NovelToon NovelToon
My Boyfriend Is Daddy'S Friend

My Boyfriend Is Daddy'S Friend

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Duda / Cintapertama
Popularitas:699
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira Ramadhani

Mencintai ayah sahabat sendiri adalah bencana yang Sintia nikmati setiap harinya. Bersama Arga, ia menemukan kedewasaan yang tidak ia dapatkan dari laki-laki lain. Tapi, menyembunyikan status "kekasih" dari Ara, sahabat terbaiknya, adalah beban yang semakin berat.
Keadaan semakin rumit saat pihak ketiga muncul dengan niat busuk untuk merusak hubungan mereka. Satu rahasia terbongkar, maka semua akan binasa. Sanggupkah Arga melindungi Sintia saat badai mulai datang menghantam komitmen rahasia mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Arga datang ke gedung tua bersama Sagara dan juga Arman. Mereka bertiga sengaja janjian untuk gantian memberi pelajaran pada bocah ingusan yang sudah membuat Sintia trauma. Baik Arman maupun Sagara mengenal Sintia karena dulu mereka sempat bertemu beberapa kali pas Arga mengajak Sintia untuk jalan.

Disana—di kursi reot duduklah Jefry yang sedang menahan sakit akibat tidak makan selama berhari-hari. Wajahnya pucat belum lagi hidungnya yang masih berdarah. Mukanya bonyok. Kondisinya memprihatinkan. Tapi bagi Arga itu belum seberapa dengan trauma yang Sintia alami.

Arga mengeluarkan ponselnya, pria itu memutar sebuah video yang sukses membuat Jefry melotot. Cowok itu ingin menonjok Arga namun tidak bisa, karena tangannya terikat.

"Brengsek! Lo apain perusahaan bokap gue!"

Arga memasukkan tangannya ke saku, pria itu mencoba untuk tidak bermain kasar, tapi....

Cuih!

Arga meludahi Jefry tepat diwajahnya, membuat cowok itu mual-mual.

"Apa yang gue lakuin gak sebanding dengan perbuatan brengsek lo ke pacar gue!"

Nada suara Arga penuh penekanan. "Dan satu lagi yang harus lo tahu setelah ini lo akan lihat papa lo  diseret secara tidak terhormat sama polisi? See, gue pengen lo mati secara perlahan-lahan tanpa gue mengotori tangan."

Arga pergi dari sana, ia menatap Sagara dan Arman secara bergantian.

"Jangan biarin brengsek ini kabur! Iket yang kenceng kalo perlu pasung dia!"

****

Sintia menatap ke arah pintu, ini sudah jam 7 malam namun Arga belum juga kembali. Apa Arga tidak akan menemani ia lagi? Apa pria itu sibuk dengan pekerjaan? Itu yang Sintia pikirkan sejak tadi.

Ceklek.

Pintu kamar terbuka, menampilkan Arga dengan penampilannya yang tampak kusut, pria itu merebahkan diri di sofa.

"Kamu kenapa?"

Arga menoleh menatap Sintia, pria itu kemudian merubah posisi menjadi duduk. "Nggak."

"Nggak kamu itu mencurigakan buat aku."

Sintia sudah sangat hafal, ia selama menjalin hubungan dengan Arga paham betul pria itu jika ada masalah maka akan datang dengan muka kusut.

"Mending kamu tidur."

"Arga!"

"Kamu tidur! Atau aku paksa!"

Perkataan Arga sukses membuat gadis itu terkejut. Sintia menutupi muka dengan selimut tanpa celah sedikitpun.

****

Jam 2 dini hari Sintia kembali terbangun tapi tidak mengigau kali ini ia terbangun karena kebelet pipis. Arga sudah tidur nyenyak di sofa. Sintia membangunkan Arga dengan memanggilnya pelan-pelan namun tidak kunjung bangun. Gadis itu turun dari ranjang, dan berdiri tepat disamping Arga.

"Ga, bangun sebentar. Temenin aku ke toilet."

Arga hanya berdehem dan tidak membuka mata, pria itu malah menutupi wajah dengan jaket yang ia gunakan sebagai selimut. Sintia mendesah, nyawanya sudah diujung tanduk. Gadis itu meremas piyamanya untuk menahan agar tidak mengeluarkan pipis saat itu juga.

"Ga plis aku udah kebelet."

Muka Sintia merah padam, gadis itu masih berusaha untuk menahan. Sedang Arga ia menggeliat berusaha mengubah posisi. Tangan pria itu malah menggenggam tangan Sintia membuat gadis itu mematung sebentar. Ia tidak lagi gemetar seperti biasa, gadis itu malah merasa jantungnya berdegup kencang. Ditengah situasi itu secara tidak sengaja Arga malah menarik Sintia untuk tidur dipelukannya. Sintia yang sejak tadi meremas ujung kain piyamanya mendadak oleng dan benar ia jatuh ke pelukan Arga.

Arga beberapa kali menggumam tidak jelas selama tidur. Pertahanan Sintia roboh juga. Gadis itu mengeluarkan air yang sejak tadi ia tahan menyebabkan bajunya basah dan juga mengenai sedikit celana maupun baju Arga.

Mampus gue malah ngompol disini tolongin gueee

****

Arga terbangun karena merasa ada sesuatu yang basah mengenai celana dan juga bajunya, ia kaget setengah mati karena ada Sintia sedang tidur dipelukannya, pria itu mengerjap beberapa kali, menepuk pipi dikira ia masih bermimpi. Ini nyata, gadis itu malah semakin nyenyak tidur.

Melirik ke bawah Arga melihat celana yang ia pakai sudah basah. Baunya juga nggak enak. Tapi pas lihat celana piyama Sintia. Pria itu berdehem karena ia melihat dalaman Sintia tercetak jelas karena celana piyama yang ia pakai sudah sangat basah.

Laki-laki itu berdehem kemudian menyenggol bahu Sintia pelan.

"Sin, ini udah pagi kamu nggak bangun?"

Sintia menggeliat berusaha mencari posisi yang nyaman. Namun ketika mendengar suara Arga yang dekat banget dengan ia, gadis itu langsung tersadar dan membuka mata.

"Ga, ak aku—"

"Bersih-bersih dikamar mandi bau kamu mungkin bisa sampai diluar kamar."

"Mama tolongin Sintia!!" Batin gadis itu berteriak.

****

"Jadi sekarang kamu boleh pulang, Sintia. Karena saya rasa kamu sudah lebih baik. Tadi kata Pak Arga juga kamu tidur meluk dia?"

Sintia mengangguk malu, rona merah dipipi gadis itu muncul. Dokter Mutiara yang melihat tersenyum. Pasiennya sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

"Kalo ada apa-apa bisa hubungi saya Sintia. Dan setiap bulan kamu wajib kontrol ketemu dengan saya dan ceritain apa saja yang kamu rasakan. Mau itu rasa senang atau rasa trauma yang mungkin akan muncul lagi. Semoga ada kabar baik dari kamu terus, ya. Semangat!"

Dokter Mutiara berlalu meninggalkan Sintia yang masih malu dengan apa yang terjadi padanya semalam.

1
Ekasari0702
kenapa lama sekali up nya
Nadhira Ramadhani: nanti malam insyaallah up kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!