****
Agatha Laurensia Ananda
Gadis kecil yang selalu diperlakukan tidak adil dan kasar oleh keluarga nya bahkan semua orang di dekatnya termasuk kekasih kecil nya pun tiba2 pergi dari nya, kemudian ia di usir pergi dari rumahnya karena difitnah oleh saudara nya.
Mulai dari saat itu ia berubah menjadi kejam dan dingin ia juga mendirikan sebuah perusahaan miliknya dengan hasil jerih payahnya sendiri dan ia juga menjadi Mafia terbesar no.2 di dunia. Namun meski begitu ia tidak pernah melupakan seluruh rasa sakit yang keluarga nya berikan untuknya bahkan rasa sakit itulah yang menjadi motivasi nya untuk terus bangkit hingga ia bisa membalas kan seluruh rasa sakit nya.
Bagaimana kah Agatha membalas kan dendam pada keluarga nya?
Akan kah ia bertemu kembali dengan kekasih kecil nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ancela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 24
Keesokan harinya Pagi2 sekali Agatha telah berangkat ke perusahaan nya karena Franklin memintanya untuk datang dan membahas kerjasama perusahaan nya dengan Chevalier Sky Corp.
"Apa semua berkas nya sudah lengkap?" tanya Agatha
"Sudah nona kita bisa berangkat sekarang" ucap Franklin, yang langsung di angguki Agatha
Sesudah itu mereka pun langsung bergegas menuju Chevalier Sky Corp, namun di tengah Perjalanan Agatha melihat seorang wanita yang sedang di ganggu preman dan tidak ada yang menolong wanita itu padahal disana jalan nya sangat ramai namun tidak ada yang memperdulikan wanita itu dan juga entah mengapa melihat itu membuat Agatha sangat marah ia memerintahkan Franklin untuk berhenti dan juga menyuruh Franklin jalan duluan lalu ia segera turun menolong wanita itu.
"Hentikan!" teriak Agatha marah
Karena terus saja di acuhkan para preman itu Agatha langsung saja menendang perut ketua preman tersebut yang mana membuat preman itu langsung saja jatuh, melihat ketua nya di tendang para preman yang lain langsung saja menyerang Agatha dan dengan mudahnya Agatha menangkis setiap serangan itu dan membalas nya dengan cepat, lalu tidak lama kemudian terdengar sirene polisi berbunyi.
"no.. Nona Agatha" panggil polisi itu gugup
Mendengar nama Agatha disebut2 seketika wanita yang tadi di hadapi preman itu pun terkejut dan langsung menatap wajah Agatha dengan tatapan kerinduan ia dapat langsung mengenali Agatha, melihat tatapan itu Agatha pun mengabaikan nya.
"ck..kalian sangat Lama. Apa guna kalian!" bentak Agatha marah
"Maafkan kami nona" ucap polisi itu takut2
"Bawa mereka!" perintah Agatha lagi
"Baik nona" ucap polisi itu kemudian mengamankan para preman tersebut.
Saat polisi itu pergi orang2 di kerumunan itu pun semakin bingung siapa gadis ini para preman bisa ia kalahkan dengan tangan kosong bahkan polisi juga tunduk padanya. Namun Agatha yang mendengar bisik2 itu hanya menatap mereka dingin kemudian menghampiri wanita tadi.
"Anda tidak terluka nyonya?" tanya Agatha sopan
Mendengar dirinya di panggil nyonya oleh Agatha yang merupakan putri nya itu membuat dirinya menjadi sedih.
"aku baik2 saja terimakasih nak" ucap Elda dengan gugatan sedih.
Ya wanita itu adalah Elda. Saat ini Elda sebenarnya hendak pergi ke kantor anaknya siapa sangka ia malah diganggu preman, namun ia juga ingin berterima kasih pada preman itu karena tanpa mereka ia tidak bisa melihat wajah putrinya sedekat saat ini.
"Sama2 berhati2 lah nyonya" jawab Agatha hendak pergi
"tu.. Tunggu anda hendak kemana biar aku yang mengantar anda" ucap Elda, sungguh ia belum ingin berpisah dengan putrinya itu
"Chevalier Sky Corp" ucap Agatha singkat
"aku juga ingin kesana mari kita pergi bersama, anggap saja ucapan terima kasih karena menolong ku" ucap Elda memohon, melihat itu Agatha pun menyetujui nya ia langsung
"Namaku Elda" ucap Elda lembut
"Agtha" sahut Agatha singkat
Sepanjang perjalanan Elda merasa sangat senang karena ia bisa berjalan berdua dengan putrinya yang selama ini ia cari walaupun putri nya tidak bisa mengenalinya. 15menit kemudian mereka tiba di Chevalier Sky Corp. Saat masuk kedalam banyak karyawan yang menatap nya heran Agatha yang melihat itu pun sempat bingung namun ia menepis segala pemikiran nya dan bergegas ke ruang CEO, meninggalkan Elda yang masih berbicara dengan karyawan yang ada.
