NovelToon NovelToon
Kuambil Kembali Milikku

Kuambil Kembali Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Keluarga & Kasih Sayang / Wanita Karir / Chicklit / Sugar daddy / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:547.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nindi'G

Bercerita tentang seorang wanita yang sedang bekerja di kota lain demi bisa menghidupi anaknya. Nabila Maharani namanya, bekerja sebagai karyawan biasa disebuah perusahaan dikota tempat tinggalnya. Karna tuntutan pekerjaan Nabila terpaksa meninggalkan anaknya bersama sang suami dikampung halamannya....


Apa yang akan terjadi, Ikuti kisah selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nindi'G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhasil

Di Jakarta. Setelah beberapa jam melakukan presentasi. Nabila berhasil meyakinkan investor untuk bergabung di perusahaan Pramudya Group.

"Terimakasih atas kepercayaannya pada perusahaan kami dan Selamat bergabung di Pramudya Group, Pak," ucap Galaksi tersenyum.

"Sama-sama, Pak Galaksi. Terus terang, saya terkesan dengan presentasi Ibu Nabila, cara penyampaiannya sangat mudah dipahami. Karyawan seperti ini patut dipertahankan, Pak."

Galaksi tersenyum, menatap bangga pada Nabila. Sedangkan Nabila yang ditatap seperti itu menjadi salah tingkah.

"Terimakasih atas pujiannya, Pak," sahut Nabila sopan, saat melihat investor tersebut menatap padanya.

"Sama-sama, Ibu Nabila. Saya rasa, saya akan tetap menamam saham di Pramudya Group jika Ibu Nabila masih bertahan di perusahaan."

"Sekali lagi terimakasih, Pak. Ini semua tidak lepas dari bimbingan Pak Galaksi," jawab Nabila sopan.

"Iya betul. Seorang karyawan yang hebat terlahir dari bosnya yang tidak kalah hebat," puji investor tersebut.

"Silahkan dinikmati hidangannya, Pak," sahut Galaksi saat merasa situasi sudah mulai cair.

"Iya, Pak Galaksi. Terimakasih atas jamuannya."

Mereka menikmati sajian yang sudah tersedia di atas meja. Sesekali mereka selingi dengan percakapan ringan dan candaan.

"Alhamdulillah... Semua berjalan dengan lancar," ucap syukur Nabila dalam hatinya.

Meeting dengan investor selesai dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Nabila kembali ke kantor bersama Galaksi.

"Pertahankan kinerjamu. Setelah ini kamu akan selalu ikut jika ada meeting dengan klien," ucap Galaksi tanpa ekpresi.

"Iya, Pak. Saya akan berusaha yang terbaik untuk perusahaan," jawab Nabila.

"Bagus. Perusahaan memang butuh sekretaris seperti mu," sahut Galaksi puas.

"Terimakasih, Pak."

"Hmmm... Bagaimana dengan perceraian mu? Kata ayah kamu menggugat suamimu?"

"Sedang berjalan, Pak. Besok sidang pertama kasus perceraian saya dan suami," jawab Nabila sungkan.

"Kamu tidak akan menghadirinya?"

"Tidak, Pak. Saya sudah serahkan semuanya ke pengecara saya. Tapi, jika memang ketidakhadiran saya menjadi peluang bagi suami saya, maka saya akan berusaha untuk datang, agar persidangan cepat selesai."

"Iya, itu keputusan yang sangat tepat."

Tiba di kantor di kantor, Nabila berjalan di belakang Galaksi menuju lift yang akan membawa mereka keruangan masing-masing.

"Sisa berkas yang kemarin sudah ada di meja saya?" tanya Galaksi tetap melihat ke depan.

"Sudah, Pak," jawab Nabila.

"Selesaikan pekerjaan yang lain, karna saya yakin di meja kerjamu sudah ada yang menanti," ucap Galaksi.

"Ada apa dengan pak Galaksi? tidak biasa Dia bicara banyak!" ucap batin Nabila.

"Kamu dengar apa yang saya katakan?" tanya Galaksi dingin.

"Eh... I-iya, Pak. Saya dengar," jawab Nabila gugup.

Ting!

Bunyi lift terbuka.

Nabila dan Galaksi keluar dari lift. Ruangan Galaksi berada di ujung lorong di lantai 6, Sedangkam Nabila ruangannya tidak jauh dari pintu lift.

"Saya permisi, Pak," pamit Nabila, kemudian mendorong pintu ruangannya.

Di dalam ruangan Nabila menghempaskan b0k0ngnyy di meja kerjanya. Lalu menatap tumpukan map yang lagi-lagi menghiasi mejanya.

"Huufff... Oke, semangat Nabila. Semoga bulan ini dapat bonus yang tinggi," gumam Nabila menyemangati dirinya.

Nabila menyibukkan dirinya memeriksa berkas, sesekali menerima telfon yang masuk dan juga mencatat jadwal bos nya.

