Hafizah Syarifah Pradipto (19thn) gadis yang terlahir di keluarga sederhana tapi humoris,memiliki paras yang cantik,pintar,murah senyum,baik,sopan anak pertama dari 3 bersaudara.Dari pasangan Adrian Meshach Pradipto dan Kaila Sherly Pradipto.
Hafizah mempunyai adik laki-laki 2 yang bernama Abdul Rahman Pradipto usia (15thn),Agam Fathul Pradipto(12thn).
Fizah lulusan SMA ia bercita-cita menjadi Dokter,tetapi karna kondisi ekonomi keluarganya ia merantau ke jakarta untuk mencari kerja untuk membiayai kuliah dan keluarganya.Karna ayah Fizah sudah tua jadi ia yang membantu keluarganya.
Hingga ada seorang pria yang begitu membencinya,Abraham Alexi Pratama Raymond,seorang anak pengusaha terkaya di indonesia yang disegani para pebisnis lainnya,karna Abraham dikenal kajam,dingin.
Bagaimana kelanjutan kisah Hafizah dan Abraham,akankah mereka saling cinta atau saling benci?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingeu yolanda lesmana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
Seusai membeli makanan mereka pulang menuju kos an di perjalanan mereka bertemu dengan seseorang.
"Eh Mil bukan nya itu Inas ya"tanya Za
"Ia deh kaya nya itu Inas"sahut Mila
"Za aku punya rencana gimana kalau kita kagetin Inas"ucap Mila dengan nada jail
"Ayo"ucap Za,Mila dan Za berlari ke arah Inas dengan pelan dan sesampai di belakang Inas mereka pun mengaketkan Inas
"1...2...3..."ucap Mila dengan pelan dan
"Doooorrrr"teriak Mila dan Za
"Astagfirullah"ucap Inas dengan spontan,hingga menggundang tawa Mila dan Za,Za dan Mila pun tertawa melihat muka keterkejutan Inas
"Kalian ini apa apan an sih,nga getin aja tau gak gimana kalau aku jantungan?kalian mau tanggung jawab?"ucap Inas dengan kesel
"Ya maaf,ini ide dari Mila tuh gih marahin Mila jangan aku"ucap Za dengan cengegesan
"Lohh kok cuman aku yang di salahin,kan kamu juga setuju "ucap Mila
"Ya udah kita minta maaf dehh"ucap Za sambil senyum manis hingga membuat Inas gemes dengan pipi chuby Za
"Ihhh jadi gemes dehh"ucap Inas sambil menarik narik pipi chaby nya Za
"Ihhh...Inas sakit"ucap Za dengan cemberut sambil melepaskan tangan Inas dari pipi.
"Abis nya kamu gemes,oh ia kalian dari mana?"tanya Insa
"Kami abis nyari jajanan di pinggir jalan"ucap Mila
"Ohhh,aku di beliin gak?"tanya Inas
"Enggak"ucap mereka dengan kompak
"Ihhh kalian jahat,gak inget sama aku"sahut inas dengan cemberut sambil menyilangkan tangan nya di perut
"Canda beb,kita beliin kamu kok sama lagi sama kita.Ia kan Za"ucap Mila sambil menyenggol lengan Za
"Ia Nas,nih liat"ucap Za sambil menyodorkan plastik yang isi jajanan.
"Uluuu kalian emang terbaik love youuuu"ucap Inas
"Love you too"sahut Mila dan Za,mereka berpelukan bagai teletabis(maaf gays aku gak tau cara nulis teletabis)
"Udah ah pelukan nya malu di liati orang tuh"ucap Za sambil melihat sekeliling,dan benar mereka menjadi tontonan para pejalan kaki.
"Ya udah yu kita pulang,keburu dingin jajanan nya"sahut Mila
"Ayo aku dah gak sabar nih"ucap Inas,mereka pun pulang menuju kos an nya,sesampai di kos an nya mereka pun menyantap jajanan yang tadi di beli hingga habis.
Skip
Ke esokan hari nya dimana sekarang Za mulai bekerja lagi karna kondisi nya sudah leboh baik,Za juga tidak enak kalau harus cuti beberapa hari.
Za bersiap siap memakai baju kerja nya dan berangkat ke kantor menggunakan angkutan umum tapi saat Za menunggu angkutan umum ada mobil yang berhenti di hadapan nya mobil itu adalah mobil Abraham.
"Bos"ucap Za dengan pelan dan kaca mobil pun terbuka
"Masuk"ucap Abraham dengan dingin
"Tidak usah Bos saya naik angkot saja takut Nanti ngerepotin Bos"ucap Za dengan hati hati
"Coba kamu liat jam berapa sekarang?"tanya Abraham dan Zan pun melihat handphone nya dan sudah menunjukan pukul 8 kurang lima menit.
