kuno doang. Partnerku bisa bikin aku menang game terus, bisa hack apa aja. Emang partnermu bisa apa?" tantang Shadow tak kalah tinggi.

"Dia bisa bikin tulisan jadi indah! Bisa bikin ranking naik! Bisa..." Dori mencoba membela, tapi terputus.

"Bisa bikin angin! Bisa bikin lampu kedip! Itu aja kan?" potong Shadow sinis. "Partnerku jauh lebih canggih! Dia bisa bikin sinyal mati, bikin HP lain error, bahkan bisa hapus data!"

Sosok hitam di belakang Shadow mengangguk dingin, lalu dengan jari telunjuknya menunjuk laptop Dori.

Zrrrt!

Layar laptop Dori tiba-tiba bergetar dan muncul garis-garis putih gangguan!

"HEH! JANGAN GANGGU MILIKKU!" Matcha langsung marah besar.

Ia mengibaskan tangan, dan seketika HP Shadow yang ada di meja bergeser sendiri menjauh dengan keras!

"WOI! BERANI BERANTEM KITA?!"

"Silakan! Aku tidak takut pada hantu jalanan macam kalian!"

Suasana memanas. Dua hantu saling tatap memancarkan aura mematikan. Dua manusia di depannya juga ikutan saling tatap penuh persaingan.

"Aku tantang kamu! Duel skill! Siapa yang lebih berguna buat majikannya!" teriak Shadow.

"TERIMA! KALAU KALAH, KALIAN PERGI JAUH-JAUH DARI WILAYAH KITA!" teriak Matcha tak mau kalah.

Dori memegang kepalanya pusing. "Ya ampun ... baru nemu temen sejenis langsung mau perang sih!"

Tapi tiba-tiba, sistem di layar laptop muncul lagi.

[TANTANGAN DITERIMA! MINIGAME: KOMPETISI KREATIF!]

[ATURAN: BUAT CERITA PENDEK PALING SEDIH DALAM WAKTU 5 MENIT. YANG BIKIN NANGIS DIA YANG MENANG!]

Matcha dan si Hantu Hitam saling tatap tajam.

"Gampang! Cerita sedih itu keahlian utamaku!" gumam Matcha yakin.

"Haha, mimpi! Partnerku lebih paham rasa pahitnya dunia nyata!" balas Shadow sombong.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!