NovelToon NovelToon
Ajudanku, Si Dingin Pembuat Panas

Ajudanku, Si Dingin Pembuat Panas

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fafacho

"Salahmu sendiri terus menggodaku, jangan salahkan aku kalau sampai hilang kendali dan melepas paksa pakaian mu"


~~Ares Reindart Darmaji~~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fafacho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24.

Saat ciuman mereka mulai panas, Flo mendorong Ares sehingga ciuman mereka terlepas. Flo mengusap bekas ciuman itu sedangkan Ares menatap Flo masih dengan mata yang penuh gelora.

Melihat itu Flo tersenyum,

“Nafsu juga denganku, kenapa? Nggak pengen udahan ya. Kok kelihatan kesel banget sih sayang” ucap Flo mendekat mengusap lembut wajah Ares. Ares langsung menepisnya, dengan wajah dinginnya itu ia langsung pergi begitu saja. Ia berjalan masuk kedalam kamarnya sedangkan Flo tersenyum miring melihat itu.

“Kau sudah masuk perangkapku Ares,.” Gumam Flo, dial alu berjalan menuju tangga.

Didalam kamarnya Ares bersandar pada pintu, memegang dadanya yang berdebar tak karuan.

“Apa yang kau lakukan res, kenapa kau malah terbuai dengan ciuman tadi” Ares lalu memukul-mukulkan tangannya ke pintu. Ia kesal dengan dirinya sendiri, bisa-bisanya ia melakukan hal tadi.

“nggak mungkin kalau aku jatuh cinta dengannya” ucap Ares menyangkal semua kemungkinan itu. Dia menelan ludahnya saat mengingat ciuamannya dengan Flo tadi. Hingga ketukan di pintu menyadarkannya.

“res, Ares keluar sebentar papa kamu mau bicara sama kamu” terdengar suara yang memanggilnya dari luar membuat Ares mengontrol dirinya sebelum keluar, ia menarik nafas Panjang. Setelah itu ia keluar dan melihat mamanya lah yang berdiri di depannya.

“Ada apa ma?” tanya Ares,

“Itu papa kamu mau ngobrol sebentar sama kamu” ucap Mamanya, sedikit ragu.

“mau ngobrol apa?” tanya Ares penasaran, karena tak biasanya papanya mengajak mengobrol atau diskusi.

“mama juga nggak tahu mau ngobrol apa, sana kamu samperin papa kamu di taman belakang”

“Iya, nanti aku kesana” ucap Ares dan akan masuk lagi ke kekamarnya untuk mengambil ponselnya.

“res sebentar,” Mama Ares menahan pintu kamar putranya itu. Ares yang tadinya akan masuk kembali melihat kearah sang mama.

“Apa lagi ma?” Ares menatap mamanya penuh tanya. Karena mamanya seperti berbelit-belit.

“Dua hari lagi acara kakak kamu, mama harap kamu mengajak Flo kesana” ucap mamanya ragu.

Ares melebarkan matanya,

“kenapa aku harus ngajak diam, nggak. Aku nggak akan ngajak dia kesana” ucap Ares menolak keras.

“Res, biar semua orang tahu kamu punya pacar dan agar semua tahu kamu sudah melupakan Farah”

“Nggak usah di ungkit lagi ma, aku sudah melupakannya Seperti yang mama bilang, dia masih anak kecil”

“Itu kamu tahu ya sudah, buruan temuin papa kamu” ucap Mama Ares, dia langsung pergi lebih dulu. Sedangkan Ares berjalan ke kamar mengambil Hp nya,

“Ngapain juga aku harus ngajak Perempuan gila itu, tapi…” ucap Ares terdiam, saat akan mengambil Hpnya.”tapi kalau aku nggak ngajak dia, dia pasti sendirian di rumah ini” ucapnya lirih, entah mengapa ia merasa kasihan saja kalau harus meninggalkan Flo di rumahnya.

“Ares, Ares, kenapa kau jadi peduli dengannya” Ares menggelengkan kepalanya, ia yang sudah mengambil ponselnya langsung berjalan keluar menemui papanya yang katanya sudah menunggu di taman belakang.

………………….

“Ada apa pa?” tanya Ares pada papanya yang Tengah menyeruput kopi sambil memegang koran.

“Duduk res,” wajah papanya berubah serius, menaruh koran yang di baca di meja depannya.

Ares duduk di kursi sebelah papanya, pandangannya kedepan ketaman belakang rumahnya itu. Lalu ia melihat papanya yang duduk di sebelahnya menaruh cangkir kopi perlahan.

“Flo itu pacar baru kamu?” tanya Hanung sambil melihat sekilas putranya.

“Bukan pa, dia..dia Perempuan yang aku kawal” jawab Ares sedikit terbata.

“dia Florencia Dinata kan? Anak Victor Dinata?”

Ares langsung menatap wajah papanya

“Papa tahu?”

“bagaimana papa tidak tahu dia sering masuk koran dan berita nasional karena tingkahnya, kenapa kau cari kekasih tidak ada yang benar res” tukas Hanung.

Ares mengepalkan tangannya, ia tersinggung dengan ucapan papanya.

“Dia bukan pacarku Pa, dan papa nggak usah khawatir akan terseret” tegas Ares.