"Ada yang bisa saya bantu nona?" tanya resepsionis sopan karena ia merasa Agatha begitu mirip dengan Tuan Adniel juga Nona Aurelia
"aku ingin bertemu presdir kalian" ujar Agatha dingin
"Maaf nona tapi presdir sedang ada rapat dengan LA Compeny" ucap sang resepsionis
"Ya aku tau. Makanya aku.. " ucapan Agatha di potong oleh seorang wanita dengan angkuhnya
" cih sebaiknya kau pergi dari sini sudah ada aku disini kekasih dari presdir Chevalier Sky Corp" ujar wanita itu sombong
Agatha langsung berbalik dan melihat wanita itu malas " dengar nona aku kesini untuk membahas kerjasama bukan untuk mengoda kekasih mu itu"
" Cih mana ada ja***g yang mau mengaku" sinis wanita itu keras yang langsung membuatmu karyawan yang ada disana menatap mereka bahkan ada yang menatap Agatha rendah.
"Sudah ku katakan aku malas berurusan dengan wanita mu*****n seperti mu" bentak Agatha
"cih apa kau tidak tau sudah ku katakan aku Olivia kekasih Adniel kau lah wanita mu****n itu" ucap wanita itu
Karena mendengar ada keributan Elda pun langsung berjalan ke arah mereka.
"Ada masalah apa ini?" tanya elda
Melihat kedatangan Elda Olivia langsung tersenyum kemenangan ke arah Agatha ia merasa dapat mengusir Agatha dengan mudah sekarang.
"Maaf nona tapi wanita ja***g ini terus saja memaksa masuk dia ingin mengoda tuan Adniel dan sekarang ia tidak mau pergi" ucap Olivia berpura-pura ramah
"Siapa yang kau maksud?" tanya Elda menahan emosi, melihat Elda yang seperti itu Olivia semakin senang ia merasa sebentar Agatha pasti akan dipermalukan dan diusir dari sini.
"Tentu saja dia nona" ucap Olivia menunjuk Agatha sambil menatapnya sini "Dia wanita Ja***g itu" lanjutnya
Mendengar itu makin marah lah Elda, ia sungguh marah mendengar putri nya dihina dihadapan banyak orang dan juga dihadapan nya.
"Jaga bicara mu nona! Aku yang membawa nya masuk kesini!" bentak Elda, semua yang melihat itu pun kaget pasalnya nyonya Elda tidak pernah semarah ini sebelum nya mereka bertanya2 siapa gadis ini bahkan nona Elda bisa marah melihat gadis ini dihana. Bahkan Olivia pun terkejut melihat Elda yang lebih membela Agatha
"maksud anda apa nyonya?" tnya Olivia bingung
"Dia adalah penolong ku" ucap Elda
"oh nona tolong jangan gampang percaya padanya dia hanya berpura-pura menolong nona padahal itu rencana nya" ucap Olivia mencoba memprovokasi
"Siapa kau berani memfitnah ku" ucap Agatha seraya mengeluarkan tatapan tajam nya
Melihat tatapan itu mereka pun menjadi merinding seolah tatapan itu menusuk mereka.
"cih tentu saja aku. Aku adalah nona muda pertama keluarga Kyle. Olivia kyle" ucap Olivia bangga
"lalu kenapa kalau kau nona muda Kyle! " ucap seseorang yang berjalan membelah kerumunan dia adalah presdir Chevalier Sky Corp, Adniel Agrissham Chevalier.
"mah. Kenapa mamah kemari tanpa menghubungi ku terlebih dulu kan aku bisa menyuruh seseorang untuk menjemput mu nah" ucap Adniel lembut pada ibunya
"Sayang akhirnya kau kemari. Kau pasti datang untuk ku kan" ucap Olivia manja
"Lepaskan aku! Aku tidak peduli dengan mu" ucap Adniel dingin
"Nak kau kekasih wanita ini" tanya Elda kaget, ia tidak habis pikir dengan tipe wanita putra nya itu
"Apa?! Tentu saja bukan" ucap Adniel tegas yang mana itu membuat Olivia malu.
"sayang kenapa kau bicara begitu" ucap Olivia dengan nada manjanya yang seolah2 kesal
"Kau memang bukan siap2 ku" ucap Adniel dingin.
"Hei jangan bilang kau lebih memilih ja***g ini!" bentak Olivia marah
"jaga bicara mu jika kau tak mengenali nya!" bentak adniel
"Memang nya dia siapa? Hanya ja***g saja mengapa harus jaga bicara cih" ucap Olivia mengejek
"nona maafkan atas keterlambatan saya" ucap Franklin sopan
Seketika semua pandangan beralih ke arah Franklin ya semua mengenalnya dia adalah wakil presdir dari LA Compeny, dan dia memanggil gadis itu nona yang berarti gadis itu adalah presdir nya bukan?
"Siapa kau memanggil wanita mu*****n itu Nona" ucap Olivia sinis
Mendengar itu Franklin berusaha menahan emosi nya, karena melihat Agatha yang mengkode nya.
"Tentu saja dia harus memanggil ku nona karena aku lah pemilik dari LA Compeny" ucap Agatha tegas, mendengar itu semua karyawan pun semakin tercengang bagaimana tidak Agatha masih sangat muda dan sudah memiliki perusahaan yang sangat besar
"cih tetap saja kau hanya ja***g murahan yang selalu menjajakn dirimu agar perusahaan mu itu naik" sinis olivia
Mendengar itu Elda sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi.
" sebaik nya Jaga bicara mu!" sentak elda
"Nyonya kenapa anda terus saja membela ****** ini" ucap olivia
"Tentu saja membela ku karena aku..........
Jangan lupa
Like!
Komen!
Vote!
Love you guys💞💞
Visual Ryno:
😍😍😍