"Cepat masuk nanti kita tarlambat"ucap Abraham dan mau tidak mau Za harus masuk ke dalam mobil Abraham dan mereka pun melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.
Sesampai nya di kantor Za dan Abraham keluar dari mobil hingga para karyawan memperhatiakan Za dan Abraham merasa keheranan karna bagai mana pun Bos dan karyawan bisa satu mobil atau berangkat bareng?.
"Kok bisa ya Bos sama OB itu barengan datang nya"bisik karyawati itu pada teman nya
"Kebetulan aja kali"sahut karyawati itu
"Udah ah jangan gibah mending kita kerja dari pada nanti di pecat,kalau kamu mau di pecat si ga papa kalau aku mah ogah aku masih butuh kerjaan ini"ucap karyawati itu
"Sama kali aku juga gk mau di pecat,ya udah ayo nanti bos lia lagi"sahut teman nya itu.Para karyawan pun bekerja kembali dan Za masuk ke dalam pentri nya.
"Zaaaa"teriak seseorang dan menghambur ke pelukan Za
"Ya Allah Rika jangan teriak teriak kali aku gak budeg"ucap Za
"Rik jangan kenceng kenceng meluk nya aku gak bisa napas"ucap Za dengan nada sedikit tertekan karna pelukan Rika yang erat
"Eh hehehe maaf Za aku kangen sama kamu,maaf waktu pulang dari rumah sakit aku gak bisa anter kamu aku lagi sibuk,maaf ya"ucap Rika dengan nada bersalah
"Gak papa kok kan udah ada temen kos an aku sama Bos"ucap Za sambil berjalan menuju loker nya seketika membuat Rika menutup mulut nya.
"Hah apa sama Bos?"tanya Rika
"Ia sama Bos,kemarin aku di jemput di rumah sakit.Aku udah nolak tapi Bos maksa ya udah aku ia in aja"sahut Za dengan santuy
"Ohh gitu,ya udah yu Za kita kerja sekarang kamu bagian ngepel lantai 5 yah aku bagian bawah"ucap Rika
"Ok,ya udah yu kita ambil alat nya tar ada Bos lagi"sahut Za,mereka pun mengambil alat bersih bersih dan mereka pun berpisah karna beda arah.
Seusai membersihkan lantai 5 Za kembali ke pentri karna waktu sudah menunjukan pukul 12:00,dan waktu nya sholat dzuhur.Za mencuci tangan nya dengam bersih dan mengambil mukena di loker nya dan menuju masjid kantor.
Seusai sholat Rika mengajak Za makan siang di kantin.
"Za kita duduk di sana yu mumpung belum ada yang ngisi"ucap Rika dan mereka pun menuju meja dekat dengan pohon hiasan
"Za kamu mau makan apa?"tanya Rika
"Aku sama in aja sama kamu"ucap Za
"Ya udah,nasi goreng aja ya"sahut Rika dan Za pun meng anggukan kepala nya
"Pedes apa enggak Za?"tanya Rika
"Sedeng aja deh"sahut Za
"Minum nya mau apa Za?sama in lagi?"tanya Rika
"Sama in aja deh biar ibu nya sekalian buat nya"ucap Za
"Ya udah teh manis dingin ya"ucap Rika Dan Za pun meng anggukan kepala.Rika melambaikan tangan nya dan Ibu asih pun meng hampirinya
"Pesen apa cantik"ucap Ibu itu
"Ibu bisa aja,kita mau pesen nasi goreng dua jangan terlalu pedes minum nya teh manis dingi ya bu"sahut Rika
"Siap cantik di tunggu yah"ucap ibu itu pun pergi meninggalkan Rika dan Za,beberapa menit kemudian pesan nan pun datang.
"Ini cantik pesan nan nya,silahkan nikmati"ucap Ibu itu
"Makasih bu"sahut Za
"Sama sama cantik kalau gitu Ibu tinggal dulu ya"ucap Ibu itu Rika dan Za pun menganggukan kepala nya Ibu iti pun pergi.Mereka pun memakan nasi goreng itu dan di selangi obrolan.
Dan beberapa detik kemudian seseorang duduk di samping Za.Hingga membuat Para karyawan heran bukan hanya karyawan saja tapi hampir semua yang ada di sana termasuk Za dan Rika.Mereka heran kenapa? karna baru pertama kali Abraham makan di kantin kantor.
"Boleh saya gabung?"tanya Abraham
"Ah silakan Pak"sahut Za
"Ya sudah kalian lanjut makan nya"ucap Abraham,Rika dan Za pun melanjutkan makan nya dengan gugup karna baru pertama kali makan bersama Bos nya.
baru pertama nyimak..sdh...asyik..