Nabila berdiri dan memegang buku kecil ditangannya. Dia berjalan keluar ruangannya menuju ruangan Galaksi.

Tok tok tok

"Masuk!" titah Galaksi.

Cklek

"Permisi, Pak. Saya akan membacakan agenda Pak Galaksi hari ini," ucap Nabila sopan.

"Iya, silahkan," pinta Galaksi.

"Nanti sore akan ada perwakilan dari Armada Group untuk tanda tangan kontrak kerjasama, Pak. Dan mereka ingin langsung ketemu dengan Bapak," ucap Nabila.

"Baiklah, saya akan menunggu kedatangannya. Apa ada lagi jadwal saya hati ini?"

"Tidak ada, Pak. Tapi 3 hari kedepan Bapak ada meeting di lantai 4 untuk membahas hasil kerjasama kita yang di mulai dari 3 bulan lalu," ucap Nabila.

"Minggu ini jadwal saya cuma itu?"

"Iya, Pak."

"Oke, kerja yang bagus. Saya bisa sedikit lebih santai," ucap Galaksi, "Apa masih banyak berkas yang akan saya tanda tangani hari ini?" tanyanya.

"Tidak, Pak. Berkas untuk hari semua sudah di input dan dikirim, selebihnya bisa besok."

"Baiklah. Anda boleh keluar, saya mau istirahat sebentar. Hubungi saya jika tamunya sudah datang."

"Baik, Pak. Saya permisi dulu, selamat beristirahat."

Nabila keluar dengan perasaan lega, "Enaknya jadi bos, tinggal merintah aja." ucap Nabila dalam hatinya.

Di dalam ruangan, Nabila sedikit bersantai karna semua pekerjaan sudah selesai.

"Jika saya dapat bonus bulan ini, dan saya gabung dengan bulan lalu. Saya bisa membuka usaha kecil-kecilan, tidak apa-apa kecil yang penting bisa membuka lapangan kerja untuk orang yang sedang butuh kerja," gumam Nabila, seraya menatap layar hpnya yang menampilkan isi tabungannya.

"Tapi bisnis apa ya?" gumam Nabila seraya berpikir, "Sebaiknya saya diskusikan dengan Kaisar," lanjutnya.

Dreet dreet

Panggilan masuk di hp Nabila.

"Pak Geri?" gumam Nabila saat membaca nama sipemanggil.

^^^{Hallo, assalamualaikum, Pak Geri?}^^^

{Waalaikumssalam, ibu Nabila. Saya ingin menyampaikan perkembangan k4sus perceraian ibu Nabila dan pak Samudra.}

^^^{Iya, ada apa, Pak? Apa sidangnya berjalan lancar?}^^^

{Alhamdulillah lancar. Saya ingin mengabarkan jika sidang akan di laksanakan dalam 1 kali pertemuan lagi. Jadwalnya minggu depan, dan bagusnya lagi pak Samudra tidak menghadiri sidang tadi.}

^^^{Alhamdulillah... Semoga pengadilan cepat membuat keputusan, Pak. Saya tidak ingin larut dalam masalah seperti ini. Karna setelah ini saya ingin menuntut tentang k4sus penipuan.}^^^

{Baik, Bu Nabila. Saya akan usahakan sidang selanjutnya yang terakhir dan ibu Nabila akan segera menerima akta cerai.}

^^^{Terimakasih, Pak Geri. Saya percaya pak Geri akan melakukan yang terbaik.}^^^

{Sama-sama, ibu Nabila. Saya tutup dulu telfonnya, saya akan mengabari tentang perkembangan kasus ini.}

^^^{Baiklah. Terimakasih, Pak. Assalamualaikum.}^^^

{Waalaikumssalam.}

Tuut tuut

Panggilan berakhir.

"Alhamdulillah... Semoga mas Samudra tidak mempersulit prosesnya," gumam Nabila.

Nabila melirik jam di tangannya, "Sudah waktunya pulang, sebaiknya saya bersiap-siap. Lebih baik saya yang menunggu Clara dibawa, kasih juga kalo selalu dia yang menunggu," gumam Nabila.

Tiba di lobi terlihat sudah banyak karyawan yang menuju kendaraan masing-masing, ada juga yang menunggu jemputan. Nabila berjalan menuju mobil Clara.

"Mbak Nabila, tumben cepat turun," ucap Clara.

"Kerjaan hari ini tidak terlalu banyak, jadi sedikit santai," jawab Nabila.

"Ooo gitu," sahut Clara, kemudian masuk ke dalam mobil, Nabila menyusulnya.

"Mbak mau mampir dulu kesuatu tempat nggak?"

"Boleh, Cla. Kita mampir sebentar di m1nimark3t, saya mau beli cemilan buat Raksa," jawab Nabila tersenyum.

"Oke, Mbak," sahut Clara semangat.

"Gimana kerjaan hari ini?" tanya Nabila basa-basi.