“Kalau bukan pacar kenapa kau ajak kesini? Dan kemarin kenapa dia keluar dari kamarmu. Kau masih bilang bukan pacar?”

“memang kenyataannya aku dan dia nggak ada hubungan apa-apa pa selain aku sebagai ajudannya”

“Kalaupun kau ada hubungan dengannya, papa tidak masalah meskipun dia orang yang problematic”

Ares terkejut mendengar ucapan papanya,”Jangan bilang karena dia anak dari pengusaha papa setuju kalau aku dengannya, kenapa dengan Farah kemarin papa atau mama kompak melarangku bahkan secara langsung bilang pada Farah” Ares sedikit emosi, ia tak habis pikir dengan sikap papanya yang malah setuju dia dengan Flo.

“Bukannya papa nggak setuju kamu dengan Farah, tapi perbedaan umur kalian jauh res. Dia masih baru lulus sekolah dan kau..sudahlah papa tidak mau membahas hal gila mu dulu” Hanung sampai tak bisa berkata-kata dengan anaknya yang menurutnya sudah gila karena pernah jatuh cinta dengan gadis usia delapan belas tahun.

“karena dulu aku..aku pikir dia sudah dewasa pa”

“Ya itu kebodohanmu, masa tidak tahu kalau dia masih sekolah”

Ares hanya diam saja,

“Kalau kau memang dengan Flo sebisa mungkin jaga dia agar tidak membuat skandal, “

“Sudah aku bilang, aku dan Flo tidak ada hubungan apa-apa pa, kenapa papa malah setuju dengan Perempuan urakan seperti dia. Asal papa tahu perbedaan umurku dan dia juga jauh pa, dia baru dua puluh tiga sedangkan aku sudah tiga puluh”jelas Ares.

“nggak sejauh kamu dengan Farah, setidaknya Flo walaupun lebih muda darimu tapi dia lebih pintar darimu soal bisnis”

Ares melebarkan matanya, dia tak percaya dengan ucapan papanya yang malah seperti menjelekkan dirinya.

“Terserah kau lah pa, kalau kau memang lebih cocok dengannya. Selamat mendapat menantu problematic” kesal Ares lalu berdiri dari duduknya.

“Menantu? Memang kau segera menikahinya? Katanya ngak ada hubungan?” ucap Hanung menatap putranya yang sudah berdiri dan kini menatap kearahnya.

“Sudahlah pa, aku pergi dulu” ucap Ares langsung pergi, dia pusing sendiri dengan ucapannya. Pikirannya mulai gila saat ini gara-gara Flo.

……………..

Ares berjalan kedalam rumah tapi saat melewati kamar tamu yang di tempati Flo terbuka membuat langkahnya berhenti. Dia merasa tertarik untuk melihat kedalam kamar itu, ia dengan hati-hati melihat kedalam kamar, tapi kamarnya kosong tidak ada orang.

“Dimana dia? Apa dia jadi pergi menemui pria tadi?” pikir Ares, “kalau memang benar,..aishh” tangan Ares mengepal, lalu ia keluar dari kamar itu dan saat keluar ia berpapasan dengan mamanya.

“Loh res, ngapain kamu di kamar Flo?” tanya Maya melihat curiga pada putranya.

“Flo kemana ma? Dia keluar?”

“kenapa mister sok nggak perduli, aku disini kok. Nggak kemana-mana?” tiba-tiba saja Flo keluar dari kamar. Ares kaget melihatnya karena dia masuk tadi Flo tidak ada di kamarnya.

“Kenapa bisa keluar dari si..bodoh” ucap Ares seperti mengumpat pada dirinya sendiri, benar dia bodoh bisa-bisanya dia tidak melihat ke kamar mandi.

“Tante anak tante gila ya,” ucap Flo pada mama Ares.

Maya terlihat bingung, karena tatapan Ares dan Flo seperti Tengah beradu.

***

1
Piet Mayong
jadi bener Ares suka sama adek tirinya Flo??
kok pas di mall kemaren Ares g negur si Farah kan mereka sempet ketemu Thor??
Fafacho: disini belum author ceritain
total 2 replies
vita
ceritanya menarik dan bagus
Piet Mayong
ini juga pejantan mau mau aja di sosor...
😄😄😄
Piet Mayong
nekat amat jadi cewek kau Flo....terlalu frontal 🤭🤭🤭
Piet Mayong
semoga Ares g jatuh cinta sama Flo, beda level ini wir....
Piet Mayong
bener bener cewek gila si Flo ini ya Thor...
hehehehhe...
lanjut ya
Piet Mayong
jangan mau meluk cewek hantu laut res...
hahhahaha
Piet Mayong
gak ada penjelasannya gitu
Fafacho: penjelasan soal apa ya kak?
total 1 replies
Saefuroh Zt
aq nungguin updetnya
Piet Mayong
flo udh mulai nekat...
kita tunggu kegilaan apa yg bakal kalau lakukan flo???
Piet Mayong
bagus ini ceritanya....
lanjut lagi donk....
Piet Mayong
rajin up ya Thor biar aku rajin juga ngasih gift
Piet Mayong
apakah ada udang di balik batu??
mama tiri berusaha JD peri atau penyihir nih🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!