"Nggak ada yang istimewah, Mbak. Tetap aja angka-angka yang dilihat tiap harinya," sahut Clara.

"Hahaha, sudah jadi resiko itu, Ra."

Clara cemberut, "Ia sih, Mbak. Terima nasib ajalah," sahutnya.

"Nasibmu baik dapat kerja di kantor besar, ditempat yang ber ac, gaji gede. Lelah itu pasti, tapi jika kerja dengan ikhlas dan di syukuri, InsyaAllah kita akan panen hasilnya suatu hari nanti."

1
salma
penasaran
Jasmin Melor
Luar biasa
Fetty Fineke
apalagi aku yg suaminya tukang ojek,,tiba2 dikasih ma suami duit segitu,,,,
mustahil .....
Memyr 67
𝗶𝗻𝗶 𝗴𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝘀𝗶𝗻𝘁𝗮, 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗻𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝗶𝗯𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗴𝗮𝗹𝗮𝗸𝘀𝗶 𝘀𝗲𝗲𝗻𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮? 𝗸𝗼𝗸 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮 𝗽𝗲𝗺𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮𝗻? 𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘀𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗱𝗶𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗸𝗮𝗽𝗼𝗸? 𝗸𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗯𝗲𝗻𝗲𝗿 𝗰𝗲𝘄𝗲𝗸, 𝗶𝗯𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝘁𝗮𝗺𝗽𝗮𝗿 𝘀𝗲𝗺𝗮𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶𝗮.
Astrid valleria.s.
lama banget Thor update nya....apa udah ditamatin...ga enak digantung...
Sulfia Nuriawati
kok blm up lg udah lama sekaleeeee
Erina Munir
halluu loh samud....udh dehh ...klo udh ga mampu ya udhh
Jue
Aku ingatkan Caca dan Mamanya aja yang Gila tapi rupanya yang lebih parah adalah Samudra , Sungguh keturunan keluarga yang tidak sedar diri .
AZ & AR
sudahlah samudra. ke kota fokus aja cari adek & mama kau. trus balik ke kampung sono. gk usah cari pintu masuk kehancuran..

udh bener2 di kasih kesempatan buat bahagia eh malah cari kehancuran lagi..
Nindi: Tiupin ketelinga Samudra supaya cepat kembali sadar kak🤭
total 1 replies
Tarminah Tarminah
lo sampai ga bahagia ku skip thor
Sulfia Nuriawati
dih g nyadar, dulu aja cm d jd kan sapi perah, skrg mw d ambil lg, telaaat mantan udah bahagia skrg, jgn d ganggu kalo g mw msk penjara pg
Rizky Sandy
kirain sdh insaf ternyata msh sama saja,,,,,
ros
yg terlanggar nabila pasti cici
Jue
Lucu nih Samudra , Kalau Nabila sendiri ngotot mahu cerai kena pula harus susah-susah rujuk kembali , Kamu aja sudah kek sampah yang layaknya hanya dalam Tong MDKT
Nindi: Entah apa yang dipikiran Samudra ini
total 1 replies
Ali aziz
pokoknya keluarga nabila jangan ada sangkut paut lagi sama keluarga samudera dan jangan pula galaksi dg cici pokoknya putus hubungan telak ga boleh ada ikatan apapun dlm kelurga nabila
Nindi: Oke siap dicatat kak
total 1 replies
Jue
Sungguh muka tak malu Samudra kalau masih tak sedar diri untuk berharap kembali kepada Nabila dan Raksa , Seluruh keluarga Samudra enggak ada benarnya , Nabila yang sudah hidup bahagia dengan Wahyu yang kaya raya serta Galaksi sebagai anak tiri yang baik , Jadi jangan pernah jodohkan Galaksi dan Cici Author , Ya mungkin sikap Cici berubah tapi dia bukanlah jodoh yang baik buat Galaksi , Tambah-tambah lagi kalau harus terikat kembali dengan keluarga mantan sampah , Euuh ... , Sungguh akan merosakkan jiwa Nabila kembali Author .
Nindi: Kapan tobatnya keluarga Samudra
total 1 replies
Erina Munir
niat jelek mah ga bakalan berhasil neeng....prett deh iihh...
Erina Munir
ya...ampuunn....anak n maknya sama aja klakuaan...klakuaan....
Ira
Makin serem aja kelakuan caca
Nindi: Hy, Kak. Terima kasih masih setia jadi pembaca karya author. lopeu sekebooon/Joyful/
total 1 replies
Memyr 67
𝗷𝘂𝗱𝘂𝗹 𝗲𝗽𝗶𝘀𝗼𝗱𝗲 𝗯𝗶𝗸𝗶𝗻 𝘀𝗵𝗼𝗰𝗸. 𝘁𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻, 𝗾𝗸𝗶𝗿𝗮 𝘁𝗮𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗴𝗶𝘁𝘂
Nindi: /Smirk/ maafkan author
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!